Budidaya Vanili (Emas Hijau) Dengan Mudah Dan Menguntungkan

Petanimillenial.com - Cara Budidaya Vanili Dengan Mudah Dan Menguntungkan. Pada masa kejayaanya buah vanili harganya sangat melambung tinggi, bahkan harga vanili per 1 kg nya saat itu bisa mencapai 300-400 ribu. Namun tahun-tahun belakangan harga vanili turun drastis hinga mencapai level 50-100 ribu per kg nya.

TEKNIS BUDIDAYA DURIAN DENGAN PRODUK ORGANIK NASA

Saat ini, permintaan dan harga durian tergolong tinggi, karena memberikan keuntungan menggiurkan bagi siapa saja yang membudidayakan. Sehingga bertanam durian merupakan sebuah prospek usaha agribisnis yang bagus. Cara bertanam durian yang baik merupakan pintu gerbang untuk menuju sukses. PT. Natural Nusantara membantu alternatif solusi bagaimana teknis budidaya durian secara intensif, sehingga terjadi peningkatan hasil secara K- 3, yaitu Kuantitas, Kualitas dan Kelestarian lingkungan.

12 Tipe Tumbuhan Hias Gantung Ini Dapat Mempercantik Suasana Rumah

Bahagia berkebun serta memandang mekarnya bunga di halaman? Hobi menanam bunga memanglah identik dengan keelokan, atmosfer fresh serta bau semerbak yang membuat perasaan bahagia riang. Tetapi bila keadaan rumah ataupun taman tidak membolehkan, tumbuhan hias gantung dapat jadi pemecahan peningkat semangat serta keelokan di rumah.

Proses Penggolahan Gula Aren

Proses Penggolahan Gula Aren. Gula aren adalah gula yang dihasilkan dari penyadapan pohon aren atau nira. Gula aren sering juga disebut gula jawa. Seperti pernah saya tulis di artikel saya yang terdahulu, pohon aren adalah pohon yang sangat serbaguna, karena dari semua yang ada dipohon aren dapat dimanfaatkan.

Menjadi Milyarder Hanya Menjadi Petani Umbi-umbian

Budidaya porang belakangan ini semakin diminati para petani. Permintaan pasar akan umbi dari tanaman berkhasiat ini membuat banyak orang berlomba-lomba mempelajari cara budidaya porang.

Saturday, May 22, 2021

Cara Budidaya Lada Perdu Didalam Pot Dan Cara Merawatnya

Cara Budidaya Lada Perdu Didalam Pot Dan Cara Merawatnya. Dengan harga lada yang semakin mahal, saat ini banyak orang yang membudidayakan lada baik secara tradisional dengan cara ditanam dilahan maupun dengan cara membudidayakannya didalam pot. Budidaya lada didalam pot pastinya menjadi pilihan jika Anda tidak memiliki lahan yang luas untuk berbudidaya lada.

Jenis tanaman lada yang sering ditanam didalam pot adalah lada perdu, dinamakan lada perdu karena memang jenis lada ini tidak merambat seperti pada umumnya lada yang ditanam didalam lahan pertanian, akan tetapi betuk tanaman ini membentuk seperti perdu yang merumpun karena memang dibuat untuk tidak merambat.

Budidaya-Lada-Perdu

Keunggulan Menanam Lada Perdu Dalam Pot

Ada beberapa keuntungan dan keunggulan dalam berbudidaya lada perdu ini, keuntungannya adalah bisa menghemat lahan terutama bagi yang tidak memiliki lahan pertanian yang luas. Budidaya lada perdu ini bisa memanfaatkan lahan disekitar pekarangan rumah dengan menggunakan polybag ataupun pot. Keunggulan lain dengan berbudidaya lada perdu didalam pot adalah tanaman bisa dirawat dengan efisien karena setiap hari bisa dipantau.

Dalam jangka 1-2 tahun satu pot lada perdu yang bagus bisa menghasilkan 200 - 300 gram. Bahkan untul usia di atas 3 tahun per pohon lada dalam pot bisa menghasilkan 500 gram. Lada perdu didalam pot cenderung memiliki karakter tanaman yang berbuah sepanjang tahun, dan pada umumny panen yang cukup bagus terjadi setiap dua sekali dalam setahun.

Cara Membuat Bibit Tanaman Lada Perdu

Adapun bibit lada perdu merupakan bibit yang dihasilkan dari setek cabang primer dan sekunder atau bisa juga dari cabang primer yang menyertakan sulur yang panjang. Adapun cara membuat bibit lada perdu adalah sebagai berikut  :

Bahan-bahan yang perlu dipersiapkan :
  • Polybag
  • Tanah.
  • Kompos/pupuk kandang
  • Pasir
Cara membuatnya :
  • Campur media tanah, Kompos/Pupuk kandang dan pasir dengan perbandingan 7:3:1.
  • Masukkan media yang telah dicampur kedalam polybag.
  • Siapkan cabang primer dan cabang sekunder (sulur) untuk ditanam di polybag.
  • Setelah sulur ditanam di polybag, tutup (cungkup) dengan plastik secara rapat agar kelembaban udara terjaga biar bibit cepat tumbuh.
  • Buka plastik cungkup setelah 15 hari.
  • Rawat bibit dengan baik dengan memberi naungan diatasnya dan siram tiap pagi dan sore hari.
  • Penyemaian bibit tanaman lada perdu dilakukan sampai dengan perakaran tanaman tumbuh baik dan kuat untuk dipindahkan. Waktunya  kurang lebih selama 3-4 bulan.  Untuk merangsang pertumbuhan akat dapat digunakan zat organik pengatur tumbuh dan penaburan Trichoderma di persemaian.

Cara Menanam Dan Merawat Lada Perdu Didalam Pot

Apabila Anda tidak mau membuat bibit lada perdu, Anda bisa langsung membeli bibit lada perdu yang sudah siap ditanam pada penjual bibit tanaman. Adapun untuk harganya pasti bervariasi menurut daerah masing-masing. Adapun cara menanamnya bisa dilakukan didalam pot atau langsung ditanam di sekitar pekarangan

Jika ingin ditanam di dalam pot atau polibag, persiapkan polybag berukuran 60 x 40. Untuk meningkatkan kesuburan tanah, di dalam pot berikan pupuk kandang sebanyak 1 kg, kapur 0,5 kg, Pupuk Trichokompos 1 kg, Trichoderma 100 gram. Penanaman dilakukan setelah dua minggu setelah pemberian pupuk dasar.

Agar lada perdu didalam pot dapat tumbuh optimal, perlu diberikan pupuk secara teratur. Adapun pupuk yang digunakan meliputi pupuk kandang sebanyak 5 kg yang diberikan setiap tahun, sedangkan pupuk Trichokompos dengan dosis pada tahun pertama 2 kg, tahun kedua 3 kg dan tahun ketiga 3 kg, frekuensi pemberian 4 kali setahun.

Merawat Tanaman Lada Perdu

Setelah masa penanaman dan juga pemberian pupuk pada tanaman lada perdu dalam pot telah dilakukan, langkah selanjutnya yang tak kalah penting adalah merawat tanaman lada perdu dalam pot. Adapun perawatan lada perdu antara lain meliputi  :

Melindungi tanaman dari serangan jamur

Karena cabang lada perdu ini umumnya sangat rimbun, hal ini sering menyebabkan tanaman sangat rentan dengan serangan penyakit, terutama penyakit jamur (P. Capsici). Penyakit ini diakibatkan karena kelembaban udara disekitar pangkat tanaman yang cukup tinggi.   Untuk mengatasi hal tersebut tanaman lada perdu perlu dibuatkan penyangga yang dibuat dari kayu atau bambu seperti para-para.

Adapun untuk masa panen dapat dilakukan 12 bulan setelah penanaman, namun ada baiknya pada saat umur-umur tersebut bunga dan buah yang terbentuk sebaiknya terlebih dahulu dibuang agar pertumbuhan tanaman lebih baik. Pembuahan yang bagus akan lebih baik bila dilakukan pada tahun kedua dan selanjutnya.

Baca juga :  Mengenal Tanaman Kemukus Dan Cara Budidayanya

Pengendalian Hama dan Penyakit Lada Perdu

Untuk mengendalikan serangan hama penyakit menggunakan biopestisida atau agensi hayati. Penyakit utama lada terdiri atas penyakit busuk pangkal batang (BPB) penyakit kuning, penyakit keriting, dan beberapa hama yang menyerang bunga dan buah lada.  Pengendalian hama penyakit utama dilakukan secara kultur teknik dan pestisida atau agensi hayati.

Agensi hayati yang digunakan seperti bakteri Pasteuria penetrans untuk pengendalian penyakit kuning, jamur Trichoderma harzianum untuk mengendalikan penyakit busuk pangkal batang, jamur Beuveria bassiana mengendalikan hama walang sangit.  Jenis pestisida nabati untuk mengendalikan hama tanaman lada antara lain ekstrak biji bengkuang, tepung cengkeh atau ekstrak akar tuba.

Demikian Cara Budidaya Lada Perdu Didalam Pot Dan Cara Merawatnya Budidaya tanaman terutama tanaman yang menghasilkan saat ini banyak dilakukan dengan cara menanamnya didalam pot baik yang hidroponik maupun aeroponik dan salah satunya adalah tanaman lada perdu ini.

Friday, May 21, 2021

Pupuk Organik Cair Dari Sabut Kelapa

Ceritatani - Pupuk Organik Cair Dengan Sabut Kelapa. Di dalam sabut kelapa, ternyata terdapat beberapa kandungan yang bermanfaat dan dibutuhkan oleh tumbuhan. Setiap sabut kelapa terkandung kalium dan klorida. Fungsi dari kalium dan klorida bagi tumbuh-tumbuhan adalah untuk memperkuat akar tumbuhan.

Meskipun sabut kelapa memiliki manfaat untuk tumbuhan, namun banyak orang yang belum memanfaatkannya. Dari sabut kelapa bisa dihasilkan pupuk organik cair yang dapat diaplikasikan sebagai pupuk pada berbagai tanaman, terutama tanaman padi.

Proses pembuatan pupuk organik cair dengan menggunakan sabut kelapa ini cukup mudah. Bahan-bahannya pun dapat ditemukan disekitar kita tanpa harus mengeluarkan biaya yang banyak. Dengan biaya yang minim kita membuat pupuk organik cair dari sabut kelapa, serta kita akan merasakan manfaatnya bagi tumbuhan yang kita tanam.

Pupuk-Organik-Cair-Dari-Sabut-Kelapa

Cara Membuat Pupuk Organik Cair Dari Sabut Kelapa

Bahan-bahan dan Alat  :
  • Persiapkan sabut kelapa 12 kg (menurut kebutuhan/bisa disesuaikan)
  • 1 Drum bekas.
  • 20 Liter air.

Cara Membuatnya  :
  • Bersihkan sabut kelapa dari kulit luarnya. 
  • Sabut kelapa dicacah kecil-kecil
  • Masukkan sabut kelapa yang telah dicacah kedalam drum bekas yang telah dipersiapkan. 
  • Isi drum dengan air sebanyak 20 liter. 
  • Tutup rapat drum dan letakkan ditempat teduh. Usahakan drum terhindar dari sinar matahari dan air hujan. 
  • Diamkan selama 15 hari. 
  • Pada hari ke 16 silahkan di cek, apabila warna air rendaman telah berubah menjadi kuning kehitaman, maka pupuk cair dari sabut kelapa sudah siap untuk digunakan memupuk tanaman. 

Cara Pemupukan  :
  • Penggunaan pupuk cair ini dapat dilakukan sebanyak dua kali dalam satu masa tanam. Pergunakan sebagai pupuk dasar sebelum lahan di tanami, Pada masa tumbuh setelah awal penanaman akan lebih bagus jika pemberian pupuk ini tanpa tambahan air dan langsung di semprotkan pada tanaman.
  • Pupuk KCl memiliki manfaat yang sangat banyak bagi peningkatan produktivitas tanaman budidaya. Pupuk cair ini sangat cocok diaplikasikan ke tanaman padi yang sedang bunting. Penggunaannya adalah dengan cara di semprotkan ke daun yang menghadap bawah agar penyerapan unsur kalium menjadi lebih optimal. Berdasarkan penelitian beberapa ahli pertanian, pupuk organik cair dari sabut kelapa ini mampu meningkatkan produktivitas hasil tanaman padi hingga 5 sampai 15% dengan kandungan K2O sebanyak 3-5%.
  • Selain itu bagi Anda yang berbudidaya tanaman pisang pupuk ini juga cocok pada tanaman pisang terutama untuk mencegah dan juga mengobati tanaman pisang yang terkena hama penyakit. Adapun cara aplikasinya pada tanaman pisang adalah, disiramkan ke rumpunnya maupun disemprotkan.
Demikian tentang manfaat sabut kelapa dan bagaimana cara membuat pupuk organik dari sabut kelapa, selamat mencoba, semoga bermanfaat.

Thursday, May 20, 2021

Harga Kemukus Stabil, Prospek Cerah Bagi Petani Budidaya Kemukus

Ceritatani.com - Stabilnya harga kemukus pada beberapa tahun terakhir ini, tentu menjadi kabar yang menggembirakan bagi petani budidaya kemukus. Pada tahun 2016 ini harga kemukus malah cenderung naik, saat ini harga kemukus yang masih basah dari petani  ke pengepul mencapai 30 ribu perkilonya, sedangkan untuk harga kemukus kering mecapai 75 ribu perkilonnya.

Berbeda dari tahun 2015, harga kemukus pada tahun ini cenderung stabil dan meningkat dibanding sebelumnya yang hanya mencapai 15 ribu perkilonya. Dengan harga 30 ribu kemukus basah perkilonya tentu semakin membuat petani budidaya kemukus semangat untuk membudidayakannya.

Harga-Buah-Kemukus-Basah

Budidaya kemukus tentu mempunyai prospek yang cukup bagus kedepannya, karena saat ini kebutuhan akan kemukus sebagai rempah untuk berbgai produk olahan jamu dan obat-obatan semakin meningkat, apalagi saat ini jumlah populasi kemukus semakin berkurang dari tahun ketahun.

Buah kemukus kering digunakan sebagai bumbu rempah dalam masakan, terutama masakan Indonesia. Kegunaan lain adalah sebagai penguat rasa pada gin dan rokok. Namun kegunaan penting kemukus adalah sebagai bahan farmakope dan sumber minyak atsiri (oleum cubebae).

Adapun cara budidaya kemukus sendiri sebenarnya cukup mudah dilakukan, karena pola tanam kemukus bisa dilakukan dengan berbagai cara baik itu pembibitan melalui setek maupun melalui sulurnya langsung yang ditanam. Mengenai tumbuhan kemukus dan cara budidayanya silahkan Anda baca Mengenal Tumbuhan Kemukus Dan Cara Budidayanya

Dengan stabilnya harga kemukus dari tahun ketahun, seharusnya para petani harus menangkap peluang ini sebagai salah satu usaha tani yang mempunyai prospek yang cerah kedepannya, sehingga petani bisa mendapatkan hasil serta keuntungan dari usaha budidaya pertanian yang produktif dan mempunyai nilai jual yang tinggi. Semoga bermanfaat, Salam Tani.

Monday, May 17, 2021

Ternak Puyuh

Usaha Ternak Puyuh Dengan Analisa Keuntungannya

FacebookTwitterGoogle+WhatsAppShare2
Bibit dan telur puyuh kita masih jauh dari cukup
Kita masih kekurangan produksi telur puyuh untuk memenuhi permintaan dalam negeri sendiri. Hal ini terjadi karena sedikitnya pelaku usaha dalam sektor burung puyuh ini.




Bagaimana tidak, data yang diberikan dari situs Kementrian Pertanian RI menunjukkan bahwa produksi daging puyuh dalam negeri jumlahnya sangat sedikit. Produksi tertinggi ada di provinsi Sumatra Barat.

Pada tahun 2016 produksi daging puyuh Sumatra Barat sebanyak 370 ton per tahun. Terbanyak kedua ada di Provinsi Jawa Barat dengan produksi sebanyak 126 ton per tahun. Selanjutnya provinsi Jawa Timur dan Daerah Istimewa Yogyakarta.[1]

Tidak hanya produksi daging yang rendah, produksi telur juga masih belum mencukupi pemintaan dalam negri. Di Kabupaten Sukabumi yang masuk dalam provinsi kedua terbanyak memproduksi daging puyuh, ternyata masih mengalami kekurangan dalam melayani pemintaan lokalnya.[2]

Kenapa kekurangan ini bisa terjadi?


Seperti pada sektor peternakan unggas lainnya, usaha produksi telur harus di dukung dengan tersedianya bibit yang memadai. Contohnya seperti usaha ternak ayam petelur. Bibit ayam petelur (DOC) dapat dengan mudah di peroleh. Hal ini karena ketersediaannya dibantu oleh perusahaan-perusahaan besar.

Hal seperti ini tidak ada pada sektor usaha ternak puyuh. Pembibitan puyuh hanya tersedia secara lokal dan jumlahnya tidak sebesar yang dilakukan oleh perusahaan korporasi.

Makanya, kekurangan bibit puyuh ini juga menjadi masalah dan peluang yang besar untuk yang mau menekuni sektor pembibitan puyuh ini.

Saat ini, Indonesia masih membutuhkan 15 juta telur puyuh perhari untuk di konsumsi. Seperti itu yang dikatakan oleh ketua asosiasi peternak burung puyuh Indonesia yang dilansir oleh replubika.co.id Sukabumi.[3]

Di artikel ini saya akan mencoba menguraikan tentang analisa usaha ternak puyuh baik itu penetasan telur puyuh maupun telur puyuh untuk konsumsi. Analisa usaha ada sub bagian bawah. Akan tetapi uraian – uraian di atasnya akan sangat membantu untuk memahami bagaimana analisa usaha ini saya buat. Silahkan untuk melanjutkan membaca.

Usaha ternak Puyuh
ternak puyuh - usaha penetasan telur puyuh

Untuk memulai usaha ternak puyuh maka kita perlu persiapan. Persiapan tersebut meliputi lokasi, kandang, bibit, pakan, alat penetasan telur puyuh dan kandang anak puyuh atau Day Old Quails (DOQ).

Untuk lokasi saya kira ini sifatnya sangat kondisional. Letaknya bisa disesuaikan dengan kondisi lingkungan Anda. Yang penting lokasi aman untuk usaha, nyaman untuk lingkungan dan terjangkau bagi kita.

Pakan burung puyuh



Sampai periode dewasa, puyuh terbagi dalam tiga tahap. Pertama periode starter, kedua grower dan ketiga adalah layer.

Periode starter berlangsung selama usia 0 – 3 minggu. Pada periode ini puyuh membutuhkan makanan dengan kandungan nutrisi sebagai berikut. Protein kasar 21 -23 %, Kadar air (%) Maksimal 12,  Abu  Maksimal 8%, Lemak kasar (%) 4-8, Serat kasar (%) Maksimal 4, Ca (%) 0.9-1.2 dan P (%) 0.7-1.0. [4]

Periode grower berlangsung selama 3 – 5 minggu. Pada fase ini kebutuhan nutrisi puyuh tidak begitu berbeda dengan fase starter. Hal ini berdasar dari salah satu pakan pabrikan yang menyediakan pakan puyuh dan bisa digunakan dari periode starter sampai grower.

Periode Layer berlangsung pada usia lebih dari 6 minggu. Pada periode ini puyuh mengalami kedewasaan kelamin. Pada masa ini juga telur bisa mulai produksi telur.

Periode layer membutuhkan pakan dengan kandungan nutrisi sebagai berikut. Protein kasar sebesar (20%-22%), kadar air (12%), lemak kasar (7%), serat kasar (7%), abu (14%), Ca (2,5%-3,5%), P (0,6%-1%). [6]

Berapa Biaya untuk pakan layer ini?

Menurut informasi dari kawan yang bekerja di Wonokoyo, bahwa pakan untuk puyuh layer ini di beri brand atau merk PP3. Harganya antara 280 – 288 ribu per 50 kg nya atau per karung. Kita ambil harga termahalnya saja. Jadi per kg nya harganya adalah 5760 Rp/kg.

Kandang puyuh
Ukuran standar kandang menurut peraturan menteri pertanian 2008 adalah panjang 100 cm, lebar 45 cm dan tinggi 27 cm. Dengan ukuran tersebut kandang dapat ditempati puyuh sebanyak 20 – 25.

Kemudian biasanya kandang tersebut  dibuat dengan cara bersusun. Sehingga kandang terlihat dalam seperti rak yang bertingkat – tingkat.  Di kandang juga disediakan tempat menampung kotoran, tempat pakan, tempat minum dan tempat bertelur. Contohnya adalah sebagai berikut.

kandang burung puyuh

Berapa kira-kira untuk membuat kandang seperti itu?

Setidaknya kita masih membutuhkan kawat paranet sepanjang 6 meter dengan lebar paranet kawatnya 80 cm. Kayu, alas, tempat telur, tempat pakan dan tempat minum katanlah biaya total semuanya 1 juta untuk 1 unit kandang seperti gambar.

Untuk analisa usaha ukuran kandang yang akan kita pakai adalah seperti yang ada pada referensi [6]. Hal ini karena penelitiannya berkaitan langsung antara kepadatan kandang dengan produktifitas telur puyuh.

Kepadatan kandang yang saya gunakan untuk analisa usaha adalah 12 ekor per kandang. Ukuran kandangnya adalah panjang 62 cm, lebar 50 cm, dan tinggi 26 cm. Jadi kalau satu set ada 5 shaf, maka per set kandang populasinya adalah sebanyak 60 ekor.

Karena ukurannya berubah, maka biaya untuk membuatnya juga berubah. Saya prediksikan biaya untuk produksi 1 set kandang adalah 700 ribu. Asumsinya semua bahan baku baru.

Harga bibit Puyuh



Bibit puyuh memegang peranan yang penting dalam menunjang keberlangsungan usaha ternak puyuh ini. Karena untuk mendapatkan bibit puyuh tidak semudah mendapatkan bibit ayam, maka ada baiknya kalau kita belajar memproduksi bibit sendiri.

Untuk memulai, sebaiknya bibit diperoleh dengan membelinya terlebih dahulu. Baru setelah produksi bisa memualai untuk menetaskan telur dan digunakan sebagai bibit. Untuk saat ini informasi penjual bibit puyuh banyak tersedia di media online.

Harga yang ditawarkan bervariasi. Harga ada yang menawarkan untuk puyuh usia 30 hari harganya 8000. Selain itu ada yang menawarkan lebih malah lagi yaitu harganya 25.000 per ekor. Namun ada yang menawarkan lebih murah lagi yaitu harga 5300 per ekor dengan ketentuan pembelian per box belum termasuk ongkir.

Note: harga bisa saja berubah sewaktu – waktu tergantung pemilik websitenya.

Bibit yang baik adalah yang mampu berproduksi telur tinggi, sehat dan tidak cacat fisik. Badan tegap, bobot antara 110 – 160 gram, dada berisi dan kaki terbuka.

Produksitvitas telur pada puyuh sekitar 85 persen. Puyuh betina dapat mulai bertelur pada usia 6 minggu. Puncak produksi telur terjadi pada umur 4 – 5 bulan. Dalam setahun rata-rata puyuh dapat bertelur sebanyak 250 butir per ekor.

Dengan pemeliharaan yang baik, puyuh dapat produktif sampai usia 16 bulan. Namun untuk tujuan penetasan telur, telur yang baik berasal dari puyuh pada usia 4 – 10 bulan. Sisa masa produktifnya telur dapat dijadikan sebagai telur konsumsi.

Tanda-tanda puyuh saatnya di afkir adalah rontoknya bulu pada punggung dan kepalanya.

Menyeleksi telur puyuh untuk ditetaskan
Untuk menghasilkan telur yang daya tetasnya tinggi, maka perbandingan antara jantan dan betina perlu di perhatikan. Maksimal perbandingan antara puyuh jantan dan betina adalah 1:3. Lebih dari itu menurut penelitian daya tetas telur yang dihasilkan menurun.

Telur yang akan ditetaskan kemudian dipilih yang mempunyai kualitas bagus. Ciri cirinya adalah bentuknya bulat lonjong, ada bercak hitam kelabu, tidak gabul kotoran dan tidak retak.

Berat telur sebaiknya seragam yaitu antara 10 – 11 gram per butirnya. Akan tetapi menurut penelitian ada yang menyebutkan bahwa telur puyuh dengan berat antara 9,5 – 12,6 gram masih baik untuk di tetaskan.[7]

Telur puyuh akan menetas selama 16 – 17 hari. Suhu untuk menetaskan telur puyuh adalah antara 38 oC – 39 oC.  Setelah telur di seleksi kemudian dimasukkan ke dalam mesin tetas.

Hari ke 1 – 3 tidka perlu membolak balikan telur. Pembalikan atau pemutaran dapat dilakukan pada hari ke 4 sampai hari ke 14.

Pemutaran sebaiknya dilakukan selama 3 kali dalam sehari. Waktunya dapat dilakukan pada jam 6 pagi, jam 2 siang dan jam 10 malam.

Hari ke 15 dan ke 17 pembalikan tidak perlu dilakukan lagi. Pada hari ke 15-17 suhu dinaikan menjadi 39 0c dan kelembaban 65 %.

Setelah menetas dan DOQ jangan langsung di keluarkan. Biarkan dulu sampai bulunya mengering. Biasanya untuk ini perlu waktu sekitar 10 jam.

Setelah itu pindahkan anak puyuh ke dalam kandang nya sendiri.[7]

Analisa Usaha Pembitan Puyuh/penetasan telur puyuh


Investasi awal
Jenis Jumlah Harga Biaya
Kandang Utama 1 2.000.000 2.000.000
Kandang puyuh 14 unit 700.000 9.800.000
Puyuh Betina 4minggu 600 ekor 8.000 4.800.000
Puyuh Jantan 200 ekor 8.000 1.600.000
Pakan puyuh 2 minggu 224 kg 5.760 1.290.240
Mesin tetas 5 unit 1.800.000 9.000.000
Alat dan perlengkapan 1 unit 250.000 250.000
Total investasi awal 28.740.240
Keterangan:

Seandainya kita memelihara 600 ekor puyuh betina maka kita perlu puyuh jantan sebanyak 200 ekor. Perbandingannya 3:1. Jadi total puyuh ada 800 ekor puyuh.

Jika 1 unit kandang diisi 60 ekor puyuh, maka kita butuh kandang sebanyak 14 unit kandang puyuh.

Satu unit kandang puyuh luasnya adalah (62 x 50) = 3100 cm2 atau 0,31 meter persegi. Kalau ada 14 unit kandang, maka minimal luas kandang utama adalah 4,34 m2.

Luas ini dapat dibuat dengan ukuran 2,1 meter x 2,1 meter. Ditambah jalan 1 meter dan jarak dari dinding 0,5 meter maka ukuran lahannya menjadi 8,34 x 4 meter.

Denal luas kandang puyuh

Dengan bahan sederhana dan kualitas bangunan semipermanen saya perkirakan biaya untuk membangun kandang utama adalah 2 juta rupiah.

Katakanlah kita membeli bibit pada usia 4 minggu. Jadi kita perlu memberinya makan selama 2 minggu lagi sampai puyuh bertelur. Kebutuhan pakannya adalah 20 gram/ekor/hari  x 800 ekor x 14 hari hari = 224000 gram = 224 kg.

Menghitung kebutuhan mesin tetas
Produktifitas telur misalnya 75%. Dari 600 ekor puyuh tiap hari akan diperoleh telur sebanyak 450 butir.

Selanjutnya telur yang lolos seleksi 90%. Maka dari 450 butir yang masuk ke mesin tetas jumlahnya 405 butir. Yang 45 butir langsung ke telur konsumsi.

Satu siklus telur menetas adalah 17 hari. Sedangkan setiap hari kita mendapatkan 405 butir telur yang harus masuk ke mesin tetas. Jadi kapasitas total mesin tetas yang harus kita punyai adalah minimal 6885 telur.

Untuk mesin tetas saya lebih menyukai mesin tetas yang telah saya bahas di artikel peluang usaha ternak bebek. Silahkan dibaca terlebih dahulu kalau belum membacanya.

Pada artikel sebelumnya mesin tetas yang saya gunakan untuk analisa ternak bebek kapasitasnya adalah 1500 butir dengan harga 1,8 jt. Keperluannya untuk ternak ayam dan bebek jadi kalau digunakan untuk puyuh kapasitasnya bisa lebih banyak. Akan tetapi anggap saja kapasitasnya sama.

Berarti kita butuh 5 mesin tetas.

Biaya operasional
Jenis Jumlah Harga Biaya
Pakan puyuh dewasa 480 kg 5.760 2.764.000
Pakan Doq 5 hari 154,8 kg 6.600 1.021.680
Obat, vitamin dan vaksin 1 paket 100.000 100.000
Listrik & air 50.000 50.000
Lain-lain 1.000.000
Total Biaya Operasional 4.935.680
Keterangan:

Pakan puyuh dewasa kita berikan sebanyak 20 gram/ekor/hari. Selama 1 bulan jumlah pakan yang dibutuhkan sebanyak 20 gram/ekor/hari x 800 x 30 = 480.000 gram atau 480 kg.

Jadi, biaya untuk pakan perbulannya adalah 480 x 5.760 = 2.764.000

Untuk pakan DOQ anggap saja kita butuh 5 hari untuk bisa memasarkannya. Selama 5 hari tersebut kita perlu memberinya makan. Jumlah pakannya adalah 3 gram/ekor/hari.

Kalau ada DOQ 344 ekor ( Lihat keterangan pendapatan di bawah) maka dalam sebulan kita harus memberi makan DOQ sebanyak 10320 ekor.

Pakannya selama 5 hari adalah 3 gram/ekor/hari x 5 hari x 10320 ekor = 154800 gram atau 154,8 kg.

Biayanya adalah 154,8  kg x 6.600 /kg = 1.021.680. Harga DOQ mengacu pada harga starter broiller.

Pendapatan



Setelah puyuh mulai bertelur, maka 17 hari kemudian kita baru memiliki potensi keuntungan. Yaitu berasal dari penjualan anak puyuh (DOQ) yang menetas.

Selama 17 hari tersebut pula, kita bisa mendapatkan potensi keuntungan dari penjualan telur puyuh yang tidak lolos sortir. Jumlahnya 45 butir tiap hari selama 17 hari. Kalau kita akumulasikan jumlahnya 765 butir.

Jika berat telur dipukul rata 10 gram, maka selama 17 hari tersebut kita dapat total telur puyuh sebanyak 7650 gram atau 7,65 kg.

Misalnya harga jual telur puyuh 25 ribu per kg maka potensi pendapatan 17 hari pertama kita adalah sebesar RP. 191. 250.

Setelah ini baru kita hitung potensi pendapatan penetasan telur puyuh per hari:

Jenis Harga Jumlah Hasil/hr hasil/bln
Penjualan DOQ betina 2.500 172 430.000 12.900.000
Penjualan DOQ jantan 500 172 86.000 2.580.000
Penjualan Telur konsumsi 25.000 0,45 kg 11.250 337.500
Total Potensi Pendapatan 527. 250 15.817.500
Keterangan:

Daya tetas telur puyuh kita asumsikan 85 %. Sehingga kita akan mendapatkan DOQ total sebanyak 344 ekor.

Setengahnya, 172 adalah DOQ betina dan 172 lainnya adalah DOQ jantan.

Potensi pendapatan tiap bulan 15.817.500 –  4.935.680 =

Rp. 10.881.820,-

Puyuh yang digunakan untuk pembibitan maksimal sampai usia 10 bulan. Artinya potensi terbaik untuk menghasilkan bibit yang berkualitas adalah selama 8,5 bulan. Karena terpotong usia puyuh sampai siap telur yaitu pada usia 1,5 bulan atau 6 minggu.

Setelah usia 10 bulan, potensi pendapatan berasal dari murni penjualan telur puyuh konsumsi. Mari kita analisa.

Analisa usaha ternak puyuh – telur puyuh konsumsi


Saya menganggap pada bagian ini kita seperti memulai dari awal. Kalau digunakan untuk melanjutkan analisa di atas maka tinggal di hilangkan saja bagian-bagian yang tidak diperlukan untuk menghasilkan telur konsumsi.

Produksi telur puyuh konsumsi tidak butuh pejantan karena tidak perlu telur yang fertil. Pejantan bisa di jual.

Tidak perlu mesin tetas. Mesin tetas bisa di simpan lebih dulu. Kalau kita memulai dari awal untuk tujuan telur puyuh konsumsi, maka investasi kita lebih sedikit.

Investasi Awal usaha telur puyuh konsumsi
Jenis Jumlah Harga Biaya
Kandang Utama 1 2.000.000 2.000.000
Kandang puyuh 10 unit 700.000 7.000.000
Puyuh Betina 4minggu 600 ekor 8.000 4.800.000
Pakan puyuh 2 minggu 224 kg 5.760 1.290.240
Alat dan perlengkapan 1 unit 250.000 250.000
Total investasi awal 15.340.240
Jumlah kandang menjadi lebih sedikit. Jika 1 unit kapasitas 60 ekor, maka untuk total puyuh 600 ekor dibutuhkan kandang sebanyak 10 unit.

Biaya Operasional
Jenis Jumlah Harga Biaya
Pakan puyuh dewasa 360 kg 5.760 2.073.600
Obat, vitamin dan vaksin 1 paket 100.000 100.000
Listrik & air 50.000 50.000
Total Biaya Operasional 2.223.600
Biaya pakannya kita hitung ulang. Pakan per ekor per hari adalah 20 gram. 600 ekor puyuh per hari butuh pakan sebanyak 20 x 600 x 30 hari = 360.000 gram atau 360 kg.

Potensi Pendapatan



Telur yang dihasilkan adalah sebanyak 450 butir tiap harinya. Dengan berat kita buat rata-rata adalah 10 gram per butirnya. Artinya, per hari kita bisa panen telur sebanyak

450 x 10 gram = 4500 gram = 4,5 kg.

Jika harga telur puyuh per kg nya adalah 25 ribu, maka per hari potensi pendapatan dari penjualan telur adalah:

4,5 x 25.000 = 112.500.

Sebulan, kita akan mendapatkan omset sebesar:

112.500 x 30 = 3.375.000

Pendapatan tiap bulannya adalah 3.375.000 – 2.223.600 =

Rp. 1.151.400,-

Hasilnya cukup jauh kalau dibandingkan dengan usaha penetasan telur itik. Tapi saya kira ini sebanding dengan resiko yang dihadapi oleh masing-masing usaha tersebut.

Resiko yang dihadapi oleh penetasan telur cukup banyak atara lain:

Investasi lebih banyak
Tingkat kesuburan telur
Tinggi rendahnya daya tetas telur
Operasional yang lebih tinggi
Resiko kematian DOQ yang lebih tinggi
Resiko pemasaran

Sunday, May 16, 2021

Cara Pemupukan Dan Pemeliharaan Pohon Pisang

Cara Pemupukan Dan Pemeliharaan Pohon Pisang. Pisang adalah salah satu buah yang mempunyai manfaat sebagai sumber fitamin bagi tubuh manusia. Bahkan banyak dari para ahli gizi yang menganjurkan untuk mengkonsumsi buah pisang secara rutin sebagai asupan nutrisi bagi tubuh.

Budidaya tanaman pisang merupakan peluang usaha pertanian yang masih potensial, karena buah pisang sangat digemari oleh sluruh lapisan masyarakat, baik itu di Indonesia maupun di luar negeri. Bahkan buah pisang bisa menembus pasar luar negeri asalkan asalkan buah pisang yang dihasilkan benar-benar berkualitas.

Pupuk-Pohon-Pisang

Cara membudidayakan pohon pisang sebenarnya sangat sederhana dan mudah dilakukan, namun terkadang yang menjadi masalah adalah dari segi perawatnnya yang kurang diperhatikan, oleh karena itu hasilnyapun menjadi kurang maksimal.

Untuk mendapatkan hasil buah pisang yang berkualitas, tentunya perlu dilakukan perawatan dan pemupukan pada pohon pisang. Hal yang sering terjadi umumnya para petani kurang memperhatikan dua hal yang telah disebutkan diatas.

Cara Pemupukan Pohon Pisang
Pempukan pohon pisang dapat dilakukan dengan menggunakan pupuk kandang maupun pupuk Urea, SP-36, atau KCl, dengen komposisi sebagai berikut  :
  • UREA 207 (kg/ha) Berikan 2x setahun, dalam larikan yang mengitari rumpun lalu ditutup tanah.
  • SP-36 138 (kg/ha) 6 bulan setelah tanam ( 2x dalam satu tahun ).
  • KCl 608 (kg/ha) 6 bulan setelah tanam ( 2x dalam satu tahun ).
  • Pupuk Kandang 0,8-10 (kg/ha)
Tehnik Lain Pemupkan Pohon Pisang
Tehnik pemupukan ini bisa anda lakukan dengan cara sebagai berikut :
  • Buat lubang pada pokok pohon pisang yang telah ditebang.
  • Masukkan campuran pupuk Urea, SP-36 dan KCL pada lubang yang telah dibuat.
  • Perbandingan campuran pupuk tiap lubang adalah 1:1
  • Tutup lubang dengan tanah.
Tehnik ini sangat bermanfaat karena pembusukan pohon pisang yang telah ditebang sekaligus akan menjadi pupuk alami beserta campuran pupuk yang telah ada.

Pemeliharaan Pohon Pisang
  • Usahakan dalam satu rumpun hanya ada 3 – 4 batang saja.
  • Pemotongan anak dilakukan sedemikian rupa sehingga dalam satu rumpun terdapat anakan yang masing-masing berbeda umur (fase pertumbuhan).
  • Setelah 5 tahun rumpun dibongkar diganti tanaman baru.
  • Penyiangan dilakukan bersamaan dengan penggemburan dan penimbunan dapuran dengan tanah.
  • Penyiangan dan penggemburan jangan terlalu dalam.
  • Buang/Pangkas daun kering.
  • Pengairan harus terjaga. Dengan disiram atau mengisi parit saluran air.
  • Pasang mulsa berupa daun kering ataupun basah. Tetapi mulsa tidak boleh dipasang terus menerus.
Pemeliharaan Buah
  • Buang jantung pisang yang telah berjarak 25 cm dari sisir buah terakhir.
  • Setelah sisir pisang mengembang sempurna, tandan pisang dibungkus kantung plastik bening polietilen tebal 0,5 mm, diberi lubang diameter 1,25 cm. Jarak tiap lubang 7,5 cm. Usahakan kantung menutupi 15 -45 cm di atas pangkal sisir teratas dan 25 cm di bawah ujung buah dari sisir terbawah.
  • Batang tanaman disangga dengan bambu yang dibenamkan sedalam 30 cm ke dalam tanah.
Penanggulanggan Penyakit
Seperti tanaman lain pohon pisangpun tiidak luput dari yang namanya penyakit yang menyerang, oleh karena itu usahakan untuk selalu merawat tanaman agar penyakit yang ada bisa ditanggulangi secara dini.

Untuk mengetahui ciri-ciri penyakit pada pohon pisang dan cara penangulangannya silahkan anda baca artikel lain di blog ini tentang Ciri-Ciri Pohon Pisang Terkena Penyakit

Untuk mendapatkan hasil yang maksimal dalam budidaya pisang, memang diperlukan pola tanam dan cara pemeliharaan yang baik. Oleh karena itu agar usaha yang kita lakukan bisa mendapatkan hasil yang maksimal tentu dibutuhkan kerja keras dan pola yang benar.

Demikian postingan kali ini, mengenai cara pemupukan dan pemeliharaan pohon pisang, semoga apa yang saya share ini bisa bermanfaat bagi semua. Salam

Friday, May 14, 2021

Cara Pembenihan Dan Pembibitan Tanaman Kehutanan

Ceritatani.Com - Cara Pembenihan Dan Pembibitan Tanaman Kehutanan. Tingkat keberhasilan dalam pembenihan dan pembibitan tanaman kehutanan itu sangat ditentukan oleh mutu benih serta bibit yang digunakan. Adapun mutu benih, itu sangat ditentukan oleh sifat genetik dan juga pengolahannya. Sedangkan mutu bibit selain ditentukan oleh benih juga ditentukan oleh cara pengolahannya selama benih di persemaian.

Untuk menghasilkan benih yang bermutu dalam jumlah yang banyak, maka benih harus dikelola dengan baik. Adapun pengelolaanya meliputi dari pemeliharaan tanaman, penyediaan benih hingga sampai dengan penyaluran bibit. Pengelolaan pembibitan tanaman kehutanan sangat perlu dilakukan karena hal ini adalah langkah awal untuk menyiapkan bahan tanaman kehutanan yang sehat serta bermutu.

Menginat pentingnya bahan tanam atau bibit untuk usaha pembagunan kehutanan, maka dalam pelaksanaan pembibitan harus betul-betul dilaksanakan sesuai dengan cara yang baik. Dengan cara pembenihan dan pembibitan yang baik, diharapkan hasil yang akan didapat juga akan baik dan bagus.

Cara-Pembenihan-Dan-Pembibitan-Tanaman-Kehutanan

Pengertian Benih Dan Bibit

Sebelum kita masuk ke teknik cara pembenihan dan pembibitan, ada baiknya kita kita fahami dulu pengertian dari benih dan bibit terlebi dahulu.
  • Benih  :  Adalah tanaman yang selanjutnya disebut Benih merupakan tanaman atau bagiannya yang digunakan untuk memperbanyak atau mengembangkan tanaman. Sebagai contoh, Stek, Entres, Rimpang, Umbi dan lain sebagainya.
  • Bibit  :  Adalah bahan tanam yang diperbanyak atau dihasilkan dari pembiakan tanaman secara generatif/biji.
  • Benih generatif yaitu benih atau bahan tanam yang berasal dari biji.
  • Benih vegetatif adalah benih atau bahan tanam yang berasal dari tanaman atau bagiannya yang dapat digunakan untuk memperbanyak tanaman, baik itu secara alamiah maupun secara buatan.
Pemilihan Sumber Benih

Sebelum kita melakukan pembenihan, langkah pertama yang mesti dilakukan adalah memilih benih, memilih benih yang baik yaitu dengan cara menentukan sumber benih itu berasal. Adapun untuk memilih sumber benih yang baik ada kriteria yang mesti dilakukan yaitu  :
  • Benih yang baik, berasal dari pohon induk yang baik.
  • Benih harus diambil dari induk yang sudah tua dan juga sudah berbuah lebih dari 3 kali.
  • Benih tidak diunduh dari pohonnya yang tumbuh menyendiri atau jarang, karena pohon yang tumbuh menyendiri akan menghasilkan benih dari hasil perkawinan sendiri.
  • Sebaiknya benih dikumpulkan dari pohon-pohon yang tumbuh dalam tempat yang terdapat jumlah pohon yang cukup atau mengelompok.
  • Jika Benih harus membeli, sebaiknya menggunakan benih yang berasal dari sumber benih yang jelas asal-usulnya, berlabel dan juga bersertifikat.
Standar Mutu Benih

Seperti yang telah dijelaskan dalam point kelima pemilihan sumber benih, jika memang harus membeli sebaiknya harus dilihat mutu beneih tersebut, adapun mutu benih yang baik adalah sebagai berikut  :
  • Benih memiliki kemurnian 95 %
  • Benih mempunyai daya kecambah 80 %
  • Daya tumbuh benih dalam persemaian 80 % 
  • Benih Bebas Dari Penyakit.
Adapun empat kriteria standar mutu benih diatas dapat dilihat dalam label kemasan bibit yang akan kita beli. Untuk itu sebaiknya sebelum membeli benih terlebih dahulu kita cek label yang ada.

Cara Pembibitan Dan Persemaian

Langkah selanjutnya setelah melakukan pemilihan sumber benih dan memilih standar mutu benih adalah menyiapkan lahan atau lokasi pembibitan dan persemaian serta persiapan-persiapan lainnya. Adapun untuk memilih lokasi pembibitan kriterianya adalah sebagai berikut  :

Pemilihan Lokasi Persemaian.
  • Usahakan lokasi dekat dengan sumber air.
  • Tempat yang akan digunakan datar dengan kelerengan tidak lebih dari 5%.
  • Lokasi dekat dengan jalan agar dalam distribusi bibit nantinya lebih mudah.
  • Dekat dengan lokasi penanaman.
  • Lokasi terbuka.
  • Tersedia cukup bahan atau media yang akan digunakan dan juga aman.
Pembuatan Bedengan

Adapun pembuatan bedengan terdiri dari 2 kegiatan yaitu  :

Pembuatan Bedeng Tabur
  • Bedeng tabur dibuat untuk menyemaikan benih dari proses perkecambahan sampai dengan bibit/anakan cukup kuat untuk disapi ke bedeng sapih.
  • Ukuran bedengan, panjang 5 m dan lebar 1 m atau bisa juga menyesuaikan dengan kondisi lokasi.
  • Arah bedengan sebaiknya Utara-Selatan.
  • Jika memang diperlukan, bedengan bisa diperkuat dengan bambu atau batu bata.
  • Bedengan juga bisa dibuat dengan papan yang dibuat kotak memanjang untuk jenis tanaman tertentu.
  • Jika bedengan menggunakan atap atau naungan sebaiknya atap menghadap ke timur.
Cara-Pembenihan-Dan-Pembibitan-Tanaman-Kehutanan

    Pembuatan Bedeng Sapih
    • Bedeng sapih digunakan untuk menyusun polybag/ kantong plastik yang sudah diisi media tanam.
    • Bedeng sapih sebaiknya diperkuat dengan belahan bambu disisi kiri dan kanan bedengan, tujuannya adalah agar polybag tidak roboh dan bedengan menjadi lurus.
    • Ukuran bedengan, panjang 5 m dan lebar 1 m atau bisa menyesuaikan lokasi.
    • Bedengan yang baik memiliki arah Utara-Selatan.
    • Berilah atap atau naungan yang tujuannya adalah untuk melindungi anakan yang baru disapih agar tidak terlalu terkena panas matahari.
    Cara-Pembenihan-Dan-Pembibitan-Tanaman-Kehutanan

      Penyiapan Media Tanah
      • Media yang dimaksud disini adalah campuran tanah dan pupuk kandang dengan perbandingan 2:1. 
      • Media inilah yang nantinya akan dimasukkan kedalam polybag/kantong plastik.
      • Media yang baik adalah media yang porous, yang artinya dapat menyerap dan menahan air dengan mudah.
      Penyiapan Polybag / Kantong Plastik
      • Isi polybag dengan media tanah yang sudah disiapkan.
      • Pengisian polybag harus penuh.
      • Polybag / kantong plastik lalu disusun dalam bedengan yang telah disiapkan secara rapi tegak lurus dan rapat.
      • Pasang naungan jika diperlukan.
      Itulah beberapa cara teknik pembenihan dan pembibitan tanaman kehutanan yang bisa dilakukan agar bisa menghasilkan jenis bibit yang baik serta bermutu. Tanaman yang dihasilkan dari bibit yang bermutu tentu akan cepat dalam pertumbuhannya. Semoga bermanfaat, Salam Tani.

      Wednesday, May 12, 2021

      Proses Pengolahan Pucung Menjadi Keluwek

      Seperti pernah saya tulis di artikel Mengenal manfaat pohon pucung keluwek bahwa pucung yang masih mentah sangatlah berbahaya bila dikonsumsi, karena pucung mengandung asam sianida yang sifatnya sangat beracun. Agar kandungan racun yang ada dalam buah pucung perlu dilakukan proses pengolahan pucung agarmenjadi kluwek

      Pada daerah tempat saya tinggal, buah pucung sering disebut pucung, namun setelah melalui proses disimpan dahulu barulah pucung disebut keluwek. Untuk menjadikan pucung menjadi keluwek, buah pucung biasanya akan dibiarkan berhari-hari oleh pemiliknya. Buah-buah tersebut dibiarkan matang dan jatuh sendiri kemudian dikumpulkan dalam satu karung.

      Kluwek

      Buah sengaja dibiarkan basah oleh air hujan hingga dalam waktu 10 s/d 14 hari buah kluwek ini akan membusuk.Tujuannya supaya kulit atau sabutnya lebih mudah dikupas dan menghilangkan racun asam sianida yang terdapat pada biji kluwek. Setelah dikupas, akan didapatkan kulit yang keras seperti batok kelapa yang berisi daging berwarna putih. Daging inilah yang digunakan sebagai bumbu masak.

      Namun pada umumnya kluwek yang digunakan untuk memasak adalah kluwek berwarna hitam. Untuk membuatnya hitam, maka kluwek perlu diproses kembali agar didapat warna hitam. Di bawah ini ada beberapa cara supaya hasil keluwek
      1. Ambil biji kluwek sebanyak 20 biji, cuci, rebus selama 1 jam, keringkan. Ambil wadah tertutup, letakkan abu sekam di dasar wadah, letakkan kluwek, dan tutup kembali dengan abu sekam hingga seluruh permukaan tertutup abu. Diamkan selama 15 hari, bersihkan, kluwek siap digunakan.
      2. Biji kluwek dicuci bersih, direbus selama beberapa jam, didinginkan, di letakkan dalam lubang tanah yang ditutup tanah dan daun pisang selama 40 hari. Keluarkan dan bersihkan, akan diperoleh biji kluwek kecoklatan siap pakai.
      Keluwek  biasanya dipakai sebagai bumbu dapur masakan Indonesia yang memberi warna hitam pada rawon, daging bumbu kluwek, brongkos, serta sup konro. Buah pucung yang belum menjadi kluwek juga bisa dijadikan makanan yang sering disebut blibar. Proses pembuatan blibar sendiri perlu keahlian khusus agar racun yang ada bisa ternetralisir dan pucung bisa dikonsumsi tanpa membahayakan.

      Dari petani, biasanya pucung dijual pad pengepul masih dalam keadaan belum diolah, baru nanti setelah terkumpul pada umumnya para pengepullah yang memproses pucung menjadi kluwek. Harga pucung per 1 kg nya dijual sekitar 9.000. Baru setelah pucung menjadi kluwek harga akan lebih mahal sekitar 14.000.

      Itulah sekilas mengenai buah pucung dan proses pengolahan pucung menjadi keluwek. Semoga informasi ini bisa bermanfaat bagi pembaca semuanya yang kebetulan belum mengetahui apa itu buah pucung.

      Tuesday, May 11, 2021

      Pengertian Tumbuhan Hijau Dan Makanannya

      Pengertian Tumbuhan Hijau Dan Makanannya. Seperti halnya manusia dan juga hewan, tumbuhan juga memerlukan makanan supaya dapat tumbuh. Untuk mencari makanannya, tumbuhan hijau memperolehnya dengan cara membuat dan menyusun makananya sendiri. Berikut ini beberapa pengertian tentang tumbuhan hijau dan juga makannya.

      A. Tumbuhan Hijau Dan Makananya
      1. Tumbuhan terdiri atas 2 macam, yaitu sebagai berikut. 1. Tumbuhan berhijau daun, Contohnya  : Padi, Mangga, Jambu, dan semua tumbuhan yang memiliki daun berwarna hijau. 2. Tumbuhan tidak berhijau daun, Contohnya  : Jamur, dan kapag.
      2. Tumbuhan hijau memerlukan cahaya.
      3. Pada daun yang berwarna hijau, terdapat hijau daun yang namanya klorofil. Zat ini sangat berguna untuk mengubah zat yang diserap dari dalam tanah menjadi zat-zat makanan. Zat hijau daun itu terletak dalam butir-butir hijau daun yang bulat-bulat bentuknya yang disebut kloropas.
      4. Kloroplas tersebar dalam satu sel. Sel daun merupakan daging daun yang terletak antara kulit daun.
      5. Zat klorofil hanya dapat mengolah makanan apabila ada cahaya matahari. Apabila klorofil terkena cahaya matahari, maka terjadilah perubahan zat yang diperoleh dari dalam tanah menjadi makanan, kemudian dialirkan keseluruh batangnya.
      6. Di dalam tumbuhan, seakan-akan ada pabrik yang membuat makanan bagi dirinya sendiri. Bahan makanan tersebut adalah karbon diolsida, oksigen, dan sejumlah bahan makanan itu masuk kedalam tumbuhan.
      7. Air diserap oleh bulu-bulu atau rambut akar. Rambut-rambut akar adalah bagian akar terhalus yang merupakan penonjolan kulit luar akar. Dari bulu-bulu kar, air diserap ke bagian pusat akar bulu yang kemudian diteruskan ke batang, kemudian diteruskan lagi ke cabang-cabang, ranting, daun, bunga dan juga buah.
      8. Karbon dioksida berupa gas, karbon dioksida sebagian besar diserap melalui liang-liang kecil pada permukaan daun. Liang-liang itu sangat kecil sekali, oleh karena itu tidak dapat dilihat, liang itu disebut mulut daun atau stomata. Stomata ini akan membuka pada saat siang hari dan akan menutuk pada malam hari.
      9. Berbagai mineral dibutuhkan oleh tumbuhan, yaitu sebagian besar nitrogen, belerang, fosfor, potasium, kalium, magnesium, sedikit unsur besi, tembaga, mangan, seng, kobalt, klor, boron, dan malibdenum. Empat belas unsur tersebut bersama karbon, hidrogen dan oksigen yang didapat dari udara merupakan bahan makanan utama bagi tumbuh-tumbuhan. Bila kekurangan dari salah satu dari unsur-unsur tersebut, tumbuhan tidak akan tumbuh normal.
      10. Kemampuan tumbuhan untuk membuat sari-sari makanan disebut similasi. Hasil asimilasi dikirim keseluruh bagian tumbuhan dan berguna untuk pertumbuhan, bernafas dan cadangan makanan.
      11. Air dalam tanah dan karbondioksida dari udara diolah menjadi proses fotosintetis. Hasil pengolahan itu berupa karbon diolsida dan oksigen. Pembuatan karbohidrat (zat tepung) oleh tumbuhan dapat terjadi bila cukup cahaya matahari. Reaksi fotosintetisdapat dituliskan sebagai berikut.
      12. Hasil fotosintetis diedarkan ke bagian seluruh tumbuhan melalui pembuluh tapis atau pembuluh ayak yang terdapat pada kulit batang.
      13. Sari-sari makanan hasil fotosintetis digunakan untuk tumbuh, pernapasan, dan disimpan menjadi cadangan makanan. Tempat menyimpan makanan berbeda-beda menurut jenis tumbuhannya.
      B. Tempat Menyimpan Cadangan Makanan Pada Tumbuhan.

      Monday, May 10, 2021

      Bayam Hidroponik

      Cara Menanam Bayam Hidroponik Supaya Pertumbuhan Maksimal
      OLEH JOYNIM FARM · DIPUBLIKASIKAN JULI 1, 2017 · DI UPDATE JULI 28, 2017

      FacebookTwitterGoogle+WhatsAppShare0
      Bagaimana cara menanam bayam hidroponik supaya pertumbuhan maksimal? Artikel ini saya tulis berdasarkan penelitian yang akan saya lakukan. Sampai saat artikel ini dipublikasikan penelitian sudah berjalan dan nantinya akan di update apabila ada perkembangannya.

      Sebelum melangkah lebih jauh tentang bagaimana riset ini saya lakukan, maka ada baiknya saya sampaikan motivasi saya kenapa saya melakukan ini.

      Alasan kenapa harus menanam bayam hidroponik



      Saya sendiri sangat menyukai sayur bayam. Saya tidak tahu pastinya kenapa, hanya suka saja. Apalagi kalau ditambah lauk ikan pindang goreng dan sambal terasi. Rasanya mantap sekali.

      Kedua, bayam mempunyai nilai kandungan gizi yang cukup tinggi. Bayam terkenal dengan kandungan mineral zat besinya (Fe) yang cukup tinggi. Akan tetapi ternyata tidak hanya itu saja.

      Selain zat besi, kandungan mineral dalam daun bayam antara lain adalah kalsium (Ca) dan mangan (Mn). Tidak hanya itu bayam juga sayur yang bagus sebagai sumber vitamin seperti vitamin A dan vitamin C. [1]

      Kandungan gizi yang tidak kalah penting dari bayam adalah kandungan asam folatnya. Bahkan kandungan asam folat yang terdapat pada bayam ternyata lebih tinggi dari gandum.[1]

      Asam folat memiliki manfaat yang luar biasa. Diantara manfaat asam folat adalah sebagai berikut:

      Proses pembentukan sel-sel tubuh.
      Mencegah anemia dan
      Menghindari bayi lahir cacat.[2]
      Bayam merah
      bayam merah hidroponik



      Bayam merah adalah salah satu topik penting dalam artikel ini. Kenapa, karena dalam proses penelitian bayam hidroponik ini, saya menggunakan bayam merah.

      Tentu, ada alasan mendasar kenapa saya memilih bayam merah ini. Pertama, katanya bayam merah memiliki kandungan gizi yang lebi bagus daripada bayam hijau. Kita cari referensinya nanti. Kedua, ketika saya beli bayam merah di supermarket, harganya lumayan mahal.

      Dari beberapa sumber yang cukup bisa dipercaya berikut adalah perbandingan antara bayam merah dan bayam hijau.

      Dalam 100 gram bayam, baik itu bayam merah dan bayam hijau, kandungan gizinya adalah sebagai berikut:[3]

      Bayam hijau Bayam Merah
      Energi 16 Kkal 41,2 Kkal
      Protein 0,9 gr 2,2 gr
      Lemak 0,4 gr 0,8 gr
      Karbohidrat 2,9 gr 6,3 gr
      Kalsium 166 mg 520 mg
      Serat 0,7 gr 2,2 gr
      Zat besi 3,5 mg 7 mg
      Vitamin C 41 mg 62 mg


      Menurut sumber yang lain, bayam merah vs bayam hijau adalah sebagai berikut:[4]

      Bayam Merah Bayam Hijau
      Energi (Kkal) 51 36
      Protein (gram) 4,6 3,5
      Lemak (gram) 0,5 0,5
      Karbohidrat (gram) 10 6,5
      Kalsium (mg) 368 267
      Fosfor (mg) 111 67
      Besi (mg) 2,2 3,9
      Vitamin A (SI) 5800 6090
      Vitamin B (mg) 0,08 0,08
      Vitamin C (mg) 80 80
      Air (gram) 82 87
      Cara menanam Bayam merah dengan cara hidroponik



      Menanam bayam merah dengan cara hidroponik memerlukan persiapan beberapa bahan-bahan yang diperlukan. Bahan tersebut antara lain bibit, pupuk atau nutrisi hidroponik dan media serta tempat media.

      Bibit bayam dapat diperoleh dengan membelinya di toko-toko pertanian. Harganya relatif terjangkau. Pengalaman saya kemarin dapat bibitnya dengan harga 20 ribu rupiah.

      bibit dan harga bayam merah



      Nutrisi hidroponik yang saya gunakan adalah AB-mix. Cara mendapatkan dan cara mempersiapkan nutrisi hidroponik ini sudah saya tulis di artikel sebelumnya. Silahkan di buka saja kalau ingin membacanya, cara mempersiapkan nutrisi hidroponik ab mix.

      Media yang saya gunakan adalah rock wool, netpot dan botol air mineral bekas. Botol mineral bekas saya modifikasi sedemikian rupa supaya dapat menghemat penggunaan larutan nutrisi. Mengingat ini untuk penelitian sederhana saya.

      media hidroponik bayam merah

      Langkah-langkah penyemaian bibit bayam merah sangat mudah. Kalau semua bahan yang diperlukan sudah tersedia, tidak sampai 15 menit, langkah penyemaian sudah selesai.

      Potong rockwool sesuai ukuran diameter bawah netpot.  Ukuran yang saya gunakan 3 cm x 3 cm. Rockwool saya beri 9 lubang untuk masuknya bibit bayam.

      Masukkan bibit bayam ke lubang-lubang pada rockwool. Per lubang saya beri 1 biji bibit bayam. Setela selesai basahi rockwool dengan air kemudian simpan dalam tempat gelap.

      penyemaian bibit bayam merah

      Biasanya 2 – 3 hari bibit sudah mulai berkecambah. Kalau sudah muncul daun baru saya pindakan ke media hidroponik.

      Prosedur penelitan bayam merah yang saya lakukan
      Alasan kenapa saya melakukan penelitian ini adalah saya merasa performa pertumbuhan bayam merah yang saya tanam kurang maksimal. Oleh karena itu saya akan berusaha mencari penyebab kenapa hal itu bisa terjadi.

      Gambar pertama pada artikel ini adalah bayam merah hidroponik yang saya tanam. Usianya baru sekitar 2 mingguan sejak bibit di semai. Sistem yang saya pakai adalah kultur air statis.

      Untuk mendapatkan performa yang lebih baik, berikut adalah rencana yang akan saya lakukan.

      Botol air mineral yang saya pakai berjumlah 6 botol. Masing-masing botol saya beri nomor 1 – 6.
      Botol No 1 , penggantian larutan nutrisi saya lakukan setiap 3 hari sekali.
      Botol no 2, penggantian larutan nutrisi saya lakukan setiap 6 hari sekali.
      Botol no 3, penggantian larutan nutrisi saya lakukan setiap 9 hari sekali.
      Botol No 4, Konsentrasi larutan nutrisi dua kali lebih pekat dan penggantian setiap 3 hari sekali.
      Botol No 5, Konsentrasi larutan nutrisi dua kali lebih pekat dan penggantian setiap 6 hari sekali.
      Botol No 6, Konsentrasi larutan nutrisi dua kali lebih pekat dan penggantian setiap 7 hari sekali.
      Memulai penelitian
      Setelah 2 – 3 hari penyemaian bibit bayam sudah mulai berkecambah. Akan tetapi saya mulai menggunakannya setelah usia 5 hari. Fotonya adalah seperti di bawah ini.

      bayam merah hidroponik setelah 4 hari di semai

      Seperti biasa dari 9 titik benih di tiap netpotnya, perkecambahan benih tidak seragam. Ada yang sudah cukup tinggi dan ada yang baru pecah benih. Klik pada gambar untuk ukuran yang lebih besar.

      Selanjutnya adalah mempersiapkan larutan nutrisi yang akan digunakan pada penelitian. Larutan nutrisi yang pertama sudah pernah saya tulis di artikel cara mempersiapkan nutrisi hidroponik. Silahkan di baca kalau belum pernah membacanya.

      Untuk larutan yang kedua, jumlah larutan stoknya di dua kalikan. Akan tetapi jumlah air pada larutan nutrisinya sama dengan yang pertama. Jadi, yang kedua lebih pekat dari yang pertama.

      larutan nutrisi hidroponik ab mix dengan konsentrasi yang berbeda

      Dapat dilihat seperti pada gambar, M adalah larutan yang pertama dan 2M adalah larutan yang kedua. Yang kedua menunjukkan warna yang lebih pekat dari pada yang pertama.

      Selanjutnya adalah mengisi tanaman bernomor 1,2 dan 3 dengan larutan pertama. Tanaman dengan nomor botol 4,5 dan 6 dengan larutan kedua.



      Sekarang tinggal menunggu perkembangannya. Terima kasih sudah mengikuti.

      Hasil adalah proses



      Saya agak sedikit kecewa dengan hasil percobaan ini. Kenapa, karena apa yang saya fikirkan ternyata tidak sesuai dengan apa yang saya harapkan.

      Ternyata hidroponik itu tidak sesederhana dan semudah yang dibayangkan. Meskipun sepertinya mudah. Tinggal menyemai benih, menunggunya sampai tumbuh dan menaruhnya dalam netpot dengan diberi larutan nutrisi.

      Harapannya tanaman langsung tumbuh dengan subur dan menyenangkan. Tapi sisi baiknya saya jadi mengerti terhadap apa yang semestinya harus dan tidak harus dilakukan.

      Semua tanaman dalam ke 6 pot tersebut mati.

      Kegagalan ini saya bagikan supaya tidak saya ulangi lagi dan tidak dilakukan oleh orang lain yang masih pemula dalam memulai hidroponik.

      Pertama adalah pH larutan. Awalnya saya mengabaikan pH larutan nutrisi hidroponik ini. Saya kira semua akan baik saja dan pH tidak berpengaruh terhadap pertumbuhan tanaman.

      Apabila pH larutan nilainya terlalu rendah atau tinggi maka akar tanaman tidak mampu untuk melakukan fungsinya dengan baik. Ia tidak akan mampu menyerap nutrisi dari larutan. Akibatnya pertumbuhan tidak maksimal bahkan mati.

      Setelah saya belajar lagi, akhirnya saya peroleh informasi bahwa pH yang baik adalah antara 6 – 7. Namun ada juga yang mengatakan kalau pH bisa diberikan pada kisaran antara 5,5 – 6,5. Tapi saya menggunakan pH antara 6 – 7 dan hasilnya cukup baik terhadap tanaman hidroponik saya.

      bayam merah hidroponik joynim farm

      Kedua adalah akar membutuhkan oksigen. Ketika kita membuat sistem hidroponik pastikan ada celah untuk udara bersirkulasi. Itu bisa dibuat dengan memberi beberapa lupang pada wadah hidroponiknya.

      Cara yang paling baik adalah dengan sistem hidroponik NFT. Dengan sistem ini suplai oksigen untuk akar akan berlimpah dan kekhawatiran akar akan kekurangan oksigen dapat di atasi

      Sunday, May 9, 2021

      Cara Membuat Bibit Jati Dengan Sistem Semai

      Pohon jati adalah tanaman keras yang kayunya sangat baik untuk digunakan sebagai bahan bangunan maupun perabotan rumah tangga, seperti, mebel, almari, meja dan lain sebagainya. Pohon jati dapat tumbuh di dataran rendah maupun didataran tinggi. Pohon jati memiliki pertumbuhan yang lambat, untuk bisa menghasilkan pohon jati yang siap dijadikan bahan bangunan memerlukan waktu yang lama atau tahunan. Ingin mengetahui lebih jauh tentang pohon jati baca artikel Pohon Jati dan Manfaat Serta Kegunaannya

      http://kemejingnet.blogspot.com

      Pohon jati berkembang biak secara Generatif yaitu benih yang berasal dari buah pohon jati tersebut, biasanya buah jati yang jatuh dari pohonya bisa berkecambah dan tumbuh dengan sendirinya, akan tetapi untuk menghasilkan bibit jati dalam jumlah banyak diperlukan pembibitan.

      Berikut ini akan saya share cara pembibitan pohon jati  :

      A.  Teknis Perlakuan Benih Jati
      1. Jemur benih sampai kering.
      2. Masukkan benih ke dalam karung.
      3. Rendam benih dalam air mengalir(sungai) selama kurang lebih 3 hari.
      4. Tiriskan benih dalam karung selama kurang lebih 3 hari ditempat yang panas sambil melakukan penyiraman pada waktu siang hari, setelah benih sudah mulai ada yang tingis/berkecambah, benih siap untuk ditabur.
      5. Rendam benih jati dalam larutan air dan air accu zur dengan perbandingan 10:1 selama 1-3 jam.
      6. Tiriskan benih jati dan taburlah dalam bedeng tabur.
      7. Khusus dengan cara nomor 5 setelah benih ditabur sebaiknya disungkup dengan plastik transparan.
      B.  Penaburan Benih Jati
      1. Siapkan bedeng tabur dengan media pasir kali setebal 7-10 cm.
      2. Buat ukuran bedeng tabur 1 x 5 m atau menyesuaikan lokasi.
      3. Tabur benih jati yang sudah di rendam pada media pasir yang sidah disiapkan dengan jarak kurang lebih 1 cm atau biji tidak tumpang tindih.
      4. Usahakan posisi biji tengkurep (bagian calon akar di sebelah bawah)
      5. Urug kembali bedeng tabur dengan pasir halus setebal 1 cm sampai benih tertutup rapat.
      6. Sungkup bedeng tabur dengan plastik transparan dengan rapat membentuk 1/2 lingkaran.
      7. Lakukan penyiraman rutin setiap hari utamakan penyiraman pada siang hari (cuaca panas)
      8. Kurang lebih 15 hari benih mulai berkecambah, lakukan penyapihan anakan setelah tumbuh 2-3 daun.
      C.  Penyapihan Bibit Jati
      1. Siram polybag (media) yang sudah disiapkan sampai basah dan merata.
      2. Lubangi media dalam polybag sedalam 1 cm, selanjutnya tanam anakan tersebut dengan hati-hati.
      3. Tekan tanah sekelilingnya sampai optimal.
      4.  Segera lakukan penyiraman saat bibit sudah di tanam di polybag/kantong plastik.
      Perawatan selama bibit dalam polybag sangat diperlukan agar bibit jati dapat tumbuh dengan baik, kurang lebih 4-5 bulan bibit jati dalam polybag sudah dapat ditanam atau dijual.

      Search This Blog