Budidaya Vanili (Emas Hijau) Dengan Mudah Dan Menguntungkan

Petanimillenial.com - Cara Budidaya Vanili Dengan Mudah Dan Menguntungkan. Pada masa kejayaanya buah vanili harganya sangat melambung tinggi, bahkan harga vanili per 1 kg nya saat itu bisa mencapai 300-400 ribu. Namun tahun-tahun belakangan harga vanili turun drastis hinga mencapai level 50-100 ribu per kg nya.

TEKNIS BUDIDAYA DURIAN DENGAN PRODUK ORGANIK NASA

Saat ini, permintaan dan harga durian tergolong tinggi, karena memberikan keuntungan menggiurkan bagi siapa saja yang membudidayakan. Sehingga bertanam durian merupakan sebuah prospek usaha agribisnis yang bagus. Cara bertanam durian yang baik merupakan pintu gerbang untuk menuju sukses. PT. Natural Nusantara membantu alternatif solusi bagaimana teknis budidaya durian secara intensif, sehingga terjadi peningkatan hasil secara K- 3, yaitu Kuantitas, Kualitas dan Kelestarian lingkungan.

12 Tipe Tumbuhan Hias Gantung Ini Dapat Mempercantik Suasana Rumah

Bahagia berkebun serta memandang mekarnya bunga di halaman? Hobi menanam bunga memanglah identik dengan keelokan, atmosfer fresh serta bau semerbak yang membuat perasaan bahagia riang. Tetapi bila keadaan rumah ataupun taman tidak membolehkan, tumbuhan hias gantung dapat jadi pemecahan peningkat semangat serta keelokan di rumah.

Proses Penggolahan Gula Aren

Proses Penggolahan Gula Aren. Gula aren adalah gula yang dihasilkan dari penyadapan pohon aren atau nira. Gula aren sering juga disebut gula jawa. Seperti pernah saya tulis di artikel saya yang terdahulu, pohon aren adalah pohon yang sangat serbaguna, karena dari semua yang ada dipohon aren dapat dimanfaatkan.

Menjadi Milyarder Hanya Menjadi Petani Umbi-umbian

Budidaya porang belakangan ini semakin diminati para petani. Permintaan pasar akan umbi dari tanaman berkhasiat ini membuat banyak orang berlomba-lomba mempelajari cara budidaya porang.

Showing posts with label Vanili. Show all posts
Showing posts with label Vanili. Show all posts

Tuesday, April 20, 2021

Tips Menyimpan Vanili Kering Agar Tahan Lama Dan Bagus

Harga vainili kering pada tahun 2021 ini benar-benar sangat mencengangkan. Bagi pemilik vanili kering yang telah lama disimpan tentu akan menua keuntungan yang berlipat ganda. Cara menyimpan vanili kering agar tetap awet dan tahan lama, tentu dipengaruhi oleh banyak faktor, faktor utama tentu dari cara penyimpanannya dan juga dari kualitas vanili yang dipetik.

Cara-Menyimpan-Vanili-Kering
Vanili Kering

Bagi Anda yang kebetulan berbisnis vanili, kualitas tentu menjadi faktor penentu dimana hasil penjualan bisa berlipat ganda. Nah... berikut ini Ceritatani akan berbagi tips dan cara, bagaimana agar vanili kering tetap memiliki kualitas bagus walaupun disimpan dalam jangka waktu yang cukup lama.

Artikel Terkait :


4 Tips Menyimpan Vanili Kering

1. Pastikan Vanili Yang Dikeringkan Benar-Benar Tua.

Jenis vanili yang benar-benar sudah tua saat dipetik akan mempengaruhi kualitas hasil keringnya. Vanili yang sudah tua memiliki ciri-ciri warna hijau mengkilat. Vanili yang sudah tua, ketika dikeringkan akan memiliki bobot yang bagus dan nilai susutnyapun sangat sedikit.

2. Jemur Sampai Benar-Benar Kering.

Tingkat penjemuran juga sangat mempengaruhi vanili kering agar tetap bagus dan tahan lama. Pastikan pada saat penjemuran, vanili benar-benar terkena terik matahari secara sempurna, untuk itu biarkan vanili benar-benar kering betul sebelum disimpan dalam karung maupun plastik dan wadah lainnya.

3. Masukkan Vanili Kering Pada Kantong Plastik.

Setelah proses penjemuran vanili selesai dan vanili sudah dipastikan benar-benar kering, kemudian masukkan vanili kering pada kantong plastik. Pastikan kantong plastik benar-benar tidak ada agar udara tidak bisa masuk. Jika terjadi ada lubang pada kantong plastik, udara yang masuk bisa menyebabkan vanili dalam kantong menjadi lembab dan lama-kelamaan akan berair, dan itu yang bisa membuat vanili kering mejadi busuk dan tidak bisa tahan lama.

4. Simpan Vanili Dalam Tempat Yang Tidak Lembab.


 


Setelah vanili dimasukkan dalam kantong plastik, kemudian masukkan kedalam karung, fungsi nya adalah untuk menjaga agar kantong plastik tidak mudak berlubang ketika terkena kontak dengan benda lain. Langkah selanjutnya adalah simpan vanili kering yang telah berada didalam kantong ke tempat yang aman dan juga terhindar dari kelembaban.

Menyimpan vanili kering, banyak dilakukan oleh para pengepul maupun juga petani vanili, yang nantinya saat harga vanili mahal, barulah vanili kering akan dijual. Namun jika harga vanili seperti sekarang ini yang bisa mencapai 3 juta per 1 kg vanili kering, tentu tidak akan banyak orang yang menyimpan vanili kering, karena takut harga akan kembali murah.

Itulah 4 Tips Cara Menyimpan Vanili Kering Agar tetap Awet Dan Tahan Lama yang bisa Ceritatani bagikan pada kesempatan ini, semoga apa yang disampaikan bisa bermanfaat, akhir kata selamat berburu emas hijau yang saat ini harganya selangit. Salam Petani Millenial

Friday, March 26, 2021

Budidaya Vanili (Emas Hijau) Dengan Mudah Dan Menguntungkan

Petanimillenial.com - Cara Budidaya Vanili Dengan Mudah Dan Menguntungkan. Pada masa kejayaanya buah vanili harganya sangat melambung tinggi, bahkan harga vanili per 1 kg nya saat itu bisa mencapai 300-400 ribu. Namun tahun-tahun belakangan harga vanili turun drastis hinga mencapai level 50-100 ribu per kg nya.

Dengan turunnya harga vanili yang drastis, hal itu menyebabkan para petani, sekarang ini kurang berminat untuk membudidayakannya lagi. Hal ini tentunya sangat memprihatinkan, karena bisa-bisa tanaman vanili akan serta produksi vanili akan semakin berkurang.

Kalau dilihat dari propeknya sebenarnya budidaya vanili itu sangat menguntungkan, apalagi jika suatu saat harga vanili kembali naik lagi seperti dulu. Memang budidaya vanili itu memerlukan perlakuan yang sedikit ekstra karena untuk menghasilkan buah vanili kita harus melakukan penyerbukan dengan cara mengawinkan bunga vanili.

BUAH VANILI



Cara Pembibitan Vanili

Untuk mendapatkan bibit vanili bisa dilakukan dengan cara memencarkan pohon vanili yang sudah ada, karena sangat jarang ada penjual bibit vanili di pasaran, kalaupun tentu kita harus mendatangi para petani budidaya vanili.

Adapun untuk memperbanyak bibit vanili, bisa dilakukan dengan dua cara yaitu  :

1. Cara pembibitan vanili yang pertama adalah dengan memencarkan langsung pohon vanili yang ada dan langsung ditanam di lahan. Caranya, potong pohon panili dengan panjang 3-4 ruas, kemudian langsung ditanam dilahan pada saat musim penghujan tiba.

Adapun cara yang pertama ini, kadang kurang efektif, karena tingkat pertumbuhannya bisa kurang maksimal.

2. Cara pembibitan vanili yang kedua, adalah dengan cara menanamnya terlebih dahulu didalam polybag. Adapun caranya  :
  • Siapkan polybag yang telah diisi dengan tanah yang telah dicampur dengan pupuk kandang.
  • Ambil pohon vanili kemudian potong-potong 3-4 ruas.
  • Tanam potongan pohon vanili pada polybag.
  • Setelah pohon vanili ditanam di polybag, kemudian tutup dengan plastik (Dicungkup).
  • Buka cungkup setelah kurang lebih 2 minggu.
  • Setelah dua minggu, vanili pasti sudah tumbuh, tunas muda disetiap ruasnya.
  • Rawat bibit vanili dalam polybag dengan baik, dengan cara disiram air secukupnya setiap hari.
  • Jika tunas muda telah memanjang, baru bibit vanili siap untuk ditanam dilahan, tentunya penanaman vanili yang bagus adalah saat musim penghujan mulai tiba.
Cara yang kedua ini bisa dibilang cukup efektif dalam pertumbuhannya dibandingkan dengan cara yang pertama, karena pohon vanili yang ditanam di polybag terlebih dahulu tentu telah memiliki akar yang cukup kuat ketika nantinya dipindah kelahan, selain itu bibit vanili dalam polybag telah tumbuh tunasnya.
BUNGA VANILI
                                                      

Cara Penanaman Vanili

Pohon vanili biasa ditanam dengan cara menempatkan pada pohon yang nantinya akan dijadikan merambat pohon vanili. Untuk memudahkan nantinya dalam proses mengawinkan bunganya, sebaiknya pohon vanili ditanam pada pohon induk yang tidak terlalu tinggi.

Bila Anda ingin membudidayakan vanili dengan serius, sebaiknya Anda telah mempersiapkan lahan yang sudah ditanami pohon yang akan dijadikan rambatan. Sedangkan untuk pohon rambatannya Anda bisa memanfaatkan pohon Gamal atau yang sering disebut dengan "Resede".

Pohon Resede adalah pohon yang sering diambil daunnya untuk makanan ternak kambing. Pohon resede ini sangat cocok bila digunakan untuk rambatan pohon vanili karena teksturnya yang tidak terlalu tinggi.

Demikian Cara Budidaya Vanili yang bisa Ceritatani sampaikan, walau harga buah vanili saat ini sedikit menurun, tidak ada salahnya kalau pohon vanili ini tetap dibudidayakan, siapa tau suatu saat harga vanili akan naik kembali, dan bahkan bisa melampaui harga emas, karena dulu vanili sepat disebut-sebut sebagai Emas Hijau. Semoga bermanfaat dan Salam Tani.


Friday, February 19, 2021

Cara Menanam Emas Hijau Agar Cepat Berbuah

 


Vanili atau vanilla merupakan salah satu jenis tanaman penghasil bubuk vanili yang memiliki aroma harum dan manis, tanaman vanili memiliki nama latin Vanilia planifola dengan bentuk buah penghasil bubuk berbentuk menyerupai kacang polong. Tidak hanya vanilla, konon banyak orang yang menyebutnya dengan nama panili atau perneli.


 

Vanili dapat hidup di iklim tropis dengan curah hujan 1000-3000 mm/tahun, dan suhu udara optimal 20oC-25oC. Selain itu kelembaban udara sekitar 60%-80% dan ketinggian tempat 300-800 m dpl. Tanah sebagai media tanam dianjurkan yang gembur, lempung berpasir kerikil, mudah menyerap air, dan pH tanah + 5,7 – 7. Tanaman vanili membutuhkan tegakan sebagai tempat menjalar. Tegakan dapat dibuat dari bambu yang diikatkan pada pohon yang satu dengan pohon yang lain. Sistem perambatan penunjang tunggal, tanaman vanili dirambatkan lurus ke atas pada naungannya.Kandungan gizi pada vanili tergolong tinggi, diantaranya adalah serat, mineral, vitamin A, B, E.

Selain aromanya yang dapat digunakan sebagai peningkat selera makan, aroma pada vanili juga dijadikan sebagai obat penenang yang dicampurkan ke dalam essential oil (minyak aroma terapi). Selain itu, perlu diketahui terdapat fakta dari beberapa penelitian yang menyatakan bahwa dengan mengkonsumsi vanili secara rutin, maka anda dapat mengatasi dan menghindari depresi berat.

Dan karena vanili memiliki antioksidan tinggi, dengan mengkonsumsi vanili, anda dapat menghindari penyakit kanker, manfaat lainnya yaitu kandungan Vitamin E yang tinggi dapat membuat kulit anda menjadi lebih kencang dan awet muda. Banyak sekali manfaat dari tanaman vanili tentunya membuat banyak orang ingin membudidayakannya, bukan hanya sebagai tanaman konsumsi sendiri tapi bisa dimanfaatkan sebagai ladang bisnis yang menjanjikan.

Berikut adalah cara menanam vanili agar cepat berbuah.

  1. Lahan Tanam

Vanili merupakan salah satu jenis tumbuhan tropis, sehingga sangat cocok jika dibudidayakan di Indonesia yang mempunyai iklim tropis, oleh karena itu pula persiapan lahan tanam mudah dilakukan. Anda tidak perlu menyiapkan rumah kaca ataupun ruangan khusus, walau begitu ada hal yang perlu anda perhatikan dalam pemilihan serta persiapan lahan tanam : 

  • Tanaman vanili memerlukan suhu yang hangat untuk menjaga proses pertumbuhan, jadi anda perlu memilih lokasi lahan tanam dengan suhu antara 18 hingga 23o celcius.
  • Usahakan lahan ataupun tempat penanaman memiliki pencahayaan cukup namun tidak terlalu panas.
  • Pastikan apabila anda ingin menanam vanili di pekarangan rumah, perhatikan kelembaban serta tekstur tanahnya.
  • Tanah yang baik bagi pertumbuhan vanili adalah tanah yang agak lembab dengan tekstur yang gembur.
  • Sebelum menanam, apabila tanah lahan di pekarangan anda kurang gembur ataupun kering, lakukan penggemburan serta memupuk dan menyiramnya dengan sedikit air agar tekstur serta kelembabannya pas.
  • Untuk pemupukan, gunakanlah pupuk kandang ataupun kompos agar ramah lingkungan dan tidak mengubah tekstur tanah.
  • Jika tempat dirasa terlalu panas, anda bisa menanam beberapa jenis tumbuhan yang dapat tumbuh tinggi agar udara di sekitar jadi lebih sejuk. 
  1. Bibit Vanili

Bibit vanili sangat mudah didapatkan, agar lebih praktis anda bisa membeli bibit vanili berupa stek di toko tanaman ataupun koperasi tani. Namun apabila anda ingin menanamnya dari biji, maka pilihlah biji vanili yang sudah tua dan dijemur terlebih dahulu. 

Akan tetapi menggunakan biji vanili secara langsung selain susah, ini juga akan memakan waktu lebih lama. Maka anda sebaiknya memilih bibit vanili berupa stek. Berikut adalah langkah dalam memilih bibit vanili yang berkualitas : 

  • Perhatikan stek yang anda beli dan pastikan stek tidak cacat ataupun rusak sedikitpun.
  • Pastikan juga bahwa stek yang anda pilih adalah stek yang berkualitas serta layak tanam, dengan ciri bahwa stek vanili memiliki panjang sekitar 30 hingga 40 cm.
  • Selain membeli stek, anda juga bisa mendapatkan stek dari tanaman vanili langsung jika anda ataupun tetangga bahkan kerabat anda memiliki tanaman vanili.
  • Stek yang diambil dari pohonnya secara langsung haruslah batang yang tua dengan ukuran induk pohon yang sudah mencapai ketinggian kurang lebih sekitar 2 hingga 3 meter atau lebih.
  1. Persiapan Bibit Vanili

Proses persiapan bibit vanili untuk ditanam sangatlah mudah dan sederhana. Proses ini bertujuan agar bibit dapat tumbuh serta berkembang dengan baik dan subur nantinya serta agar pertumbuhan tanaman vanili tidak terhambat.

Berikut adalah langkah- langkah yang harus diperhatikan dalam mempersiapkan bibit vanili agar siap tanam :

  • Bersihkan bibit vanili yang anda dapatkan menggunakan lap ataupun tisu.
  • Siapkan wadah seperti baskom ataupun ember berisi air penuh.
  • Masukkanlah bibit vanili ke dalam wadah tersebut dan rendamlah bibit ke dalam air selama 10 hingga 15 menit.
  • Setelah waktu yang ditentukan, ambillah stek dari air dan kurangi air pada baskom ataupun ember.
  • Lap stek vanili menggunakan tisu atau kain hingga kering. Setelah kering, masukkan kembali stek namun anda hanya boleh memasukkan ujung steknya saja selama kurang lebih 5 hingga 7 hari.
  • Untuk mempercepat proses anda bisa memasukkan pupuk cair ke dalam air rendaman, campur hingga merata.
  • Untuk mengetahui berhasil atau tidaknya, anda dapat melihat hasilnya. Perhatikanlah bagian atas stek yang anda tendam, daun- daun tunas akan muncul dan mengarah ke bagian bawah stek yang anda rendam.
  1. Penanaman Vanili

Untuk menanam bibit vanili, anda perlu memperhatikan kembali keadaan lahan tanam anda apakah sudah benar- benar siap atau belum. Untuk menanam bibit vanili sendiri selain anda bisa menanamnya di pekarangan, anda juga bisa menanamnya dalam pot bila anda tidak memiliki lahan yang tepat.

Berikut adalah langkah menanam vanili pada pekarangan ataupun dalam pot :

  • Untuk menanamnya di pekarangan, tentunya dengan lahan yang sudah anda siapkan seperti langkah diatas, perhatikanlah terlebih dahulu kelembaban tanahnya.
  • Apabila tanah sudah mulai kering, maka anda perlu menyiramnya. Dan sebelum menanam bibit anda perlu memberikan pupuk tambahan pada tanah sambil menggemburkan tanah lagi.
  • Buat guludan dan saluran-saluran air pembuangan, agar tanaman tidak tergenang air saat musim hujan.
  • Setelah itu buatlah lubang tanam pada guludan, usahakan ukuran lubang tidak terlalu besar dan tidak terlalu kecil. Tanamlah bibit vanili pada lubang dan timbun lubang dengan tanah serta padatkanlah sedikit agar bibit dapat berdiri kokoh.
  • Setelah itu tancapkanlah kayu ataupun tiang penyangga dekat dengan bibit stek dan ikatlah dengan tali rafia dan bila perlu bimbinglah cabang pada vanili dalam pertumbuhanya agar dapat tumbuh merambat secara horizontal.

Apabila tidak memiliki lahan, cara menanam berikutnya adalah menggunakan pot.

  • Langkah pertama adalah, siapkan pot berukuran agak besar karena tanaman vanili dapat mencapai tinggi lebih dari 4m.
  • Isilah pot dengan tanah yang dicampur pupuk kompos ataupun pupuk kandang dan sekam dengan perbandingan 2:1:1.
  • Lalu buatlah lubang tanam dengan ukuran cukup, yaitu tidak terlalu besar ataupun kecil. Lalu tanam bibit stek pada lubang tanam dan tutupi dengan tanah campuran pupuk dan sekam, jangan lupa untuk memadatkan tanah serta menancapkan penyangga seperti kayu ataupun besi.
  1. Penyiraman Tanaman Vanili

Penyiraman merupakan langkah penting dalam merawat tanaman vanili, tanaman vanili harus disiram secara rutin agar memiliki buah yang berkualitas, berikut adalah cara menyiram vanili dengan benar :

  • Perhatikanlah terlebih dahulu kondisi tanah pada lahan tanam ataupun pot. Penyiraman dilakukan sesuai tingkat kekeringan tanah. Usahakan tanah tidak terlalu kering namun juga tidak terlalu basah.
  • Pada saat menanam vanili sesuaikanlah dengan kondisi cuaca, jika sedang hujan maka anda hanya perlu menyiramnya sekali, bahkan tidak perlu menyiramnya jika kondisi tanah masih lembab, Normalnya anda hanya perlu menyiram vanili sebanyak 2 kali sehari dan sesuaikan dengan kekeringan tanah. 
  1. Pemeliharaan Tanaman Vanili

Pemeliharaan tanaman vanili meliputi penyiangan, pemberian mulsa, perbaikan guludan, dan pemangkasan.

Penyiangan dilakukan sebulan sekali, dan pada musim kemarau tidak diperlukan penyiangan Sebaiknya penyiangan di sekitar perakaran tanaman, dilakukan dengan tangan.

Tanaman vanili tidak tahan kekeringan sehingga diperlukan mulsa/bahan organik lain. Untuk mengatasi bahaya genangan air, perlu dibuat parit-parit kecil untuk pengaliran air di sekitar tanaman vanili. Pengaliran air ini akan mempergiat pertumbuhan tanaman dan mempercepat perkembangan bunga/buah, sehingga mutu buah akan lebih baik. 

Lakukan pula perbaikan guludan dan saluran pembuangan air

Ukuran guludan dipertahankan dengan cara mengikis tanah di sekitarnya dan membumbunkannya pada guludan. Selama melakukan kegiatan di kebun diusahakan tidak melukai tanaman vanili. Menjelang musim penghujan, saluran-saluran air pembuangan perlu diperbaiki agar air dapat mengalir dengan lancar sehingga kebun tidak tergenang.

Lakukan pula pemangkasan tanaman vanili, pemangkasan ini meliputi :

Pemangkasan bentuk

Potonglah 15 cm bagian ujung tanaman vanili yang dilengkungkan dan sisakan tiga cabang yang baik untuk dipelihara.

Pemangkasan produksi

Tanaman vanili pada umumnya mulai berbunga pada umur 24-36 bulan setelah tanam, namun keluarnya bunga ini perlu dirangsang terlebih dahulu dengan cara pemangkasan. Potonglah 2-3 ruas pucuk tanaman menjelang musim berbunga (2-4 bulan sebelumnya) dan lakukan juga pemotongan pucuk setelah berbunga untuk menyempurnakan pembuahan.

Pemangkasan peremajaan

Dilakukan segera setelah tanaman selesai dipanen, yaitu dengan memotong cabang-cabang yang telah selesai berbuah untuk merangsang keluarnya tunas baru. Dengan demikian tanaman menjadi remaja dan berpotensi kembali.

  1. Pemupukan Tanaman Vanili

Tanaman vanili sebaiknya dibudidayakan secara organik dengan memberikan pupuk kandang sapi atau kambing sebanyak 5-10 kg/pohon pada awal dan akhir musim penghujan. Apabila tidak dibudidayakan secara organik, pemupukan dapat ditambah dengan pupuk an oragnik berupa pupuk daun maupun pupuk yang diberikan melalui tanah. Pupuk daun diberikan setiap 1-2 minggu sekali. Selama musim penghujan pupuk diberikan pada pagi hari dan sore hari pada saat udara cerah. Dosis pupuk daun yang diberikan 8-10 g/liter air tergantung kondisi tanaman. Pemupukan melalui tanah diberikan pada awal dan akhir musim penghujan. Pemberian pupuk dilakukan dengan disebar secara merata di daerah perakaran vanili kemudian ditutup dengan tanah. Dosis pupuk untuk tanaman berumur kurang dari dua tahun adalah 20-40 g urea, 35-70 g TSP dan 40-80 g KCl per tahun. Untuk tanaman berumur lebih dari dua tahun adalah 40-80 g urea, 70-140 g TSP, dan 80-160 g KCl per tahun.

  1. Panen Vanili

Anda dapat memanen vanili setelah tanaman berumur kurang lebih 2 hingga 3 tahun setelah masa tanam dan setelah itu, panen dapat dilakukan selama setahun sekali dengan waktu panen 2 hingga 3 bulan penuh. Buah vanili yang siap panen memiliki buah berwarna hijau dengan pucuk yang berwarna kuning.


Monday, June 12, 2017

Harga Vanili Melambung Tinggi, Banyak Petani Yang Gigit Jari

Vanili yang dahulu di masa jayanya sempat disebut dengan emas hijau karena harganya yang melambung tinggi, kini sebutan itu pantas untuk disandangya kembali. Pasalnya saat ini harga vanili kemabali melambung tinggi dan bahkan melampaui harga emas yang sebenarnya. Melambungnya harga vanili saat ini, bisa dikatakan membuat para petani yang dulu berbudidaya vanili menjadi gigit jari.

Kenapa banyak petani yang gigit jari dengan melambungnya harga vanili ini?

Sedikit flashback ke beberapa tahun yang lalu, harga vanili sempat tinggi sebelum akhirnya harga vanili turun drastis yang tadinya ratusan ribu perkilonya hingga hanya puluhan ribu saja. Dengan turunya harga vanili yang sangat signifikan, banyak petani yang berbudidaya vanili kemudian tidak lagi tertarik untuk merawatnya.

Disaat harga vanili murah dan banyak petani yang lalai memelihara tanaman vanilinya, kini tiba-tiba harga vanili kembali melambung tinggi,  tentu saat ini banyak petani budidaya vanili yang gigit jari karena tidak lagi bisa panen vanili di saat harganya melambung kembali.

Vanili-Emas-Hijau

Harga Vanili Basah

Vanili memiliki harga yang berbeda atara vanili basah dan vanili kering, di Jawa Tengah, tepatnya di tempat saya tinggal di Kabupaten Purworejo, harga vanili basah mencapai 700 ribu rupiah per kilogramnya.  Harga tersebut bisa saja terus naik dengan kondisi permintaan pasar yang semakin meningkat.

Harga Vanili Kering

Sedangkan untuk harga vanili kering di tempat saya tinggal saat ini mencapai 1 juta rupiah per kilogramnya.  Harga tersebut akan terus meningkat dengan kondisi pasar yang ada. Seperti yang banyak diberitakkan media online besar, harga vanili di Sulawesi Utara bisa mencapai 3,7 juta per kilogramnya.

Ada sesuatu yang bisa dipetik dari melambungnya harga vanili ini, yaitu "Jangan Pernah Menyia-nyiakan Sesuatu". Hal ini lah yang tidak sadar ataupun sadar telah dilakukan oleh banyak petani yang tadinya memiliki tanaman vanili. Di saat harga vanili turun drastis banyak petani yang meyia-nyiakannya, giliran kini harganya melambung tinggi, petani hanya bisa gigit jari karena tidak lagi memiliki vanili.

Sebenarnya disaat harga vanili murah di tempat saya tinggal harga vanili juga masih lumayan karena masih dikisaran puluhan ribu. Namun karena terbiasa dengan harga vanili yang tinggi, kemudian vanili menjadi terlupakan dan tidak dirawat lagi.

Dengan melambungnya harga vanili, tentu akan banyak lagi petani yang membudidayakan vanili seperti dulu lagi dan mudah-mudahan harga vanili akan tetap stabil sampai kapanpun agar para petani budidaya vanili bisa merasakannya.

Bagaimana, Anda tertarik untuk menjadi petani budidaya vanili, jika iya, silahkan baca artikel saya yang sebelumnya tentang Cara Budidaya Vanili Dengan Mudah Dan Menguntungkan

Monday, May 8, 2017

Vanili, Emas Hijau Yang Kini Memudar

Vanili, Emas Hijau Yang Kini Memudar. Vanili atau nama latinya (Vanilla planifolia) adalah tanaman penghasil bubuk vanili yang biasa dijadikan pengharum makanan. Bubuk ini dihasilkan dari buahnya yang berbentuk polong. Tanaman vanili dikenal pertama kali oleh orang-orang Indian di Meksiko, negara asal tanaman tersebut. Nama daerah dari vanili adalah Panili atau Perneli. (Wkipedia)

Vanili

Pohon Vanili
Vanili pernah juga disebut emas hijau karena harhanya yang mahal mirip dengan harga emas, namun itu dulu sekitar tahun 90 an sampai dengan tahun 2000. Sekarang kepopuleran vanili sedikit memudar karena harganya yang anjlok di pasaran.

Pohon vanili biasa tumbuh melekat pada pohon atau tonggak yang telah disediakan oleh si penanan. Batang tanaman vanili kira-kira sebesar jari, berwarna hijau, agak lunak, beruas dan berbuku. Panjang rata-rata 15 cm. 

Daun Vanili
Daun vanili merupakan daun tunggal. Letaknya berselang-seling pada masing-masing buku. Warnanya hijau terang, dengan kepanjangan 10-25 cm serta lebar 5-7 cm. Bentuk daun pipih, berdaging, bulat telur, jorong atau lanset dengan ujung lancip. Tulang daun sejajar, tampak setelah daun tersebut tua atau mengering, sedangkan pada waktu daun masih muda tidak jelas kelihatan.

Bunga Vanili
Rangkaian bunga vanili adalah bunga tandan yang terdiri dari 15-20 bunga. Bunga keluar dari ketiak daun bagian pucuk batang. Bentuk bunganya duduk, berwarna hijau-biru agak pucat, panjang 4-8 cm dan berbau agak harum.

Bunga vanili terdiri dari 6 daun bunga (3 sepal, 3 petal) yang terletak dalam dua lingkaran. Daun bunga bagian luar (sepal) sedikit lebih besar daripada bagian dalam petal. Satu dari petalnya berubah bentuk, menggulung seperti corong yang disebut bibir (rostelum).

Buah-Dan-Bunga-Vanili

Reproduksi Vanili
Agar vanili bisa menhasilkan buah perlu mendapatkan bantuan manusia untuk mengawinkan. Putik pada bunga vanili tertutup oleh bibir, sehingga penyerbukan secara alamiah terhalang, kepala sari (anther) berisi dua butir tepung sari, letaknya lebih tinggi daripada kepala putik. Keistimewaan dari bunga vanili yaitu kepala putiknya berisi cairan perekat. Bila tepung sari diletakkan disana akan segera menempel dan terjadilah pembuahan.

Bunga vanili yang telah mekar hanya dapat bertahan satu hari. Jika bunga yang telah mekar itu tidak segera dikawinkan, akan layu dan kemudian rontok. Oleh sebab itu harus sering keliling kebun untuk mengontrol perkembangan vanili.

Saat yang baik untuk mengawinkan bunga vanili adalah pada pagi hari. Hari-hari basah dan kering sekali tidak baik untuk penyerbukan. Berhasil atau tidaknya penyerbukan akan tampak setelah dua atau tiga hari. Bunga yang berhasil diserbuki akan berubah warnanya menjadi lebih pucat. Enam buah daun bunganya akan layu tetapi tangkai bunganya tetap menempel pada tandan bunga. Bunga yang tidak berhasil diserbuki akan gugur. Setelah terjadi pembuahan antara 10-15 buah, bunga pada tandan yang masih kuncup sebaiknya dipangkas, agar zat makanan yang dihisap oleh tanaman diakumulasikan pada pembentukan dan pembesaran buah.

Pada waktu bunga mekar, panjang bakal buah 2-4 cm dengan garis tengah 5 mm. Satu minggu setelah penyerbukan bakal buah itu dapat mencapai panjang 8-10 cm. Lima minggu kemudian buah telah mencapai panjang maksimal 20-25 cm, dengan garis tengah 1,5 cm. Setelah buah mencapai perkembangan yang maksimal, lima atau enam bulan kemudian buah akan masak.

Warna buah mula-mula hijau muda, kemudian hijau tua disertai dengan garis-garis kuning menjelang masak. Buah yang telah masak berwarna coklat tua. Jika dibiarkan masak di pohon, buah akan pecah menjadi dua bagian, dan menyebarkan aroma vanili. Biji buah kecil-kecil, banyak sekali jumlahnya, berwarna hitam dan berukuran kira-kira 0,2 mm.

Cara Budidaya
Untuk membudidayakan pohon vanili sangatlah muda, potong batang vanili sekitar2 atau tiga ruas dan tanam pada tempat yang basah, akan lebih baik lagi bila ditanam di polybag, dan ketika telah tumbuh tunas barulah dipindahkan ke ladang penanaman.

Demikian mengenai Vanili si emas hijau yang kini memudar, semoga untuk tahun-tahun kedepan harga vanili akan kembali naik, agar para petani yang membudidayakan tanaman vanili kembali bergairah dalam merawatnya. Sekian semoga bermanfaat.

Search This Blog