Budidaya Vanili (Emas Hijau) Dengan Mudah Dan Menguntungkan

Petanimillenial.com - Cara Budidaya Vanili Dengan Mudah Dan Menguntungkan. Pada masa kejayaanya buah vanili harganya sangat melambung tinggi, bahkan harga vanili per 1 kg nya saat itu bisa mencapai 300-400 ribu. Namun tahun-tahun belakangan harga vanili turun drastis hinga mencapai level 50-100 ribu per kg nya.

TEKNIS BUDIDAYA DURIAN DENGAN PRODUK ORGANIK NASA

Saat ini, permintaan dan harga durian tergolong tinggi, karena memberikan keuntungan menggiurkan bagi siapa saja yang membudidayakan. Sehingga bertanam durian merupakan sebuah prospek usaha agribisnis yang bagus. Cara bertanam durian yang baik merupakan pintu gerbang untuk menuju sukses. PT. Natural Nusantara membantu alternatif solusi bagaimana teknis budidaya durian secara intensif, sehingga terjadi peningkatan hasil secara K- 3, yaitu Kuantitas, Kualitas dan Kelestarian lingkungan.

12 Tipe Tumbuhan Hias Gantung Ini Dapat Mempercantik Suasana Rumah

Bahagia berkebun serta memandang mekarnya bunga di halaman? Hobi menanam bunga memanglah identik dengan keelokan, atmosfer fresh serta bau semerbak yang membuat perasaan bahagia riang. Tetapi bila keadaan rumah ataupun taman tidak membolehkan, tumbuhan hias gantung dapat jadi pemecahan peningkat semangat serta keelokan di rumah.

Proses Penggolahan Gula Aren

Proses Penggolahan Gula Aren. Gula aren adalah gula yang dihasilkan dari penyadapan pohon aren atau nira. Gula aren sering juga disebut gula jawa. Seperti pernah saya tulis di artikel saya yang terdahulu, pohon aren adalah pohon yang sangat serbaguna, karena dari semua yang ada dipohon aren dapat dimanfaatkan.

Menjadi Milyarder Hanya Menjadi Petani Umbi-umbian

Budidaya porang belakangan ini semakin diminati para petani. Permintaan pasar akan umbi dari tanaman berkhasiat ini membuat banyak orang berlomba-lomba mempelajari cara budidaya porang.

Showing posts with label Tanaman. Show all posts
Showing posts with label Tanaman. Show all posts

Wednesday, June 2, 2021

7 Tanaman Hias Penghilang Bau Menyengat Seperti Toilet

7 Tanaman Hias Penghilang Bau Menyengat Seperti Toilet


Selain menjadi panjangan, sejumlah tanaman hias juga bisa jadi penyerap kelembaban sekaligus penghilang bau di ruangan.

Manfaat lain tanaman hias ini bisa membuatnya cocok disimpan di kamar mandi Anda dan menyarmarkan bau toilet.

Toilet jadi salah satu tempat di rumah yang kebersihannya mesti terjaga. Selain harus bersih, Ruangan juga harus wangi agar membuat Anda nyaman di dalamnya.

Pasalnya, bathroom terbaik pun bisa berbau tak sedap jika tak dirawat. Kamar mandi dan lavatory biasanya sangat lembap sehingga memungkinkan jamur tumbuh, dan semakin membuatnya berbau tak sedap.

Sebagai penghilang bau alami, coba untuk menyimpan tanaman hias di kamar mandi dan toilet.

Berikut beberapa tanaman hias yang bisa membantu menghilangkan bau tak sedap di toilet.

1. Eucalyptus

 
Familiar dengan tanaman ini? Eucalyptus biasanya jadi bahan yang digunakan dalam obat nyamuk, kadang terdapat juga di minyak telon bayi. Wangi eucalyptus tidak disukai banyak serangga termasuk nyamuk.

Namun eucalyptus juga sering digunakan sebagai aromaterapi, losion, hingga parfum. Dengan wangi yang menenangkan dan bisa memperlancar pernapasan, tanaman satu ini cocok disimpan di kamar mandi Anda.

Anda mungkin harus punya jendela atau kamar mandi yang mendapat sinar matahari untuk menanam eucalyptus. Pilih juga eucalyptus yang tumbuh lambat dan tidak membutuhkan banyak ruang seperti eucalyptus gunnii.

2. Anggrek


 


Tanaman satu ini sudah tidak asing disimpan di kamar mandi. Banyak motel bintang lima yang menyimpan anggrek di kamar mandi. Tentunya hal ini dikarenakan wangi anggrek bisa menyamarkan bau toilet.

Selain fungsinya satu itu, anggrek juga suka kelembapan. Iklim loo yang lembap bisa menjadi tempat yang greatest untuk menumbuhkan anggrek. Menyimpan anggrek di bathroom juga bisa membuat loo lebih sedap dipandang.

3. Mint



Ingat banyak produk permen dan pembersih gigi dengan wangi mint? Tidak ada salahnya mencoba menumbuhkan tanaman ini di kamar mandi atau loo Anda.

Daun mint dari tanaman lamiaceae mentha memiliki aroma yang menyegarkan. Menurut Showe Jungle, aroma mint erat dengan kesan bersih dan segar sehingga sangat tepat dijadikan tanaman hias di kamar mandi.

Selain itu, tumbuhan mint juga suka kelembapan sehingga bisa menyerap kamar mandi tetap kering. Tapi ingat tumbuhan mint yang Anda simpan di kamar mandi hanya untuk menghilangkan bau, bukan untuk Anda konsumsi.

4. Geranium



Mulai coba menjelajahi geranium beraroma untuk menghilangkan bau kamar mandi. Geranium tersedia dalam berbagai bentuk daun dan wangi yang berbeda.

Pastikan geranium Anda mendapat sinar matahari yang cukup agar tumbuh dengan baik.


5. Bunga melati


Tidak dipungkiri, wangi bunga melati sangat acquainted bagi orang Indonesia. Bunga melati atau arabian jasmine memiliki bunga putih dengan wangi yang khas, membuat bau kamar mandi Anda tersamarkan dengan sempurna.

Better Homes and Garden mengatakan bunga melati bisa tumbuh di tempat lembap seperti kamar mandi. Tak ada salahnya menyimpan bunga melati dalam pot di kamar mandi Anda.
6. Sitrus

Jika Anda jatuh cinta dengan wangi manis buah seperti jeruk, lemon, atau sitrus, cobalah menanamnya di kamar mandi.

Tanaman sitrus khususnya mudah tumbuh asalkan mendapat sinar matahari yang baik. Pohon sitrus juga menghasilkan wangi buah yang manis.
7. Oregano Kuba

Oregano Kuba adalah kerabat dekat ivy Swedia yang mudah tumbuh, berdaun besar dan tumbuh berhimpitan.


Bagi pecinta tanaman hias, gardenia mungkin sudah tidak asing di telinga. Tanamannya tumbuh dengan bunga beraroma semerbak.

Gardenia tumbuh baik di bawah sinar matahari yang cukup, dengan kelembapan tinggi. Pastikan tanahnya tetap lembap agar gardenia tumbuh dengan baik.

Monday, May 10, 2021

Bayam Hidroponik

Cara Menanam Bayam Hidroponik Supaya Pertumbuhan Maksimal
OLEH JOYNIM FARM · DIPUBLIKASIKAN JULI 1, 2017 · DI UPDATE JULI 28, 2017

FacebookTwitterGoogle+WhatsAppShare0
Bagaimana cara menanam bayam hidroponik supaya pertumbuhan maksimal? Artikel ini saya tulis berdasarkan penelitian yang akan saya lakukan. Sampai saat artikel ini dipublikasikan penelitian sudah berjalan dan nantinya akan di update apabila ada perkembangannya.

Sebelum melangkah lebih jauh tentang bagaimana riset ini saya lakukan, maka ada baiknya saya sampaikan motivasi saya kenapa saya melakukan ini.

Alasan kenapa harus menanam bayam hidroponik



Saya sendiri sangat menyukai sayur bayam. Saya tidak tahu pastinya kenapa, hanya suka saja. Apalagi kalau ditambah lauk ikan pindang goreng dan sambal terasi. Rasanya mantap sekali.

Kedua, bayam mempunyai nilai kandungan gizi yang cukup tinggi. Bayam terkenal dengan kandungan mineral zat besinya (Fe) yang cukup tinggi. Akan tetapi ternyata tidak hanya itu saja.

Selain zat besi, kandungan mineral dalam daun bayam antara lain adalah kalsium (Ca) dan mangan (Mn). Tidak hanya itu bayam juga sayur yang bagus sebagai sumber vitamin seperti vitamin A dan vitamin C. [1]

Kandungan gizi yang tidak kalah penting dari bayam adalah kandungan asam folatnya. Bahkan kandungan asam folat yang terdapat pada bayam ternyata lebih tinggi dari gandum.[1]

Asam folat memiliki manfaat yang luar biasa. Diantara manfaat asam folat adalah sebagai berikut:

Proses pembentukan sel-sel tubuh.
Mencegah anemia dan
Menghindari bayi lahir cacat.[2]
Bayam merah
bayam merah hidroponik



Bayam merah adalah salah satu topik penting dalam artikel ini. Kenapa, karena dalam proses penelitian bayam hidroponik ini, saya menggunakan bayam merah.

Tentu, ada alasan mendasar kenapa saya memilih bayam merah ini. Pertama, katanya bayam merah memiliki kandungan gizi yang lebi bagus daripada bayam hijau. Kita cari referensinya nanti. Kedua, ketika saya beli bayam merah di supermarket, harganya lumayan mahal.

Dari beberapa sumber yang cukup bisa dipercaya berikut adalah perbandingan antara bayam merah dan bayam hijau.

Dalam 100 gram bayam, baik itu bayam merah dan bayam hijau, kandungan gizinya adalah sebagai berikut:[3]

Bayam hijau Bayam Merah
Energi 16 Kkal 41,2 Kkal
Protein 0,9 gr 2,2 gr
Lemak 0,4 gr 0,8 gr
Karbohidrat 2,9 gr 6,3 gr
Kalsium 166 mg 520 mg
Serat 0,7 gr 2,2 gr
Zat besi 3,5 mg 7 mg
Vitamin C 41 mg 62 mg


Menurut sumber yang lain, bayam merah vs bayam hijau adalah sebagai berikut:[4]

Bayam Merah Bayam Hijau
Energi (Kkal) 51 36
Protein (gram) 4,6 3,5
Lemak (gram) 0,5 0,5
Karbohidrat (gram) 10 6,5
Kalsium (mg) 368 267
Fosfor (mg) 111 67
Besi (mg) 2,2 3,9
Vitamin A (SI) 5800 6090
Vitamin B (mg) 0,08 0,08
Vitamin C (mg) 80 80
Air (gram) 82 87
Cara menanam Bayam merah dengan cara hidroponik



Menanam bayam merah dengan cara hidroponik memerlukan persiapan beberapa bahan-bahan yang diperlukan. Bahan tersebut antara lain bibit, pupuk atau nutrisi hidroponik dan media serta tempat media.

Bibit bayam dapat diperoleh dengan membelinya di toko-toko pertanian. Harganya relatif terjangkau. Pengalaman saya kemarin dapat bibitnya dengan harga 20 ribu rupiah.

bibit dan harga bayam merah



Nutrisi hidroponik yang saya gunakan adalah AB-mix. Cara mendapatkan dan cara mempersiapkan nutrisi hidroponik ini sudah saya tulis di artikel sebelumnya. Silahkan di buka saja kalau ingin membacanya, cara mempersiapkan nutrisi hidroponik ab mix.

Media yang saya gunakan adalah rock wool, netpot dan botol air mineral bekas. Botol mineral bekas saya modifikasi sedemikian rupa supaya dapat menghemat penggunaan larutan nutrisi. Mengingat ini untuk penelitian sederhana saya.

media hidroponik bayam merah

Langkah-langkah penyemaian bibit bayam merah sangat mudah. Kalau semua bahan yang diperlukan sudah tersedia, tidak sampai 15 menit, langkah penyemaian sudah selesai.

Potong rockwool sesuai ukuran diameter bawah netpot.  Ukuran yang saya gunakan 3 cm x 3 cm. Rockwool saya beri 9 lubang untuk masuknya bibit bayam.

Masukkan bibit bayam ke lubang-lubang pada rockwool. Per lubang saya beri 1 biji bibit bayam. Setela selesai basahi rockwool dengan air kemudian simpan dalam tempat gelap.

penyemaian bibit bayam merah

Biasanya 2 – 3 hari bibit sudah mulai berkecambah. Kalau sudah muncul daun baru saya pindakan ke media hidroponik.

Prosedur penelitan bayam merah yang saya lakukan
Alasan kenapa saya melakukan penelitian ini adalah saya merasa performa pertumbuhan bayam merah yang saya tanam kurang maksimal. Oleh karena itu saya akan berusaha mencari penyebab kenapa hal itu bisa terjadi.

Gambar pertama pada artikel ini adalah bayam merah hidroponik yang saya tanam. Usianya baru sekitar 2 mingguan sejak bibit di semai. Sistem yang saya pakai adalah kultur air statis.

Untuk mendapatkan performa yang lebih baik, berikut adalah rencana yang akan saya lakukan.

Botol air mineral yang saya pakai berjumlah 6 botol. Masing-masing botol saya beri nomor 1 – 6.
Botol No 1 , penggantian larutan nutrisi saya lakukan setiap 3 hari sekali.
Botol no 2, penggantian larutan nutrisi saya lakukan setiap 6 hari sekali.
Botol no 3, penggantian larutan nutrisi saya lakukan setiap 9 hari sekali.
Botol No 4, Konsentrasi larutan nutrisi dua kali lebih pekat dan penggantian setiap 3 hari sekali.
Botol No 5, Konsentrasi larutan nutrisi dua kali lebih pekat dan penggantian setiap 6 hari sekali.
Botol No 6, Konsentrasi larutan nutrisi dua kali lebih pekat dan penggantian setiap 7 hari sekali.
Memulai penelitian
Setelah 2 – 3 hari penyemaian bibit bayam sudah mulai berkecambah. Akan tetapi saya mulai menggunakannya setelah usia 5 hari. Fotonya adalah seperti di bawah ini.

bayam merah hidroponik setelah 4 hari di semai

Seperti biasa dari 9 titik benih di tiap netpotnya, perkecambahan benih tidak seragam. Ada yang sudah cukup tinggi dan ada yang baru pecah benih. Klik pada gambar untuk ukuran yang lebih besar.

Selanjutnya adalah mempersiapkan larutan nutrisi yang akan digunakan pada penelitian. Larutan nutrisi yang pertama sudah pernah saya tulis di artikel cara mempersiapkan nutrisi hidroponik. Silahkan di baca kalau belum pernah membacanya.

Untuk larutan yang kedua, jumlah larutan stoknya di dua kalikan. Akan tetapi jumlah air pada larutan nutrisinya sama dengan yang pertama. Jadi, yang kedua lebih pekat dari yang pertama.

larutan nutrisi hidroponik ab mix dengan konsentrasi yang berbeda

Dapat dilihat seperti pada gambar, M adalah larutan yang pertama dan 2M adalah larutan yang kedua. Yang kedua menunjukkan warna yang lebih pekat dari pada yang pertama.

Selanjutnya adalah mengisi tanaman bernomor 1,2 dan 3 dengan larutan pertama. Tanaman dengan nomor botol 4,5 dan 6 dengan larutan kedua.



Sekarang tinggal menunggu perkembangannya. Terima kasih sudah mengikuti.

Hasil adalah proses



Saya agak sedikit kecewa dengan hasil percobaan ini. Kenapa, karena apa yang saya fikirkan ternyata tidak sesuai dengan apa yang saya harapkan.

Ternyata hidroponik itu tidak sesederhana dan semudah yang dibayangkan. Meskipun sepertinya mudah. Tinggal menyemai benih, menunggunya sampai tumbuh dan menaruhnya dalam netpot dengan diberi larutan nutrisi.

Harapannya tanaman langsung tumbuh dengan subur dan menyenangkan. Tapi sisi baiknya saya jadi mengerti terhadap apa yang semestinya harus dan tidak harus dilakukan.

Semua tanaman dalam ke 6 pot tersebut mati.

Kegagalan ini saya bagikan supaya tidak saya ulangi lagi dan tidak dilakukan oleh orang lain yang masih pemula dalam memulai hidroponik.

Pertama adalah pH larutan. Awalnya saya mengabaikan pH larutan nutrisi hidroponik ini. Saya kira semua akan baik saja dan pH tidak berpengaruh terhadap pertumbuhan tanaman.

Apabila pH larutan nilainya terlalu rendah atau tinggi maka akar tanaman tidak mampu untuk melakukan fungsinya dengan baik. Ia tidak akan mampu menyerap nutrisi dari larutan. Akibatnya pertumbuhan tidak maksimal bahkan mati.

Setelah saya belajar lagi, akhirnya saya peroleh informasi bahwa pH yang baik adalah antara 6 – 7. Namun ada juga yang mengatakan kalau pH bisa diberikan pada kisaran antara 5,5 – 6,5. Tapi saya menggunakan pH antara 6 – 7 dan hasilnya cukup baik terhadap tanaman hidroponik saya.

bayam merah hidroponik joynim farm

Kedua adalah akar membutuhkan oksigen. Ketika kita membuat sistem hidroponik pastikan ada celah untuk udara bersirkulasi. Itu bisa dibuat dengan memberi beberapa lupang pada wadah hidroponiknya.

Cara yang paling baik adalah dengan sistem hidroponik NFT. Dengan sistem ini suplai oksigen untuk akar akan berlimpah dan kekhawatiran akar akan kekurangan oksigen dapat di atasi

Thursday, March 18, 2021

Beberapa Penyebab Tanaman Porang busuk dan Cara Pencegahannya

PetaniMillenial.com - Porang masih menjadi tren pertanian saat ini, bukan hanya karena soal harga dan adanya pasar tapi juga jadi solusi pertanian didaerah dataran tinggi. Terlebih pergantian musim yang tidak menentu, porang menjadi tanaman yang kuat dimusim kering.

Ada kendala yang kini mulai jadi keresahan petani porang yaitu porang busuk, porang dimakan ulat, batang porang menguning, tanaman porang membusuk, daun porang kering mengapa itu terjadi dan bagaimana menanganinya?

Berikut penyebab dari beberapa masalah porang diatas, yaitu:


 

1. Terlalu lembab
Porang asalnya adalah tanaman liar yang mampu beradaptasi dengan baik dilingkungan dengan kelembaban kurang hingga kering. Terlalu banyak air malah akan berefek buruk pada tanaman porang, itulah sebabnya tanaman porang lebih agus ditanam didataran tinggi.

Cara penanganan:
Jika menanam porang di lingkungan dengan sumber air dan kelembaban tinggi, maka buatkan pundukan yang tinggi untuk tanaman porang yang memungkinkan batang porang jika dilalui air tidak tergenang.

Jika menanam dipolybag, maka usahakan jangan terlalu sering diberi air cukup tanah terlihat basah maksimal 1 kali sehari saja.

2. Jarak tanam sempit
Jarak tanam terlalu sempit tidak bagus untuk tanaman berdaun lebar, hal itu dapat menutupi sinar matahari masuk ke tanah akibatnya batang berjamur dan busuk, sinar matahari penting untuk mengontrol kelembaban.

Cara penanganan:
Tanam porang dengan jarak tertentu dimana matahari dapat menyinari tanah batang porang. Berdasarkan berbagai sumber jarak tanam yang pas yautu 1m x 30 cm. 1 meter jarak samping dan 30 cm berbaris jika menggunakab pundukan dilahan terbuka. Tidak terkecuali pada porang polybag.

Untuk yang sudah terlanjur, menurut kami daripada nanti berefel buruk lebih baik di pindahkan dan buatkan jarak tanam baru.

3. Katak yang ditanam masih muda
Penyebab benih tidak tumbuh bertunas dan busuk salah satunya adalah katak benih yang ditanam masih muda.

Cara Penanganan:
Pastikan katak yang ditanam sudah layak tanam, menurut petani porang berpengalaman katak tanam layak porang yaitu yang jatuh langsung dari pohonnya untuk memastikan dapat ditanam dengan baik.

4. Umbi yang ditanam belum habis masa istirahat atau dormannya.
Menanam porang mudah perawatannyapun mudah, namun menanam porang harus mengikuti sedikita aturan agar dapat tumbuh dengan baik. Porang memiliki masa istirahat setelah dipanen, artinya tidak dapat langsung ditanam, porang yang belum siap tanam dan dipaksakan bisa jadi sebab porang membusuk tidak tumbuh.

Cara Penanganan:
Ikuti aturan penanaman, tanam porang dibulan 9 dan paling lambat bulan 10. Pastikan be ih porang yang akan ditanam sudah melewati beberpa bulan masa panen.

5. Umbi tanaman yang masih seger/blum masa panen.

Nah bagi anda para pemula jika ingin membeli benih porang, jangan membeli atau menanam benih porang hasil caplok dari porang yang batangnya masih hidup segar atau belum masa panen. Gunakan benih porang dari hasil panen yang benar dan baik. Seperti poin 4 porang memiliki masa istirahat apalagi jika langsung di ambil dari batang segar.

6. Penyimpanan umbi
Tidak kalah penting penyimpanan umbi hasil panen, jangan disekap ditempat dimana sirkulasi udara tertutup, pastikan umbi disimpan ditempat sirkulasi udara baik atau sedikit mendapat penyinaran matahari, umbi tidak ditumpuk padat.

Cara penanganan:
Pastikan tempat penyimpanan tidak lembab, jika anda membeli umbi dengan pengiriman jarak jauh gunakan kardus atau bahan dimana tidak terlalu kedap udara yang membuat umbi atau benih disekap.

7. Umbi keinjak sehingga umbi penyok rusak bagian dalamnya.

Hati-hati jangan sampai benih keinjak penyok yang membuat bagian dalamnya koyak, ini akan berakhir menjadi busuk atau tidak tumbuh ketika ditanam.

8. Selain cara-cara penangan diatas,
Jika menemukan umbi porang dimakan ulat atau rusak, segera dipisahkan, dijemur dan dipotong bagian yang rusak agar tidak menulari yang lain.

Kesimpulannya:
Penyebab tanaman porang busuk yaitu:

  • Terlalu lembab
  • Jarak tanam sempit
  • Katak yang ditanam masih muda
  • Umbi yang ditanam belum habis masa istirahat atau dormannya
  • Umbi tanaman yang masih seger/blum masa panen.
  • Penyimpanan umbi tidak baik
  • Umbi keinjak sehingga umbi penyok rusak bagian dalamnya

Bisa tambahkan tips dan pengalaman anda dibawah, terimakasih.

 

Monday, March 8, 2021

Cepokak atau terong pipit Pohon Terong Yang Awet Berbuah

Cepokak ataupun terong pipit merupakan terong yang berukukuran sangat kecil dibanding dengan terong terong yang lain. Wujud dari terong ini bundar kecil serta bercorak hijau. terong tipe ini umumnya berkembang secara liar di dekat aliran sungai ataupun ditengalan.

Walaupun ukurannya mini, terong ini memiliki sebagian manfaat. Terong ini bisa menyehatkan mata, memiliki sedikit zat besi, vit A, C serta B1. Tidak hanya itu di dalam terong pipit pula tercantum 2% protein, 0. 1% lemak, 7, 9 karbohidrat serta banyak memiliki fosfor.
 
Cepokak

Terong tipe ini biasanya sangat kokoh serta bisa bertahan lama di bermacam masa baik kemarau ataupun penghujan. Para pelakon pembibitan kerap berexperimen dengan menggunakan batang dasar dari terong ini buat dijadikan bahan bibit sambung.

Sebab ciri dari terong cepoka ataupun terong ini yang dapat berkembang kokoh serta tahan lama, hingga apabila disambung dengan terong sayur yang besar hingga hasilnya tumbuhan terong hendak kokoh serta dapat berbuah agak lama apabila dibanding dengan terong biasa pada biasanya.

Nah berikut ini hendak aku sampaikan tehnik menyambung terong Cepoka/ Terong mini dengan terong sayur. Buat lebih detailnya tentang metode pembibitan sambung Silahkan baca postingan Tehnik Pembuatan Bibit Okulasi serta Sambungan.

Bahan-bahan
  1. Bahan serta perlengkapan yang butuh dipersiapkan
  2. Tumbuhan/ batang dasar yang hendak disambung.
  3. Entres/ batang atas yang hendak disambungkan
  4. Pisau/ Silet
  5. Tali rafia
  6. Plastik
Metode Menyambung
  1. Potong batang dari terong cepoka/ terong mini( seleksi batang yang tegak lurus serta masih agak muda)
  2. Belah Kurang Lebih 3 cm
  3. Runcingkan entres/ batang atas menyamai pisau tatah. Gunting daun sampai tinggal 1/ 4 nya.
  4. Masukkan entres yang telah diruncingkan ke batang dasar yang telah dibelah tadi.
  5. Ikat dengan tali rafia pada sambungan, lilitan tali usahan dari dasar keatas.
  6. Tutup sambungan dengan plastik serta ikat.
  7. Tunggu 2- 3 minggu apabila sambungan tidak layu. berarti sambungan sukses serta plastik penutup telah boleh dibuka.
Cepokha

Supaya perawatan dapat optimal, hendaknya tanam di polybag yang besar serta dapat ditaruh di samping rumah sekalian selaku hiasan. Apabila ingin ditanam di polybag serta ingin disambung upayakan Chepoka ditanam semenjak kecil serta dikala tumbuhan telah agak besar barulah dicoba penyambungan..

Demikian tentang tumbuhan terong chepoka serta metode menyambungnya, mudah- mudahan saja dapat berguna, mohon maaf apabila banyak salah kata dalam penyampaian.

Sunday, March 7, 2021

12 Tipe Tumbuhan Hias Gantung Ini Dapat Mempercantik Suasana Rumah

12 Berbagai Tumbuhan Hias Gantung buat Rumah dan halaman rumahmu

 Bahagia berkebun serta memandang mekarnya bunga di halaman? Hobi menanam bunga memanglah identik dengan keelokan, atmosfer fresh serta bau semerbak yang membuat perasaan bahagia riang. Tetapi bila keadaan rumah ataupun taman tidak membolehkan, tumbuhan hias gantung dapat jadi pemecahan peningkat semangat serta keelokan di rumah.


Sejauh kalian ketahui tipe tumbuhan hias gantung yang sesuai digunakan, rumah pula dapat memiliki nuansa riang yang buat siapapun betah. Ingin ketahui tipe tumbuhan hias gantung yang sesuai buat kediamanmu? Ayo, cari ketahui bareng Di Bawah Ini.

1. Bunga Anggrek

Bunga Anggrek
 

Anggrek bisa jadi merupakan salah satu tipe bunga hias yang sangat digemari di segala dunia. Energi tariknya yang istimewa serta elok menjadikan tipe tumbuhan hias gantung ini tampak sempurna dalam bermacam atmosfer. Ada ratusan tipe bunga anggrek.
Tipe tumbuhan hias gantung ini mempunyai masa mekar yang melebihi masa mekar rata- rata bunga yang lain, sampai 6 minggu per masa mekarnya. Bunga Anggrek pula sesuai buat ditanami di dalam rumah, selaku hiasan halaman dalam rumah tanpa memerlukan banyak perawatan.
Bibitnya sendiri pula lumayan gampang didapatkan di Indonesia. Lumayan tanam Anggrek di temperatur ruang wajar, rawat seadanya serta Kania jamin, hati siapapun hendak bahagia memandang mekarnya Anggrek menawan di dalam rumah.
 

2.  Bunga Begonia

Bunga Begonia 
 

Bisa jadi banyak yang belum ketahui jika tipe tumbuhan hias gantung Begonia ialah famili dekat dengan buah melon, timun serta labu. Ada sampai 1. 500 tipe Begonia yang berasal dari Amerika, Afrika serta Asia Tenggara. Tipe tumbuhan hias gantung Begonia pula sesuai buat ditanam di hawa tropis ataupun sub- tropis, tercantum Indonesia loh.
Begonia selaku opsi tumbuhan gantung sangat digemari selaku bunga hias di beranda maupun rumah sebab wujud daunnya yang padat serta ornamental.
Rupa dedaunan tipe tumbuhan hias gantung Begonia umumnya asimetris serta mempunyai alterasi warna yang menarik. Tipe tumbuhan hias gantung ini pula telah sering dijadikan selaku hadiah. 

3. Bunga Lipstik Merah (Aeschynanthus radicans)

Bunga Lipstik Merah

 

Cocok namanya, bunga Lipstik Merah memanglah menyamai lipstik warna merah. Permukan kelopak bunga ini ditumbuhi bulu- bulu halus yang lembut dengan waktu mekar sampai 2- 3 minggu. Wujudnya yang jatuh ke dasar pot serta menjuntai turun terus menjadi menaikkan popularitasnya selaku tipe tumbuhan hias gantung terkenal di Indonesia. Baik buat temperatur panas ataupun dingin, tumbuhan hias gantung ini dapat mekar dengan lumayan baik sejauh dicoba perawatan yang baik. 


 4. Bunga Petunia

Bunga Petunia

 

Walau bentuk bunganya Agak kecil, jangan ragukan keindahan jenis tanaman hias gantung  Ini. Dengan bentuk daun menyerupai hati atau oval, mahkota bunga petunia bisa tampil dalam kelopak tunggal atau ganda dengan bentuk hampir menyerupai terompet yang cantik.


Tersedia dalam beberapa varian warna, Petunia pada umumnya memiliki warna populer seperti warna putih, kuning, merah, ungu atau kombinasi. Jika kalian mahir mengembangbiakkan  jenis tanaman hias gantung ini, bukan tidak mungkin seluruh pilihan warna bisa tampil dalam satu pot yang sama. Menarik bukan?

5. Million Bells

Million Bells

 

Ingin punya  jenis tanaman hias gantung yang selalu mekar tahunan dalam jumlah Cukup banyak? Pilih saja Million Bells!

Seperti namanya, jenis bunga Million Bells tumbuh dalam jumlah yang Cukup banyak dan padat, dengan jarak hanya sekitar 1 inchi antara satu bunga dengan yang lainnya. Daunnya berwarna hijau menyala dengan bentuk oval yang Unik, sedangkan kelopak bunganya tampil kontras dengan warna-warna utama seperti kuning dan merah.

Jenis tanaman hias gantung ini juga kerap mengundang burung kecil hingga kupu- kupu. Pasang dalam ketinggian tertentu supaya bisa dicapai oleh sinar matahari dan gunakan bibit yang berkualitas supaya hasil memuaskan bisa kamu dapatkan Dari bunga ini

6. Tradescantia

Tradescantia

Tanaman hias gantung ini berasal dari Amerika Tengah, Kolombia, dan Meksiko ini memiliki ciri-ciri daun yang unik, yaitu bercorak belang-belang dengan kombinasi warna hijau, ungu, dan putih. Keunikan inilah yang membuat Tradescantia dijadikan sebagai tanaman hias gantung di rumah.

Kamu bisa menanamnya di dalam ruanagn ataupun di luar rumah karena tanaman hias gantung ini dapat tumbuh dalam bermacam-macam keadaan lingkungan. Akan tetapi, pastikan kamu selalu merawat dan memberikan air secara rutin, ya agar tanaman hias gantung Tradescantia dapat tetap bertahan hidup dan menghiasi rumahmu Agar rumah kelihatan indah dan asri


7. Heartleaf Philodendron

Heartleaf Philodendron

Disebut dengan nama Heartleaf Philodendron karena tanaman hias  ini memiliki daun yang membentuk seperti hati dengan warna hijau. Tanaman hias  Heartleaf Philodendron dapat tumbuh dalam keadaan Minim cahaya. Oleh karena itu, tanaman hias gantung ini sangat cocok digantung di dalam ruangan untuk mempercantik rumahmu.

8. Japanese Wisteria

Japanese Wisteria
 

Bunga Japanese Wisteria tampil dengan warna putih, pink, ungu dan biru dalam susunan yang padat. Mekar di musim semi dan panas, ada wewangian mirip anggur yang hadir dari  jenis tanaman hias gantung ini. Karena sifatnya yang merambat naik, seringkali jenis tanaman hias gantung ini ditanam dan dipasang dalam keranjang atau digantung.

 

9. Lobelia White Fountain

Lobelia White Fountain

 

Putih, jernih, padat dan begitu indah mempesona—tidak heran jika Lobelia White Fountain sering dijadikan tanaman hias gantung yang mengisi keranjang atau pot-pot gantung di rumah. Dengan bentuk air terjun yang indah, bunga Lobelia White Fountain bisa tumbuh dengan cukup cepat dan bisa dibudidayakan melalui perpindahan media tanah atau pot. Jenis tanaman hias gantung klasik ini juga dibanderol dengan harga yang cukup murah!

10. Bunga Geranium

 

Bunga Geranium

 

Jenis tanaman hias gantung Geranium dikenal dengan sebutan Crane’s Bill. Geranium Dapat ditemukan di hampir seluruh dunia, tetapi berasal dari Afrika Selatan yang artinya cocok untuk ditanam sebagai  jenis tanaman hias gantung di negara tropis seperti Indonesia.

Jenis tanaman hias gantung ini populer sebagai pilihan bunga hias di Halaman rumah atau kebun rumah. Karakteristiknya yang menarik, yaitu bunga yang tampil dalam berbagai warna seperti merah, putih, merah muda, biru atau pun ungu, menjadikannya  jenis tanaman hias gantung yang menarik perhatian. Selain itu, Geranium juga bisa tumbuh mencapai 1,2 meter. Tak hanya sebagai tanaman hias, geranium juga dikenal sebagai tanaman anti nyamuk!

 

11. Zygocactus atau Schlumbergera truncata


Zygocactus atau Schlumbergera truncata


Berasal dari keluarga kaktus,  jenis tanaman hias gantung Zygocactus membutuhkan cuaca yang cukup terik untuk bisa tumbuh dengan baik. Walaupun membutuhkan perawatan yang telaten, jenis tanaman hias gantung zygocactus bisa tumbuh lama dan awet karena sifatnya yang tahan panas.

Dari segi penampilan,  jenis tanaman hias gantung Zygocactus tampil berbeda dari jenis kaktus yang biasanya tumbuh ditempat tandus, kering dan gersang. Bunganya bisa bermekaran dalam varian warna yang indah, mulai dari putih, merah, pink hingga kombinasi. Bentuknya yang tunduk ke bawah saat mekar juga menjadikannya semakin menarik jika digantung disekitaran halaman rumah.


12. Portulaca (Portulacaceae)

Portulaca (Portulacaceae)

 

Disebut juga sebagai Moss Rose, Portulaca adalah jenis bunga yang membutuhkan sinar matahari dan tanah yang berpasir. Tapi tidak perlu khawatir,  jenis tanaman hias gantung Portulaca umumnya tidak membutuhkan banyak perawatan walaupun tidak rutin disiram air. Jenis tanaman hias gantung ini sangat cocok untuk kalian yang sibuk atau pemula dalam memilih tanaman hias.

Pertumbuhan  jenis tanaman hias gantung juga biasanya cepat dengan banyak pilihan warna baik kelopak tunggal maupun ganda. Karena sifatnya yang begitu bersahabat, dijamin kamu bakalan ceria dan senang kalau melihat pertumbuhannya yang mudah!


Dari 12 jenis tanaman hias gantung di atas, mana saja yang mau kamu tanam dan gantung di rumah? Apa pun pilihanmu, jangan lupa hidupkan juga suasana rumahmu dengan rapi.

Thursday, March 4, 2021

Berikut Ciri-Ciri Pohon Pisang Terkena Penyakit Dan Penyebabnya

Petanimillenial.com - Berikut Ciri-Ciri Pohon Pisang Terkena Penyakit Dan Penyebabnya. Penyakit pohon pisang umumnya disebabkan oleh bakteri jamur, penyakit ini serin disebut layu pusarium. Jenis penyakit lain yang sering menyerang pohon pisang adalah buahnya yang keras dan tidak bisa dikonsumsi. Penyakit ini sering disebut bangkak.

Keluhan yang paling banyak terjadi di kalangan petani budidaya pisang adalah, pohon pisang layu setelah ditanam, buah menjadi keras dan tidak bisa dikonsumsi. Adapun penyebab terjadinya penyakit pada pohon pisang bisa terjadi karena beberapa hal.

Ciri-Ciri Pohon Pisang Terkena Penyakit Dan Penyebabnya

Berikut ini beberapa penyebab penyebab terjadinya penyakit pada pohon pisang serta ciri-cirinya :

1. Penyebab Penyakit Pohon Pisang
  • Bibit yang ditanam telah terjangkit penyakit.
  • Drainase disekitar tanaman pisang kurang lancar.
  • Tertular karena alat misalnya, cangkul ataupun sabit.
  • Tertular karena serangga.
2. Ciri-ciri Pohon Pisang Terkena penyakit.

A. Ciri-ciri yang disebabkan jamur atau layu pusarium.
  • Daun yang paling tua pelepahnya patah.
  • Batang pisang pecah-pecah.
  • Bonggol/akar hitam.
B. Ciri-ciri yang disebabkan bakteri.
  • Daun utama/yang paling muda layu.
  • Pelepah ada cairan merah atau biasa disebut darah pisang.
  • Apabila salah satu pohon pisang sudah terserang penyakit, maka pohon yang lainpun dapat tertular juga. 

Adapun untuk mencegah tejadi penyakit pada pohon pisang dan cara penanggulangannya adalah dengan cara perawatan yang teliti, baik itu dari saat menentukan bibit pada awal tanam, serta cara perawatannya. Untuk lebih jelasnya bagaimana cara mencegah terjadinya penyakit pada pohon pisang, silahkan Anda Baca Cara Mencegah Penyakit Pohon Pisang Dan Cara Penanggulangannya.

Demikian mengenai ciri-ciri pohon pisang yang terserang penyakit dan penyebabnya. Semoga apa yang kami sampaikan bermanfaat. Salam Tani.

Sirih Cina Atau ketumpang air,Tumbuhan Ini Sering Dianggap Gulma, Ternyata Banyak Manfaatnya

 

Daun Sirih Cina/Ketumpang Air

  • Sirih cina, atau sirih bumi, atau ketumpang air dan sebutan nama-nama lokal lain biasa dibuang atau dicabut begitu saja, tanpa dimanfaatkan. Ternyata, tanaman ini kaya manfaat, superfood. Ia tanaman obat-obatan juga bisa jadi sayur alias menu makanan.
  •  Tumbuhan ini seringkali dianggap gulma karena kerap tumbuh di sela-sela tanaman budidaya. Ia biasa tumbuh liar di pot, pinggir sungai, pekarangan atau halaman sekitar rumah, terutama di tempat udara lembab ketika musim hujan.
  •  Septiana Kurniasari, Dosen Program Studi D3 Farmasi, Universitas Islam Madura mengatakan, sirih cina mengandung beberapa senyawa, antara lain, minyak essensial, flavonoid, saponin, tanin, triterpenoid.
  •  Tumbuhan ini secara tradisional bermabffat dalam mengobati beberapa penyakit, seperti abses, bisul, jerawat, radang kulit, penyakit ginjal dan sakit perut. Manfaat lain juga sebagai obat sakit kepala, dan demam.   
  •  

 

 

Ada yang menyebut tumbuhan ini sirih cina atau ketumpang air. Ada juga bilang sirih bumi. Masih banyak nama-nama lokal dari tumbuhan dengan nama latin Peperomia pellucida ini.

Tumbuhan ini seringkali dianggap gulma karena kerap tumbuh di sela-sela tanaman budidaya. Ia biasa tumbuh liar di pot, pinggir sungai, pekarangan atau halaman sekitar rumah, terutama di tempat udara lembab ketika musim hujan.

Ketika mengecek lapak-lapak penjualan online, sirih cina mulai diperjualbelikan dengan harga bervariasi, dan lumayan tinggi, per kilogram ada sampai lebih Rp75.000. Satu batang bibit ada seharga Rp500, Rp1.000, dan beberapa batang ada yang Rp3.000 atau lebih.

Sabhana Azmy, sarjana Agronomi dan Hortikultura, Institut Pertanian Bogor mengatakan, sirih cina merupakan tumbuhan herbal dari Amerika Serikat tetapi tumbuh liar dan mudah didapat di Indonesia. Ia biasa muncul di pekarangan, atau tempat lembab

“Tetapi juga banyak ditemui di sawah dan tepi parit.”


 

Daunnya berbentuk seperti daun sirih tetapi lebih kecil dan lebih tebal serta berair dengan tekstur lunak. Juga mempunyai perakaran dangkal dan batang sekulen (berair) berwarna cerah. “Tinggi tumbuhan sekitar 15 cm-45 cm,” katanya, kepada Mongabay, baru-baru ini.

Heyne (1987) dalam buku berjudul “Tumbuhan Berguna Indonesia” menjelaskan, tumbuhan ini setinggi 10–20 cm dengan batang tegak, lunak dan berwarna hijau muda. Daun tunggal dengan kedudukan spiral, bentuk lonjong, panjang 1-4 cm, lebar 1,5–2 cm, ujung runcing, pangkal bertoreh, tepi rata, pertulangan melengkung, permukaan licin, lunak, dan berwarna hijau.

Bunga berbentuk bulir, terletak di ujung batang atau di axila daun, panjang bulir 2–3 cm, tangkai lunak, berwarna putih kekuningan. Akar serabut, putih dan perakaran tidak dalam.

Ketumpang air merupakan tumbuhan tidak terlalu berair alias sedikit kering. Bahkan, tumbuhan ini biasa ditemukan menempel pada tembok atau gulma di pot-pot bunga.

 

Manfaat sirih cina?

Ganiyat Oloyede, Patricia Onocha, dan Bamidele B Olaniran Universitas Ibadan, dalam buku ‘Skrining fitokimia, toksisitas, antimikroba dan antioksidan ekstrak daun sirih cina dari Nigeria’ menyebutkan, tumbuhan ini secara tradisional bermanfaat dalam mengobati beberapa penyakit, seperti abses, bisul, jerawat, radang kulit, penyakit ginjal dan sakit perut. Manfaat lain juga sebagai obat sakit kepala, dan demam.


 

Hasil penelitian Susie O Sio menyatakan, tumbuhan ini sebagai alternatif pengobatan asam urat.

Menurut Mappa, T., H.J., E. and K.N., 2013, dalam hasil penelitian berjudul “Formulasi Gel Ekstrak Daun Sasaladahan (Peperomia pellucid L.) dan Uji Efektivitasnya terhadap Luka Bakar pada Kelinci pada Jurnal Ilmiah Farmasi, memberikan penjelasan sirih cina ini sebagai obat penyembuhan luka.

Lalu, peneliti dari Institut Teknologi California Eric J Fielding Sebastien Leprince, dan Anthony Sladen dari Pusat Penelitian Ilmiah Nasional Prancis dalam penelitiannya menjelaskan, potensi tumbuhan suruhan sebagai senyawa antikanker, antimikroba dan antioksidan.

Septiana Kurniasari, Dosen Program Studi D3 Farmasi, Universitas Islam Madura mengatakan, sirih cina mengandung beberapa senyawa, antara lain, minyak essensial, flavonoid, saponin, tanin, triterpenoid.

“Dari kandungan itu, sirih cina memiliki potensi untuk menghambat pertumbuhan bakteri, sebagai antiseptik dan antimikroba,” katanya kepada Mongabay, baru-baru ini.

Dalam pengobatan tradisional, katanya, sirih cina bermanfaat dalam mengobati beberapa macam penyakit, seperti bisul, jerawat, radang kulit, penyakit ginjal dan sakit perut.

“Bisa juga untuk obat sakit kepala, demam, asam urat, menyembuhkan luka, antikanker dan antihipertensi,”katanya Nia, sapaan akrabnya.

 

Nissa Wargadipura, pendiri Pesantren Ekologi Ath Thaariq, Garut, mengenal tumbiuhan ini sebagai sirih bumi. Sirih cina atau sirih bumi ini termasuk wildfood atau pangan liar. “Sirih bumi ini masuk superfood. Meskipun, mungkin di kalangan petani dianggap gulma. Kenapa? Bisa jadi rantai pengetahuan lokal tentang ini sudah hampir terputus. Maka ini tugas kita untuk menginformasikan lewat media apapun, katanya.

Sirih bumi ini, sebenarnya termasuk tanaman obat, seperti buat menurunkan darah tinggi, mendinginkan dingin perut kalau panas. “Kalau panas dalam, obatnya ini. Cara mengkonsumsinya, bisa dimakan langsung atau buat minuman macam teh. Kalau untuk pangan ia satu bahan untuk pecel.”

Nissa dan keluarga biasa jadikan sirih bumi sebagai obat maupun makanan. “Kami biasa untuk bakwan. Bahan bakwan harus dicampur dengan makanan yang lain.”

Tanaman ini, katanya, bisa dikonsumsi semua dari akar, batang daun dan buah. “Jadi bahan pecel sangat enak.”

Wednesday, March 3, 2021

Mengenal Tanaman Porang, Tanaman yang Bikin Banyak Petani Kaya Mendadak

Petanimillenial.com.Tanaman porang tengah jadi perbincangan. Dahulu, tanaman jenis umbi-umbian ini hampir tak dilirik untuk dibudidaya. Bahkan di beberapa daerah, porang sering dianggap sebagai makanan ular. Umbi dari porang banyak dicari di pasaran luar negeri, seperti Jepang dan Korea. Tepung umbinya dipakai sebagai bahan baku kosmetik dan obat. Di Madiun, semenjak dibudidayakan petani dari tahun 1970-an, porang menjadi komoditas tanaman perkebunan yang menjanjikan bagi petani setempat. Harga porang iris kering yang terus melonjak dari tahun ke tahun menjadikan banyak petani yang banting setir menanam porang. Dikutip dari harian Kompas, 7 Mei 2013, hampir semua hasil umbi porang di Madiun diekspor sebagai bahan baku ramen atau mi tradisional Jepang, serta untuk bahan konyaku dan kosmetik. Namun, petani di Madiun menjual dalam bentuk umbi basah sehingga harganya rendah, sekitar Rp 2.500 per kilogram (kg). Setiap 1 hektar tanaman porang menghasilkan umbi basah hingga 16 ton, atau mendatangkan penghasilan sekitar Rp 40 juta.

Umbi Porang

 

Baca juga:

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Mengenal Porang, Tanaman yang Bikin Banyak Petani Jadi Miliarder", Klik untuk baca: https://money.kompas.com/read/2020/02/05/130900126/mengenal-porang-tanaman-yang-bikin-banyak-petani-jadi-miliarder?page=all.
Penulis : Muhammad Idris
Editor : Sakina Rakhma Diah Setiawan

Download aplikasi Kompas.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat:
Android: https://bit.ly/3g85pkA
iOS: https://apple.co/3hXWJ0L

Baca Juga: Menjadi Milyarder Hanya Menjadi Petani Umbi-umbian

Pendapatan yang diterima petani lebih besar bila bisa memberikan nilai tambah pada umbi porang. Caranya dengan mengolah jadi chips (irisan tipis) atau tepung. Chips porang dihargai hingga Rp 27.000 per kg dan tepung porang dihargai hingga Rp 600.000 per kg. Petani porang di Madiun pun menerima bantuan tiga alat pengolah porang jadi chips dari pemerintah pusat. Beberapa petani bahkan kaya-raya berkat tanaman ini. Paidi contohnya, petani porang asal Madiun yang sebelumnya berprofesi sebagai pemulung ini menjadi miliarder berkat porang. Kesuksesannya tak dibawa sendiri, dia juga mengajak petani-petani di kampung halamannya menanam porang. Awal mula perkenalannya dengan porang saat dia bertemu temannya di Desa Klangon, Kecamatan Seradan, Kabupaten Madiun. Di daerah itu, banyak petani membudidayakan porang. Dari informasi di internet, porang banyak dicari perusahaan-perusahaan besar dunia. "Setelah saya cek, ternyata porang menjadi bahan makanan dan kosmetik yang dibutuhkan perusahaan besar di dunia," ungkap PAIDI PORANG . Melihat peluang yang besar, dirinya pun berinisiatif menanam porang di kampung halamannya. Porang rupanya tumbuh subur di lahan perbukitan di desanya meski ditanam di bawah pohon jati. 

Pohon Porang

 

Baca Juga: Budidaya Vanili (Emas Hijau) Dengan Mudah Dan Menguntungkan

Dalam satu hektar, Paidi bisa memanen umbi porang hingga 70 ton. Selain itu, di Jawa Timur, mulai banyak bermunculan pabrik pengolahan porang untuk diekspor. Ditanya omzet yang ia dapatkan dari pengembangan porang di Desa Kepel, Paidi mengatakan sudah mencapai miliaran rupiah. "Sudah di atas satu miliar," kata Paidi.

Tanaman porang tengah jadi perbincangan. Dahulu, tanaman jenis umbi-umbian ini hampir tak dilirik untuk dibudidaya. Bahkan di beberapa daerah, porang sering dianggap sebagai makanan ular. Umbi dari porang banyak dicari di pasaran luar negeri, seperti Jepang dan Korea. Tepung umbinya dipakai sebagai bahan baku kosmetik dan obat. Di Madiun, semenjak dibudidayakan petani dari tahun 1970-an, porang menjadi komoditas tanaman perkebunan yang menjanjikan bagi petani setempat. Harga porang iris kering yang terus melonjak dari tahun ke tahun menjadikan banyak petani yang banting setir menanam porang. Dikutip dari harian Kompas, 7 Mei 2013, hampir semua hasil umbi porang di Madiun diekspor sebagai bahan baku ramen atau mi tradisional Jepang, serta untuk bahan konyaku dan kosmetik. Namun, petani di Madiun menjual dalam bentuk umbi basah sehingga harganya rendah, sekitar Rp 2.500 per kilogram (kg). Setiap 1 hektar tanaman porang menghasilkan umbi basah hingga 16 ton, atau mendatangkan penghasilan sekitar Rp 40 juta.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Mengenal Porang, Tanaman yang Bikin Banyak Petani Jadi Miliarder", Klik untuk baca: https://money.kompas.com/read/2020/02/05/130900126/mengenal-porang-tanaman-yang-bikin-banyak-petani-jadi-miliarder?page=all.
Penulis : Muhammad Idris
Editor : Sakina Rakhma Diah Setiawan

Download aplikasi Kompas.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat:
Android: https://bit.ly/3g85pkA
iOS: https://apple.co/3hXWJ0L
Tanaman porang tengah jadi perbincangan. Dahulu, tanaman jenis umbi-umbian ini hampir tak dilirik untuk dibudidaya. Bahkan di beberapa daerah, porang sering dianggap sebagai makanan ular. Umbi dari porang banyak dicari di pasaran luar negeri, seperti Jepang dan Korea. Tepung umbinya dipakai sebagai bahan baku kosmetik dan obat. Di Madiun, semenjak dibudidayakan petani dari tahun 1970-an, porang menjadi komoditas tanaman perkebunan yang menjanjikan bagi petani setempat. Harga porang iris kering yang terus melonjak dari tahun ke tahun menjadikan banyak petani yang banting setir menanam porang. Dikutip dari harian Kompas, 7 Mei 2013, hampir semua hasil umbi porang di Madiun diekspor sebagai bahan baku ramen atau mi tradisional Jepang, serta untuk bahan konyaku dan kosmetik. Namun, petani di Madiun menjual dalam bentuk umbi basah sehingga harganya rendah, sekitar Rp 2.500 per kilogram (kg). Setiap 1 hektar tanaman porang menghasilkan umbi basah hingga 16 ton, atau mendatangkan penghasilan sekitar Rp 40 juta.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Mengenal Porang, Tanaman yang Bikin Banyak Petani Jadi Miliarder", Klik untuk baca: https://money.kompas.com/read/2020/02/05/130900126/mengenal-porang-tanaman-yang-bikin-banyak-petani-jadi-miliarder?page=all.
Penulis : Muhammad Idris
Editor : Sakina Rakhma Diah Setiawan

Download aplikasi Kompas.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat:
Android: https://bit.ly/3g85pkA
iOS: https://apple.co/3hXWJ0L

Memepercepat Pohon Agar Cepat Berbuah

Alkisah pada jaman dahulu kala di tanah Jawa ada sebuah cerita tentang peristiwa gerhana bulan. Cerita ini akhirnya menjadi sebuah mitos yang sampai sekarangpun masih ada yang menggunakan tradisi tersebut.

Dalam mitos tersebut dikisahkan bahwa terjadinya gerhana bulan disebabkan karena adanya seorang raksasa yang berusaha menelan bulan yang ditandai dengan terlihatnya fenomena bentuk korona bulan yang tidak utuh seperti tercaplok dalam cengkeraman mulut raksasa. Untuk itu warga desa perlu untuk menggurungkan niat raksasa tersebut dengan cara menabuh kentongan bertalu-talu untuk menghalau agar sang bulan segera dilepaskan oleh sang raksasa sehingga bumi menjadi terang kembali.

Ada hal yang menarik dalam tradisi ini, selain membunyikan kentongan merekapun beramai-ramai mencari pohon-pohon tanamannya terutama yang lama tak kunjung berbuah untuk dibangunkan dari tidurnya dengan cara memukul-mukul pangkal batangnya. Dengan demikian maka si pohon akan dapat ikut menyaksikan peristiwa itu, dan sebagai rasa terima kasih terhadap tuannya yang membangunkannya maka si pohon pun akan segera berbuah.

Mitos-Buah

Dalam kisah mitos diatas bila dipandang sekilas utamanya bila dihubungkan dengan gejala alam dalam ilmu Falak memang tidaklah ketemu nalar. Namun dibalik itu apabila dicermati ternyata terdapat sebuah nasehat terselubung pada masyarakat yang pada waktu itu kebanyakan hidup secara agraris dan suatu kiat agar selalu tersedia bahan pangan yang berkesinambungan dari sawah dan tegalannya.

Adapun substansi pada kiat tersebut pada hakekatnya adalah memacu tanaman yang dalam hal ini adalah pohon yang sudah berumur fisiologis berbuah atau pohon yang lama tak kunjung menghasilkan akan segera berbuah. Dan cara inipun bila dihubungkan dengan teknik pertanian ternyata ada juga benarnya.

Sebagaimana diketahui dalam batang tanaman terdapat 2 macam berkas pembuluh pengangkutan yang fungsinya mungkin mirip dengan pembuluh darah yakni pembuluh darah tapis (pholem) dan pembuluh kayu (xylem).

Pembuluh tapis letaknya dalam kulit dan berfungsi untuk mengangkut hasil asimilasi dari daun untuk didistribusikan ke seluruh sel tanaman kebawah,. sedangkan  berkas pembuluh kayu letaknya pada bagian kayu yang berfungsi untuk mengangkut air dan zat-zat terlarut dari akar keatas. Dengan demikian maka kiranya nenek moyang kita pada jaman dahulu walaupun hanya dengan menggunakan nalurinya tetapi ternyata cukup cerdas juga menyiasati filosofi tanaman.

Faktanya dengan memukul-mukul batang pohon bagian bawah maka kulit batang akan terluka sehingga berkas pembuluh tapis (pholem) yang ada di dalamnyapun menjadi terputus. Dengan terputusnya pembuluh tapis ini maka proses pengangkutan hasil asimilasi berupa glukosa sebagai pembentuk bermacam-macam karbohidrat seperti, gula, pati dan senyawa organik lain seperti protein, lemak dan lain-lain menjadi tidak bisa sampai ke bawah.

Hasil-hasil asimilasi ini sebetulnya dapat didistribusikan merata keseluruh sel dan akan menjadi terakumulasi pada sel-sel tersebut yang oleh tanaman digunakan untuk memacu tumbuhnya pembungaan yang nantinya akan menjadi buah yang digunakan untuk menyimpannya sebagi cadangan makanan.

Hal serupa masih sering terjadi dan bisa dijumpai di daerah pedesaan yakni ada sementara petani yang mungkin berdasarkan mitos atau tradisi tertentu mereka melakukannya dengan membungkus batang pohon buahnya menggunakan tikar usang yang diikat dengan kawat ataupun dipaku dan sebagainya. Kiat itupun pada hakekatnya sama seperti hal yang sudah disebutkan diatas yaitu mengganggu aktivitas pembuluh tapis (pholem) agar pohon cepat berbuah.

Pada bulan Januari-Februari berdasarkan hitungan pranoto-mongso kejawen adalah tiba mongso kepitu. pada mongso ini oleh para petani masih dipercayai dan dianggap tabu untuk melakukan penanaman, karena banyaknya cacing yang keluar dari sarangnya.

Secara logika dalam hal ini memang dapat dimaklumi karena ketika mongso ini tiba biasanya antara hujan deras dan terik panas saling bergantian dan itu menjadikan buruknya aerasi tanah akibat tingginya kelembaban dan suhu di dalam tanah. Dalam hal ini proses pernafasan akar tanaman baru untuk menghasilkan energi yang digunakan menyerap hara disekitarnya menjadi tidak optimal, sehingga tanaman baru akan terhambat pertumbuhannya (tidak cepat bangun)

Itulah mitos-mitos kejawen didalam hal tumbuhan. Percaya nggak percaya tentang mitos-mitos tersebut, tergantung kita yang menyikapi dari sudut mana kita memandangnya. Sekian, semoga bermanfaat.

Monday, February 6, 2017

Cara Membuat Bibit Okulasi Dan Sambungan

Ceritatani - Cara Membuat Bibit Okulasi Dan Sambungan. Benih atau bibit merupakan modal dasar dalam berkebun buah-buahan maupun yang lainnya. Kesalahan dalam memilih bibit akan sulit dalam memperoleh hasil yang baik walaupun dikelola dengan sempurna. Oleh karena itu untuk mendapatkan hasil yang maksimal diperlukan pemilihan bibit yang baik, entah itu dari biji maupun dari okulasi maupun sambungan.

Bibit Okulasi Dan Sambungan

Apabila Anda ingin membuat bibit secara okulasi maupun sambungan, dan nantinya bisa mendapatkan hasil yang baik Anda juga harus memilih bibit yang unggul. Nah.. berikut ini langkah-langkah pembibitan buah-buahan unggul secara okulasi dan sambungan  :
  1. Tentukan pohon induk unggul yang akan dibibitkan. Pohon harus dijaga dan dipelihara secara baik.
  2. Siapkan lahan persemaian, bila diperlukan lengkapi dengan peneduh.
  3. Siapkan biji buah-buahan untuk batang bawah. Penggunaan batang bawah dari bibit setek atau cangkok akan menghasilkan tanaman dengan perakaran yang tidak kuat.
  4. Siapkan sarana-prasarana pendukung seperti pisau, gunting pangkas, dan tali rafia pembalut.
Buji untuk batang bawah diseleksi, pilih biji yang baik dan seragam dan juga sehat. Biji dapat disemai langsung di lahan persemaian ataupun plybag. Bibit baru dapat diokulasi/sambung setelah daun yang mekar sekitar 3-6 helai atau sudah berumur 4-24 bulan, tergantung jenis tanamannya.

Pembuatan okulsi dapat dilakukan setelah kulit batang bawah dapat dikupas. Akan lebih bagus dilakukan saat bibit sedang aktif tumbuh daun muda, sedangkan untuk pembuatan sambungan dapat dilakukan setiap saat.

Pengambilan entres/cabang mata tempel, agar mudah dalam pengambilan mata tempel dari kambium kayu cabang entres, sebaiknya dilakukan setelah daun tunas mulai menua. Setalah bibit batang bawah dan cabang entres siap, maka mulai dilakukan okulasi dan sambungan.

Cara-Membuat-Bibit-Okulasi-Dan-Sambungan
Okulasi

Cara Membuat Bibit Okulasi
  1. Ambil cabang entres/mata tunas yang baik dari cabang primer dan sekunder pohon induk yang telah berbuah dan sehat.
  2. Ambil mata tunas dari cabang entres dengan pisau okulasi dengan hati-hati. Ukurannya sama dengan celah yang dibuat pada bibit batang bawah. Lepaskan kulit kayu yang melekat pada mata tunas dengan hati-hati agar matanya tidak pecah.
  3. Buat celah dengan mengupas kulit kayu bibit batang bawah pada ketinggian sekitar 20 cm dari permukan tanah. Lebar celah 0,5-1 cm dengan panjang2-3 cm. Potong 2/3 bagian kulit batang sebelah atas hingga membentuk lidah.
  4. Sisipkan mata tunas tepat di bawah lidah hingga sisi mata tunas bersentuhan dengan kulit celah batang bawah, tidak boleh menindih.
  5. Balut mata tunas dengan tali rafia halus hingga rapat. Pembalutan dimulai dari bawah keatas, dengan cara ini mata tunas tidak terkena air siraman dan terlindung dari terik matahari.
  6. Buka balutan setelah mata tunas mulai hidup/tumbuh, biasanya antara 3-6 minggu setelah okulasi. tandanya, warna mata tunas tetap hijau, bila warnanya cokelat berarti mati. selanjutnya batang atas di atas mata tunas dipatah lengkungan atau ujungnya. Setelah bertunas sepanjang 5 cm atau lebih, barulah kemudian batang atas dipotong seluruhnya.
Cara-Membuat-Bibit-Okulasi-Dan-Sambungan
Sambung
    Cara Membuat Bibit Sambungan
    1. Potong bibit batang bawah pada ketinggian 10-20 cm dari tanah, khusus utuk durian 5 cm diatas cincin (bekas melekatnya kontiledon)
    2. Belah ujung batang bawah sedalam 1-3 cm.
    3. Potong cabang entres (cabang atas) dari pohon induk, runcingkan/sayat dasar entres pada kedua sisi yang berhadapan sepanjang 1-3 cm hingga membentu baji pahat.
    4. Sisipkan batang atas (baji) ke dalam celah batang bawah. Cara menyisipkan harus cermat agar kambium batang atas menyentuh kambium batang bawah, walaupun hanya satu sisi. Persentuhan kambium merupakan kunci keberhasilan sambungan.
    5. Balut sambungan tersebut dengan tali rafia dari bawah keatas hingga erat dan rapat.
    6. Tutup (sungkup) bibit yang telah disambung dengan kantong plastik transparan agar lembab. Kemudian, simpan di bawah naungan. Sungkup dibuka sampai batang atas tumbuh tunas baru, biasanya setelah 1-1,5 bulan.
    Demikian tehnik tentang pembibitan secara okulasi dan secara sambung, mohon maaf bila banyak salah kata, semoga bisa bermanfaat.

    Search This Blog