Budidaya Vanili (Emas Hijau) Dengan Mudah Dan Menguntungkan

Petanimillenial.com - Cara Budidaya Vanili Dengan Mudah Dan Menguntungkan. Pada masa kejayaanya buah vanili harganya sangat melambung tinggi, bahkan harga vanili per 1 kg nya saat itu bisa mencapai 300-400 ribu. Namun tahun-tahun belakangan harga vanili turun drastis hinga mencapai level 50-100 ribu per kg nya.

TEKNIS BUDIDAYA DURIAN DENGAN PRODUK ORGANIK NASA

Saat ini, permintaan dan harga durian tergolong tinggi, karena memberikan keuntungan menggiurkan bagi siapa saja yang membudidayakan. Sehingga bertanam durian merupakan sebuah prospek usaha agribisnis yang bagus. Cara bertanam durian yang baik merupakan pintu gerbang untuk menuju sukses. PT. Natural Nusantara membantu alternatif solusi bagaimana teknis budidaya durian secara intensif, sehingga terjadi peningkatan hasil secara K- 3, yaitu Kuantitas, Kualitas dan Kelestarian lingkungan.

12 Tipe Tumbuhan Hias Gantung Ini Dapat Mempercantik Suasana Rumah

Bahagia berkebun serta memandang mekarnya bunga di halaman? Hobi menanam bunga memanglah identik dengan keelokan, atmosfer fresh serta bau semerbak yang membuat perasaan bahagia riang. Tetapi bila keadaan rumah ataupun taman tidak membolehkan, tumbuhan hias gantung dapat jadi pemecahan peningkat semangat serta keelokan di rumah.

Proses Penggolahan Gula Aren

Proses Penggolahan Gula Aren. Gula aren adalah gula yang dihasilkan dari penyadapan pohon aren atau nira. Gula aren sering juga disebut gula jawa. Seperti pernah saya tulis di artikel saya yang terdahulu, pohon aren adalah pohon yang sangat serbaguna, karena dari semua yang ada dipohon aren dapat dimanfaatkan.

Menjadi Milyarder Hanya Menjadi Petani Umbi-umbian

Budidaya porang belakangan ini semakin diminati para petani. Permintaan pasar akan umbi dari tanaman berkhasiat ini membuat banyak orang berlomba-lomba mempelajari cara budidaya porang.

Showing posts with label Tutorial. Show all posts
Showing posts with label Tutorial. Show all posts

Thursday, June 3, 2021

Cara Budidaya Cacing Sutra Dan Manfaat Cacing Sutra Bagi Usaha Perikanan

Cara Budidaya Cacing Sutra - Cacing sutra merupakan hewan hermaprodit yang cara berkembang biaknya melalui telur dengan proses pembuahan secara external. Telur-telur yang telah dibuahi oleh pejantan lama-kelamaan akan mengalami pembelahan menjadi dua sebelum akhirnya menetas. Cacing sutra dapat hidup dalam kondisi air dengan mengandung lumpur yang memiliki tingkat kedalaman 0 - 4 cm. Peranan air sangat berpengaruh dalam pertumbuhan cacing sutra.

Cacing-Sutra

Manfaat Cacing Sutra Untuk Perikanan

Manfaat cacing sutra, sangat bagus bagi usaha perikanan, terutama untuk jenis pembibitan perikanan. Kebutuhan akan cacing sutra saat ini semakin meningkat, namun terkadang kebutuhan barang sangat kurang. Oleh karena itu saat ini banyak yang membudidaya-kan cacing sutra, baik dengan media persawahan maupun dengan media kolam terpal maupun didalam bak.

Walupun sebenarnya di pasaran telah ada pakan ikan untuk pengganti cacing sutra, namun pada umumnya para pelaku usaha perikanan lebih memilih cacing sutra bila dibandingkan pakan buatan pabrik. Harga cacing sutra sendiri lumayan cukup mahal, di pusat budidaya cacing sutra di magelang, per 1 Galon (5 kg) cacing sutra sudah dihargai sekitar 80 ribu.

Dalam dunia pembibitan perikanan, pemberian pakan cacing sutra untuk bibit yang bagus adalah selama 3 minggu sampai 1 bulan. Oleh karena itu kebutuhan cacing sutra cukup menelan biaya yang banyak. Untuk itu, banyak pelaku perikanan yang kemudian budidaya cacing sutra sendiri untuk mencukupi kebutuhan perikanan.

Media Untuk Budidaya Cacing Sutra

Budidaya cacing sutra bisa dilakukan dengan dua cara, cara yang pertama bisa dilakukan langsung di area persawahan. Selain budidaya langsung di area persawahan, cacing sutra juga bisa dilakukan dengan media kolam terpal maupun bak.

1. Budidaya Cacing Sutra Dengan Media Persawahan
Di daerah Magelang Jawa Tengah, banyak sawah yang digunakan untuk budidaya cacing sutra ini. Area persawahan dibuat petak-petak yang memang dikhususkan untuk budidaya cacing sutra. Namun yang harus diperhatikan di dalam budidaya cacing sutra dipersawaan adalah kondisi debit air, yaitu air bisa mengalir dengan lancar dan seimbang, yaitu tidak terlalu besar dan juga tidak terlalu kecil.

2. Budidaya Cacing Sutra Dengan Media Kolam Terpal Atau Bak
Walupun caranya agak sedikit rumit dan membutuhkan peralatan, budidaya cacing sutra dengan mengunakan media kolam terpal maupun bak, saat ini telah banyak dilakukan. Kelebihan budidaya cacing sutra dalam kolam maupun bak ini adalah dalam segi perawatan yang lebih efisien dan juga aman, karena asupan makanan dan juga debit air bisa dikontrol secara seksama.

Cara Budidaya Cacing Sutra

1. Cara budidaya dengan media sawah

  • Buat petak di area persawahan dengan ukuran 1 x 4 meter  (Lebar 1 meter, Panjang 4 meter)
  • Ratakan lumpur (lendut bahasa jawa) sampai rata sejajar.
  • Setelah petah terbuat dan diratakan, kemudian beri kotoran ayam, maupun pupuk kandang yang telah dihaluskan secara merata pada lahan.
  • Selain kotoran ayam maupun pupuk kadang bisa juga diberikan ampas tahu yang fungsinya adalah sebagai makanan cacing sutra.
  • Biarkan semua campuran menyatu sebelum penaburan bibit cacing sutra.
2. Cara budidaya dengan media kolam terpal tau bak  

  • Persiapkan kolam terpal maupun bak sesuai kebutuhan.
  • Persiapkan lumpur halus.
  • Persiapkan ampas tahu.
  • Persiapkan kotoran ayam maupun pupuk kadang yang telah dihaluskan.
  • Tahap pertama, masukkan lumpur halus kedalam bak secara merata dengan ketinggian sekitar 1 cm.
  • Tahap kedua masukkan pupuk kandang atau kotoran ayam secara merata pada bak atau kolam setinggi 1 cm.
  • Tahap ketiga masukkan kembali lumpur halus diatas kotoran ayam maupun pupuk kandang seperti pada cara tahap pertama.
  • Setelah semua tahap diatas dilalui barulah aliri bak dengan air, aliran air bisa dibuat dengan pipa yang diberi lumbang kecil agar air selalu megalir namun tidak terlalu deras. Buat ketinggian air 1 cm.

Bak-Budidaya-Cacing-Sutra

3. Penaburan Benish Cacing Sutra

  • Setelah tahap pertama dan kedua diatas dilalui, barulah saatnya penebaran benih cacing sutra. Sebelum benih ditabur kedalam media yang digunakan, sebaiknya benih difermentasi terlebih dahulu untuk menghindari terjadi dan adanya penyakit pada benih cacing.
  • Cara fermentasinya adalah dengan menaruh benih cacing pada bak dan diberikan air yang terus mengalir dan berganti. Biarkan proses ini selama 1-3 hari.
  • Setelah proses fermentasi dan bibit cacing terlihat merah barulah benih bisa ditabur secara merata pada media.
4. Pemberian pakan cacing sutra

  • Agar pertumbuhan cacing bagus dan cepat berkembang biak, beri makan cacing sutra sengan ampas tahu setiap 3 hari sekali, taburkan ampas tahu secara merata pada permukaan media yang digunakan.


Masa Panen Cacing Sutra

Pada awal pemanenan biasanya dibutuhkan 14 hari untuk panen pertama. Adapun untuk panen seterusnya bisa setiap 2-3 hari, namun itu juga tergantung dengan pertumbuhan yang ada serta pola perawatan yang dilakukan. Bila pemberian makanan bagus pada umumnya perkembangan cacing juga akan bagus.

  • Pemanenan cacing sutra bisa dilakukan setiap pagi hari dengan cara dikeruk dengan seser kecil, kemudian taruh didalam wadah beserta lumpur yang terbawa. 
  • Tutup bak yang digunakan untuk menaruh cacing agar nantinya semua cacing yang masih bercampur dengan lumpur naik ke permukaan dan barulah cacing sutra bisa diambil secara bersih.
  • Taruh cacing yang telah bersih kedalam bak yang dialiri dengan air, setiap mau memberi makan atau dijual, cacing langsung bisa diambil dengan gampang dan juga bersih dengan kotoran yang lainnya.
Bagi Anda yang kebetulan bergelu dibidang perikanan, terutama pembibitan perikanan, sangat disarankan untuk bisa budidaya cacing sutra sendiri. Dengan tau dan bisa cara budidaya cacing sutra sendiri, hal itu bisa menekan pengeluaran Anda untuk membeli cacing yang harganya kian hari kian naik.

Kualitas bibit ikan yang bagus adalah bibit yang banyak mengkonsumsi cacing sutra secara puas. Bibit ikan yang diberi cacing sutra puas, ikan akan cepat besar dan terutama akan tahan terhadap serangan penyakit. Itulah cara budidaya cacing sutra serta manfaat cacing sutra bagi usaha perikanan. Semoga bermanfaat

Wednesday, June 2, 2021

Ramuan Alami Untuk Mengendalikan Hama Pada Berbagai Tanaman

Wlaupun hama penyerang tanaman perlu ditanggulangi, namun mulai sekarang juga perlu diperhatikan dampak bagi ekosistemnya, untuk itu bahan-bahan alami sangat dianjurkan didalam memberatas hama tanaman. Sebenarnya banyak sekali bahan-bahan alami yang bisa dibuat ramuan pengendali hama ini di sekitar kita, cuma terkadang para pelaku pertanian belum mengetahuinya.

Na, berikut ini Ceritatani akan berbagi 10 ramuan alami untuk mengendalikan hama tanaman. Kesepuluh ramuan berikut ini, bahan-bahannya bis ada dapatkan dengan mudah dan murah, silahkan dibaca dengan seksama, apabila memang bermanfaat silahkan untuk dibagikan pada teman-teman Anda yang membutuhkan.

Bahan-bahan-ramuan-alami

10 Ramuan Alami Untuk Mengendalikan Hama Tanaman

1. Ramuan Alami Untuk Mengendalikan Hama Secara umum

Bahan  :
  • 8 kg Daun Mimba
  • 6 kg Serai
  • 6 kg Lengkuas
  • 20 gr Deterjen
  • 20 lt Air
Cara membuat :
  • Daun mimba, lengkuas dan serai ditumbuk/dihaluskan.
  • Seluruh bahan diaduk merata dalam 20 lt air dan tambahkan deterjen 20 gr, kemudian direndam sehari (24 jam).
  • Larutan disaring dan diencerkan dengan 60 lt air.
Aplikasi Pemakaian :  Semprotkan pada tanaman yang akan dilindungi.

2. Ramuan Alami Untuk Mengendalikan Wereng Coklat

Bahan  :
  • 1 Genggam Daun Sirsak.
  • 1 Genggam Rimpang Jerangau.
  • 20 Siung Bawang Putih.
  • 20 gr Deterjen.
  • 20 lt Air.
Cara membuat  :
  • Daun sirsak,, rimpang jerangau dan bawang putih ditumbuk/dihaluskan.
  • Seluruh bahan dicampur deterjen, kemudian direndan selama 2 hari (48 Jam).
  • Larutan disaring dan setiap 1 liter larutan diencerkan dengan 10-15 liter air.
Aplikasi Penggunaan  :  Semprotkan pada tanaman bawah yang terserang hama wereng coklat.

3. Ramuan Alami Untuk Mengendalikan Hama Trips Pada Cabai

Bahan  :
  • 50-100 Lembar
  • 5 lt Air.
  • 15 gr Deterjen.
Cara Membuat  :
  • Daun sirsak ditumbuk/dihaluskan.
  • Tambahkan 5 liter air dan diendapkan semalam.
  • Larutan disaring dan di incerkan dengan 10-15 liter air.
Aplikasi pemakaian  :  Semprotkan pada seluruh bagian tanaman, khususnya yang terserang hama trips.

4. Ramuan Alami Untuk Mengendalikan Hama Belalang dan Ulat

Bahan  :
  • 50 lembar daun sirsak.
  • 1 genggam daun tembakau.
  • 20 lt Air.
  • 20 gr Deterjen.
Cara Membuat  :
  • Daun sirsak dan daun tembakau ditumbuk/dihaluskan.
  • Tambahkan 20 liter air dan endapkan selama 2 hari 2 malam.
  • Larutan disaring dan diencerkan dengan 50-60 liter air.
Aplikasi Pemakaian  :  Semprotkan pada seluruh bagian tanaman.

5. Ramuan Alami Untuk Mengendalikan Hama Wereng Coklat, Pengerek Batang dan Nematoda

Bahan  :
  • 50 gr Biji Mimba.
  • 1 lt air.
  • 10 cc A*k**ol 90%
Cara membuat  :
  • Daun mimba ditumbuk sampai halus dan diaduk dengan 10 cc A*k**l.
  • Encerkan dengan 1 liter air.
  • Endapkan selama semalam, kemudian larutan disaring.
Aplikasi Pemakaian  : Semprotkan pada tanaman yang terserang atau langsung pada hama.

6. Ramuan Alami Untuk Mengendalikan Hama-Hama Pada Tanaman Bawang Merah

Ramuan 1

Bahan :
  • 1 kg Daun mimba.
  • 2 buah Umbi gadung racun.
  • 20 lt Air.
  • 1 sendok deterjen.
Cara membuat  :
  • Daun mimba dan umbi gadung ditumbuk sampai halus.
  • Tambahkan 20 liter air dengan deterjen.
  • Endapkan selama satu malam, kemudian larutan disaring.
Aplikasi pemakaian  :  Semprotkan pada seluruh bagian tanaman.

Ramuan 2

Bahan  :
  • 200 kg Limbah daun tembakau.
Cara membuat  : 
  • Limbah daun tembakau dihaluskan.
Aplikasi Pemakaian  : Tumbukan daun tembakau tersebut ditaburkan bersama dengan pemupukan sebanyak 8 karung (200 kg) per hektar.

7. Ramuan Alami Untuk Mengendalikan Hama Kubis, Hama Ulat Daun Ungu dan Hama Ulat Kipat Pada Jambu Mete

Bahan  :
  • 25 gr Serbuk daun piretrum.
  • 10 lt Air.
  • 10 gr Deterjen.
Cara membuat  : 
  • Daun piretrum dihaluskan sampai menjadi serbuk
  • Tambahkan 10 liter air dan 10 gram deterjen kemudian diaduk sampai certampur.
  • Endapkan selama satu malam, kemudian saring larutan ramuan.
Aplikasi pemakaian  :  Semprotkan pada seluruh bagian tanaman sepagi mungkin atau pada sore hari.

8. Ramuan Alami Untuk Mengendalikan Hama Gudang

Bahan  :
  • Bunga piretrum atau abu sekam atau abu serai.
  • Daun mimba.
Cara membuat  : 
  • Bunga piretrum dan daun mimba ditumbuh sampai halus..
  • Untuk penyemprotan, gunkan 2,5-5 tepung bung piretrum dan 5-10 gram daun mimba dalam 1 liter air yang diendapkan semalam kemudian disaring.
Aplikasi pemakaian  : Tepung yang sudah jadi sebanyak 1 gram dicampur dengan 1 kg benih. Ramuan ini akan melindunggi dari serangan hama gudang selama 6 bulan.

9. Ramuan Alami Untuk Mengendalikan Hama Lalat Buah

Bahan  :
  • 10 gr Daun melaleuca (Pandan wangi).
  • 100 cc Air.
  • 0,1 gr Deterjen.
Cara Membuat  :
  • Daun pandan wangi ditumbuk sampai halus kemudian campurkan deterjen dan air.
  • Larutan diaduk dan diendapkan semalam, kemudian disaring.
Aplikasi Pemakaian  : Larutan disaring sebanyak 60 cc kemudian masukkan kedalam perangkap yang dibuat dari botol air mineral. Gantungkan perangkap pada pohon.

10. Ramuan Untuk Mengendalikan Hama Moluska

Bahan  :
  • 5-10 gr Akar tuba.
  • 10-20 gr Daun sembung.
  • 1 lt air.
  • 1 gr Deterjen.
Cara Membuat  :
  • Akar tuba dan daun sembung dihaluskan.
  • Kemudian campurkan bersama 1 liter air dan deterjen, aduk sampai rata.
  • Endapkan ramuan selama semalam kemudian disaring.
 Aplikasi Pemakaian  : Semprotkan atau siramkan pada lahan / sawah yang terserang keong mas.

Bahan-bahan untuk membuat 10 Ramuan Alami Untuk Mengendalikan Hama Tanaman diatas sangat mudah untuk didapatkan. Mengguranggi penggunaan obat kimia dalam penanggulangan hama tanaman perlu dilakukan agar lingkungan selalu terjaka kelestarian dan ekosistemnya. Selamat mencoba. Salam Tani.

Tuesday, April 20, 2021

Tips Menyimpan Vanili Kering Agar Tahan Lama Dan Bagus

Harga vainili kering pada tahun 2021 ini benar-benar sangat mencengangkan. Bagi pemilik vanili kering yang telah lama disimpan tentu akan menua keuntungan yang berlipat ganda. Cara menyimpan vanili kering agar tetap awet dan tahan lama, tentu dipengaruhi oleh banyak faktor, faktor utama tentu dari cara penyimpanannya dan juga dari kualitas vanili yang dipetik.

Cara-Menyimpan-Vanili-Kering
Vanili Kering

Bagi Anda yang kebetulan berbisnis vanili, kualitas tentu menjadi faktor penentu dimana hasil penjualan bisa berlipat ganda. Nah... berikut ini Ceritatani akan berbagi tips dan cara, bagaimana agar vanili kering tetap memiliki kualitas bagus walaupun disimpan dalam jangka waktu yang cukup lama.

Artikel Terkait :


4 Tips Menyimpan Vanili Kering

1. Pastikan Vanili Yang Dikeringkan Benar-Benar Tua.

Jenis vanili yang benar-benar sudah tua saat dipetik akan mempengaruhi kualitas hasil keringnya. Vanili yang sudah tua memiliki ciri-ciri warna hijau mengkilat. Vanili yang sudah tua, ketika dikeringkan akan memiliki bobot yang bagus dan nilai susutnyapun sangat sedikit.

2. Jemur Sampai Benar-Benar Kering.

Tingkat penjemuran juga sangat mempengaruhi vanili kering agar tetap bagus dan tahan lama. Pastikan pada saat penjemuran, vanili benar-benar terkena terik matahari secara sempurna, untuk itu biarkan vanili benar-benar kering betul sebelum disimpan dalam karung maupun plastik dan wadah lainnya.

3. Masukkan Vanili Kering Pada Kantong Plastik.

Setelah proses penjemuran vanili selesai dan vanili sudah dipastikan benar-benar kering, kemudian masukkan vanili kering pada kantong plastik. Pastikan kantong plastik benar-benar tidak ada agar udara tidak bisa masuk. Jika terjadi ada lubang pada kantong plastik, udara yang masuk bisa menyebabkan vanili dalam kantong menjadi lembab dan lama-kelamaan akan berair, dan itu yang bisa membuat vanili kering mejadi busuk dan tidak bisa tahan lama.

4. Simpan Vanili Dalam Tempat Yang Tidak Lembab.


 


Setelah vanili dimasukkan dalam kantong plastik, kemudian masukkan kedalam karung, fungsi nya adalah untuk menjaga agar kantong plastik tidak mudak berlubang ketika terkena kontak dengan benda lain. Langkah selanjutnya adalah simpan vanili kering yang telah berada didalam kantong ke tempat yang aman dan juga terhindar dari kelembaban.

Menyimpan vanili kering, banyak dilakukan oleh para pengepul maupun juga petani vanili, yang nantinya saat harga vanili mahal, barulah vanili kering akan dijual. Namun jika harga vanili seperti sekarang ini yang bisa mencapai 3 juta per 1 kg vanili kering, tentu tidak akan banyak orang yang menyimpan vanili kering, karena takut harga akan kembali murah.

Itulah 4 Tips Cara Menyimpan Vanili Kering Agar tetap Awet Dan Tahan Lama yang bisa Ceritatani bagikan pada kesempatan ini, semoga apa yang disampaikan bisa bermanfaat, akhir kata selamat berburu emas hijau yang saat ini harganya selangit. Salam Petani Millenial

Kolang Kaling Dan Proses Pengolahannya

Pohon aren atau enau (Arenga Pinnata) merupakan pohon yang menghasilkan bahan-bahan industri. Hampir semua bagian tanaman ini dapat dimanfaatkan karena nilai ekonomi dan salah satu manfaat yang didapat dari ponon aren adalah Kolang-kaling.

Kolang kaling, bagi anda yang menyukai manisan maupun es buah tentunya sudah tidak asing lagi dengan kolang kaling. Buah kolang kaling dapat anda temui dengan mudah di pasar, terutama pasar tradisional bayak pedagang yang menjualnya terutama kalau di bulan ramadhan.

Kolang-Kaling

Kolang-kaling pada bahas Belanda desebut juga dengan Glibbertjes, yang artinya adalah buah dari pohon aren (Arenga pinnata). Buah kolang-kaling ini dikenal mempunyai kadar air yang cukup tinggi, yaitu hingga 93 %. Selain airnya biji kolang-kaling juga memiliki kandungan protein sebesar 0,69 %, serta kandungan karbohidarat sebesar 4 gram. Buah kolang-kaling ni juga kaya akan kandungan potasium, besi, kalium, vitamin A, vitamin B, vitamin C.

Ok, kembali ke pokok bahasan tentang proses pengolahan kolang-kaling. Walaupun memang seperti yang kita ketahui bahwa buah kolang kaling ini sangat populer dengan dijadikan campuran es buah ataupun cendol, buah yang semakin ramai ketika hadir bulan puasa ini, namun sebagian dari anda terutama bagi yang tinggal di perkotaan tentunya belum tau cara pengolahan nya. Silahkan anda baca dengan seksama bagimana proses pengolahan kolang-kaling ini agar anda tau bagaimana para petani menghasilkan buah kolang-kaling yang siap untuk dikonsumsi.

Berikut cara pengolahannya  :

1.  Memilih Buah  :  Untuk menghasilkan kolang-kaling yang pas, biasanya para petani terlebih dahulu mengambil satu buah kolang-kaling dari tandannya, kemudian membelahnya untuk mengetahui apakah buah kolang-kaling tersebut sudah siap untuk diolah atau belum atau mungkin malah sudah kadaluarsa, kenapa demikian,?... karena kalau buah masih terlalu muda hasilnya akan kurang maksimal, begitupun juga kalau buah sudah terlau tua karena kolang-kaling tidak bisa dikonsumsi.
  • Buah yang masih terlalu muda  :   Apabila buah masih terlalu muda, buah kolang-kaling belum bisa diolah karena teksturnya masih terlalu lembek.
  • Buah yang siap diolah  :  Ciri-ciri buah kolang-kaling yang siap untuk diolah adalah, tekstur buah sudah kenyal, nah buah inilah yang siap untuk diolah.
  • Buah yang sudah kadaluarsa  :  Buah yang sudah kadaluarsa ciri-cirinya sudah keras bila diambil sudah menyerupai batu akik, buah yang sudah seperti ini tidak bisa lagi untuk diolah, biasanya oleh para petani buah ini dibiarkan saja sampai berguguran sendiri, ataupun menjadi santapan musang. Musang luwak diketahui sebagai salah satu hewan yang menyukai buah enau  ini, dan secara tidak langsung berfungsi sebagai hewan pemencar biji enau, ini salah satu pengembang biakkan pohon aren secara alami dengan bantuan binatang. 
2.  Mengambil Buah  :  Setelah didapat buah yang pas untuk diolah, para petani akan mengambil buah yang pas tersebut dari pohon aren (bagi anda yang tida biasa jangan coba-coba memegang buah kolang kaling ini, karena bila getahnya mengenai kulit maka anda akan merasakan gatal-gatal yang amat sangat). Setelah buah diambil dari pohonnya kemudian para petani akan membawanya pulang untuk diolah namun ada juga yang langsung mengolahnya di sekitar pohon aren tersebut tentunya dengan membawa peralatan yang dibawanya dari rumah. Dalam satu pohon aren bisa terdapat beberapa tandan buah kolang-kaling yang siap untuk diolah. Setiap satu tandan buah kolang-kaling bisa menghasilkan sekitar 15 sampai dengan 25 kg kolang-kaling yang siap untuk dikonsumsi.

http://kemejingnet.blogspot.com

3.  Merebus Buah  :  Untuk menghasilkan kolang-kaling yang siap untuk dikonsumsi, buah kolang-kaling perlu direbus sekitar 30 menit, karena dalam satu tandan terdapat banyak buahnya tentunya perlu waktu berulang-ulang untuk merebusnya.
Kenapa Buah kolang-kaling perlu direbus,?  :
  • Mempermudah cara pengambilan biji kolang-kalingnya.
  • Menghilangkan ras gatal dari getahnya.
  • Biji kolang-kaling siap untuk dikonsumsi walaupun belum diolah menjadi makanan lain.
4.  Mengambil Bijinya  :  Setelah buah direbus sekitar 30 menit kemudian diambilah biji kolang-kaling tersebut dengan cara membelahnya, dalam satu buah kolang-kaling bisa terdapat 2 biji dan paling banyak 3 biji kolang-kaling. Sampai tahap ini pengolahan Buah kolang-kaling sudah selesai dan tinggal merendam biji-biji yang sudah terkumpul tersebut dengan air bersih selama 1 malam dan kolang-kaling siap untuk dikonsumsi untuk dijadikan, manisan, kolak, campuran es buah atau dijual ke pasar.

http://kemejingnet.blogspot.com

Demikian cara pengolahan kolang-kaling, semoga bisa menambah wawasan kita semua, dan tentunya bisa menambah pengetahuan kita tentang kekayaan alam yang ada di Negeri kita Indonesia.

Friday, March 12, 2021

11 Racikan Alami Penambah Nafsu Makan Hewan Ternak

11 Racikan Alami Penambah Nafsu Makan Hewan Ternak- Ramuan natural, dikala ini banyak dicari serta banyak digunakan buat menyembuhkan bermacam berbagai penyakit ataupun digunakan buat menaikkan nafsu makan baik buat manusia ataupun hewan ternak piaraan.

Memiliki hewan ternak yang mempunyai nafsu makan yang besar, pasti sangat mengasyikkan, sebab ternak hendak kilat besar serta gendut, perihal itu pasti hendak sangat mengguntungkan dari sisi nilai jual. Apabila Kamu mempunyai ternak yang kurang memiliki nafsu makan, Kamu dapat berupaya sebagian formula racikan natural berikut ini buat mengatasinya.


11-Ramuan-Alami-Penambah-Nafsu-Makan-Ternak

11 Formula ramuuan natural peningkat nafsu makan berikut ini bahan- bahannya sangat gampang didapat di dekat kita, terlebih untuk Kamu yang hidup di wilayah pedesaan. Berikut ini ramaun- ramuan dan bahan- bahannya:

1. Racikan Pertama
  • Bahan: Temu ireng/hitam, temulawak, kunyit, lempuyang, 10- 15 buah pace ataupun mengkudu.
  • Metode Membuat: Seluruh bahan ditumbuk halus kemudian diberikan bersama ransum kambing seminggu sekali.

2. Racikan Kedua
  • Bahan  :  2 sisir pisang, santan, gula jawa, garam dapur.
  • Metode Membuat  : Seluruh bahan dimasak hingga jadi bubur setelah itu diberikan ke ternak kambing seperlunya.


3. Racikan Ketiga
  • Bahan  :  Telur ayam kampung,1 botol kecap.
  • Metode Pemakaian  :  Berikan telur dan kecap 1 kali sehari pada ternak kambing.

4. Racikan Keempat
  • Bahan  :  Lima belas lembar daun talas/keladi, Lima belas sendok (makan) garam.
  • Metode Membuat :Seluruh bahan dimasak/ dipanaskan hingga mendidih. Sehabis dingin setelah itu bagikan pada ternak kambing satu hari sekali.

5. Racikan Kelima
  • Bahan  :  Temu ireng/temu hitam, asam jawa 1 genggam serta garam seperlunya.
  • Metode Membuat :  Haluskan semua bahan campuran bahan lalu berikan sekali sehari secukupnya.

6. Racikan Keenam
  • Bahan  :  Buat kombinasi gula jawa, asam jawa( Tamarindus indica) serta sebagian butir telur ayam.
  • Cara Membuat  :  Berikan setiap hari secara ritin sampai ternak pulih nafsu makannya.

7. Racikan Ketujuh
  • Bahan  :  Daun pepaya (Carica papaya Linn) 
  • Metode Membuat  : Daun pepaya ditumbuk kemudian diperas, ambil airnya setelah itu campur dengan sebagian butir telur ayam kampung, setelah itu bagikan pada ternak seperlunya.

8. Racikan Kedelapan
  • Bahan  :  Gist (biang roti) atau ferment 10 gr, bawang putih 50 gr.
  • Metode Membuat :  Giling Gis bersama bawang putih 50 gram. Metode pemberianya dicampurkan pada rumput ataupun air, diberikan 2 kali seminggu.

9. Racikan Kesembilan
  • Bahan  :  Lempuyang( Zingiber aromatica) serta Temulawak( Curcuma xanthoriza)
  • Cara Membuat  :  Seluruh bahan ditumbuk setelah itu+ kecap+ sedikit air, dimasak, diberikan 2 kali Dalam 1 Minggu


10. Racikan Kesepuluh
  • Bahan dan cara membuatnya  :  Untuk pedet (lepas sapih) dibuat campuran 3 btr telur itik, daging kelapa muda 1 btr, 1 gelas air kelapa muda dan 3 sendok gula pasir. Diberikan seminggu sekali.
11. Racikan Kesebelas
  • Bahan  :  Seonggok daun jarak (Jatropha curcas Linn) 
  • Metode Membuat :  Semua bahan direndam dalam air garam disimpan dalam wadah dari tanah liat disimpan beberapa bulan. Minumkan larutan tersebut 1 sendok sekali tiap hari pada sapi. Air boleh ditambah kedalam wadah bila diperlukan.

Itulah 11 Ramuan Alami Penambah Nafsu makan Ternak yang bosa Anda buat sendiri dengan memanfaatkan bahan-bahan alami yang ada disekitar kita. Semoga bermanfaat.

Monday, March 8, 2021

Cepokak atau terong pipit Pohon Terong Yang Awet Berbuah

Cepokak ataupun terong pipit merupakan terong yang berukukuran sangat kecil dibanding dengan terong terong yang lain. Wujud dari terong ini bundar kecil serta bercorak hijau. terong tipe ini umumnya berkembang secara liar di dekat aliran sungai ataupun ditengalan.

Walaupun ukurannya mini, terong ini memiliki sebagian manfaat. Terong ini bisa menyehatkan mata, memiliki sedikit zat besi, vit A, C serta B1. Tidak hanya itu di dalam terong pipit pula tercantum 2% protein, 0. 1% lemak, 7, 9 karbohidrat serta banyak memiliki fosfor.
 
Cepokak

Terong tipe ini biasanya sangat kokoh serta bisa bertahan lama di bermacam masa baik kemarau ataupun penghujan. Para pelakon pembibitan kerap berexperimen dengan menggunakan batang dasar dari terong ini buat dijadikan bahan bibit sambung.

Sebab ciri dari terong cepoka ataupun terong ini yang dapat berkembang kokoh serta tahan lama, hingga apabila disambung dengan terong sayur yang besar hingga hasilnya tumbuhan terong hendak kokoh serta dapat berbuah agak lama apabila dibanding dengan terong biasa pada biasanya.

Nah berikut ini hendak aku sampaikan tehnik menyambung terong Cepoka/ Terong mini dengan terong sayur. Buat lebih detailnya tentang metode pembibitan sambung Silahkan baca postingan Tehnik Pembuatan Bibit Okulasi serta Sambungan.

Bahan-bahan
  1. Bahan serta perlengkapan yang butuh dipersiapkan
  2. Tumbuhan/ batang dasar yang hendak disambung.
  3. Entres/ batang atas yang hendak disambungkan
  4. Pisau/ Silet
  5. Tali rafia
  6. Plastik
Metode Menyambung
  1. Potong batang dari terong cepoka/ terong mini( seleksi batang yang tegak lurus serta masih agak muda)
  2. Belah Kurang Lebih 3 cm
  3. Runcingkan entres/ batang atas menyamai pisau tatah. Gunting daun sampai tinggal 1/ 4 nya.
  4. Masukkan entres yang telah diruncingkan ke batang dasar yang telah dibelah tadi.
  5. Ikat dengan tali rafia pada sambungan, lilitan tali usahan dari dasar keatas.
  6. Tutup sambungan dengan plastik serta ikat.
  7. Tunggu 2- 3 minggu apabila sambungan tidak layu. berarti sambungan sukses serta plastik penutup telah boleh dibuka.
Cepokha

Supaya perawatan dapat optimal, hendaknya tanam di polybag yang besar serta dapat ditaruh di samping rumah sekalian selaku hiasan. Apabila ingin ditanam di polybag serta ingin disambung upayakan Chepoka ditanam semenjak kecil serta dikala tumbuhan telah agak besar barulah dicoba penyambungan..

Demikian tentang tumbuhan terong chepoka serta metode menyambungnya, mudah- mudahan saja dapat berguna, mohon maaf apabila banyak salah kata dalam penyampaian.

Thursday, March 4, 2021

Sirih Cina Atau ketumpang air,Tumbuhan Ini Sering Dianggap Gulma, Ternyata Banyak Manfaatnya

 

Daun Sirih Cina/Ketumpang Air

  • Sirih cina, atau sirih bumi, atau ketumpang air dan sebutan nama-nama lokal lain biasa dibuang atau dicabut begitu saja, tanpa dimanfaatkan. Ternyata, tanaman ini kaya manfaat, superfood. Ia tanaman obat-obatan juga bisa jadi sayur alias menu makanan.
  •  Tumbuhan ini seringkali dianggap gulma karena kerap tumbuh di sela-sela tanaman budidaya. Ia biasa tumbuh liar di pot, pinggir sungai, pekarangan atau halaman sekitar rumah, terutama di tempat udara lembab ketika musim hujan.
  •  Septiana Kurniasari, Dosen Program Studi D3 Farmasi, Universitas Islam Madura mengatakan, sirih cina mengandung beberapa senyawa, antara lain, minyak essensial, flavonoid, saponin, tanin, triterpenoid.
  •  Tumbuhan ini secara tradisional bermabffat dalam mengobati beberapa penyakit, seperti abses, bisul, jerawat, radang kulit, penyakit ginjal dan sakit perut. Manfaat lain juga sebagai obat sakit kepala, dan demam.   
  •  

 

 

Ada yang menyebut tumbuhan ini sirih cina atau ketumpang air. Ada juga bilang sirih bumi. Masih banyak nama-nama lokal dari tumbuhan dengan nama latin Peperomia pellucida ini.

Tumbuhan ini seringkali dianggap gulma karena kerap tumbuh di sela-sela tanaman budidaya. Ia biasa tumbuh liar di pot, pinggir sungai, pekarangan atau halaman sekitar rumah, terutama di tempat udara lembab ketika musim hujan.

Ketika mengecek lapak-lapak penjualan online, sirih cina mulai diperjualbelikan dengan harga bervariasi, dan lumayan tinggi, per kilogram ada sampai lebih Rp75.000. Satu batang bibit ada seharga Rp500, Rp1.000, dan beberapa batang ada yang Rp3.000 atau lebih.

Sabhana Azmy, sarjana Agronomi dan Hortikultura, Institut Pertanian Bogor mengatakan, sirih cina merupakan tumbuhan herbal dari Amerika Serikat tetapi tumbuh liar dan mudah didapat di Indonesia. Ia biasa muncul di pekarangan, atau tempat lembab

“Tetapi juga banyak ditemui di sawah dan tepi parit.”


 

Daunnya berbentuk seperti daun sirih tetapi lebih kecil dan lebih tebal serta berair dengan tekstur lunak. Juga mempunyai perakaran dangkal dan batang sekulen (berair) berwarna cerah. “Tinggi tumbuhan sekitar 15 cm-45 cm,” katanya, kepada Mongabay, baru-baru ini.

Heyne (1987) dalam buku berjudul “Tumbuhan Berguna Indonesia” menjelaskan, tumbuhan ini setinggi 10–20 cm dengan batang tegak, lunak dan berwarna hijau muda. Daun tunggal dengan kedudukan spiral, bentuk lonjong, panjang 1-4 cm, lebar 1,5–2 cm, ujung runcing, pangkal bertoreh, tepi rata, pertulangan melengkung, permukaan licin, lunak, dan berwarna hijau.

Bunga berbentuk bulir, terletak di ujung batang atau di axila daun, panjang bulir 2–3 cm, tangkai lunak, berwarna putih kekuningan. Akar serabut, putih dan perakaran tidak dalam.

Ketumpang air merupakan tumbuhan tidak terlalu berair alias sedikit kering. Bahkan, tumbuhan ini biasa ditemukan menempel pada tembok atau gulma di pot-pot bunga.

 

Manfaat sirih cina?

Ganiyat Oloyede, Patricia Onocha, dan Bamidele B Olaniran Universitas Ibadan, dalam buku ‘Skrining fitokimia, toksisitas, antimikroba dan antioksidan ekstrak daun sirih cina dari Nigeria’ menyebutkan, tumbuhan ini secara tradisional bermanfaat dalam mengobati beberapa penyakit, seperti abses, bisul, jerawat, radang kulit, penyakit ginjal dan sakit perut. Manfaat lain juga sebagai obat sakit kepala, dan demam.


 

Hasil penelitian Susie O Sio menyatakan, tumbuhan ini sebagai alternatif pengobatan asam urat.

Menurut Mappa, T., H.J., E. and K.N., 2013, dalam hasil penelitian berjudul “Formulasi Gel Ekstrak Daun Sasaladahan (Peperomia pellucid L.) dan Uji Efektivitasnya terhadap Luka Bakar pada Kelinci pada Jurnal Ilmiah Farmasi, memberikan penjelasan sirih cina ini sebagai obat penyembuhan luka.

Lalu, peneliti dari Institut Teknologi California Eric J Fielding Sebastien Leprince, dan Anthony Sladen dari Pusat Penelitian Ilmiah Nasional Prancis dalam penelitiannya menjelaskan, potensi tumbuhan suruhan sebagai senyawa antikanker, antimikroba dan antioksidan.

Septiana Kurniasari, Dosen Program Studi D3 Farmasi, Universitas Islam Madura mengatakan, sirih cina mengandung beberapa senyawa, antara lain, minyak essensial, flavonoid, saponin, tanin, triterpenoid.

“Dari kandungan itu, sirih cina memiliki potensi untuk menghambat pertumbuhan bakteri, sebagai antiseptik dan antimikroba,” katanya kepada Mongabay, baru-baru ini.

Dalam pengobatan tradisional, katanya, sirih cina bermanfaat dalam mengobati beberapa macam penyakit, seperti bisul, jerawat, radang kulit, penyakit ginjal dan sakit perut.

“Bisa juga untuk obat sakit kepala, demam, asam urat, menyembuhkan luka, antikanker dan antihipertensi,”katanya Nia, sapaan akrabnya.

 

Nissa Wargadipura, pendiri Pesantren Ekologi Ath Thaariq, Garut, mengenal tumbiuhan ini sebagai sirih bumi. Sirih cina atau sirih bumi ini termasuk wildfood atau pangan liar. “Sirih bumi ini masuk superfood. Meskipun, mungkin di kalangan petani dianggap gulma. Kenapa? Bisa jadi rantai pengetahuan lokal tentang ini sudah hampir terputus. Maka ini tugas kita untuk menginformasikan lewat media apapun, katanya.

Sirih bumi ini, sebenarnya termasuk tanaman obat, seperti buat menurunkan darah tinggi, mendinginkan dingin perut kalau panas. “Kalau panas dalam, obatnya ini. Cara mengkonsumsinya, bisa dimakan langsung atau buat minuman macam teh. Kalau untuk pangan ia satu bahan untuk pecel.”

Nissa dan keluarga biasa jadikan sirih bumi sebagai obat maupun makanan. “Kami biasa untuk bakwan. Bahan bakwan harus dicampur dengan makanan yang lain.”

Tanaman ini, katanya, bisa dikonsumsi semua dari akar, batang daun dan buah. “Jadi bahan pecel sangat enak.”

Monday, February 22, 2021

Cara Membuat Pupuk Organik Cair dari Kotoran Kambing Dengan Langkah Mudah

Cara Membuat Pupuk Organik Cair dari Kotoran Kambing – Pupuk organik cair adalah pupuk bersifat cair yang terbuat dari bahan-bahan organik dengan melalui proses pengomposan. Dalam proses pengomposan, pupuk organik cair terbagi menjadi dua tipe.


 

Pertama adalah pupuk yang dibuat dengan cara melarutkan pupuk organik cair yang sudah jadi ke dalam air. Jenis pupuk yang dilarutkan dapat berupa pupuk hijau, pupuk kompos, pupuk kandang, atau campuran. Pupuk cair tipe ini memiliki suspensi larutan yang kurang stabil dan mudah mengendap. Pupuk ini tidak dapat disimpan dalam jangka waktu lama.

Kedua adalah pupuk yang dibuat dengan cara memfermentasikan bahan-bahan organik dalam kondisi anaerob dengan bantuan organisme hidup. Bahan bakunya berasal dari material organik yang belum terkompos. Pupuk tipe ini memiliki larutan yang lebih stabil, karena unsur hara yang terkandung di dalam larutannya benar-benar bersifat cair.


 

 

Dalam bercocok tanam, pupuk organik cari tidak dapat dijadikan pupuk utama. Lebih baik menggunakan pupuk organik padat sebagai pupuk utama. Pupuk organik padat mengandung hara untuk persediaan jangka panjang dan akan tersimpan dalam media tanam dengan waktu yang lebih lama. Nutrisi yang terkandung dalam pupuk oragnik cair lebih rentan terbawa erosi, namun di sisi lain lebih mudah diserap oleh tanaman.

Pupuk organik cari lebih efektif dan efisien jika diterapkan pada bunga, daun, dan batang dibanding pada media tanam, terkecuali pada metode hidroponik. Pupuk organik cair berfungsi sebagai perangsang pertumbuhan tanaman.

Untuk membuat pupuk organik cair, kita bisa memanfaatkan limbah di lingkungan sekitar sebagai bahan utama. Limbah yang dapat digunakan seperti limbah ternak cair, kotoran padat, limbah rumah tangga, dan limbah vegetatif tanaman (daun-daunan)

Kali ini kami akan mengulas cara mudah membuat pupuk organik cair menggunakan kotoran kambing.

Cara Membuat Pupuk Organik Cair dari Kotoran Kambing Dengan Langkah Mudah

Persiapan Bahan

Sebelum masuk proses pembuatan, kalanya kita harus mempersiapkan bahan yang dipakai terlebih dahulu. Bahan yang akan disiapkan adalah bahan dasar atau bahan utama, yaitu kotoran kambing. Setelah bahan disiapkan, selanjutnya mempersiapkan bahan tambahan, yaitu gula merah atau gula pasir, bioaktivator, karung bekas, air bersih, air kencing kelinci, dedaunan dan tong plastik.

Proses Pembuatan

Setelah menyiapkan semua bahan, baik bahan dasar maupun bahan tambahan, maka selanjutnya masuk proses eksekusi pembuatan pupuk organik cair dari bahan dasar kotoran kambing. Mulailah proses pembuatan dengan mencampurkan beberapa bahan terlebih dahulu yang sudah disiapkan.

Pertama, campurkan kotoran kambing dengan gula merah atau gula pasir secukupnya. Kemudian campurkan dedaunan yang sudah dicincang dan masukkan bahan sudah tercampur ke dalam tong plastik yang kedap udara. Selanjutnya, campur dengan air bersih dan aduk hingga rata. Takaran air yang digunakan adalah setengah dari bahan organik yang digunakan.

Mencampurkan Bahan Tambahan

Bahan dasar sudah diaduk dan tercampur dengan rata, selanjutnya adalah mencampurkan beberapa bahan tambahan, seperti gula, air kencing kelinci dan bioaktivator. Bahan tambahan ini akan lebih mudah tercampur merata, karena bahan dasar telah diaduk dan tercampur dengan baik bersama air bersih.

Pertama, gula dan bioaktivator dimasukkan ke dalam 5 liter air bersih. Kemudian campurkan bahan tambahan dengan bahan dasar yang sudah tercampur di dalam tong plastik. Persentase takaran bahan yang digunakan sebaiknya 70% bahan cair dan 30% bahan padat.

Penyimpanan Pupuk Organik Cair

Proses penyimpanan dilakukan dengan menutup adonan bahan dalam tong plastik dengan baik. Dipastikan menggunakan tong plastik yang kedap udara dan bisa ditutup dengan rapat. Sebaiknya, sebelum menutup perlu dilakukan melubangi tutup tong dan dimasukkan sebuah selang.

Selang tersebut dihubungkan dengan botol yang sudah berisi air, langkah ini guna membuat suhu dalam tong tetap stabil tanpa ada bantuan oksigen dari luar.

Pembukaan Tutup Tong Plastik

Jika sebelumnya adalah menyimpan adonan dalam tong plastik dan ditutup dengan baik, maka sekarang masuk pada langkah membuka tutup tong plastik. Pada umumnya, penutup bisa dibuka sampai adonan di dalam tong plastik sudah tercium bau seperti tape. Biasanya berlangsung selama 10 hingga 20 hari baru bisa dibuka.

Karena pembuatan pupuk organik cair ini melalui proses fermentasi, kualitas adonan menjadi fokus utamanya.

Proses terakhir adalah penyaringan adonan, dilakukan dengan cara menyaring atau memisahkan cairan adonan dan ampasnya. Setelah disaring, maka ambil lah bagian yang cairnya saja. Kemudian masukkan ke dalam jerigen atau botol.

Cara penggunaannya cukup dengan disiramkan ke tanaman atau bisa juga dengan menyemprotkannya.

Semoga artikel ini bermanfaat bagi para pembaca. Dengan membaca artikel ini, Anda akan menemukan solusi dalam pembuatan pupuk organik cair yang dapat dilakukan sendiri. Tanpa mengeluarkan banyak biaya untuk membuatnya, karena bahan dapat memanfaatkan media di lingkungan sekitar.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Search This Blog