Budidaya Vanili (Emas Hijau) Dengan Mudah Dan Menguntungkan

Petanimillenial.com - Cara Budidaya Vanili Dengan Mudah Dan Menguntungkan. Pada masa kejayaanya buah vanili harganya sangat melambung tinggi, bahkan harga vanili per 1 kg nya saat itu bisa mencapai 300-400 ribu. Namun tahun-tahun belakangan harga vanili turun drastis hinga mencapai level 50-100 ribu per kg nya.

TEKNIS BUDIDAYA DURIAN DENGAN PRODUK ORGANIK NASA

Saat ini, permintaan dan harga durian tergolong tinggi, karena memberikan keuntungan menggiurkan bagi siapa saja yang membudidayakan. Sehingga bertanam durian merupakan sebuah prospek usaha agribisnis yang bagus. Cara bertanam durian yang baik merupakan pintu gerbang untuk menuju sukses. PT. Natural Nusantara membantu alternatif solusi bagaimana teknis budidaya durian secara intensif, sehingga terjadi peningkatan hasil secara K- 3, yaitu Kuantitas, Kualitas dan Kelestarian lingkungan.

12 Tipe Tumbuhan Hias Gantung Ini Dapat Mempercantik Suasana Rumah

Bahagia berkebun serta memandang mekarnya bunga di halaman? Hobi menanam bunga memanglah identik dengan keelokan, atmosfer fresh serta bau semerbak yang membuat perasaan bahagia riang. Tetapi bila keadaan rumah ataupun taman tidak membolehkan, tumbuhan hias gantung dapat jadi pemecahan peningkat semangat serta keelokan di rumah.

Proses Penggolahan Gula Aren

Proses Penggolahan Gula Aren. Gula aren adalah gula yang dihasilkan dari penyadapan pohon aren atau nira. Gula aren sering juga disebut gula jawa. Seperti pernah saya tulis di artikel saya yang terdahulu, pohon aren adalah pohon yang sangat serbaguna, karena dari semua yang ada dipohon aren dapat dimanfaatkan.

Menjadi Milyarder Hanya Menjadi Petani Umbi-umbian

Budidaya porang belakangan ini semakin diminati para petani. Permintaan pasar akan umbi dari tanaman berkhasiat ini membuat banyak orang berlomba-lomba mempelajari cara budidaya porang.

Showing posts with label Pupuk. Show all posts
Showing posts with label Pupuk. Show all posts

Friday, June 4, 2021

Cara Membuat Pupuk Kompos Alami

Cara Membuat Pupuk Kompos Alami - Kompos merupakan pupuk organik yang dapat diperoleh dengan proses pelapukan dari bahan-bahan tanaman organik seperti, jerami, sekam, daun-daunan, rumput, serbuk gergaji dan sampah organik dari limbah rumah tangga, serta kotoran hewan. Kompos sangat diperlukan karena dapat meningkatkan kesuburan tanah secara alami dan juga ramah lingkungan, disamping dapat meningkatkan pertumbuhan dan produksi. 

Pupuk kompos dapat dibuat sendiri dengan memanfaatkan bahan-bahan seperti yang telah disebutkan diatas, selain bahan-bahan itu bisa didapat dengan mudah disekitar kita, pupuk kompos juga sangat bermanfaat untuk mengembalikan kesuburan tanah akibat terlalu banyaknya kandungan pupuk kimia yang sering dipakai secara berlebih.

Kesuburan suatu tanaman biasanya tergantung bagaimana kondisi tanah yang di tanami, apabila kandungan kesuburan tanah sudah berkurang maka tanaman akan menjadi tidak subur. Ada berbagai faktor kenapa kesuburan tanah semakin berkurang, misalnya lahan terlalu sering ditanami, penggunaan pupuk kimia secara berlebih dll.

Penggunaan pupuk kimia secara terus menerus tanpa diimbangi dengan pupuk organik juga sangat berpengaruh pada kondisi tanah. Oleh sebab itu tahun-tahun belakangan ini pemerintah melalui Penyuluh Pertanian Lapangan PPL selalu menganjurkan kepada petani agar bisa memaksimalkan pupuk organik maupun kompos.

Kesuburan-Tanah

Cara Membuat Pupuk Kompos Alami
  1. Siapkan tempat pengomposan, dapat dari bahan kayu maupun dinding tembok dengan ukuruan 1 m x 2 m, tinggi kurang lebih 1 m, Atau menyesuaikan kondisi dan tempat.
  2. Bahan yang diperlukan 20 bagian jerami/gulma/rerumputan, 3 bagian kotoran hewan, dan 1 bagian dedak halus. Contoh 2 ton jerami + 3 kw kotoran hewan + 1 kw dedak (Kondisi bisa menyesuaikan dengan kebutuhan Anda).
  3. Jerami dibasahi sampai lembab, lalu dipotong keci-kecil dan dicampur merata.
  4. Letakkan potongan campuran jerami/gulma pada bak yang telah dipersiapkan secara merata dengan ketebalan sekitar 25 cm.
  5. Taburi atasnya dengan kotoran hewan dengan ketebalan sekitar 10 cm secara merata. Kemudian taburkan dedak diatas kotoran hewan dengan ketebalan sekitar 5 cm (secukupnya) secara merata, lebih banyak akan lebih baik terhadap proses pelapukan.
  6. Ulangi proses No 1 - No 5 sampai pada ketinggian bak.
  7. Lakukan penyiraman pada tumpukan tersebut secara merata dan tutub bak dengan plastik.
  8. Fermentasi kompos akan berjalan dengan baik apabila dipegang cukup panas dengan suhu 70 derajat celcius.
  9. Setelah 14 hari, buka tutupnya, lakukan pembalikan secara merata dan disiram kembali secara merata dan tutup kembali.
  10. Setelah 2 bulan lakukan pembalikan yang kedua dan disiram kembali secara merata dan tutup kembali.
  11. Setelah 1,5 bulan kemudian barulah kompos siap untuk digunakan, bila diperlukan kompos dikeringkan kemudian diayak atau disaring bila perlu.
Cara Penggunaan
Pupuk kompos alami sangat baik bila digunakan sebelum lahan ditanami. Sebarkan pupuk kompos pada permukaan tanah 7 hari sebelum tanam dengan dosis ukuran 20 ton/ha.

Manfaat Pupuk Kompos Alami
  1. Meningkatkan kesuburan tanah secara biologis.
  2. Meningkatkan pertumbuhan dan produksi padi.
  3. Menekan serangan penyakit, terutama penyakit patogen tular tanah.

Demi menjaga kesuburan tanah, alangkah lebih bijak jika pemakaian pupuk kimia bisa dikurangi seminim mungkin. Salah satu cara alami yang bisa dilakukan adalah hanya dengan menggunakan pupuk organik. Sala satu pupuk organik yang bisa dibuat sendiri adalah dengan membuat pupuk kompos.

Demikian cara membuat pupuk kompos alami, dengan selalu menggunakan pupuk alami setidaknya kita bisa tetap menjaga kesuburan tanah tanpa menggangu ekosistem lainnya. Semoga bermanfaat.

Friday, May 28, 2021

Mengolah Sampah Rumah Tangga Menjadi Pupuk Organik

Mengolah Sampah Rumah Tangga Menjadi Pupuk Organik - Sampah sampai saat ini masih menjadi masalah klasik yang sering menjadi persoalan didalam penangannya. Di Negara kita kesadaran orang untuk membuang sampah pada tempat yang disediakan masih sangatlah minim, tidak heran jika masih banyak tempat-tempat kumuh akibat pola pembuangan sampah yang sembarangan.

Sampah dibedakan menjadi 2, yaitu organik dan non organik.

Sampah organik  : yaitu sampah yang udah untuk terurai kembali ketika dibuang ke tanah. Contoh sampah organik yaitu sampah dari limbah rumah tangga semisal, daun, sayur-sayuran yang sudah tidak terpakai an lain sebagainya.

Sampah non organik  : yaitu sampah yang tidak bisa terurai ketika dibuang ke tanah, misalnya, plastik, botol minuman dan lain sebagainya.

Untuk meminimalisir keberadaan sampah yang bisa mencemari linkungan, saat ini banyak dilakukan pengelolaan sampah, baik itu sampah organik maupun non oranik. Sampah organik banyak dikembangan dan di olah kembali menjadi pupuk organik, baik yang cair maupun yang biasa.

Nah, pada kesempatan ini Cerita Tani akan berbagi bagaimana memanfaatkan sampah rumah tangga yang organik untuk dijadikan pupuk. Disini sampah rumah tangga bisa diolah menjadi pupuk organik bisa dan juga ppuk organik cair. Ok, langsung saja disimak caranya...

Mengolah-Sampah-Rumah-Tangga-Menjadi-Pupuk-Organik


Cara Membuat Pupuk Organik Dari Sampah Rumah Tangga

1. Langkah Pertama 
Pisahkan terlebih dahulu antara sampah organik dari sampah non organik. Sampah organik bisa berupa sisa makanan, kulit buah, sisa sayuran. Agar nanti sampah bisa cepat terurai sebaiknya cacah atau potong-potong sampah yang mempunyai ukuran besar.

2. Langkah Kedua
  • Persiapkan terlebih dahulu wadah, wadah bisa dari tong plastik atau bekas kaleng cat (Adapun ukuran wadah bisa menyesuaikan). 
  • Selanjutnya masukkan sampah rumah tangga organik yang telah dipilih tani kedalam tong, adapun bahan lain yang bisa ditambhkan adalah serbuk gergaji dan juga pupuk kandang dan organisme perombak limbah/ragi kompos (Tricholant). 
  • Aduk bahan sampai tercampur merata, kemudian tutup wadah dengan plastik.

3. Langkah Ketiga (Proses Pematangan)
  • Dalam proses ini waktu yang dibutuhkan adalah 5-6 minggu.
  • Setiap 7 hari sekali, aduk sampah dalam wadah, Dalam proses ini, usahakan suhu bahan berkisar 30-70 derajat celcius. 
  • Memasuki minggu ke-5 atau ke-6, kompos sudah jadi. 
  • Ciri-cirinya adalah sampah tidak lagi berbau busuk, namun telah berbau tanah dengan warna coklat kehitaman dan suhu 30-32 derajat celcius.

4. Langkah Keempat ( Pengayakan)
  • Agar didapat hasil pupuk yang seragam, sebaiknya kompos diayak, namun apabila pupuk organiknya mau dipakai sendiri juga bisa langsung untuk pemupukan.

Catatan  :
  • Agar hasil pupuk kompos organik yang dibuat memiliki kualitas yang baik, selama dalam proses pematangan, usahakan suhu bahan organik berkisar 30-70 derajat celcius, 
  • Kelembaban bahan organik berkisar 40-60 derajat celcius, 
  • Derajat kemasaman pH kompos berkisar antara 6,5-7,5.
  • Adapun ciri fisik hasil kompos yang baik dapat dilihat secara visual dan dirasakan, antara lain warna kompos coklat kehitaman, tidak berbau busuk atau menyengat, tetapi berbau tanah tanah, berbutir halus, lunak ketika dihancurkan dengan jari-jari tangan. 
Baca juga  :

Cara Membuat Pupuk Organik Cair Dari Sampah Rumah Tangga

Nah, sampailah kita pada pembahasan tentang cara membuat pupuk organik cair dari sampah rumah tangga. Berikut ini langkah-langkahnya:

Langkah Pertama 
  • Persiapkan bahan bakunya, yakni sampah-sampah organik. Sampah organik bisa berupa sisa makanan, kulit buah, sisa sayuran. Agar nanti sampah bisa cepat terurai sebaiknya cacah atau potong-potong sampah yang mempunyai ukuran besar
  • Persiapkan terlebih dahulu wadah, wadah bisa dari tong plastik atau bekas kaleng cat (Adapun ukuran wadah bisa menyesuaikan). Siapkan pula kantong plastik dan beri beberapa lubang sebesar 1 cm. Lubang ini untuk memperlancar sirkulasi air dalam tong.
  • Persiapkan tetes tebu atau gula yang sudah dilarutkan untuk mengaktifkan EM4.
  • Persiapkan EM4 untuk memudahkan proses pelarutan. Adapun untuk mendapatkan EM4 Anda bisa membelinya di toko-toko pertanian atau membuatnya sendiri.

Langkah Kedua
  • Persiapkan air sumber/air sumur. Hal yang mesti diperhatikan, jangan gunakan air hujan, air PAM maupun air irigasi, karena air-air tersebut dapat tercemar zat-zat kimia yang dapat menghambat pertumbuhan mikroba.
  • Campurkan cincangan sampah hijau, EM4, dan air gula atau tetes tebu ke dalam bak. Setelah itu masukkan campuran ke dalam kantong plastik yang sudah dilubangi. Kemudian masukkan kantong plastik ini ke dalam tong dan tambahkan dengan air.
  • Ikat kantong plastik berisi sampah hijau dan EM4 kemudian tutup rapat tongnya selama kurang lebih tiga minggu.
  • Setelah tiga minggu, buka tutup tong dan cek hasilnya. Jika sampah dalam tong itu tidak berbau busuk dan kelihatan menyusut berarti pembuatan pupuk organik cair telah berhasil. Angkat sampah dalam kantong plastik dan tiriskan. Anda akan mendapatkan 2 hal, sampah dari dalam plastik menjadi pupuk padat, sedangkan air dalam tong menjadi pupuk organik cair.
Itulah dua cara mengolah sampah rumah tangga menjadi pupuk organik, Setidaknya ada dua hal bermanfaat yang bisa didapat dari hal ini, yaitu mengolah limbah sampah rumah tangga menjadi pupuk yang bisa digunakan, dan yang kedua adalah meminimalisir pencemaran lingkungan akibat sampah yang dibuang sembarangan. Selamat mecoba, semoga bermanfaat.

    Cara Membuat Pupuk Bokhasi Organik

    Cara Membuat Pupuk Bokhasi Organik -  Pupuk bokhasi adalah pupuk alami yang terbuat dari campuran bahan-bahan organik. Manfaat pupuk bokhasi adalah bisa mengembalikan kesuburan tanah yang telah terlalu banyak menggunakan pupuk kimia pabrikan. Pupuk bokhasi sebenarnya juga telah dijual oleh pedagang pupuk dengan harga yang juga terjankau.

    Bagi petani yang memiliki bahan sendiri disekitar rumah, alangkah baiknya bisa membuat pupuk bokhasi sendiri karena cara membuat pupuk bokhasi ini prosesnya cukup mudah. Bokhasi bisa dibuat 2 macam yaitu bokhasi cair dan juga bokhasi padat. Pada kesempatan ini Ceritatni akan membagikan cara membuat pupuk bokhasi padat.

    CaraMembuat Pupuk Bokhasi Organik Sederhana

    Cara-Membuat-Pupuk-Bokhasi-Organik

    Bahan-bahan  :
    • 75 kg pupuk kandang.
    • 32 kg sekam/merang.
    • 5 kg katul/dedak.
    • 1/4 kg gula pasir.
    • EM4 cair.
    Alat :
    • Terpal
    • Bak Penampung
    • Plastik Transparan.

      Cara membuatnya  :
      • Campurkan pupuk kadang, sekam/merang, katul/dedak menjadi satu dan aduk sampai rata.
      • Ambil 2 liter air, dan beri 7 sendok makan gula pasir, 15 sendok makan EM4, aduk menjadi satu kemudian taburkan pada campuran bahan-bahan yang telah diaduk tadi sampai rata.
      • Setelah semua bahan tercampur, silajkan masukkan kedalam bak yang telah dipersiapkan, bila tidak ada bak cukup menggunakan terpal kemudian ditutup dengan plastik.
      • Aduk setiap hari sekali dan biarkan sampai 2 minggu.
      • Bila  sudah 2 minggu pupuk bokhasi siap untuk digunakan.
      Pupuk bokhasi organik ini sangat bagus bila digunakan sebelum lahan ditanami, terutama untuk tanaman padi. Pupuk bokhasi ini bila digunakan jangka panjang tentu akan sangat bagus sekali bagi kesuburan tanah dan mengembalikan tanah serta hasil pertanian menjadi organik.

      Demikian Cara Membuat Pupuk Bokhasi Organik dengan bahan-bahan alami yang ada di sekitar kita, selamat mencoba dan semoga bermanfaat. Salam Tani.

      Friday, May 21, 2021

      Pupuk Organik Cair Dari Sabut Kelapa

      Ceritatani - Pupuk Organik Cair Dengan Sabut Kelapa. Di dalam sabut kelapa, ternyata terdapat beberapa kandungan yang bermanfaat dan dibutuhkan oleh tumbuhan. Setiap sabut kelapa terkandung kalium dan klorida. Fungsi dari kalium dan klorida bagi tumbuh-tumbuhan adalah untuk memperkuat akar tumbuhan.

      Meskipun sabut kelapa memiliki manfaat untuk tumbuhan, namun banyak orang yang belum memanfaatkannya. Dari sabut kelapa bisa dihasilkan pupuk organik cair yang dapat diaplikasikan sebagai pupuk pada berbagai tanaman, terutama tanaman padi.

      Proses pembuatan pupuk organik cair dengan menggunakan sabut kelapa ini cukup mudah. Bahan-bahannya pun dapat ditemukan disekitar kita tanpa harus mengeluarkan biaya yang banyak. Dengan biaya yang minim kita membuat pupuk organik cair dari sabut kelapa, serta kita akan merasakan manfaatnya bagi tumbuhan yang kita tanam.

      Pupuk-Organik-Cair-Dari-Sabut-Kelapa

      Cara Membuat Pupuk Organik Cair Dari Sabut Kelapa

      Bahan-bahan dan Alat  :
      • Persiapkan sabut kelapa 12 kg (menurut kebutuhan/bisa disesuaikan)
      • 1 Drum bekas.
      • 20 Liter air.

      Cara Membuatnya  :
      • Bersihkan sabut kelapa dari kulit luarnya. 
      • Sabut kelapa dicacah kecil-kecil
      • Masukkan sabut kelapa yang telah dicacah kedalam drum bekas yang telah dipersiapkan. 
      • Isi drum dengan air sebanyak 20 liter. 
      • Tutup rapat drum dan letakkan ditempat teduh. Usahakan drum terhindar dari sinar matahari dan air hujan. 
      • Diamkan selama 15 hari. 
      • Pada hari ke 16 silahkan di cek, apabila warna air rendaman telah berubah menjadi kuning kehitaman, maka pupuk cair dari sabut kelapa sudah siap untuk digunakan memupuk tanaman. 

      Cara Pemupukan  :
      • Penggunaan pupuk cair ini dapat dilakukan sebanyak dua kali dalam satu masa tanam. Pergunakan sebagai pupuk dasar sebelum lahan di tanami, Pada masa tumbuh setelah awal penanaman akan lebih bagus jika pemberian pupuk ini tanpa tambahan air dan langsung di semprotkan pada tanaman.
      • Pupuk KCl memiliki manfaat yang sangat banyak bagi peningkatan produktivitas tanaman budidaya. Pupuk cair ini sangat cocok diaplikasikan ke tanaman padi yang sedang bunting. Penggunaannya adalah dengan cara di semprotkan ke daun yang menghadap bawah agar penyerapan unsur kalium menjadi lebih optimal. Berdasarkan penelitian beberapa ahli pertanian, pupuk organik cair dari sabut kelapa ini mampu meningkatkan produktivitas hasil tanaman padi hingga 5 sampai 15% dengan kandungan K2O sebanyak 3-5%.
      • Selain itu bagi Anda yang berbudidaya tanaman pisang pupuk ini juga cocok pada tanaman pisang terutama untuk mencegah dan juga mengobati tanaman pisang yang terkena hama penyakit. Adapun cara aplikasinya pada tanaman pisang adalah, disiramkan ke rumpunnya maupun disemprotkan.
      Demikian tentang manfaat sabut kelapa dan bagaimana cara membuat pupuk organik dari sabut kelapa, selamat mencoba, semoga bermanfaat.

      Friday, May 7, 2021

      Pengertian Pestisida Dan Pestisida Nabati

      Penggunaan pestisida di kalangan petani adalah hal yang tidak bisa dihindari. Pestisida sering digunakan untuk membasmi hama tanaman yang sering menggangu. Namun demikian sebenarnya penggunaan pestisida juga harus diperhatikan demi mengurangi dampak pada lingkungan.

      Pengertian Pestisida

      Pestisida adalah zat yang dapat bersifat racun, menghambat pertumbuhan/perkembangan, tingkah laku, perkembangbiakan, kesehatan, mempengaruhi hormone, penghambat makan, membuat mandul, sebagi pemikat, (antrakan), penolak dan aktifitas lainnya yang mempengaruhi Organisme Penggangu Tanaman (OPT). Pestisida digunakan untuk mengurangi atau meminimalkan kehilangan hasil produksi akibat OPT.

      Macam pestisida menurut target sasaran OPT

      • Fungsisida.
      • Bakterisida. 
      • Moluskisida. 
      • Rodentisida.
      • Akarisida.
      • Insektisida. 
      • Nematisida.


      Macam pestisida menurut sumber bahan  :  Pestisida Nabati/Alami/Organik dan Pestisida organik sintetis.

      Penggunaan pestisida di lingkungan pertanian menjadi masalah yang sangat dilematis. Di satu sisi pestisida dipakai untuk menekan angka kehilangan hasil dari produksi pertanian, namun disisi lainnya penggunaan pestisida yang kurang bijaksana dapat memberikan dampak negatif terhadap lingkungan. Dari hal-hal tersebut sebenarnya perlu digali dan dimasyarakatkan kalau penggunaan pestisida yang ramah lingkungan bisa dilakukan.

      pengertian-pestisida-dan-pestisida-nabati
      Buah Mahoni / Bahan Pestisida Nabati

      Pestisida Nabati

      Pestisida nabati adalah suatu pestisida yang bahan dasarnya berasal dari tumbuhan. Pestisida ini relative mudah dibuat dengan kemampuan dan pengetahun yang terbatas. Oleh karena terbuat dari bahan alami/nabati maka jenis pestisida ini bersifat mudah terurai (biodegradable) di alam, sehingga tidak mencemari lingkungan dan relative aman bagi manusia dan ternak peliharaan karena residunya mudah hilang.

      Pestisida nabati bersifat pukul dan lari (hit and run), artinya apabila diaplikasikan akan membunuh hama pada waktu itu dan setelah hama tebunuh maka residunya akan cepat menghilang di alam. Dengan demikian tanaman akan terbebas dari residu pestisida dan aman untuk dikonsumsi.

      Penggunaan pestisida nabati dimaksudkan bukan untuk meninggalkan dan menganggap tabu penggunaan pestisida sintetis, tetapi merupakan suatu cara alternative dengan tujuan agar pengguna (dalam hal ini petani) tidak hanya tergantung pada pestisida sintetis. Tujuan lainnya adalah agar penggunaan pestisida sintetis dapat diminimalkan sehingga kerusakan lingkungan yang diakibatkannya pun diharapkan bisa dikurangngi.

      Secara evolusi, tumbuhan telah mengembangkan bahan kimia sebagai alat pertahanan alami terhadap pengganggunya. Tumbuhan mengandung banyak bahan kimia yang merupakan poduksi  metabolit sekunder dan digunakan oleh tumbuhan sebagai alat pertahanan dari serangan organisme penggangu (OPT).

      Tumbuhan sebenarnya kaya akan bahan bioaktif, termasuk jenis tumbuhan yang mengandung bahan aktif pestisida. Ada lebih dari 2.400 jenis tumbuhan yang termasuk dalam 235 famili dilaporkan mengandung bahan pestisida. Oleh karena itu, bila kita dapat mengolah tumbuhan ini sebagai bahan pestisida maka petani akan sangat terbantu untuk memanfaatkannya dari sumber daya alam setempat yang terdapat di sekitar nya.

      Sejak jaman dahulu penduduk Indonesia sudah menggunakan tumbuhan sebagai racun serangga atau racun ikan. Keuntungan yang diperoleh dari penggunaan pestisida nabati adalah bahan telah tersedia di alam, cara pembuatannya mudah, menghasilkan produk pertanian yang bebas residu bahan kimia dan juga relatif aman serta meminimalkan kemungkinan terjadinya kerusakan lingkungan atau dengan kata lain ramah lingkungan. Inilah faktor pendorong atau peluang penggunaan pestisida nabati pada sistem budidaya tanaman organik.

      Demikian pengertian mengenai pestisida dan pestisida nabati. Mengenai berbagai tumbuhan yang menghasilkan insektisida nabati yang bisa digunakan dan dimanfaatkan, akan saya update pada artikel berikutnya, terima kasih semoga bermanfaat.

      Sunday, March 14, 2021

      Cara Budidaya Porang Dan Jenis Porang Yang Punya Nilai Ekonomi Tinggi

      Pohon Porang

      Porang merupakan tumbuhan tipe umbi yang bernilai ekonomi besar. Tumbuhan ini terkenal sebab cerita petaninya yang jadi miliarder sehabis sukses bisnis ekspor porang.


      Kesuksesan si petani pasti tidak terlepas dari belajar metode tanam porang yang benar sekalian ketahui tipe porang yang laku di pasaran.

      Bisa jadi sebagian warga Indonesia masih asing dengan tumbuhan satu ini. Di sebagian wilayah di Jawa, tumbuhan porang diketahui pula dengan nama iles- iles, suatu tumbuhan berjenis umbi dari spesies Amorphophallus Muelleri Blume.

      Tumbuhan yang masih dikira liar ini memiliki banyak glukomannan, suatu zat gula lingkungan serta serat larut dari ekstrak pangkal tumbuhan.

      Ekstrak ini setelah itu terbuat jadi tepung mannan yang bisa digunakan buat kebutuhan industri pangan semacam pembuatan konnyaku ataupun shirataki.

      Tepung mannan pula banyak digunakan oleh industri farmasi, kertas, tekstil, karet, cat, kosmetik, plastik, pemurnian mineral, serta penjernihan air.

      Tubuh Karantina Pertanian mengatakan tumbuhan porang bernilai strategis sebab memiliki kesempatan yang lumayan besar buat ekspor.

      Tercatat, ekspor porang pada 2018 tercatat sebanyak 254 ton, dengan nilai ekspor Rp11, 31 miliyar ke Jepang, Cina, Vietnam, Australia, serta yang lain.

      Dengan kemampuan ekonomi sebesar itu, sayangnya sepanjang ini porang belum banyak dibudidayakan walaupun berkembang produktif di Pulau Jawa. Buat itu, kesempatan membudidayakan porang pasti dapat dimanfaatkan buat menaikkan pundi- pundi rupiah Kamu.

      Metode Tanam Porang yang Benar

      A. Ketentuan Budidaya Tumbuhan Porang

      Saat sebelum menanam terdapat 3 perihal yang wajib jadi atensi semacam berikut.

      Tanah: Kriteria tanah buat menanam porang haruslah gembur, tidak sangat basah dengan kandungan pH tanah berkisar 6 sampai 7. Struktur tanah ialah pencampuran dengan tanah liat berpasir dan terbebas dari gulma.

      Hawa: Hawa yang sesuai buat menanam porang merupakan dataran besar dengan ketinggian 100 sampai 600 mdpl, dengan kebutuhan sinar matahari yang lumayan.

      Area: Tumbuhan porang memerlukan tumbuhan lain buat berkembang ialah inang ataupun tempat tumbuhan porang bernaung. Tipe tumbuhan yang baik menaungi tumbuhan porang merupakan pisang, jahe, pinang, mahoni, jati, serta sonokeling.

      B. Tahapan Menanam Porang

      Sehabis mengenali ketentuan budidaya porang, berikut tahapan menanam porang:

      1. Bilas lahan

      Keberadaan gulma di lahan hendak mengusik perkembangan tumbuhan porang. Kamu dapat menimbun rumput yang tercabut sampai membusuk di dalam tanah buat dimanfaatkan selaku pupuk natural.

      2. Waktu Penanaman

      Terdapat 2 masa waktu yang pas menanam porang. Bila memakai biji, masa hujan mulai Oktober sampai Desember merupakan waktu terbaik buat menanam porang.

      Buat menanamnya, kamu wajib terlebih dulu melaksanakan pembibitan dengan menanam biji dalam polybag.

      Bila pembibitan tidak hanya biji, hingga masa kemarau merupakan waktu terbaik buat metode menanam porang dari katak. Kamu tidak membutuhkan polybag bila menanam memakai umbi ataupun katak.

      3. Jarak Tanam

      Ada perbandingan jarak tanam pada tipe bibit porang. Jarak tanam ini hendak mempengaruhi pada waktu panen.

      Bila menanam memakai tipe bibit katak hingga jarak tanam yang sempurna berkisar 35 sampai 80 centimeter, sebaliknya buat tipe umbi berkisar 35 sampai 90 centimeter.

      Tetapi jarak tanam ini dapat diperlebar cocok kemauan apabila tipe umbi yang ditanam berdimensi lumayan besar.

      Akumulasi ataupun perlebaran jarak hendak terus menjadi mempermudah proses panen dan membuat tumbuhan porang berbuah lebih banyak.

      4. Metode menanam porang

      Saat sebelum menanam, siapkan lahan bertanam porang terlebih dulu. Berikut langkah- langkah mempersiapkan lahan tanam buat porang:

      Siapkan ajir ataupun batang bambu buat menegakkan tanaman

      Buat jarak antar ajir 1 m x 1 m spesial buat bibit umbi serta katak

      Setelahnya buat lubang tanam dengan dimensi 20 centimeter x 20 centimeter x 20 centimeter. Tetapi Kamu bisa menyesuaikannya dengan dimensi bibit yang dipakai

      Masukkan bibit porong ke dalam lubang tanam dengan letak bakal tunas menghadap atas

      Tutup lubang tanam dengan tanah setebal 3 cm

      Selaku catatan, apabila memakai biji tipe katak hingga mata tunas jangan dibalik supaya tumbuhan bisa berkembang dengan baik.

      Bila memakai biji, masukkan pangkal ke dalam lubang secara hati- hati supaya pangkal tumbuhan tidak rusak serta yakinkan menutup lubang dengan rata.

      Bila memakai bibit umbi, Kamu tidak butuh sangat memedulikan peletakan bakal tunas menghadap atas ataupun dasar.

      Pemberian pupuk dasar dicoba saat sebelum umbi ditanam dengan memakai pupuk bokashi yang dicampur dengan top soil sebanyak separuh kilo per lubang. Sebaliknya buat bibit katak, pupuk bokashi dicampur pada tanah dekat ajir.

      C. Metode Pengembangbiakan Porang

      Budidaya tumbuhan porang bisa dicoba secara vegetatif serta generatif. Paling tidak terdapat 3 metode buat mengembangbiakkan tumbuhan porang.

      1. Pengembangbiakan Bintil ataupun Katak

      Bibit katak tidaklah katak hewan, melainkan bintil porang yang timbul pada pangkal serta tangkai daun bercorak cokelat kehitaman.

      Porang katak umumnya timbul dikala masa panen, katak setelah itu ditaruh hingga masa penghujan datang, kemudian tanam katak pada tanah yang sudah disiapkan.

      2. Pengembangbiakan Biji ataupun Buah

      Dalam kurun waktu 4 tahun porang hendak berbunga, setelah itu hendak berganti jadi buah ataupun biji. Satu tongkol buah sanggup menciptakan 250 butir yang bisa digunakan selaku bibit tetapi wajib disemai terlebih dulu.

      3. Pengembangbiakan dengan Umbi

      Buat porang yang berdimensi kecil dapat diperoleh dari hasil pengurangan tumbuhan porang yang telah rapat. Hasil pengurangan tumbuhan porang ini dapat dimanfaatkan kembali selaku bibit.

      Sebaliknya buat umbi porang yang berdimensi besar, Kamu bisa membelahnya terlebih dulu jadi sebagian bagian. Setelahnya bagian itu dapat ditanam pada lahan yang sudah disiapkan.

      D. Pemupukan Tumbuhan Porang

      Pupuk yang bagus buat tumbuhan porang merupakan memakai pupuk organik.

      Pupuk organik terfermentasi umumnya digunakan pada sesi dini pemupukan, sebaliknya pupuk anorganik semacam NPK diberikan pada dikala tumbuhan porang berkembang besar.

      Waktu sempurna buat memupuk tumbuhan porang merupakan sehabis lahan disiangi, sehingga nutrisi bisa terserap sempurna. Proses penyiangan ialah aktivitas pencabutan gulma yang terletak pada sela tumbuhan sekalian menggemburkan tanah.

      Tipe Porang yang Laku di Pasaran

      Porang tidak memiliki tipe tertentu, tetapi terdapat 4 tumbuhan yang menyamai persis porang sampai susah dibedakan.

      Untuk pendatang baru yang membudidayakan porang, mungkin besar hendak terkecoh dari wujud daun, batang, serta yang lain. 4 tumbuhan seragam porang di antara lain, ialah:

      Suweg( Amorphophallus campanulatus forma hortensis)

      Walur( Amorphophallus campanulatus forma sylvestris)

      Iles- iles puti( Amoraphophallus variabilis)

      Blodor

      Berikut identitas yang membedakan tumbuhan porang dengan 4 tumbuhan yang lain yang kerap rancu disamakan:

      Porang:

      Pohon Porang


      Daun lebar dengan ujung daun lancip serta bercorak hijau muda

      Kulit batang porang lebih halus serta bercorak belang hijau putih

      Umbi pada porang tidak mempunyai bintil serta berserat halus bercorak kuning

      Ada katak( bibit porang) di tiap pertemuan cabang

      Suweng:

      Pohon Suweg



      Daun lebih kecil dengan ujung daun lancip bercorak hijau muda mengilap

      Kulit pada batang terasa lebih agresif serta bercorak belang hijau putih

      Umbi mempunyai bintil dengan serat halus bercorak putih

      Tidak terdapat katak di tiap pertemuan cabang

      Walur:

      Daun kecil dengan ujung daun lancip bercorak hijau muda mengilap

      Kulit batang agresif serta bercorak cenderung ungu hijau dengan garis- garis putih

      Ada banyak bintil pada umbi serta terasa agresif, tetapi serat terasa halus bercorak putih

      Tidak terdapat katak di tiap pertemuan cabang

      Iles- iles putih:

      Daun kecil dengan ujung runcing bercorak hijau tua

      Kulit batang halus dengan warna keunguan

      Ada bintil pada permukaan umbi, serat umbi terasa halus

      Tidak terdapat katak di tiap pertemuan cabang

      Perbandingan sangat mencolok merupakan, tumbuhan porang mempunyai bubil ataupun katak pada tiap pertemuan cabang daun. Tanpa terdapatnya bubil ataupun bibit porang, tumbuhan porang susah dibedakan.

      Belajar metode menanam porang serta tipe porang yang laku dipasaran dapat jadi referensi kamu mengawali bisnis porang. Pasti trial and error hendak terjalin dalam proses menanam, tetapi dengan terus menggali data serta berupaya, usaha kamu tentu berbuah hasil. Selamat berupaya.

      Search This Blog