Budidaya Vanili (Emas Hijau) Dengan Mudah Dan Menguntungkan

Petanimillenial.com - Cara Budidaya Vanili Dengan Mudah Dan Menguntungkan. Pada masa kejayaanya buah vanili harganya sangat melambung tinggi, bahkan harga vanili per 1 kg nya saat itu bisa mencapai 300-400 ribu. Namun tahun-tahun belakangan harga vanili turun drastis hinga mencapai level 50-100 ribu per kg nya.

TEKNIS BUDIDAYA DURIAN DENGAN PRODUK ORGANIK NASA

Saat ini, permintaan dan harga durian tergolong tinggi, karena memberikan keuntungan menggiurkan bagi siapa saja yang membudidayakan. Sehingga bertanam durian merupakan sebuah prospek usaha agribisnis yang bagus. Cara bertanam durian yang baik merupakan pintu gerbang untuk menuju sukses. PT. Natural Nusantara membantu alternatif solusi bagaimana teknis budidaya durian secara intensif, sehingga terjadi peningkatan hasil secara K- 3, yaitu Kuantitas, Kualitas dan Kelestarian lingkungan.

12 Tipe Tumbuhan Hias Gantung Ini Dapat Mempercantik Suasana Rumah

Bahagia berkebun serta memandang mekarnya bunga di halaman? Hobi menanam bunga memanglah identik dengan keelokan, atmosfer fresh serta bau semerbak yang membuat perasaan bahagia riang. Tetapi bila keadaan rumah ataupun taman tidak membolehkan, tumbuhan hias gantung dapat jadi pemecahan peningkat semangat serta keelokan di rumah.

Proses Penggolahan Gula Aren

Proses Penggolahan Gula Aren. Gula aren adalah gula yang dihasilkan dari penyadapan pohon aren atau nira. Gula aren sering juga disebut gula jawa. Seperti pernah saya tulis di artikel saya yang terdahulu, pohon aren adalah pohon yang sangat serbaguna, karena dari semua yang ada dipohon aren dapat dimanfaatkan.

Menjadi Milyarder Hanya Menjadi Petani Umbi-umbian

Budidaya porang belakangan ini semakin diminati para petani. Permintaan pasar akan umbi dari tanaman berkhasiat ini membuat banyak orang berlomba-lomba mempelajari cara budidaya porang.

Showing posts with label Tips Tani. Show all posts
Showing posts with label Tips Tani. Show all posts

Thursday, July 15, 2021

Cara Agar Tanaman Buah Dalam Pot Cepat Berbuah

Ceritatani.Com - Cara Agar Tanaman Buah Dalam Pot Cepat Berbuah. Melihat tanaman buah didalam pot yang memiliki buah yang banyak, pasti orang akan tertarik untuk melihatnya dan bahkan tertarik untuk memilikinya. Memang, untuk merawat tanaman buah didalam pot tentu dibutuhkan cara khusus yang kadang hanya diketahui oleh orang-orang tertentu saja, terutama para penjual bibit tanaman.

Sebenarnya ada cara sederhana yang sering digunakan oleh para penjual bibit tanaman didalam memperlakukan tanaman buah didalam pot. Untuk membuat tanaman dalam pot cepat berbuah, biasanya cara yang paling sederhana adalah dalam penyiraman dan pemupukannya.

Tehnik penyiraman yang digunakan adalah dengan cara melakukan stres air pada tanaman buah yang ada didalam pot tersebut. Berikut ini Ceritatani bagikan bocorannya kedua cara tersebut. Tehnik ini adalah tehik yang Ceitatani dapatkan dari penjual bibit yang telah mempraktekkannya.

Cara-Agar-Tanaman-Buah-Dalam-Pot-Cepat-Berbuah

1. Cara Melakukan Stres Air Pada Tanaman Buah Dalam Pot.
Cara stres air adalah cara untuk merangsang agar tanaman buah dalam pot supaya berbuah dengan cepat dan memiliki buah yang lebat.  Cara ini adalah sangat sederhana, yang perlu dilakukan adalah jangan melakukan penyiraman dengan waktu tertentu atau sering. Lakukan penyiraman pada tanaman dalam pot tersebut supaya tanaman tersebut tidak mati saja.bisa. Hal ini bisa dilakukan dengan melakukan penyiraman 10 hari sekali atau bahkan kita siram 1 bulan sekali saja.

Jangka waktu didalam melakukan stes air ini sebaiknya dilakukan selama 3 bulan saja, untuk selanjutnya, setelah masa 3 bulan melakukan stres air, lakukan penyiraman normal seperti biasa, yaitu setiap pagi dan sore hari. Biasanya tak lama setelah kita melakukan stres air pada tanaman buah dalam pot ini, hanya di butuhkan waktu 1 sampai 2 bulan saja,bibit tanaman tersebut akan langsung berbunga lebat.

2. Cara Pemupukan Tanaman Buah Dalam Pot
Selain melakukan stres air seperti yang telah dijelaskan diatas, cara lain agar tanaman buah dalam pot lekas berbuah adalah dengan melakukan pemupukan. Adapun pupuk yang digunakan adalah pupuk NPK.

Cara pemupukkannya adalah, taburkan pupuk NPk dengan dosia takaran satu sendok makan di setiap tanaman dalam pot. Taburkan secara merata untuk menyuburkan daun dan membesarkan batang tanaman buah dalam pot.

Trik sederhana inilah yang sering digunakan oleh para penjual bibit tanaman buah didalam pot. Pada umumnya orang akan yang melihat tamanan dalam pot dengan buah yang lebat, akan langsung terpikat untuk membeli bibit tanaman buah tersebut. Dan harga tanaman buah dalam pot ini tentu memiliki harga yang mahal, apalagi jika tanaman sudah berbuah lebat.

3. Cara Lain Agar Tanaman Dalam Pot Cepat berbuah
Cara lain yang bisa dilakukan yaitu dengan menanam bibit tanaman buah yang bibitnya berasal dari hasil sambungan mata tempel atau yang biasa di sebut Okulasi. Cara okulasi bibit dalam pot di biasanya lakukan pada induk tanaman yang sehat dan unggul agar bibit yang di hasilkan nantinya juga berkualitas.

Sebenarnya kita juga bisa menghasilkan bibit tanaman dalam pot yang unggul, yaitu dengan cara melakukan penyetekan atau okulasi atau bisa juga dengan melalui sistem cangkok agar tanaman tersebut bisa cepat berbuah dengan lebat.


Cara yang lebih ekstrim lagi adalah dengan menggunakan bibit cabutan. Bibit cabutan adalah bibit yang memang segaja di benih oleh para petani, yang kemudian setelah berbuat lalu dipindahkan kedalam pot.

Hal yang paling pokok dalam memlihara tanaman buah dalam pot adalah dengan cara melakukan perawatan yang intensif secara rutin. Dan tentunya jangan lupa untuk melakukan pemupukan secara teratur supaya tanaman dalam pot cepat berbuah. Dan kalau memang diperlukan, bisa melakukan stres air serti yang telah dijelaskan diatas untuk merangsang daya tumbuh bunganya.

Demikian Cara Sederhana Agar Tanaman Buah Dalam Pot Cepat Berbuah yang bisa Ceritatani sampaikan pada kesempatan ini, semoga bermanfaat, Salam Tani.

Sunday, May 16, 2021

Cara Pemupukan Dan Pemeliharaan Pohon Pisang

Cara Pemupukan Dan Pemeliharaan Pohon Pisang. Pisang adalah salah satu buah yang mempunyai manfaat sebagai sumber fitamin bagi tubuh manusia. Bahkan banyak dari para ahli gizi yang menganjurkan untuk mengkonsumsi buah pisang secara rutin sebagai asupan nutrisi bagi tubuh.

Budidaya tanaman pisang merupakan peluang usaha pertanian yang masih potensial, karena buah pisang sangat digemari oleh sluruh lapisan masyarakat, baik itu di Indonesia maupun di luar negeri. Bahkan buah pisang bisa menembus pasar luar negeri asalkan asalkan buah pisang yang dihasilkan benar-benar berkualitas.

Pupuk-Pohon-Pisang

Cara membudidayakan pohon pisang sebenarnya sangat sederhana dan mudah dilakukan, namun terkadang yang menjadi masalah adalah dari segi perawatnnya yang kurang diperhatikan, oleh karena itu hasilnyapun menjadi kurang maksimal.

Untuk mendapatkan hasil buah pisang yang berkualitas, tentunya perlu dilakukan perawatan dan pemupukan pada pohon pisang. Hal yang sering terjadi umumnya para petani kurang memperhatikan dua hal yang telah disebutkan diatas.

Cara Pemupukan Pohon Pisang
Pempukan pohon pisang dapat dilakukan dengan menggunakan pupuk kandang maupun pupuk Urea, SP-36, atau KCl, dengen komposisi sebagai berikut  :
  • UREA 207 (kg/ha) Berikan 2x setahun, dalam larikan yang mengitari rumpun lalu ditutup tanah.
  • SP-36 138 (kg/ha) 6 bulan setelah tanam ( 2x dalam satu tahun ).
  • KCl 608 (kg/ha) 6 bulan setelah tanam ( 2x dalam satu tahun ).
  • Pupuk Kandang 0,8-10 (kg/ha)
Tehnik Lain Pemupkan Pohon Pisang
Tehnik pemupukan ini bisa anda lakukan dengan cara sebagai berikut :
  • Buat lubang pada pokok pohon pisang yang telah ditebang.
  • Masukkan campuran pupuk Urea, SP-36 dan KCL pada lubang yang telah dibuat.
  • Perbandingan campuran pupuk tiap lubang adalah 1:1
  • Tutup lubang dengan tanah.
Tehnik ini sangat bermanfaat karena pembusukan pohon pisang yang telah ditebang sekaligus akan menjadi pupuk alami beserta campuran pupuk yang telah ada.

Pemeliharaan Pohon Pisang
  • Usahakan dalam satu rumpun hanya ada 3 – 4 batang saja.
  • Pemotongan anak dilakukan sedemikian rupa sehingga dalam satu rumpun terdapat anakan yang masing-masing berbeda umur (fase pertumbuhan).
  • Setelah 5 tahun rumpun dibongkar diganti tanaman baru.
  • Penyiangan dilakukan bersamaan dengan penggemburan dan penimbunan dapuran dengan tanah.
  • Penyiangan dan penggemburan jangan terlalu dalam.
  • Buang/Pangkas daun kering.
  • Pengairan harus terjaga. Dengan disiram atau mengisi parit saluran air.
  • Pasang mulsa berupa daun kering ataupun basah. Tetapi mulsa tidak boleh dipasang terus menerus.
Pemeliharaan Buah
  • Buang jantung pisang yang telah berjarak 25 cm dari sisir buah terakhir.
  • Setelah sisir pisang mengembang sempurna, tandan pisang dibungkus kantung plastik bening polietilen tebal 0,5 mm, diberi lubang diameter 1,25 cm. Jarak tiap lubang 7,5 cm. Usahakan kantung menutupi 15 -45 cm di atas pangkal sisir teratas dan 25 cm di bawah ujung buah dari sisir terbawah.
  • Batang tanaman disangga dengan bambu yang dibenamkan sedalam 30 cm ke dalam tanah.
Penanggulanggan Penyakit
Seperti tanaman lain pohon pisangpun tiidak luput dari yang namanya penyakit yang menyerang, oleh karena itu usahakan untuk selalu merawat tanaman agar penyakit yang ada bisa ditanggulangi secara dini.

Untuk mengetahui ciri-ciri penyakit pada pohon pisang dan cara penangulangannya silahkan anda baca artikel lain di blog ini tentang Ciri-Ciri Pohon Pisang Terkena Penyakit

Untuk mendapatkan hasil yang maksimal dalam budidaya pisang, memang diperlukan pola tanam dan cara pemeliharaan yang baik. Oleh karena itu agar usaha yang kita lakukan bisa mendapatkan hasil yang maksimal tentu dibutuhkan kerja keras dan pola yang benar.

Demikian postingan kali ini, mengenai cara pemupukan dan pemeliharaan pohon pisang, semoga apa yang saya share ini bisa bermanfaat bagi semua. Salam

Friday, May 7, 2021

Cara Pemeliharaan Tanaman Sengon

Pada artikel terdahulu pernah saya bahas tentang tehik penanaman tanaman sengon. Nah pada kesempatan ini akan kita bahas bagaimana cara pemeliharaan atau perawatan tanaman sengon itu. 

Sebuah tanaman tentunya perlu perawatan secara intensif agar pertumbuhanya bisa optimal dan sekaligus bisa mencegah serta menanggulagi adanya penyakit yang mungkin saja bisa menyerang tanaman sengon. Setelah penanaman biasanya tidak semua bibit bisa tumbuh dengan baik, adakalanya pasti ada juga bibit yang mati. Oleh karena itu setelah masa penanaman tanaman sengon sebaiknya dilakukan penyulaman.

Tanaman-Sengon

Tehnik Pemeliharaan Tanaman Sengon

1. Penyulaman.
Penyulaman adalah menganti bibit sengon yang mati atau rusak, dengan bibit yang baru. Penyulaman dilakukan sebanyak dua kali, yakni pada 2-4 minggu setelah penanaman dan setelah sengon berumur satu tahun. Penggantian bibit ini biasanya dilakukan pada pagi hari atau saat musim hujan.

Bibit pengganti sebaiknya memiliki umur yang sama, sehingga pertumbuhan bibit tetap seragam. Karena itu, dalam jangka waktu satu tahun setelah penanaman, selalu siapkan bibit yang masih dalam polybag (tidak ditanam) sebanyak 10 % dari jumlah bibit yang ditanam pada penyulaman pertama (2 - 4 minggu) dan 20% dari jumlah bibit pada penyulaman kedua ( saat tanaman berumur 1 tahun ).

2. Penyiangan.
Penyiangan adalah mengendalikan tanaman pengganggu seperti gulma dan alang-alang dengan cara menghilangkan atau memotongnya. Penyiangan dapat dilakukan secara mekanis atau kimiawi. Cara mekanis dilakukan dengan mencabut alang-alang atau gulma menggnakan tangan. Sementara itu, cara kimiawi dapat dilakukan menggunakan herbisida seperti polaris atau roundup sesuai dosis yang tertera di label kemasan.

3. Pemupukan.
Tujuan pemupukan adalah menjaga ketersediaan unsur hara agar selalu tersedia di dalam tanah. Beberapa jenis pupuk organik yang dapat digunakan diantaranya pupuk cair, pupuk kandang, dan penggunaan mulsa. Pupuk kandang diberikan setiap enam bulan sekali dengan dosis 0,51 - 1 kg pertanaman. Sementar itu, pupuk pupuk cair diberikan setiap tiga bulan sekali dengan dosis 20 -60 liter/hektare melalui pencampuran dengan air saat penyiraman dan pemberian langsung di sekitar pohon sengon dengan radius 15 cm. Sementara itu, mulsa ditempatkan di sekitar pohon (10 cm dari pangkal pohon) hingga ketebalan 10 cm. Lapisan tebal ini mampu menjaga kelembaban tanah dan meningkatkan kualitas unsur hara tanah. Mulsa diberikan setiap satu tahun selama tiga tahun berturut-turut. Silahkan simak Cara Membuat Pupuk Kompos Alami.

4. Pemangkasan dan Penjarangan.
Pemangkasan dilakukan agar tinggi pohon bebas cabang tetap tinggi dan memudahkan pemanenan. Selain itu, pemangkasan juga berguna untuk mengurangi serangan penyakit jamur. Pemangkasan harus menggunakan peralatan yang tajam dan jangan sampai merusak batang utama. Pemangkasan dilakukan setelah tanaman berumur satu tahun. Pemangkasan biasanya dilakukan terhadap batang yabg rusak atau mati

Selain pemangkasan, sengon juga perlu dijarangkan untuk memberikan ruang tumbuh yang optimal, dan menebang pohon yang telah rusak. Penjarangan dilakukan setelah tanaman berumur tiga tahun. Caranya, lakukan penebangan pohon setiap satu pohon dan berselang satu pohon lagi disetiap barisan dan lajur penanamannya. Penjarangan dilakukan terhadap pohon yang terserang hama, pohon yang tertekan, batang utamanya bengkok, batangnya bercabang banyak, dan bentuk cabangnya seperti garpu.

5. Pengendalian Hama Dan Penyakit.

a. Hama Boktor.
Awalnya hama boktor mulai bersarang di lubang sengon yang mengalami luka. Hama ini biasanya meletakkan telurnya dicelah luka di batang sengon tersebut. Jika batang telah berlubang, kemungkinan telur sudah menetas menjadi larva. Selanjutnya larva akan merasa lapar dan menggerek atau merusak jaringan kulit batang. Oleh karena itu ciri-ciri penyakit sengon yang terserang hama boktor adalah adanya serbuk gerek halus yang menempel di permukaan kulit batang. Secara umum, pengendalian hama boktor dapat dilakukan dengan bernagi teknik, diantaranya teknik silvikultur, manual, mekanis, biologis, dan terpadu.
  • Pengendalian melalui teknik silvikultur dilakukan dengan cara menyeleksi atau memilih bibit sengon yang memiliki ketahanan atau resistensi yang tinggi terhadap hama boktor. Selain itu, lakukan juga pemangkasan, penjarangan dan pemusnahan bagian pohon yang terserang hama boktor.
  • Pengendalian secara manual dilakukan dengan mengambil dan membuang hama boktor dengan cara mencongkel dan menyeset kulit batang tepat di titik serangan, sehingga larva boktor terlepas dari batang dan jatuh ke lantai hutan. Teknik ini memerlukan ketrampilan dalam megenali tanda dan gejala awal serangan hama boktor.
  • Pengendalian secara mekanis dilakukan dengan cara membelah batang sengon yang terserang hama boktor. Selain itu, batang yang terserang dibakar sehingga hama berjatuhan ke tanah dan segera dimusnahkan.
  • Pengendalian secara biologis menggunakan predator atau patogen yang merupakan musuh alami hama boktor, diantaranya jamur parasit (Beauveria bassiana) dan kumbang kulit kayu (Clinidium sculptilis).
  • Penegendalian secara terpadu dengan cara-cara menggabungkan dua teknik atau lebih. Misalnya, dengan cara menebang dan membakar batang pohon yang terserang agar tidak menjadi sumber infeksi bagi pohon lainnya.
b. Penyakit Karat Puru.
Penyebab penyakit karat puru adalah jamur uromycladium teppeianum. Jamur ini dapat menular dengan cepat karena spora yang dihasilkannya. Ciri-ciri penyakit karat puru adalah adanya pembengkakan (gall) akibat jamur di cabang-cabang, pucuk ranting, tangkai daun, dan daun sengon. Warna Gall yang awalnya hijau dapat berubah menjadi cokelat. Serangan dapat terjadi pada semua umur pohon sengon, mulai persemaian, hingga tanaman sengon yang sudah besar. Jika terjadi serangan pada sengon muda (umur 1 - 2 tahun), kerusakkannya dapat menjadi serius, yakni batang utama rusak dan cacat.

Penyakit karat puru yang terjadi saat persemaian hanya dapat dikendalikan dengan pencabutan dan pemusnahan bibit. Selain itu, pengawasan transportasi bibit dan kayu tebangan perlu dijaga agar penularannya tidak menyebar lebih jauh. Upaya menghilangkan gall dan bagian tanaman yang terserang perlu dilakukan sedini mungkin sebelum gall membesar dan warnanya cokelat.

Penyakit karat puru dapat dibasmi dengan penggunaan spirtus, kapur, garam, dan belerang. Berikut teknik pengendaliannya.
  • Bersihkan bagian tanaman yang terserang dengan cara melepaskan gall lalu semprot dengan spirtus.
  • Campurkan 5 kg kapur dan 0,5 kg garam di dalam wadah berisi 5 -10 liter air. Setelah itu semprotkan campuran kapur garam ke bagian tanaman yang terserang.
  • Campurkan 1 kg belerang dan 1 kg kapur di dalam wadah berisi 10 - 20 liter air. Setelah itu, semprotkan cairan belerang kapur ke bagian tanaman yang terserang.
c. Penyakit Jamur Akar Merah.
Penyakit jamur akar merah akibat Ganoerma sp. Dapat dideteksi berdasarkan keberadaan jamur di pangkal batang yang berwarna merah kecoklatan. Jika dilakukan pengamatan lebih lanjut, ada bagian daun yang menipis hingga dapat menyebabkan kematian. Keberadaan jamur ini biasanya ditemukan saat musim hujan. 

Pengendalian serangan Ganoderma sp. dapat dilakukan dengan cara membersihkan batang sengon yang telah terserang dan membuat parit isolasi. Selain itu, pengendalian juga dapat dilakukan dengan menggunakan fungisida berbentuk pasta (Formac). Teknik pemberiannya dengan cara mengoleskan pada akar tanaman sengon sesuai dosis yang tertera di label kemasan.

Demikian mengenai cara pemeliharaan tanaman sengon yang bisa saya sampaikan, semoga apa yang tertulis diatas bisa bermanfaat.

Tuesday, April 20, 2021

Tips Menyimpan Vanili Kering Agar Tahan Lama Dan Bagus

Harga vainili kering pada tahun 2021 ini benar-benar sangat mencengangkan. Bagi pemilik vanili kering yang telah lama disimpan tentu akan menua keuntungan yang berlipat ganda. Cara menyimpan vanili kering agar tetap awet dan tahan lama, tentu dipengaruhi oleh banyak faktor, faktor utama tentu dari cara penyimpanannya dan juga dari kualitas vanili yang dipetik.

Cara-Menyimpan-Vanili-Kering
Vanili Kering

Bagi Anda yang kebetulan berbisnis vanili, kualitas tentu menjadi faktor penentu dimana hasil penjualan bisa berlipat ganda. Nah... berikut ini Ceritatani akan berbagi tips dan cara, bagaimana agar vanili kering tetap memiliki kualitas bagus walaupun disimpan dalam jangka waktu yang cukup lama.

Artikel Terkait :


4 Tips Menyimpan Vanili Kering

1. Pastikan Vanili Yang Dikeringkan Benar-Benar Tua.

Jenis vanili yang benar-benar sudah tua saat dipetik akan mempengaruhi kualitas hasil keringnya. Vanili yang sudah tua memiliki ciri-ciri warna hijau mengkilat. Vanili yang sudah tua, ketika dikeringkan akan memiliki bobot yang bagus dan nilai susutnyapun sangat sedikit.

2. Jemur Sampai Benar-Benar Kering.

Tingkat penjemuran juga sangat mempengaruhi vanili kering agar tetap bagus dan tahan lama. Pastikan pada saat penjemuran, vanili benar-benar terkena terik matahari secara sempurna, untuk itu biarkan vanili benar-benar kering betul sebelum disimpan dalam karung maupun plastik dan wadah lainnya.

3. Masukkan Vanili Kering Pada Kantong Plastik.

Setelah proses penjemuran vanili selesai dan vanili sudah dipastikan benar-benar kering, kemudian masukkan vanili kering pada kantong plastik. Pastikan kantong plastik benar-benar tidak ada agar udara tidak bisa masuk. Jika terjadi ada lubang pada kantong plastik, udara yang masuk bisa menyebabkan vanili dalam kantong menjadi lembab dan lama-kelamaan akan berair, dan itu yang bisa membuat vanili kering mejadi busuk dan tidak bisa tahan lama.

4. Simpan Vanili Dalam Tempat Yang Tidak Lembab.


 


Setelah vanili dimasukkan dalam kantong plastik, kemudian masukkan kedalam karung, fungsi nya adalah untuk menjaga agar kantong plastik tidak mudak berlubang ketika terkena kontak dengan benda lain. Langkah selanjutnya adalah simpan vanili kering yang telah berada didalam kantong ke tempat yang aman dan juga terhindar dari kelembaban.

Menyimpan vanili kering, banyak dilakukan oleh para pengepul maupun juga petani vanili, yang nantinya saat harga vanili mahal, barulah vanili kering akan dijual. Namun jika harga vanili seperti sekarang ini yang bisa mencapai 3 juta per 1 kg vanili kering, tentu tidak akan banyak orang yang menyimpan vanili kering, karena takut harga akan kembali murah.

Itulah 4 Tips Cara Menyimpan Vanili Kering Agar tetap Awet Dan Tahan Lama yang bisa Ceritatani bagikan pada kesempatan ini, semoga apa yang disampaikan bisa bermanfaat, akhir kata selamat berburu emas hijau yang saat ini harganya selangit. Salam Petani Millenial

Monday, March 8, 2021

Cepokak atau terong pipit Pohon Terong Yang Awet Berbuah

Cepokak ataupun terong pipit merupakan terong yang berukukuran sangat kecil dibanding dengan terong terong yang lain. Wujud dari terong ini bundar kecil serta bercorak hijau. terong tipe ini umumnya berkembang secara liar di dekat aliran sungai ataupun ditengalan.

Walaupun ukurannya mini, terong ini memiliki sebagian manfaat. Terong ini bisa menyehatkan mata, memiliki sedikit zat besi, vit A, C serta B1. Tidak hanya itu di dalam terong pipit pula tercantum 2% protein, 0. 1% lemak, 7, 9 karbohidrat serta banyak memiliki fosfor.
 
Cepokak

Terong tipe ini biasanya sangat kokoh serta bisa bertahan lama di bermacam masa baik kemarau ataupun penghujan. Para pelakon pembibitan kerap berexperimen dengan menggunakan batang dasar dari terong ini buat dijadikan bahan bibit sambung.

Sebab ciri dari terong cepoka ataupun terong ini yang dapat berkembang kokoh serta tahan lama, hingga apabila disambung dengan terong sayur yang besar hingga hasilnya tumbuhan terong hendak kokoh serta dapat berbuah agak lama apabila dibanding dengan terong biasa pada biasanya.

Nah berikut ini hendak aku sampaikan tehnik menyambung terong Cepoka/ Terong mini dengan terong sayur. Buat lebih detailnya tentang metode pembibitan sambung Silahkan baca postingan Tehnik Pembuatan Bibit Okulasi serta Sambungan.

Bahan-bahan
  1. Bahan serta perlengkapan yang butuh dipersiapkan
  2. Tumbuhan/ batang dasar yang hendak disambung.
  3. Entres/ batang atas yang hendak disambungkan
  4. Pisau/ Silet
  5. Tali rafia
  6. Plastik
Metode Menyambung
  1. Potong batang dari terong cepoka/ terong mini( seleksi batang yang tegak lurus serta masih agak muda)
  2. Belah Kurang Lebih 3 cm
  3. Runcingkan entres/ batang atas menyamai pisau tatah. Gunting daun sampai tinggal 1/ 4 nya.
  4. Masukkan entres yang telah diruncingkan ke batang dasar yang telah dibelah tadi.
  5. Ikat dengan tali rafia pada sambungan, lilitan tali usahan dari dasar keatas.
  6. Tutup sambungan dengan plastik serta ikat.
  7. Tunggu 2- 3 minggu apabila sambungan tidak layu. berarti sambungan sukses serta plastik penutup telah boleh dibuka.
Cepokha

Supaya perawatan dapat optimal, hendaknya tanam di polybag yang besar serta dapat ditaruh di samping rumah sekalian selaku hiasan. Apabila ingin ditanam di polybag serta ingin disambung upayakan Chepoka ditanam semenjak kecil serta dikala tumbuhan telah agak besar barulah dicoba penyambungan..

Demikian tentang tumbuhan terong chepoka serta metode menyambungnya, mudah- mudahan saja dapat berguna, mohon maaf apabila banyak salah kata dalam penyampaian.

Thursday, March 4, 2021

Berikut Ciri-Ciri Pohon Pisang Terkena Penyakit Dan Penyebabnya

Petanimillenial.com - Berikut Ciri-Ciri Pohon Pisang Terkena Penyakit Dan Penyebabnya. Penyakit pohon pisang umumnya disebabkan oleh bakteri jamur, penyakit ini serin disebut layu pusarium. Jenis penyakit lain yang sering menyerang pohon pisang adalah buahnya yang keras dan tidak bisa dikonsumsi. Penyakit ini sering disebut bangkak.

Keluhan yang paling banyak terjadi di kalangan petani budidaya pisang adalah, pohon pisang layu setelah ditanam, buah menjadi keras dan tidak bisa dikonsumsi. Adapun penyebab terjadinya penyakit pada pohon pisang bisa terjadi karena beberapa hal.

Ciri-Ciri Pohon Pisang Terkena Penyakit Dan Penyebabnya

Berikut ini beberapa penyebab penyebab terjadinya penyakit pada pohon pisang serta ciri-cirinya :

1. Penyebab Penyakit Pohon Pisang
  • Bibit yang ditanam telah terjangkit penyakit.
  • Drainase disekitar tanaman pisang kurang lancar.
  • Tertular karena alat misalnya, cangkul ataupun sabit.
  • Tertular karena serangga.
2. Ciri-ciri Pohon Pisang Terkena penyakit.

A. Ciri-ciri yang disebabkan jamur atau layu pusarium.
  • Daun yang paling tua pelepahnya patah.
  • Batang pisang pecah-pecah.
  • Bonggol/akar hitam.
B. Ciri-ciri yang disebabkan bakteri.
  • Daun utama/yang paling muda layu.
  • Pelepah ada cairan merah atau biasa disebut darah pisang.
  • Apabila salah satu pohon pisang sudah terserang penyakit, maka pohon yang lainpun dapat tertular juga. 

Adapun untuk mencegah tejadi penyakit pada pohon pisang dan cara penanggulangannya adalah dengan cara perawatan yang teliti, baik itu dari saat menentukan bibit pada awal tanam, serta cara perawatannya. Untuk lebih jelasnya bagaimana cara mencegah terjadinya penyakit pada pohon pisang, silahkan Anda Baca Cara Mencegah Penyakit Pohon Pisang Dan Cara Penanggulangannya.

Demikian mengenai ciri-ciri pohon pisang yang terserang penyakit dan penyebabnya. Semoga apa yang kami sampaikan bermanfaat. Salam Tani.

Budidaya Pisang Peluang Menjanjikan

Budidaya Pisang Peluang Menjanjikan. Pisang adalah salah satu buah yang menjadi favorit bagi masyarakat Indonesia. Buah pisang bisa dijadikan berbagai jenis makanan olahan yang enak dikonsumsi. Tidaklah salah kalau jenis pertanian budidaya pisang juga sangat menjanjikan untuk meningkatkan pendapatan dan taraf hidup para petani.

Namun pada umumnya para petani masih jarang yang mau menekuni budidaya ini secara serius dengan menanam jumlah pisang dalam jumlah yang banyak. Kebanyakan pohon pisang hanya ditanam sebagai pelengkap, misalnya dipingir sawah atau disekitar pekarangan.

Pohon-Pisang-Ambon

Harga buah pisang saat ini bisa dikatakan cukup bagus, apalagi dibulan-bulan tertentu, satu tandan pisang ambon yang bagus bisa mencapai harga 150 ribu. Melihat hal tersebut sebenarnya bertani pisang sangat menjanjikan bila dikelola dengan baik.

Kenapa saya katakan bertani pisang sangat menjanjikan?

Bisa anda kalkulasi sendiri apabila satu tandan buah pisang bisa laku katakanlah 50 ribu, bila Anda mempunyai 4 tandan pisang itu artinya hasil yang akan didapatkan berarti 200 ribu. Pasti Anda yang sedang membaca artikel ini akan menjawah "ah itu kan panennya tidaktidak bisa sering". Jawaban itu memang betul kalau Anda hanya memiliki beberapa rumpun pohon pisang saja.

Namun, bila anda memiliki lahan seluas 1 hektar dan kesemuanya ditanami pohon pisang, bisa Anda bayangkan berapa tandan buah pisang yang bisa Anda panen setiap harinya.

Berikut ini beberapa tips agar budidaya pisang bisa panen sesering mungkin  :

1. Sediakan lahan yang cukup luas untuk budidaya pisang.
2. Tanamlah pohon pisang secara teratur dengan jarak yang sesuai.
3. Rawat dengan baik agar pohon pisang tumbuh subur dan terhindar dari penyakit.
4. Pilihlah jenis pisang yang memiliki nilai jual tinggi.

Sering kali orang menilai kalau sesuatu yang bernilai sedikit itu kurang bagus untuk dikembangkan, namun sebenarnya walaupun nilainya sedikit tapi kalau jumlahnya banyak tentu hal itu hasil yang akan didapat juga banyak, dan itu adalah rumusnya orang berdagang.

Demikian pula dengan budidaya pisang ini, walau terkadang harga pisang kurang begitu mahal setiap tandannya, namun jika jumlahnya banyak tentu akan banyak juga hasil yang akan didapat dari berbudidaya pisang ini.

Demikian sekelumit tentang budidaya pisang yang ternyata juga menjanjikan bila memang dikelola dengan baik. Bagimana, Anda berniat untuk bertani pisang?, Selamat berkarnya semoga Anda menjadi orang yang sukses dari berbudidaya pisang. Sekian, semoga bermanfaat.

Monday, May 8, 2017

Tehnik Penanaman Tanaman Sengon

Musim penghujan telah tiba, inilah saatnya bagi para petani untuk melakukan penanaman. Awal musim penghujan adalah musim tanam yang bagus bagi petani tanaman kehutanan, misalnya pohon sengon dan yang lainnya. Namun harus diperhatikan sebelum melakukan penanaman sebaiknya memperhatikan tehik penanaman yang benar.

Tehnik penanaman adalah hal yang perlu dipersiapkan agar bibit tanaman dapat tumbuh dengan maksimal dan bisa menghasilkan. Tanaman sengon adalah tanaman tahunan yang baru bisa ditebang setelah sekitar 5 tahunan. Bila Anda ingin berbudidaya tanaman sengon alangkah baiknya bila Anda mengetahui tehnik penanaman tanaman sengon tersebut. Berikut beberapa tehnik penanaman tanaman sengon.


Tehnik Penanaman Tanaman Sengon

1. Penyiapan Lahan
Penyiapan lahan dilakukan dengan membersihkan lokasi tanam dari tumbuhan seperti, alang-alang, gulma, dan semak belukar. Penyiapan biasanya dilakukan satu bulan sebelum tanam dan pada musim kemarau. Pembersihan dilakukan di sekitar lubang tanam atau setiap jalur penanaman. Setelah lahan dibersihkan, olah lahan dengan cara mecangkul atau membajak tanak sedalam 10-15 cm.

Selain penyiapan lahan, penyiapan bibit yang akan ditanam juga penting untuk diperhatikan. Jumlah bibit harus sesuai dengan luas lahan dan jarak tanam yang digunakan. Jika luas lahan 1 hektare dan jarak tanam sengon 4 x 4 meter, maka kebutuhan bibitnya sekitar 625 batang. Sementara itu jika jarak tanam 3 x 3 meter maka kebutuhan bibitnya per 1 hektare dapat mencapai 1.111 batang. Penentuan jarak tanam untuk setiap pembudidaya sengon dapat berbeda-beda tergantung dari kebiasaan pembudidaya. Jarak tanam sengon dengan pola monokultur adalah 3 x 3 meter.

2. Pembuatan Lubang Tanam
Lubang tanam dibuat berdasarkan penentuan jarak tanam. Sebelum digali, titik lubang tanam ditandai dengan anjir untuk memudahkan penghitungan dan penempatan lubang tanam. Lubang tanam biasanya dibuat sejajar garis kontur agar penempatan sengon terlihat rapi.

Buatlah lubang tanam dengan cara menggali tanah dengan ukuran 30 x 30 x 30 cm. Pembuatan lubang tanam sebaiknya dilakukan 2 - 4 minggu sebelum penanaman. Tambahkan 2 - 4 kg pupuk kandang kedalam lubang tanam tersebut. Penambahan pupuk kandang berfungsi untuk menstabilkan struktur tanah dan memperbaiki unsur hara yang diperlukan bibit setelah ditanam. 


3. Penanaman
Sebelum ditanam, bibit sebaiknya didiamkan terlebih dahulu selama 1- 2 hari di lokasi. Tujuannya untuk memberikan waktu bagi bibit untuk beradaptasi dengan kondisi lingkungan. Waktu penanama sebaiknya dilakukan saat musim penghujan. Caranya sayat polybag secara hati-hati agar media tetap utuh. Setelah itu masukkan bibit dan medianya kedalam lubang tanam secara tegak lurus dan berada di tengah-tengah lubang tanam. Isi kembali lubang tanam dengan tanah galian hingga padat dan bibit berdiri tegak. Tandai bibit yang telah ditanam menggunakan anjir untuk mempermudah pengawasan.

Demikian tehnik penanaman tanaman sengon yang bisa saya sampaikan, semoga apa yang saya sampaikan bisa bermanfaat. Salam.

Search This Blog