Budidaya Vanili (Emas Hijau) Dengan Mudah Dan Menguntungkan

Petanimillenial.com - Cara Budidaya Vanili Dengan Mudah Dan Menguntungkan. Pada masa kejayaanya buah vanili harganya sangat melambung tinggi, bahkan harga vanili per 1 kg nya saat itu bisa mencapai 300-400 ribu. Namun tahun-tahun belakangan harga vanili turun drastis hinga mencapai level 50-100 ribu per kg nya.

TEKNIS BUDIDAYA DURIAN DENGAN PRODUK ORGANIK NASA

Saat ini, permintaan dan harga durian tergolong tinggi, karena memberikan keuntungan menggiurkan bagi siapa saja yang membudidayakan. Sehingga bertanam durian merupakan sebuah prospek usaha agribisnis yang bagus. Cara bertanam durian yang baik merupakan pintu gerbang untuk menuju sukses. PT. Natural Nusantara membantu alternatif solusi bagaimana teknis budidaya durian secara intensif, sehingga terjadi peningkatan hasil secara K- 3, yaitu Kuantitas, Kualitas dan Kelestarian lingkungan.

12 Tipe Tumbuhan Hias Gantung Ini Dapat Mempercantik Suasana Rumah

Bahagia berkebun serta memandang mekarnya bunga di halaman? Hobi menanam bunga memanglah identik dengan keelokan, atmosfer fresh serta bau semerbak yang membuat perasaan bahagia riang. Tetapi bila keadaan rumah ataupun taman tidak membolehkan, tumbuhan hias gantung dapat jadi pemecahan peningkat semangat serta keelokan di rumah.

Proses Penggolahan Gula Aren

Proses Penggolahan Gula Aren. Gula aren adalah gula yang dihasilkan dari penyadapan pohon aren atau nira. Gula aren sering juga disebut gula jawa. Seperti pernah saya tulis di artikel saya yang terdahulu, pohon aren adalah pohon yang sangat serbaguna, karena dari semua yang ada dipohon aren dapat dimanfaatkan.

Menjadi Milyarder Hanya Menjadi Petani Umbi-umbian

Budidaya porang belakangan ini semakin diminati para petani. Permintaan pasar akan umbi dari tanaman berkhasiat ini membuat banyak orang berlomba-lomba mempelajari cara budidaya porang.

Showing posts with label Pertanian. Show all posts
Showing posts with label Pertanian. Show all posts

Sunday, June 6, 2021

Peluang Usaha Tani

1. Menaman Sayuran Organik

2. Menjual Alat dan Mesin Pertanian

3. Menjual Bibit

4. Menjual Pupuk

5. Budidaya tanaman hias

6. Mengelola 1 produk pangan

7. Penanaman Rempah Rempah

8. Menyediakan Jasa Perantara Ekspor Bahan Pertanian


5 Hasil Pertanian Indonesia yang Laku Diekspor
Tembakau
Kita ketahui bersama bahwa memang indonesia adalah salah satu negara penghasil tembakau terbaik jadi tidak dapat dipungkiri bila indonesia mampu memasok tembakau untuk beberapa negara di dunia.

Tembakau diekspor pada Mei sebesar US$ 7,9 juta, naik 79,22% dibandingkan bulan lalu. Secara akumulasi tercatat US$ 33,5 juta.

Biji coklat
Coklat indonesia merupakan coklat terbaik, namun indonesia belum mampu mengelolanya dengan maksimal. Untuk itu banyak negara yang menginginkan coklat dari indonesia.



Ekspor biji coklat pada Mei adalah US$ 8,7 juta. Naik 16,08% dibandingkan April 2015. Dari Januari-Mei 2015, ekspornya mencapai US$ 37,1 juta

Rempah-rempah
Tempatnya rempah rempah, semua bumbu bisa didapatkan di tanah nusantara. Rempah merupakan produk pertanian yang permintaanya stabil.

Ekspor rempah-rempah turun 21,13% dibandingkan bulan sebelumnya, menjadi US$ 34,9 juta. Akumulasi dalam lima bulan tahun ini adalah US$ 211,5 juta. Contoh rempah-rempah ini adalah lada hitam, lada putih, kayu manis, biji pala, vanili, dan lainnya.

Baca artikel terkait jenis rempah rempah yang di eksport

Udang
Udang dan jenis perikanan lain masih menjadi produk pertanian yang populer. Indonesia merupakan negara yang memiliki luas laut 3 x lebih besar dari daratannya. Potensi hasil laut pun menjadi melimpah, itu yang membuat indonesia mampu meng ekspor produk perikanan.

Nominal ekspornya pada Mei turun 11,96% menjadi US$ 109,2 juta. Secara akumulasi tercatat US$ 583,6 juta.



Kopi
Salah satu kebun kopi dan produk kopi terbaik adalah indonesia. Tidak heran bila petani kopi dan para pembisnis pertanian banyak dapat orderan untuk mengirimkan hasil kopinya di negara negara maju.

Kopi diekspor pada Mei sebesar US$ 90,5 juta. Turun dibandingkan dengan bulan sebelumnya sebesar 8,3%. Akumulasinya adalah US$ 463,8 juta.

Sekarang banyak orang yang menginginkan bisnis eksport import , anda jangan sampai ketinggalan ya. Semoga artikel ini bermanfaat. Tunggu artikel menarik lainnya.

Dalam beberapa waktu kebelakang, blog ini saya ikutkan dalam ajang kontes seo, jadi artikel yang di tampilkan tidak berkualitas sama sekali.

Friday, June 4, 2021

Cara Membuat Pupuk Kompos Alami

Cara Membuat Pupuk Kompos Alami - Kompos merupakan pupuk organik yang dapat diperoleh dengan proses pelapukan dari bahan-bahan tanaman organik seperti, jerami, sekam, daun-daunan, rumput, serbuk gergaji dan sampah organik dari limbah rumah tangga, serta kotoran hewan. Kompos sangat diperlukan karena dapat meningkatkan kesuburan tanah secara alami dan juga ramah lingkungan, disamping dapat meningkatkan pertumbuhan dan produksi. 

Pupuk kompos dapat dibuat sendiri dengan memanfaatkan bahan-bahan seperti yang telah disebutkan diatas, selain bahan-bahan itu bisa didapat dengan mudah disekitar kita, pupuk kompos juga sangat bermanfaat untuk mengembalikan kesuburan tanah akibat terlalu banyaknya kandungan pupuk kimia yang sering dipakai secara berlebih.

Kesuburan suatu tanaman biasanya tergantung bagaimana kondisi tanah yang di tanami, apabila kandungan kesuburan tanah sudah berkurang maka tanaman akan menjadi tidak subur. Ada berbagai faktor kenapa kesuburan tanah semakin berkurang, misalnya lahan terlalu sering ditanami, penggunaan pupuk kimia secara berlebih dll.

Penggunaan pupuk kimia secara terus menerus tanpa diimbangi dengan pupuk organik juga sangat berpengaruh pada kondisi tanah. Oleh sebab itu tahun-tahun belakangan ini pemerintah melalui Penyuluh Pertanian Lapangan PPL selalu menganjurkan kepada petani agar bisa memaksimalkan pupuk organik maupun kompos.

Kesuburan-Tanah

Cara Membuat Pupuk Kompos Alami
  1. Siapkan tempat pengomposan, dapat dari bahan kayu maupun dinding tembok dengan ukuruan 1 m x 2 m, tinggi kurang lebih 1 m, Atau menyesuaikan kondisi dan tempat.
  2. Bahan yang diperlukan 20 bagian jerami/gulma/rerumputan, 3 bagian kotoran hewan, dan 1 bagian dedak halus. Contoh 2 ton jerami + 3 kw kotoran hewan + 1 kw dedak (Kondisi bisa menyesuaikan dengan kebutuhan Anda).
  3. Jerami dibasahi sampai lembab, lalu dipotong keci-kecil dan dicampur merata.
  4. Letakkan potongan campuran jerami/gulma pada bak yang telah dipersiapkan secara merata dengan ketebalan sekitar 25 cm.
  5. Taburi atasnya dengan kotoran hewan dengan ketebalan sekitar 10 cm secara merata. Kemudian taburkan dedak diatas kotoran hewan dengan ketebalan sekitar 5 cm (secukupnya) secara merata, lebih banyak akan lebih baik terhadap proses pelapukan.
  6. Ulangi proses No 1 - No 5 sampai pada ketinggian bak.
  7. Lakukan penyiraman pada tumpukan tersebut secara merata dan tutub bak dengan plastik.
  8. Fermentasi kompos akan berjalan dengan baik apabila dipegang cukup panas dengan suhu 70 derajat celcius.
  9. Setelah 14 hari, buka tutupnya, lakukan pembalikan secara merata dan disiram kembali secara merata dan tutup kembali.
  10. Setelah 2 bulan lakukan pembalikan yang kedua dan disiram kembali secara merata dan tutup kembali.
  11. Setelah 1,5 bulan kemudian barulah kompos siap untuk digunakan, bila diperlukan kompos dikeringkan kemudian diayak atau disaring bila perlu.
Cara Penggunaan
Pupuk kompos alami sangat baik bila digunakan sebelum lahan ditanami. Sebarkan pupuk kompos pada permukaan tanah 7 hari sebelum tanam dengan dosis ukuran 20 ton/ha.

Manfaat Pupuk Kompos Alami
  1. Meningkatkan kesuburan tanah secara biologis.
  2. Meningkatkan pertumbuhan dan produksi padi.
  3. Menekan serangan penyakit, terutama penyakit patogen tular tanah.

Demi menjaga kesuburan tanah, alangkah lebih bijak jika pemakaian pupuk kimia bisa dikurangi seminim mungkin. Salah satu cara alami yang bisa dilakukan adalah hanya dengan menggunakan pupuk organik. Sala satu pupuk organik yang bisa dibuat sendiri adalah dengan membuat pupuk kompos.

Demikian cara membuat pupuk kompos alami, dengan selalu menggunakan pupuk alami setidaknya kita bisa tetap menjaga kesuburan tanah tanpa menggangu ekosistem lainnya. Semoga bermanfaat.

Wednesday, June 2, 2021

6 Khasiat Porang, Mulai dari Kesehatan Sampai Urusan Rumah

Macam Khasiat Tumbuhan Porang buat Kebutuhan Sehari- hari



Sempat mendengar istilah porang? Bisa jadi tanpa siuman kalian kerap mencermatinya sebab dikala ini porang lagi jadi pembicaraan hangat untuk warga Indonesia, tetapi apakah kalian ketahui sesungguhnya apa itu porang?

Porang ialah sesuatu tumbuhan umbi- umbian yang diketahui pula selaku nama Iles- iles. Umumnya, porang berkembang di wilayah yang beriklim tropis ataupun sub- tropis. Di Indonesia sendiri, tumbuhan porang sering berkembang secara liar sehingga tidak dibudidayakan hingga kesimpulannya terdapat seseorang petani asal Jawa Timur yang sukses menjadikan porang selaku ilham usaha ataupun bisnis yang diekspor ke luar negara.

Tumbuhan porang memiliki lebih dari 80% karbohidrat. Tidak hanya itu, porang pula mempunyai isi konjac glucomannan ataupun yang lebih diketahui dengan istilah glukomanan. Isi ini berupa tepung sehingga bisa diolah jadi bermacam- macam bahan pengganti, mulai buat kesehatan sampai urusan rumah tangga. Penasaran apa saja? Ayo, langsung saja ikuti pembahasan menimpa khasiat porang dari Kania di dasar ini!

1. Tumbuhan Porang selaku Penjernih Air


Air di rumahmu kotor? Jika begitu coba pakai porang selaku penjernih air. Isi glukomanan yang ialah serat natural di dalam porang bisa dimanfaatkan buat menjernihkan air. Perihal ini sebab kadungan tersebut bisa larut di dalam air serta sekalian bekerja mensterilkan air itu sendiri. Jadi, kalian tidak butuh khawatir lagi air yang kalian mengkonsumsi ataupun pakai masih kotor.

2. Merendahkan Kolesterol serta Menanggulangi Diabetes


Pada dasarnya, glukomanan yang terdapat di dalam porang pula berguna buat merendahkan kandungan kolesterol di dalam badan. Tidak cuma itu saja, bagi riset, zat glukomanan pula lumayan efisien buat merendahkan kandungan gula darah sehingga tumbuhan porang ini dapat dimanfaatkan buat menanggulangi penyakit diabet.

Tetapi, anjuran dari Kania, saat sebelum komsumsi tumbuhan porang buat memperoleh khasiat kesehatan ini, hendaknya kalian konsultasikan dahulu kepada dokter yang pakar. Perihal ini sebab dapat saja nyatanya kalian tidak sesuai dengan tumbuhan porang sehingga dapat memunculkan bermacam dampak samping.

3. Porang selaku Pengental Es Krim

 


Siapa yang suka makan es krim? Hidangan penutup yang satu ini memanglah jadi kesukaan seluruh orang, mulai dari anak kecil sampai orang berusia. Nah, mengerti kah kalian jika tumbuhan porang dapat dimanfaatkan selaku bahan pengental dessert kesukaan ini?

Isi tepung konjac dari tumbuhan porang bisa diolah sampai mengental serta setelah itu dicampurkan dengan es krim. Pemakaian bahan pengental pada es krim bertujuan biar es krim tersebut tidak kilat cair ataupun meleleh.

4. Porang selaku Isolator Listrik

 


Khasiat porang yang satu ini tidak kalah menarik. Alasannya, zat glukomanan dari tumbuhan porang bisa diolah jadi tekstur gel yang setelah itu dapat digunakan selaku isolator listrik ataupun pencegah penghantaran listrik serta panas di rumah. Tetapi, dalam menggunakan tumbuhan porang ini, kalian senantiasa wajib berjaga- jaga dikala mengaplikasikannya, ya!

5. Bahan Benda Industri

 


Tumbuhan porang yang diekspor ke luar negara sering dijadikan selaku bahan kombinasi buat bermacam bidang industri. Misalnya saja, isi konjac dari dalam porang sering dimanfaatkan buat membuat kertas yang kokoh. Tidak cuma kertasnya, tumbuhan porang pula kerap diolah jadi lem ataupun perekat kertas yang ramah area.

Tidak hanya itu, porang pula dapat dimanfaatkan selaku bahan pembuat cat bilik rumah, kain wol, serta kain katun. Apalagi, bila dicampurkan dengan gliserin, porang pula dapat jadi bahan yang kedap air, lho!

6. Bahan Obat serta Santapan Jepang

 
Sempat makan obat kapsul? Ya, nyatanya salah satu khasiat porang yang lain merupakan selaku bahan pembuat serta perekat kapsul pada obat- obatan yang bisa jadi sempat kalian mengkonsumsi.

Tidak hanya selaku bahan obat kapsul, tumbuhan porang pula dapat diolah buat membuat aneka santapan Jepang, semacam konnyaku ataupun mi shirataki. Bahan yang dimanfaatkan dari porang buat membuat santapan Jepang ini merupakan isi konjac- nya. Tidak heran bila Jepang jadi salah satu negeri yang mengimpor tumbuhan porang.

Seperti itu 6 khasiat porang dalam kehidupan tiap hari. Lewat pembahasan di atas, Kania harapkan kalian jadi lebih ketahui menimpa tumbuhan porang, ya! Siap merasakan khasiat dari tumbuhan porang?


Ramuan Alami Untuk Mengendalikan Hama Pada Berbagai Tanaman

Wlaupun hama penyerang tanaman perlu ditanggulangi, namun mulai sekarang juga perlu diperhatikan dampak bagi ekosistemnya, untuk itu bahan-bahan alami sangat dianjurkan didalam memberatas hama tanaman. Sebenarnya banyak sekali bahan-bahan alami yang bisa dibuat ramuan pengendali hama ini di sekitar kita, cuma terkadang para pelaku pertanian belum mengetahuinya.

Na, berikut ini Ceritatani akan berbagi 10 ramuan alami untuk mengendalikan hama tanaman. Kesepuluh ramuan berikut ini, bahan-bahannya bis ada dapatkan dengan mudah dan murah, silahkan dibaca dengan seksama, apabila memang bermanfaat silahkan untuk dibagikan pada teman-teman Anda yang membutuhkan.

Bahan-bahan-ramuan-alami

10 Ramuan Alami Untuk Mengendalikan Hama Tanaman

1. Ramuan Alami Untuk Mengendalikan Hama Secara umum

Bahan  :
  • 8 kg Daun Mimba
  • 6 kg Serai
  • 6 kg Lengkuas
  • 20 gr Deterjen
  • 20 lt Air
Cara membuat :
  • Daun mimba, lengkuas dan serai ditumbuk/dihaluskan.
  • Seluruh bahan diaduk merata dalam 20 lt air dan tambahkan deterjen 20 gr, kemudian direndam sehari (24 jam).
  • Larutan disaring dan diencerkan dengan 60 lt air.
Aplikasi Pemakaian :  Semprotkan pada tanaman yang akan dilindungi.

2. Ramuan Alami Untuk Mengendalikan Wereng Coklat

Bahan  :
  • 1 Genggam Daun Sirsak.
  • 1 Genggam Rimpang Jerangau.
  • 20 Siung Bawang Putih.
  • 20 gr Deterjen.
  • 20 lt Air.
Cara membuat  :
  • Daun sirsak,, rimpang jerangau dan bawang putih ditumbuk/dihaluskan.
  • Seluruh bahan dicampur deterjen, kemudian direndan selama 2 hari (48 Jam).
  • Larutan disaring dan setiap 1 liter larutan diencerkan dengan 10-15 liter air.
Aplikasi Penggunaan  :  Semprotkan pada tanaman bawah yang terserang hama wereng coklat.

3. Ramuan Alami Untuk Mengendalikan Hama Trips Pada Cabai

Bahan  :
  • 50-100 Lembar
  • 5 lt Air.
  • 15 gr Deterjen.
Cara Membuat  :
  • Daun sirsak ditumbuk/dihaluskan.
  • Tambahkan 5 liter air dan diendapkan semalam.
  • Larutan disaring dan di incerkan dengan 10-15 liter air.
Aplikasi pemakaian  :  Semprotkan pada seluruh bagian tanaman, khususnya yang terserang hama trips.

4. Ramuan Alami Untuk Mengendalikan Hama Belalang dan Ulat

Bahan  :
  • 50 lembar daun sirsak.
  • 1 genggam daun tembakau.
  • 20 lt Air.
  • 20 gr Deterjen.
Cara Membuat  :
  • Daun sirsak dan daun tembakau ditumbuk/dihaluskan.
  • Tambahkan 20 liter air dan endapkan selama 2 hari 2 malam.
  • Larutan disaring dan diencerkan dengan 50-60 liter air.
Aplikasi Pemakaian  :  Semprotkan pada seluruh bagian tanaman.

5. Ramuan Alami Untuk Mengendalikan Hama Wereng Coklat, Pengerek Batang dan Nematoda

Bahan  :
  • 50 gr Biji Mimba.
  • 1 lt air.
  • 10 cc A*k**ol 90%
Cara membuat  :
  • Daun mimba ditumbuk sampai halus dan diaduk dengan 10 cc A*k**l.
  • Encerkan dengan 1 liter air.
  • Endapkan selama semalam, kemudian larutan disaring.
Aplikasi Pemakaian  : Semprotkan pada tanaman yang terserang atau langsung pada hama.

6. Ramuan Alami Untuk Mengendalikan Hama-Hama Pada Tanaman Bawang Merah

Ramuan 1

Bahan :
  • 1 kg Daun mimba.
  • 2 buah Umbi gadung racun.
  • 20 lt Air.
  • 1 sendok deterjen.
Cara membuat  :
  • Daun mimba dan umbi gadung ditumbuk sampai halus.
  • Tambahkan 20 liter air dengan deterjen.
  • Endapkan selama satu malam, kemudian larutan disaring.
Aplikasi pemakaian  :  Semprotkan pada seluruh bagian tanaman.

Ramuan 2

Bahan  :
  • 200 kg Limbah daun tembakau.
Cara membuat  : 
  • Limbah daun tembakau dihaluskan.
Aplikasi Pemakaian  : Tumbukan daun tembakau tersebut ditaburkan bersama dengan pemupukan sebanyak 8 karung (200 kg) per hektar.

7. Ramuan Alami Untuk Mengendalikan Hama Kubis, Hama Ulat Daun Ungu dan Hama Ulat Kipat Pada Jambu Mete

Bahan  :
  • 25 gr Serbuk daun piretrum.
  • 10 lt Air.
  • 10 gr Deterjen.
Cara membuat  : 
  • Daun piretrum dihaluskan sampai menjadi serbuk
  • Tambahkan 10 liter air dan 10 gram deterjen kemudian diaduk sampai certampur.
  • Endapkan selama satu malam, kemudian saring larutan ramuan.
Aplikasi pemakaian  :  Semprotkan pada seluruh bagian tanaman sepagi mungkin atau pada sore hari.

8. Ramuan Alami Untuk Mengendalikan Hama Gudang

Bahan  :
  • Bunga piretrum atau abu sekam atau abu serai.
  • Daun mimba.
Cara membuat  : 
  • Bunga piretrum dan daun mimba ditumbuh sampai halus..
  • Untuk penyemprotan, gunkan 2,5-5 tepung bung piretrum dan 5-10 gram daun mimba dalam 1 liter air yang diendapkan semalam kemudian disaring.
Aplikasi pemakaian  : Tepung yang sudah jadi sebanyak 1 gram dicampur dengan 1 kg benih. Ramuan ini akan melindunggi dari serangan hama gudang selama 6 bulan.

9. Ramuan Alami Untuk Mengendalikan Hama Lalat Buah

Bahan  :
  • 10 gr Daun melaleuca (Pandan wangi).
  • 100 cc Air.
  • 0,1 gr Deterjen.
Cara Membuat  :
  • Daun pandan wangi ditumbuk sampai halus kemudian campurkan deterjen dan air.
  • Larutan diaduk dan diendapkan semalam, kemudian disaring.
Aplikasi Pemakaian  : Larutan disaring sebanyak 60 cc kemudian masukkan kedalam perangkap yang dibuat dari botol air mineral. Gantungkan perangkap pada pohon.

10. Ramuan Untuk Mengendalikan Hama Moluska

Bahan  :
  • 5-10 gr Akar tuba.
  • 10-20 gr Daun sembung.
  • 1 lt air.
  • 1 gr Deterjen.
Cara Membuat  :
  • Akar tuba dan daun sembung dihaluskan.
  • Kemudian campurkan bersama 1 liter air dan deterjen, aduk sampai rata.
  • Endapkan ramuan selama semalam kemudian disaring.
 Aplikasi Pemakaian  : Semprotkan atau siramkan pada lahan / sawah yang terserang keong mas.

Bahan-bahan untuk membuat 10 Ramuan Alami Untuk Mengendalikan Hama Tanaman diatas sangat mudah untuk didapatkan. Mengguranggi penggunaan obat kimia dalam penanggulangan hama tanaman perlu dilakukan agar lingkungan selalu terjaka kelestarian dan ekosistemnya. Selamat mencoba. Salam Tani.

Monday, May 31, 2021

Tehnik Dan Cara Mencangkok Pohon Buah

Tehnik Dan Cara Mencangkok Pohon Buah - Mencangkok sama halnya dengan setek, namun nutrisi yang didapat bibit cangkok berasal dari induknya. Setelah batang yang dicangkok mulai berakar barulah dipisahkan dari induknya. Bila ingin mencangkok sebaiknya pilih pohn induk yang tidak terlalu tua dan tidak terlalu muda, serta pohon telah berbuah setidaknya sebanyak tiga kali.

Cara mencangkok sebaiknya pilihlah induk yang tampak kuat, subur, dan tidak terserang hama penyakit. Cabang untuk cangkok dipilih yang berukuran sebesar pensil, berwarna cokelat muda dan kulitnya halus. Bentuk cabang tegap lurus, pajangnya sekitar 20-30 cm. Cabang tersebut memiliki daun yang banyak dan sedah pernah berbuah.

Silahkan baca juga  :  Tehnik Pembuatan Bibit Okulasi dan Sambungan

Tehnik Cara Mencangkok Pohon Buah

Berikut ini tiga langkah cara mencangkok.

1. Pilih cabang tanaman yang akan dicangkok. Buat keratan melingkar pada kulit kayunya dengan jarak 2-3 cm. Kupas kulit kayu yang sudah dikerat, lalu bersihkan kambiumnya yang tampak seperti lendir . Caranya kerik lendir tersebut dengan punggung pisau, biarkan beberapa saat hingga kering.

2. Bungkus luka dengan media lembab berupa tanah dicampur dengan pupuk kandang yang telah jadi. Media lain yang dapat digunakan adalah moss basah. Hancurkan kertas koran lembab, atau serabut kelapa. Kemudian media dibungkus dengan plastik. Ikat bagian bawah dan atas dengan tali supaya media tidak lepas dan lembab.

3. Potong cangkokan apabila sudah terlihat banyak akar yang keluar dari bungkusan, yaitu sekitar 1-3 bulan setelah pencangkokan. Pemotongan dilakukan sekitar 2 cm dibawah cangkokan dengan menggunakan gergaji. daun pada cangkokan bila perlu dikurangi untuk mencegah penguapan yang berlebihan. Cangkokan yang telah dipotong siap untu ditanam, tetapi sebaiknya diberi naungan.

Benih/bibit adalah adalah modal dasar dalam berkebun untuk buah-buahan unggul. kesalahan dalam memilih bibit akan sulit memperoleh hasil yang baik, walaupun dikelola dengan sempurnya. oleh karena itu usahakan untuk memilih benih yang benar-benar baik bila akan melakukan pencangkokan.

Demikian cara mencangkok pohon buah-buahan yang bisa saya sampaikan, semoga bermanfaat untuk semua.

Sunday, May 30, 2021

Mengenal Pohon Pucung, Keluwek Dan Manfaatnya

Pucung atau sering disebut juga Kepayang, kluwek, keluwek, keluak, adalah tumbuhan suku dari Achariaceae,(dulu dimasukkan dalam Flacourtiaceae.wikipedia). Di berbagai daerah sering terjadi perbedaan nama. Orang Sunda menyebutnya picung atau pucung (begitu pula sebagian orang Jawa Tengah) dan di Toraja disebut pamarasan.


Pohon pucung, kepayang atau kluwek mempunyai batang lurus yang tingginya bisa mencapai 60 meter dengan diameter batang mencapai 120 cm. Percabangannya tidak terlalu rapat. Daun nya berbentuk jantung, dengan lebar 15 cm. dan panjang 20 cm. berwarna hijau gelap dan mengkilap di bagian atas, sementara bagian bawahnya agak keputihan dan sedikit berbulu.

Phon-Puncung

Tanaman ini tumbuh di hutan hujan tropika basah dan merupakan tanaman asli yang tumbuh mulai dari Asia Tenggara hingga Pasifik Barat, termasuk di Indonesia. Pucung atau Kepayang bisa mampu tumbuh di daerah dataran rendah hingga ketinggian 1.500 m dpl.

Manfaat Dan Kegunaanya.

1. Pohon
Karena pohon pucung bisa tumbuh besar pohon ini kayunya juga cukup baik dan kuat bila digunakan sebagai bahan pertukangan.

2. Akar 
Pohon pucung ini memiliki perakaran yang sangat kuat sehingga cocok digunakan sebagai pohon pelindung dan penghijuan di daerah aliran sungai. Selain itu karena pohon ini bisa tumbuh besar dan lama, akar-akar dari pohon pucung juga bisa menyimpan kandungan air yang sangat baik.

3. Buah
Buah pucung memiliki manfaat yang bermacam-macam, namun bila masih mentah buah pucung sangat beracun karena mengandung asam sianida (sifatnya beracun, mudah menguap pada suhu 26 derajat Celcius, bila terhirup binatang ternak dapat mengakibatkan kematian, aman untuk pengawetan ikan).

Mengenal Pohon Pucung, Keluwek Dan Manfaatnya

a. Biji keluwek dipakai sebagai bumbu dapur masakan Indonesia yang memberi warna hitam pada rawon, daging bumbu kluwek, brongkos, serta sup konro. Namun untuk menjadikan buah pucung menjadi kluwek yang bisa aman untuk dicampur masakan perlu fermentasi terlebih dahulu.

Silahkan baca :  Proses Pembuatan Biji Pucung Menjadi Keluwek.

b. Selain untuk masakan pucung bisa dugunakan sebagai pengawet ikan: untuk 50 kg tangkapan ikan, digunakan 1 kg biji pucung yang telah dicacah dan dicampur garam sebanyak 1 kg, campuran dilumurkan pada hasil tangkapan, dan disimpan dalam ember plastik tertutup. Asam sianida biji kluwak akan mengawetkan ikan selama 6 hari, setiap hari dibuka selama 5 menit untuk menguapkan sianidanya.

Buah pucung, klwek biasanya oleh para petani dibiarkan jatuh sendiri dari pohonnya setelah buah itu masak, karena apabila buah dipetik tidak akan menghasilkan buah yang telah masak dan kualitasnya kurang bagus. Apabila buah telah jatuh dari pohonnya barulah para petani akan mengumpulkannya.

Setelah buah terkumpul barulah buah dibersihkan lalu direbus. Apabila buah tidak akan dijadikan keluwek, biasanya para petani akan langsung menjualnya kepada pedagang. Namun apabila buah pucung akan dijadikan keluwek perlu dilakukan proses fermentasi terlebih dahulu.

Demikian mengenai pohon pucung atau sering juga disebut keluwek maupun yang lainnya, semoga bisa menambah wawasan kita tentang tumbuhan-tumbuhan yang ada di Indonesia tercinta ini, Semoga bermanfaat.

Saturday, May 29, 2021

Cara Mengembang Biakkan Pohon Aren

Cara Mengembang Biakkan Pohon Aren. Melanjutkan Artikel saya yang lalu tentang Mengenal Manfaat Pohon Aren, pada kesempatan ini saya akan edikit berbagi bagaimana caranya mengembang biakkan pohon aren atau nira.

Pada daerah yang terdapat bayak pohon aren atau enau, seperti ditempat saya, pohon ini dapat berkembang biak secara alami dengan bantuan binatang.  Meskipun getahnya amat gatal, buah enau yang masak banyak disukai hewan. Musang luwak diketahui sebagai salah satu hewan yang menyukai buah enau ini, dan secara tidak langsung berfungsi sebagai hewan pemencar biji enau.

Budidaya-Aren


Namun bagi daerah yang masih sedikit terdapat varietas ini, Pohon Enau atau aren dapat dikembang biakkan secara generatif yaitu melalui bijinya. Akan tetapi agar diperoleh keturunan yang baik, benih sebaiknya diambil dari pohon induk yang memiliki kriteria sebagai berikut :

Batang pohon harus besar dengan pelepah daun merunduk dan rimbun. Sampai saat ini dikenal dua macam tanaman aren yaitu Aren Genjah yang memiliki batang agak kecil dan pendek dengan produksi nira antara 10–15 liter/tandan/hari, dan Aren Dalam yang memiliki batang besar dan tinggi dengan produksi nira 20–30 liter/tandan/hari. Untuk kepentingan produksi nira dan turunannya, dianjurkan untuk menggunakan varietas Dalam sebagai pohon induknya.

Pohon terpilih harus memiliki produktivitas yang tinggi. Perlu diketahui bahwa tidak semua pohon aren dan tidak semua mayang (tandan bunga) jantan yang keluar (9 – 11 mayang) menghasilkan nira. Hal ini sangat dipengaruh oleh proses fisiologi tanaman. Calon pohon induk perlu diperiksa produktivitasnya dengan menyadap nira dari mayang jantan pertama atau kedua; jika hasilnya banyak maka pohon itu pantas dijadikan pohon induk. Kemudian pohon induk ini tidak lagi disadap niranya, agar kualitas benih yang dihasilkan tetap baik.

Selanjutnya tahapan penyediaan bibit tanaman aren adalah sebagai berikut:

1. Pengumpulan buah

    Buah yang digunakan sebagai sumber benih harus matang, sehat yang ditandai dengan kulit buah yang berwarna kuning kecoklatan, tidak terserang hama dan penyakit dengan diameter buah ± 4 cm. Sebaiknya buah yang diambil adalah yang terletak di bagian luar rakila. Buah aren ini dapat disimpan selama 2 minggu pada karung plastik atau dus untuk memudahkan pemisahan biji (benih) dari kulit.

2. Pengambilan biji dari buah

    Pengambilan biji dari dalam buah aren harus menggunakan sarung tangan karena buah aren mengandung asam oksalat yang akan menimbulkan rasa gatal apabila kena kulit. Cara lain, yaitu dengan memeram buah-buah aren yang telah dikumpulkan sampai kulit buah menjadi busuk sehingga biji terpisah dengan sendirinya dari daging buah. Dengan cara ini, biji dapat diambil dengan mudah dan kulit buah aren tidak gatal lagi.

3. Perkecambahan
    Benih disemaikan dalam tempat persemaian dengan media campuran pasir dan serbuk gergaji dengan perbandingan 2:1. Untuk mempercepat perkecambahan, tempurung biji dapat digosok dengan kertas pasir (ampelas) di bagian punggungnya, tempat keluar apokol, selebar kira-kira 3 mm kemudian biji direndam dalam air agar air meresap ke dalam endosperm sampai jenuh, lalu disemaikan. Benih disiram setiap hari untuk mempertahankan kelembaban yang tinggi sekitar 80%.

4. Pembibitan
    Semai aren yaitu setelah terbentuk apokol yang telah mencapai panjang 3 – 5 cm dipindahkan ke tempat pembibitan atau ke dalam kantong plastik (polibag) yang berdiameter 25 cm, yang telah diisi ¾ bagiannya dengan tanah-tanah lapisan atas yang dicampur dengan pupuk kandang dengan perbandingan 1:2. Bibit-bibit yang telah dipindahkan ini memerlukan penyiraman dan naungan agar terhindar dari cahaya matahari secara langsung. Bibit aren dapat dipindahkan (ditanam) ke lapangan setelah berumur 6-8 bulan sejak daun pertama.

Bagaimana,? anda tertarik untuk bertani aren, silahkan mencoba semoga bermanfaat.

Friday, May 28, 2021

Cara Mencegah Penyebaran Penyakit Pohon Pisang

Penyakit pohon pisang saat ini sudah seperti momok yang sulit untuk diobati. Hal ini tentu sangat meresahkan bagi petadi budidaya pisang. Akibat yang ditimbulkan dari penyakit pohon pisang ini tentunya produksi pisang menjadi semakin berkurang, dan hal ini pasti akan menurunkan pendapatan yang diperoleh.

Cara paling mendasar agar pohon pisang tidak terkena penyakit adalah dengan cara mencegahnya, karena lebih baik mencegah daripada mengobati. Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mencegah semakin menyebarnya penyakit pada pohon pisang. Penyakit pada pohon pisang yang lagi trend saat ini adalah layu pusarium.

Pohon-Pisang-Raja

Cara Mencegah Penyebaran Penyakit Pohon Pisang

1. Usahakan tidak ada air yang menggenang pada lahan pohon pisang. Hal ini bisa ditanggulangi dengan membuat drainase yang baik agar air yang ada bisa terbuang dengan lacar dan tidak lagi menggenang. Kenapa hal itu harus dilakukan,? Karena penyebaran penyakit layu pusarium dapat menular melalui air, oleh karena itu bila drainase tidak lancar otomatis bila ada salah satu pohon yang terkena penyakit akan menularkannya melalui air tersebut.

2. Bila ada salah satu pohon yang sudah terkena penyakit sebaiknya pohon tersebut langsung ditebang saja. Karena bila tidak ditebang pohon-pohon pisang yang lain berpeluang besar untuk tertular.

3. Segeralah buang jantung atau bunga setelah pisang mulai kelihatan, karena penularan penyakit pohon pisang dapat melalui bunga. Penularan melalui bunga bisa disebarkan oleh serangga, serangga yang mengerumuni bunga akan menularkannya melalu buganya pula.

4. Hal yang paling mendasar yang sering terjadi pada penularan penyakit pohon pisang adalah dari bibitnya. Oleh karena itu jika ingin memperbanyak tanaman pohon pisang usahakan untuk menanan bibit yang benar-benar sehat. Terutama bibit yang didapat tidak dari rumpun pisang yang sudah terkena penyakit.

Selain dari keempat hal diatas Anda juga bisa menggunakan pupuk yang mempunyai kadar kalium yang tinggi agar pohon pisang selalu sehat dan tahan terhadap penyakit. Terlepas dari itu semua kita sebagai manusia hanya wajib berikhtiar tetapi kalau soal hasil Allah SWT yang menentukan.

Demikian cara mencegah penyebaran penyakit pada pohon pisang yang bisa disampaikan, semoga apa yang tertulis disini bisa bermanfaat.

Cara Membuat Bibit Stek Batang

PetaniMillenial - Cara Membuat Bibit Stek Batang. Pada artikel yang sebelumnya pernah saya bahas tentang. Pada kesempatan ini, kembali saya masih membahas menggenai tumbuhan, yaitu Cara membuat bibit stek dan cangkok.

Cara stek tumbuhan sangat banyak jenisnya, stek dibagi menurut bagian yang diambilnya diantaranya adalah, stek akar, stek batang dan stek pucuk. Stek akar dalam prakteknya sangat jarang dilakukan pada pohon yang berkayu.

Cara-Membuat-Bibit-Stek-Batang

Ciri-ciri tumbuhan yang biasanya di stek akar
  1. Tumbuhan tersebut tidak berbuah (termasuk spora) 
  2. Walupun berbuah dan berbiji tetapi sulit dan bahkan tidak bisa di semaikan.
  3. Terdapat anakan yang tumbuh disekitar induknya yang berasal bukan dari biji.
Contoh tumbuhan yang bisa di stek akar
  1. Tumbuhan tak berkayu melalui rimpang  : Kunyit, jahe, Lengkuas, Ubi, Talas.
  2. Tumbuhan tak berkayu melalui sulur  : Strawberi, Enceng Gondok.
  3. Tumbuhan tak berkayu melalui tunas  : Bambu, Pisang.
  4. Tumbuhan berkayu  : Sukun
Stek batang
Stek batang umumnya digunakan untuk memperbanyak tanaman buah-buahan. Yang perlu diperhatikan dalam stek batang adalah dalam pemilihan bahannya, batang yang terlalu tua kurang baik karena akarnya sulit untuk tumbuh, Cabang yang terlalu muda juga kurang baik karena teksturnya masih lunak sehingga proses penguapannya besar, hal ini akan berakibat bibit stek lemah dan mati. Pohon buah yang bisa di stek batang antara lain, Ketela, Mangga, Delima, Jeruk Manis Dll.

Syarat Dan Cara Membuat Bibit Stek Batang

Syarat-syarat melakukan stek
  1. Pohon induk yang dipilih adalah yang berumur tidak terlalu tua dan tidak terlalu muda, serta telah berbuah setidaknya 3 kali.
  2. Pohon induk tampak kuat, cubur dan tidak terserang hama serta penyakit.
  3. Pilihlanh cabang yang akan di stek yang berukuran sebesar pensil, kulitnya berwarna coklat muda dan kulitnya halus.
  4. Bentuk cabang tegap lurus, panjangnya sekitar 20-30 cm. Cabang tersebut memiliki daun yang banyak dan sudah pernah berbuah
Cara Membuat Bibit Stek Batang.
  1. Potong bahan stek dengan pisau tajam sehingga permukaan potongan rata dan halus dengan kemiringan sekitar 30 derajat.  Pajang stek 10-30 cm atau memiliki 1-3 mata tunas. daun pad stek cukup disisakan 1-2 lembar, lalu daun potong stengahnya.
  2. Siapkan media tanam yang terdiri dari tanah yang dicampur pupuk kandang atau kompos yang telah jadi (pebandingan 1:1 atau 1:2). tanam stek pada media dengan cara dimiringkan sekitar 45 derajat. kemudian tutup dengan plastik transparan untuk mengurangi penguapan, jaga kelembaban media stek dengan menyiram air secara rutin
Demikian ulasan kali ini mengenai cara membuat bibit stek batang, mohon maaf bila banyak salah kata, semoga saja bermanfaat dan bisa untuk diterapkan. Sekian.

Cara Membuat Pupuk Bokhasi Organik

Cara Membuat Pupuk Bokhasi Organik -  Pupuk bokhasi adalah pupuk alami yang terbuat dari campuran bahan-bahan organik. Manfaat pupuk bokhasi adalah bisa mengembalikan kesuburan tanah yang telah terlalu banyak menggunakan pupuk kimia pabrikan. Pupuk bokhasi sebenarnya juga telah dijual oleh pedagang pupuk dengan harga yang juga terjankau.

Bagi petani yang memiliki bahan sendiri disekitar rumah, alangkah baiknya bisa membuat pupuk bokhasi sendiri karena cara membuat pupuk bokhasi ini prosesnya cukup mudah. Bokhasi bisa dibuat 2 macam yaitu bokhasi cair dan juga bokhasi padat. Pada kesempatan ini Ceritatni akan membagikan cara membuat pupuk bokhasi padat.

CaraMembuat Pupuk Bokhasi Organik Sederhana

Cara-Membuat-Pupuk-Bokhasi-Organik

Bahan-bahan  :
  • 75 kg pupuk kandang.
  • 32 kg sekam/merang.
  • 5 kg katul/dedak.
  • 1/4 kg gula pasir.
  • EM4 cair.
Alat :
  • Terpal
  • Bak Penampung
  • Plastik Transparan.

    Cara membuatnya  :
    • Campurkan pupuk kadang, sekam/merang, katul/dedak menjadi satu dan aduk sampai rata.
    • Ambil 2 liter air, dan beri 7 sendok makan gula pasir, 15 sendok makan EM4, aduk menjadi satu kemudian taburkan pada campuran bahan-bahan yang telah diaduk tadi sampai rata.
    • Setelah semua bahan tercampur, silajkan masukkan kedalam bak yang telah dipersiapkan, bila tidak ada bak cukup menggunakan terpal kemudian ditutup dengan plastik.
    • Aduk setiap hari sekali dan biarkan sampai 2 minggu.
    • Bila  sudah 2 minggu pupuk bokhasi siap untuk digunakan.
    Pupuk bokhasi organik ini sangat bagus bila digunakan sebelum lahan ditanami, terutama untuk tanaman padi. Pupuk bokhasi ini bila digunakan jangka panjang tentu akan sangat bagus sekali bagi kesuburan tanah dan mengembalikan tanah serta hasil pertanian menjadi organik.

    Demikian Cara Membuat Pupuk Bokhasi Organik dengan bahan-bahan alami yang ada di sekitar kita, selamat mencoba dan semoga bermanfaat. Salam Tani.

    Sunday, May 16, 2021

    Cara Pemupukan Dan Pemeliharaan Pohon Pisang

    Cara Pemupukan Dan Pemeliharaan Pohon Pisang. Pisang adalah salah satu buah yang mempunyai manfaat sebagai sumber fitamin bagi tubuh manusia. Bahkan banyak dari para ahli gizi yang menganjurkan untuk mengkonsumsi buah pisang secara rutin sebagai asupan nutrisi bagi tubuh.

    Budidaya tanaman pisang merupakan peluang usaha pertanian yang masih potensial, karena buah pisang sangat digemari oleh sluruh lapisan masyarakat, baik itu di Indonesia maupun di luar negeri. Bahkan buah pisang bisa menembus pasar luar negeri asalkan asalkan buah pisang yang dihasilkan benar-benar berkualitas.

    Pupuk-Pohon-Pisang

    Cara membudidayakan pohon pisang sebenarnya sangat sederhana dan mudah dilakukan, namun terkadang yang menjadi masalah adalah dari segi perawatnnya yang kurang diperhatikan, oleh karena itu hasilnyapun menjadi kurang maksimal.

    Untuk mendapatkan hasil buah pisang yang berkualitas, tentunya perlu dilakukan perawatan dan pemupukan pada pohon pisang. Hal yang sering terjadi umumnya para petani kurang memperhatikan dua hal yang telah disebutkan diatas.

    Cara Pemupukan Pohon Pisang
    Pempukan pohon pisang dapat dilakukan dengan menggunakan pupuk kandang maupun pupuk Urea, SP-36, atau KCl, dengen komposisi sebagai berikut  :
    • UREA 207 (kg/ha) Berikan 2x setahun, dalam larikan yang mengitari rumpun lalu ditutup tanah.
    • SP-36 138 (kg/ha) 6 bulan setelah tanam ( 2x dalam satu tahun ).
    • KCl 608 (kg/ha) 6 bulan setelah tanam ( 2x dalam satu tahun ).
    • Pupuk Kandang 0,8-10 (kg/ha)
    Tehnik Lain Pemupkan Pohon Pisang
    Tehnik pemupukan ini bisa anda lakukan dengan cara sebagai berikut :
    • Buat lubang pada pokok pohon pisang yang telah ditebang.
    • Masukkan campuran pupuk Urea, SP-36 dan KCL pada lubang yang telah dibuat.
    • Perbandingan campuran pupuk tiap lubang adalah 1:1
    • Tutup lubang dengan tanah.
    Tehnik ini sangat bermanfaat karena pembusukan pohon pisang yang telah ditebang sekaligus akan menjadi pupuk alami beserta campuran pupuk yang telah ada.

    Pemeliharaan Pohon Pisang
    • Usahakan dalam satu rumpun hanya ada 3 – 4 batang saja.
    • Pemotongan anak dilakukan sedemikian rupa sehingga dalam satu rumpun terdapat anakan yang masing-masing berbeda umur (fase pertumbuhan).
    • Setelah 5 tahun rumpun dibongkar diganti tanaman baru.
    • Penyiangan dilakukan bersamaan dengan penggemburan dan penimbunan dapuran dengan tanah.
    • Penyiangan dan penggemburan jangan terlalu dalam.
    • Buang/Pangkas daun kering.
    • Pengairan harus terjaga. Dengan disiram atau mengisi parit saluran air.
    • Pasang mulsa berupa daun kering ataupun basah. Tetapi mulsa tidak boleh dipasang terus menerus.
    Pemeliharaan Buah
    • Buang jantung pisang yang telah berjarak 25 cm dari sisir buah terakhir.
    • Setelah sisir pisang mengembang sempurna, tandan pisang dibungkus kantung plastik bening polietilen tebal 0,5 mm, diberi lubang diameter 1,25 cm. Jarak tiap lubang 7,5 cm. Usahakan kantung menutupi 15 -45 cm di atas pangkal sisir teratas dan 25 cm di bawah ujung buah dari sisir terbawah.
    • Batang tanaman disangga dengan bambu yang dibenamkan sedalam 30 cm ke dalam tanah.
    Penanggulanggan Penyakit
    Seperti tanaman lain pohon pisangpun tiidak luput dari yang namanya penyakit yang menyerang, oleh karena itu usahakan untuk selalu merawat tanaman agar penyakit yang ada bisa ditanggulangi secara dini.

    Untuk mengetahui ciri-ciri penyakit pada pohon pisang dan cara penangulangannya silahkan anda baca artikel lain di blog ini tentang Ciri-Ciri Pohon Pisang Terkena Penyakit

    Untuk mendapatkan hasil yang maksimal dalam budidaya pisang, memang diperlukan pola tanam dan cara pemeliharaan yang baik. Oleh karena itu agar usaha yang kita lakukan bisa mendapatkan hasil yang maksimal tentu dibutuhkan kerja keras dan pola yang benar.

    Demikian postingan kali ini, mengenai cara pemupukan dan pemeliharaan pohon pisang, semoga apa yang saya share ini bisa bermanfaat bagi semua. Salam

    Monday, May 10, 2021

    Bayam Hidroponik

    Cara Menanam Bayam Hidroponik Supaya Pertumbuhan Maksimal
    OLEH JOYNIM FARM · DIPUBLIKASIKAN JULI 1, 2017 · DI UPDATE JULI 28, 2017

    FacebookTwitterGoogle+WhatsAppShare0
    Bagaimana cara menanam bayam hidroponik supaya pertumbuhan maksimal? Artikel ini saya tulis berdasarkan penelitian yang akan saya lakukan. Sampai saat artikel ini dipublikasikan penelitian sudah berjalan dan nantinya akan di update apabila ada perkembangannya.

    Sebelum melangkah lebih jauh tentang bagaimana riset ini saya lakukan, maka ada baiknya saya sampaikan motivasi saya kenapa saya melakukan ini.

    Alasan kenapa harus menanam bayam hidroponik



    Saya sendiri sangat menyukai sayur bayam. Saya tidak tahu pastinya kenapa, hanya suka saja. Apalagi kalau ditambah lauk ikan pindang goreng dan sambal terasi. Rasanya mantap sekali.

    Kedua, bayam mempunyai nilai kandungan gizi yang cukup tinggi. Bayam terkenal dengan kandungan mineral zat besinya (Fe) yang cukup tinggi. Akan tetapi ternyata tidak hanya itu saja.

    Selain zat besi, kandungan mineral dalam daun bayam antara lain adalah kalsium (Ca) dan mangan (Mn). Tidak hanya itu bayam juga sayur yang bagus sebagai sumber vitamin seperti vitamin A dan vitamin C. [1]

    Kandungan gizi yang tidak kalah penting dari bayam adalah kandungan asam folatnya. Bahkan kandungan asam folat yang terdapat pada bayam ternyata lebih tinggi dari gandum.[1]

    Asam folat memiliki manfaat yang luar biasa. Diantara manfaat asam folat adalah sebagai berikut:

    Proses pembentukan sel-sel tubuh.
    Mencegah anemia dan
    Menghindari bayi lahir cacat.[2]
    Bayam merah
    bayam merah hidroponik



    Bayam merah adalah salah satu topik penting dalam artikel ini. Kenapa, karena dalam proses penelitian bayam hidroponik ini, saya menggunakan bayam merah.

    Tentu, ada alasan mendasar kenapa saya memilih bayam merah ini. Pertama, katanya bayam merah memiliki kandungan gizi yang lebi bagus daripada bayam hijau. Kita cari referensinya nanti. Kedua, ketika saya beli bayam merah di supermarket, harganya lumayan mahal.

    Dari beberapa sumber yang cukup bisa dipercaya berikut adalah perbandingan antara bayam merah dan bayam hijau.

    Dalam 100 gram bayam, baik itu bayam merah dan bayam hijau, kandungan gizinya adalah sebagai berikut:[3]

    Bayam hijau Bayam Merah
    Energi 16 Kkal 41,2 Kkal
    Protein 0,9 gr 2,2 gr
    Lemak 0,4 gr 0,8 gr
    Karbohidrat 2,9 gr 6,3 gr
    Kalsium 166 mg 520 mg
    Serat 0,7 gr 2,2 gr
    Zat besi 3,5 mg 7 mg
    Vitamin C 41 mg 62 mg


    Menurut sumber yang lain, bayam merah vs bayam hijau adalah sebagai berikut:[4]

    Bayam Merah Bayam Hijau
    Energi (Kkal) 51 36
    Protein (gram) 4,6 3,5
    Lemak (gram) 0,5 0,5
    Karbohidrat (gram) 10 6,5
    Kalsium (mg) 368 267
    Fosfor (mg) 111 67
    Besi (mg) 2,2 3,9
    Vitamin A (SI) 5800 6090
    Vitamin B (mg) 0,08 0,08
    Vitamin C (mg) 80 80
    Air (gram) 82 87
    Cara menanam Bayam merah dengan cara hidroponik



    Menanam bayam merah dengan cara hidroponik memerlukan persiapan beberapa bahan-bahan yang diperlukan. Bahan tersebut antara lain bibit, pupuk atau nutrisi hidroponik dan media serta tempat media.

    Bibit bayam dapat diperoleh dengan membelinya di toko-toko pertanian. Harganya relatif terjangkau. Pengalaman saya kemarin dapat bibitnya dengan harga 20 ribu rupiah.

    bibit dan harga bayam merah



    Nutrisi hidroponik yang saya gunakan adalah AB-mix. Cara mendapatkan dan cara mempersiapkan nutrisi hidroponik ini sudah saya tulis di artikel sebelumnya. Silahkan di buka saja kalau ingin membacanya, cara mempersiapkan nutrisi hidroponik ab mix.

    Media yang saya gunakan adalah rock wool, netpot dan botol air mineral bekas. Botol mineral bekas saya modifikasi sedemikian rupa supaya dapat menghemat penggunaan larutan nutrisi. Mengingat ini untuk penelitian sederhana saya.

    media hidroponik bayam merah

    Langkah-langkah penyemaian bibit bayam merah sangat mudah. Kalau semua bahan yang diperlukan sudah tersedia, tidak sampai 15 menit, langkah penyemaian sudah selesai.

    Potong rockwool sesuai ukuran diameter bawah netpot.  Ukuran yang saya gunakan 3 cm x 3 cm. Rockwool saya beri 9 lubang untuk masuknya bibit bayam.

    Masukkan bibit bayam ke lubang-lubang pada rockwool. Per lubang saya beri 1 biji bibit bayam. Setela selesai basahi rockwool dengan air kemudian simpan dalam tempat gelap.

    penyemaian bibit bayam merah

    Biasanya 2 – 3 hari bibit sudah mulai berkecambah. Kalau sudah muncul daun baru saya pindakan ke media hidroponik.

    Prosedur penelitan bayam merah yang saya lakukan
    Alasan kenapa saya melakukan penelitian ini adalah saya merasa performa pertumbuhan bayam merah yang saya tanam kurang maksimal. Oleh karena itu saya akan berusaha mencari penyebab kenapa hal itu bisa terjadi.

    Gambar pertama pada artikel ini adalah bayam merah hidroponik yang saya tanam. Usianya baru sekitar 2 mingguan sejak bibit di semai. Sistem yang saya pakai adalah kultur air statis.

    Untuk mendapatkan performa yang lebih baik, berikut adalah rencana yang akan saya lakukan.

    Botol air mineral yang saya pakai berjumlah 6 botol. Masing-masing botol saya beri nomor 1 – 6.
    Botol No 1 , penggantian larutan nutrisi saya lakukan setiap 3 hari sekali.
    Botol no 2, penggantian larutan nutrisi saya lakukan setiap 6 hari sekali.
    Botol no 3, penggantian larutan nutrisi saya lakukan setiap 9 hari sekali.
    Botol No 4, Konsentrasi larutan nutrisi dua kali lebih pekat dan penggantian setiap 3 hari sekali.
    Botol No 5, Konsentrasi larutan nutrisi dua kali lebih pekat dan penggantian setiap 6 hari sekali.
    Botol No 6, Konsentrasi larutan nutrisi dua kali lebih pekat dan penggantian setiap 7 hari sekali.
    Memulai penelitian
    Setelah 2 – 3 hari penyemaian bibit bayam sudah mulai berkecambah. Akan tetapi saya mulai menggunakannya setelah usia 5 hari. Fotonya adalah seperti di bawah ini.

    bayam merah hidroponik setelah 4 hari di semai

    Seperti biasa dari 9 titik benih di tiap netpotnya, perkecambahan benih tidak seragam. Ada yang sudah cukup tinggi dan ada yang baru pecah benih. Klik pada gambar untuk ukuran yang lebih besar.

    Selanjutnya adalah mempersiapkan larutan nutrisi yang akan digunakan pada penelitian. Larutan nutrisi yang pertama sudah pernah saya tulis di artikel cara mempersiapkan nutrisi hidroponik. Silahkan di baca kalau belum pernah membacanya.

    Untuk larutan yang kedua, jumlah larutan stoknya di dua kalikan. Akan tetapi jumlah air pada larutan nutrisinya sama dengan yang pertama. Jadi, yang kedua lebih pekat dari yang pertama.

    larutan nutrisi hidroponik ab mix dengan konsentrasi yang berbeda

    Dapat dilihat seperti pada gambar, M adalah larutan yang pertama dan 2M adalah larutan yang kedua. Yang kedua menunjukkan warna yang lebih pekat dari pada yang pertama.

    Selanjutnya adalah mengisi tanaman bernomor 1,2 dan 3 dengan larutan pertama. Tanaman dengan nomor botol 4,5 dan 6 dengan larutan kedua.



    Sekarang tinggal menunggu perkembangannya. Terima kasih sudah mengikuti.

    Hasil adalah proses



    Saya agak sedikit kecewa dengan hasil percobaan ini. Kenapa, karena apa yang saya fikirkan ternyata tidak sesuai dengan apa yang saya harapkan.

    Ternyata hidroponik itu tidak sesederhana dan semudah yang dibayangkan. Meskipun sepertinya mudah. Tinggal menyemai benih, menunggunya sampai tumbuh dan menaruhnya dalam netpot dengan diberi larutan nutrisi.

    Harapannya tanaman langsung tumbuh dengan subur dan menyenangkan. Tapi sisi baiknya saya jadi mengerti terhadap apa yang semestinya harus dan tidak harus dilakukan.

    Semua tanaman dalam ke 6 pot tersebut mati.

    Kegagalan ini saya bagikan supaya tidak saya ulangi lagi dan tidak dilakukan oleh orang lain yang masih pemula dalam memulai hidroponik.

    Pertama adalah pH larutan. Awalnya saya mengabaikan pH larutan nutrisi hidroponik ini. Saya kira semua akan baik saja dan pH tidak berpengaruh terhadap pertumbuhan tanaman.

    Apabila pH larutan nilainya terlalu rendah atau tinggi maka akar tanaman tidak mampu untuk melakukan fungsinya dengan baik. Ia tidak akan mampu menyerap nutrisi dari larutan. Akibatnya pertumbuhan tidak maksimal bahkan mati.

    Setelah saya belajar lagi, akhirnya saya peroleh informasi bahwa pH yang baik adalah antara 6 – 7. Namun ada juga yang mengatakan kalau pH bisa diberikan pada kisaran antara 5,5 – 6,5. Tapi saya menggunakan pH antara 6 – 7 dan hasilnya cukup baik terhadap tanaman hidroponik saya.

    bayam merah hidroponik joynim farm

    Kedua adalah akar membutuhkan oksigen. Ketika kita membuat sistem hidroponik pastikan ada celah untuk udara bersirkulasi. Itu bisa dibuat dengan memberi beberapa lupang pada wadah hidroponiknya.

    Cara yang paling baik adalah dengan sistem hidroponik NFT. Dengan sistem ini suplai oksigen untuk akar akan berlimpah dan kekhawatiran akar akan kekurangan oksigen dapat di atasi

    Friday, May 7, 2021

    Pengertian Pestisida Dan Pestisida Nabati

    Penggunaan pestisida di kalangan petani adalah hal yang tidak bisa dihindari. Pestisida sering digunakan untuk membasmi hama tanaman yang sering menggangu. Namun demikian sebenarnya penggunaan pestisida juga harus diperhatikan demi mengurangi dampak pada lingkungan.

    Pengertian Pestisida

    Pestisida adalah zat yang dapat bersifat racun, menghambat pertumbuhan/perkembangan, tingkah laku, perkembangbiakan, kesehatan, mempengaruhi hormone, penghambat makan, membuat mandul, sebagi pemikat, (antrakan), penolak dan aktifitas lainnya yang mempengaruhi Organisme Penggangu Tanaman (OPT). Pestisida digunakan untuk mengurangi atau meminimalkan kehilangan hasil produksi akibat OPT.

    Macam pestisida menurut target sasaran OPT

    • Fungsisida.
    • Bakterisida. 
    • Moluskisida. 
    • Rodentisida.
    • Akarisida.
    • Insektisida. 
    • Nematisida.


    Macam pestisida menurut sumber bahan  :  Pestisida Nabati/Alami/Organik dan Pestisida organik sintetis.

    Penggunaan pestisida di lingkungan pertanian menjadi masalah yang sangat dilematis. Di satu sisi pestisida dipakai untuk menekan angka kehilangan hasil dari produksi pertanian, namun disisi lainnya penggunaan pestisida yang kurang bijaksana dapat memberikan dampak negatif terhadap lingkungan. Dari hal-hal tersebut sebenarnya perlu digali dan dimasyarakatkan kalau penggunaan pestisida yang ramah lingkungan bisa dilakukan.

    pengertian-pestisida-dan-pestisida-nabati
    Buah Mahoni / Bahan Pestisida Nabati

    Pestisida Nabati

    Pestisida nabati adalah suatu pestisida yang bahan dasarnya berasal dari tumbuhan. Pestisida ini relative mudah dibuat dengan kemampuan dan pengetahun yang terbatas. Oleh karena terbuat dari bahan alami/nabati maka jenis pestisida ini bersifat mudah terurai (biodegradable) di alam, sehingga tidak mencemari lingkungan dan relative aman bagi manusia dan ternak peliharaan karena residunya mudah hilang.

    Pestisida nabati bersifat pukul dan lari (hit and run), artinya apabila diaplikasikan akan membunuh hama pada waktu itu dan setelah hama tebunuh maka residunya akan cepat menghilang di alam. Dengan demikian tanaman akan terbebas dari residu pestisida dan aman untuk dikonsumsi.

    Penggunaan pestisida nabati dimaksudkan bukan untuk meninggalkan dan menganggap tabu penggunaan pestisida sintetis, tetapi merupakan suatu cara alternative dengan tujuan agar pengguna (dalam hal ini petani) tidak hanya tergantung pada pestisida sintetis. Tujuan lainnya adalah agar penggunaan pestisida sintetis dapat diminimalkan sehingga kerusakan lingkungan yang diakibatkannya pun diharapkan bisa dikurangngi.

    Secara evolusi, tumbuhan telah mengembangkan bahan kimia sebagai alat pertahanan alami terhadap pengganggunya. Tumbuhan mengandung banyak bahan kimia yang merupakan poduksi  metabolit sekunder dan digunakan oleh tumbuhan sebagai alat pertahanan dari serangan organisme penggangu (OPT).

    Tumbuhan sebenarnya kaya akan bahan bioaktif, termasuk jenis tumbuhan yang mengandung bahan aktif pestisida. Ada lebih dari 2.400 jenis tumbuhan yang termasuk dalam 235 famili dilaporkan mengandung bahan pestisida. Oleh karena itu, bila kita dapat mengolah tumbuhan ini sebagai bahan pestisida maka petani akan sangat terbantu untuk memanfaatkannya dari sumber daya alam setempat yang terdapat di sekitar nya.

    Sejak jaman dahulu penduduk Indonesia sudah menggunakan tumbuhan sebagai racun serangga atau racun ikan. Keuntungan yang diperoleh dari penggunaan pestisida nabati adalah bahan telah tersedia di alam, cara pembuatannya mudah, menghasilkan produk pertanian yang bebas residu bahan kimia dan juga relatif aman serta meminimalkan kemungkinan terjadinya kerusakan lingkungan atau dengan kata lain ramah lingkungan. Inilah faktor pendorong atau peluang penggunaan pestisida nabati pada sistem budidaya tanaman organik.

    Demikian pengertian mengenai pestisida dan pestisida nabati. Mengenai berbagai tumbuhan yang menghasilkan insektisida nabati yang bisa digunakan dan dimanfaatkan, akan saya update pada artikel berikutnya, terima kasih semoga bermanfaat.

    Cara Pemeliharaan Tanaman Sengon

    Pada artikel terdahulu pernah saya bahas tentang tehik penanaman tanaman sengon. Nah pada kesempatan ini akan kita bahas bagaimana cara pemeliharaan atau perawatan tanaman sengon itu. 

    Sebuah tanaman tentunya perlu perawatan secara intensif agar pertumbuhanya bisa optimal dan sekaligus bisa mencegah serta menanggulagi adanya penyakit yang mungkin saja bisa menyerang tanaman sengon. Setelah penanaman biasanya tidak semua bibit bisa tumbuh dengan baik, adakalanya pasti ada juga bibit yang mati. Oleh karena itu setelah masa penanaman tanaman sengon sebaiknya dilakukan penyulaman.

    Tanaman-Sengon

    Tehnik Pemeliharaan Tanaman Sengon

    1. Penyulaman.
    Penyulaman adalah menganti bibit sengon yang mati atau rusak, dengan bibit yang baru. Penyulaman dilakukan sebanyak dua kali, yakni pada 2-4 minggu setelah penanaman dan setelah sengon berumur satu tahun. Penggantian bibit ini biasanya dilakukan pada pagi hari atau saat musim hujan.

    Bibit pengganti sebaiknya memiliki umur yang sama, sehingga pertumbuhan bibit tetap seragam. Karena itu, dalam jangka waktu satu tahun setelah penanaman, selalu siapkan bibit yang masih dalam polybag (tidak ditanam) sebanyak 10 % dari jumlah bibit yang ditanam pada penyulaman pertama (2 - 4 minggu) dan 20% dari jumlah bibit pada penyulaman kedua ( saat tanaman berumur 1 tahun ).

    2. Penyiangan.
    Penyiangan adalah mengendalikan tanaman pengganggu seperti gulma dan alang-alang dengan cara menghilangkan atau memotongnya. Penyiangan dapat dilakukan secara mekanis atau kimiawi. Cara mekanis dilakukan dengan mencabut alang-alang atau gulma menggnakan tangan. Sementara itu, cara kimiawi dapat dilakukan menggunakan herbisida seperti polaris atau roundup sesuai dosis yang tertera di label kemasan.

    3. Pemupukan.
    Tujuan pemupukan adalah menjaga ketersediaan unsur hara agar selalu tersedia di dalam tanah. Beberapa jenis pupuk organik yang dapat digunakan diantaranya pupuk cair, pupuk kandang, dan penggunaan mulsa. Pupuk kandang diberikan setiap enam bulan sekali dengan dosis 0,51 - 1 kg pertanaman. Sementar itu, pupuk pupuk cair diberikan setiap tiga bulan sekali dengan dosis 20 -60 liter/hektare melalui pencampuran dengan air saat penyiraman dan pemberian langsung di sekitar pohon sengon dengan radius 15 cm. Sementara itu, mulsa ditempatkan di sekitar pohon (10 cm dari pangkal pohon) hingga ketebalan 10 cm. Lapisan tebal ini mampu menjaga kelembaban tanah dan meningkatkan kualitas unsur hara tanah. Mulsa diberikan setiap satu tahun selama tiga tahun berturut-turut. Silahkan simak Cara Membuat Pupuk Kompos Alami.

    4. Pemangkasan dan Penjarangan.
    Pemangkasan dilakukan agar tinggi pohon bebas cabang tetap tinggi dan memudahkan pemanenan. Selain itu, pemangkasan juga berguna untuk mengurangi serangan penyakit jamur. Pemangkasan harus menggunakan peralatan yang tajam dan jangan sampai merusak batang utama. Pemangkasan dilakukan setelah tanaman berumur satu tahun. Pemangkasan biasanya dilakukan terhadap batang yabg rusak atau mati

    Selain pemangkasan, sengon juga perlu dijarangkan untuk memberikan ruang tumbuh yang optimal, dan menebang pohon yang telah rusak. Penjarangan dilakukan setelah tanaman berumur tiga tahun. Caranya, lakukan penebangan pohon setiap satu pohon dan berselang satu pohon lagi disetiap barisan dan lajur penanamannya. Penjarangan dilakukan terhadap pohon yang terserang hama, pohon yang tertekan, batang utamanya bengkok, batangnya bercabang banyak, dan bentuk cabangnya seperti garpu.

    5. Pengendalian Hama Dan Penyakit.

    a. Hama Boktor.
    Awalnya hama boktor mulai bersarang di lubang sengon yang mengalami luka. Hama ini biasanya meletakkan telurnya dicelah luka di batang sengon tersebut. Jika batang telah berlubang, kemungkinan telur sudah menetas menjadi larva. Selanjutnya larva akan merasa lapar dan menggerek atau merusak jaringan kulit batang. Oleh karena itu ciri-ciri penyakit sengon yang terserang hama boktor adalah adanya serbuk gerek halus yang menempel di permukaan kulit batang. Secara umum, pengendalian hama boktor dapat dilakukan dengan bernagi teknik, diantaranya teknik silvikultur, manual, mekanis, biologis, dan terpadu.
    • Pengendalian melalui teknik silvikultur dilakukan dengan cara menyeleksi atau memilih bibit sengon yang memiliki ketahanan atau resistensi yang tinggi terhadap hama boktor. Selain itu, lakukan juga pemangkasan, penjarangan dan pemusnahan bagian pohon yang terserang hama boktor.
    • Pengendalian secara manual dilakukan dengan mengambil dan membuang hama boktor dengan cara mencongkel dan menyeset kulit batang tepat di titik serangan, sehingga larva boktor terlepas dari batang dan jatuh ke lantai hutan. Teknik ini memerlukan ketrampilan dalam megenali tanda dan gejala awal serangan hama boktor.
    • Pengendalian secara mekanis dilakukan dengan cara membelah batang sengon yang terserang hama boktor. Selain itu, batang yang terserang dibakar sehingga hama berjatuhan ke tanah dan segera dimusnahkan.
    • Pengendalian secara biologis menggunakan predator atau patogen yang merupakan musuh alami hama boktor, diantaranya jamur parasit (Beauveria bassiana) dan kumbang kulit kayu (Clinidium sculptilis).
    • Penegendalian secara terpadu dengan cara-cara menggabungkan dua teknik atau lebih. Misalnya, dengan cara menebang dan membakar batang pohon yang terserang agar tidak menjadi sumber infeksi bagi pohon lainnya.
    b. Penyakit Karat Puru.
    Penyebab penyakit karat puru adalah jamur uromycladium teppeianum. Jamur ini dapat menular dengan cepat karena spora yang dihasilkannya. Ciri-ciri penyakit karat puru adalah adanya pembengkakan (gall) akibat jamur di cabang-cabang, pucuk ranting, tangkai daun, dan daun sengon. Warna Gall yang awalnya hijau dapat berubah menjadi cokelat. Serangan dapat terjadi pada semua umur pohon sengon, mulai persemaian, hingga tanaman sengon yang sudah besar. Jika terjadi serangan pada sengon muda (umur 1 - 2 tahun), kerusakkannya dapat menjadi serius, yakni batang utama rusak dan cacat.

    Penyakit karat puru yang terjadi saat persemaian hanya dapat dikendalikan dengan pencabutan dan pemusnahan bibit. Selain itu, pengawasan transportasi bibit dan kayu tebangan perlu dijaga agar penularannya tidak menyebar lebih jauh. Upaya menghilangkan gall dan bagian tanaman yang terserang perlu dilakukan sedini mungkin sebelum gall membesar dan warnanya cokelat.

    Penyakit karat puru dapat dibasmi dengan penggunaan spirtus, kapur, garam, dan belerang. Berikut teknik pengendaliannya.
    • Bersihkan bagian tanaman yang terserang dengan cara melepaskan gall lalu semprot dengan spirtus.
    • Campurkan 5 kg kapur dan 0,5 kg garam di dalam wadah berisi 5 -10 liter air. Setelah itu semprotkan campuran kapur garam ke bagian tanaman yang terserang.
    • Campurkan 1 kg belerang dan 1 kg kapur di dalam wadah berisi 10 - 20 liter air. Setelah itu, semprotkan cairan belerang kapur ke bagian tanaman yang terserang.
    c. Penyakit Jamur Akar Merah.
    Penyakit jamur akar merah akibat Ganoerma sp. Dapat dideteksi berdasarkan keberadaan jamur di pangkal batang yang berwarna merah kecoklatan. Jika dilakukan pengamatan lebih lanjut, ada bagian daun yang menipis hingga dapat menyebabkan kematian. Keberadaan jamur ini biasanya ditemukan saat musim hujan. 

    Pengendalian serangan Ganoderma sp. dapat dilakukan dengan cara membersihkan batang sengon yang telah terserang dan membuat parit isolasi. Selain itu, pengendalian juga dapat dilakukan dengan menggunakan fungisida berbentuk pasta (Formac). Teknik pemberiannya dengan cara mengoleskan pada akar tanaman sengon sesuai dosis yang tertera di label kemasan.

    Demikian mengenai cara pemeliharaan tanaman sengon yang bisa saya sampaikan, semoga apa yang tertulis diatas bisa bermanfaat.

    Tuesday, April 20, 2021

    Tips Menyimpan Vanili Kering Agar Tahan Lama Dan Bagus

    Harga vainili kering pada tahun 2021 ini benar-benar sangat mencengangkan. Bagi pemilik vanili kering yang telah lama disimpan tentu akan menua keuntungan yang berlipat ganda. Cara menyimpan vanili kering agar tetap awet dan tahan lama, tentu dipengaruhi oleh banyak faktor, faktor utama tentu dari cara penyimpanannya dan juga dari kualitas vanili yang dipetik.

    Cara-Menyimpan-Vanili-Kering
    Vanili Kering

    Bagi Anda yang kebetulan berbisnis vanili, kualitas tentu menjadi faktor penentu dimana hasil penjualan bisa berlipat ganda. Nah... berikut ini Ceritatani akan berbagi tips dan cara, bagaimana agar vanili kering tetap memiliki kualitas bagus walaupun disimpan dalam jangka waktu yang cukup lama.

    Artikel Terkait :


    4 Tips Menyimpan Vanili Kering

    1. Pastikan Vanili Yang Dikeringkan Benar-Benar Tua.

    Jenis vanili yang benar-benar sudah tua saat dipetik akan mempengaruhi kualitas hasil keringnya. Vanili yang sudah tua memiliki ciri-ciri warna hijau mengkilat. Vanili yang sudah tua, ketika dikeringkan akan memiliki bobot yang bagus dan nilai susutnyapun sangat sedikit.

    2. Jemur Sampai Benar-Benar Kering.

    Tingkat penjemuran juga sangat mempengaruhi vanili kering agar tetap bagus dan tahan lama. Pastikan pada saat penjemuran, vanili benar-benar terkena terik matahari secara sempurna, untuk itu biarkan vanili benar-benar kering betul sebelum disimpan dalam karung maupun plastik dan wadah lainnya.

    3. Masukkan Vanili Kering Pada Kantong Plastik.

    Setelah proses penjemuran vanili selesai dan vanili sudah dipastikan benar-benar kering, kemudian masukkan vanili kering pada kantong plastik. Pastikan kantong plastik benar-benar tidak ada agar udara tidak bisa masuk. Jika terjadi ada lubang pada kantong plastik, udara yang masuk bisa menyebabkan vanili dalam kantong menjadi lembab dan lama-kelamaan akan berair, dan itu yang bisa membuat vanili kering mejadi busuk dan tidak bisa tahan lama.

    4. Simpan Vanili Dalam Tempat Yang Tidak Lembab.


     


    Setelah vanili dimasukkan dalam kantong plastik, kemudian masukkan kedalam karung, fungsi nya adalah untuk menjaga agar kantong plastik tidak mudak berlubang ketika terkena kontak dengan benda lain. Langkah selanjutnya adalah simpan vanili kering yang telah berada didalam kantong ke tempat yang aman dan juga terhindar dari kelembaban.

    Menyimpan vanili kering, banyak dilakukan oleh para pengepul maupun juga petani vanili, yang nantinya saat harga vanili mahal, barulah vanili kering akan dijual. Namun jika harga vanili seperti sekarang ini yang bisa mencapai 3 juta per 1 kg vanili kering, tentu tidak akan banyak orang yang menyimpan vanili kering, karena takut harga akan kembali murah.

    Itulah 4 Tips Cara Menyimpan Vanili Kering Agar tetap Awet Dan Tahan Lama yang bisa Ceritatani bagikan pada kesempatan ini, semoga apa yang disampaikan bisa bermanfaat, akhir kata selamat berburu emas hijau yang saat ini harganya selangit. Salam Petani Millenial

    Cara Menyimpan Katak Atau Bibit Porang

    PetaniMillenial.com - Secara lebih khusus benih tanaman porang agar selalu dalam keadaan baik sebelum di tanam, biasanya akan dibuatkan tempat khusus. Disanalah benih katak atau bubil porang disimpan. Termasuk benih umbi disana diletakkan sebelum tanam.

     

    Bibit Porang

    Biasanya benih porang disimpan pada tempat yang ada sirkulasi udaranya bagus. Ada juga sinar matahari tak langsung. Itu tujuannya agar udara tak lembab yang akan membuar porang rentan terkena jamur.

    Biasanya tempat benih katak atau umbi ditaruh di rak yang beralaskan kawat jaring. Tujuannya bagian atas dan bawah serta samping katak atau benih umbi Selalu mendapatkan udara.

    Itu menghindarkan benih tak berjamur atau busuk. Dengan tetap mengangin-anginkannya dalam tempat yang bagus dipastikan katak dan benih umbi akan selalu baik saat ditanam.

    USebelum disemai atau ditanam, benih porang harus disimpan dengan baik. Disimpan di tempat yang tak lembab dan berpotensi membuat benih porang busuk. Karena bila disimpan di tempat lembab akan menyebabkan porang terkena jamur atau bahkan busuk.

    Buat saja rak dari kayu dipastikan disesuikan dengan jumlah benih yang anda simpan.

     

    Kolang Kaling Dan Proses Pengolahannya

    Pohon aren atau enau (Arenga Pinnata) merupakan pohon yang menghasilkan bahan-bahan industri. Hampir semua bagian tanaman ini dapat dimanfaatkan karena nilai ekonomi dan salah satu manfaat yang didapat dari ponon aren adalah Kolang-kaling.

    Kolang kaling, bagi anda yang menyukai manisan maupun es buah tentunya sudah tidak asing lagi dengan kolang kaling. Buah kolang kaling dapat anda temui dengan mudah di pasar, terutama pasar tradisional bayak pedagang yang menjualnya terutama kalau di bulan ramadhan.

    Kolang-Kaling

    Kolang-kaling pada bahas Belanda desebut juga dengan Glibbertjes, yang artinya adalah buah dari pohon aren (Arenga pinnata). Buah kolang-kaling ini dikenal mempunyai kadar air yang cukup tinggi, yaitu hingga 93 %. Selain airnya biji kolang-kaling juga memiliki kandungan protein sebesar 0,69 %, serta kandungan karbohidarat sebesar 4 gram. Buah kolang-kaling ni juga kaya akan kandungan potasium, besi, kalium, vitamin A, vitamin B, vitamin C.

    Ok, kembali ke pokok bahasan tentang proses pengolahan kolang-kaling. Walaupun memang seperti yang kita ketahui bahwa buah kolang kaling ini sangat populer dengan dijadikan campuran es buah ataupun cendol, buah yang semakin ramai ketika hadir bulan puasa ini, namun sebagian dari anda terutama bagi yang tinggal di perkotaan tentunya belum tau cara pengolahan nya. Silahkan anda baca dengan seksama bagimana proses pengolahan kolang-kaling ini agar anda tau bagaimana para petani menghasilkan buah kolang-kaling yang siap untuk dikonsumsi.

    Berikut cara pengolahannya  :

    1.  Memilih Buah  :  Untuk menghasilkan kolang-kaling yang pas, biasanya para petani terlebih dahulu mengambil satu buah kolang-kaling dari tandannya, kemudian membelahnya untuk mengetahui apakah buah kolang-kaling tersebut sudah siap untuk diolah atau belum atau mungkin malah sudah kadaluarsa, kenapa demikian,?... karena kalau buah masih terlalu muda hasilnya akan kurang maksimal, begitupun juga kalau buah sudah terlau tua karena kolang-kaling tidak bisa dikonsumsi.
    • Buah yang masih terlalu muda  :   Apabila buah masih terlalu muda, buah kolang-kaling belum bisa diolah karena teksturnya masih terlalu lembek.
    • Buah yang siap diolah  :  Ciri-ciri buah kolang-kaling yang siap untuk diolah adalah, tekstur buah sudah kenyal, nah buah inilah yang siap untuk diolah.
    • Buah yang sudah kadaluarsa  :  Buah yang sudah kadaluarsa ciri-cirinya sudah keras bila diambil sudah menyerupai batu akik, buah yang sudah seperti ini tidak bisa lagi untuk diolah, biasanya oleh para petani buah ini dibiarkan saja sampai berguguran sendiri, ataupun menjadi santapan musang. Musang luwak diketahui sebagai salah satu hewan yang menyukai buah enau  ini, dan secara tidak langsung berfungsi sebagai hewan pemencar biji enau, ini salah satu pengembang biakkan pohon aren secara alami dengan bantuan binatang. 
    2.  Mengambil Buah  :  Setelah didapat buah yang pas untuk diolah, para petani akan mengambil buah yang pas tersebut dari pohon aren (bagi anda yang tida biasa jangan coba-coba memegang buah kolang kaling ini, karena bila getahnya mengenai kulit maka anda akan merasakan gatal-gatal yang amat sangat). Setelah buah diambil dari pohonnya kemudian para petani akan membawanya pulang untuk diolah namun ada juga yang langsung mengolahnya di sekitar pohon aren tersebut tentunya dengan membawa peralatan yang dibawanya dari rumah. Dalam satu pohon aren bisa terdapat beberapa tandan buah kolang-kaling yang siap untuk diolah. Setiap satu tandan buah kolang-kaling bisa menghasilkan sekitar 15 sampai dengan 25 kg kolang-kaling yang siap untuk dikonsumsi.

    http://kemejingnet.blogspot.com

    3.  Merebus Buah  :  Untuk menghasilkan kolang-kaling yang siap untuk dikonsumsi, buah kolang-kaling perlu direbus sekitar 30 menit, karena dalam satu tandan terdapat banyak buahnya tentunya perlu waktu berulang-ulang untuk merebusnya.
    Kenapa Buah kolang-kaling perlu direbus,?  :
    • Mempermudah cara pengambilan biji kolang-kalingnya.
    • Menghilangkan ras gatal dari getahnya.
    • Biji kolang-kaling siap untuk dikonsumsi walaupun belum diolah menjadi makanan lain.
    4.  Mengambil Bijinya  :  Setelah buah direbus sekitar 30 menit kemudian diambilah biji kolang-kaling tersebut dengan cara membelahnya, dalam satu buah kolang-kaling bisa terdapat 2 biji dan paling banyak 3 biji kolang-kaling. Sampai tahap ini pengolahan Buah kolang-kaling sudah selesai dan tinggal merendam biji-biji yang sudah terkumpul tersebut dengan air bersih selama 1 malam dan kolang-kaling siap untuk dikonsumsi untuk dijadikan, manisan, kolak, campuran es buah atau dijual ke pasar.

    http://kemejingnet.blogspot.com

    Demikian cara pengolahan kolang-kaling, semoga bisa menambah wawasan kita semua, dan tentunya bisa menambah pengetahuan kita tentang kekayaan alam yang ada di Negeri kita Indonesia.

    Friday, March 26, 2021

    Budidaya Vanili (Emas Hijau) Dengan Mudah Dan Menguntungkan

    Petanimillenial.com - Cara Budidaya Vanili Dengan Mudah Dan Menguntungkan. Pada masa kejayaanya buah vanili harganya sangat melambung tinggi, bahkan harga vanili per 1 kg nya saat itu bisa mencapai 300-400 ribu. Namun tahun-tahun belakangan harga vanili turun drastis hinga mencapai level 50-100 ribu per kg nya.

    Dengan turunnya harga vanili yang drastis, hal itu menyebabkan para petani, sekarang ini kurang berminat untuk membudidayakannya lagi. Hal ini tentunya sangat memprihatinkan, karena bisa-bisa tanaman vanili akan serta produksi vanili akan semakin berkurang.

    Kalau dilihat dari propeknya sebenarnya budidaya vanili itu sangat menguntungkan, apalagi jika suatu saat harga vanili kembali naik lagi seperti dulu. Memang budidaya vanili itu memerlukan perlakuan yang sedikit ekstra karena untuk menghasilkan buah vanili kita harus melakukan penyerbukan dengan cara mengawinkan bunga vanili.

    BUAH VANILI



    Cara Pembibitan Vanili

    Untuk mendapatkan bibit vanili bisa dilakukan dengan cara memencarkan pohon vanili yang sudah ada, karena sangat jarang ada penjual bibit vanili di pasaran, kalaupun tentu kita harus mendatangi para petani budidaya vanili.

    Adapun untuk memperbanyak bibit vanili, bisa dilakukan dengan dua cara yaitu  :

    1. Cara pembibitan vanili yang pertama adalah dengan memencarkan langsung pohon vanili yang ada dan langsung ditanam di lahan. Caranya, potong pohon panili dengan panjang 3-4 ruas, kemudian langsung ditanam dilahan pada saat musim penghujan tiba.

    Adapun cara yang pertama ini, kadang kurang efektif, karena tingkat pertumbuhannya bisa kurang maksimal.

    2. Cara pembibitan vanili yang kedua, adalah dengan cara menanamnya terlebih dahulu didalam polybag. Adapun caranya  :
    • Siapkan polybag yang telah diisi dengan tanah yang telah dicampur dengan pupuk kandang.
    • Ambil pohon vanili kemudian potong-potong 3-4 ruas.
    • Tanam potongan pohon vanili pada polybag.
    • Setelah pohon vanili ditanam di polybag, kemudian tutup dengan plastik (Dicungkup).
    • Buka cungkup setelah kurang lebih 2 minggu.
    • Setelah dua minggu, vanili pasti sudah tumbuh, tunas muda disetiap ruasnya.
    • Rawat bibit vanili dalam polybag dengan baik, dengan cara disiram air secukupnya setiap hari.
    • Jika tunas muda telah memanjang, baru bibit vanili siap untuk ditanam dilahan, tentunya penanaman vanili yang bagus adalah saat musim penghujan mulai tiba.
    Cara yang kedua ini bisa dibilang cukup efektif dalam pertumbuhannya dibandingkan dengan cara yang pertama, karena pohon vanili yang ditanam di polybag terlebih dahulu tentu telah memiliki akar yang cukup kuat ketika nantinya dipindah kelahan, selain itu bibit vanili dalam polybag telah tumbuh tunasnya.
    BUNGA VANILI
                                                          

    Cara Penanaman Vanili

    Pohon vanili biasa ditanam dengan cara menempatkan pada pohon yang nantinya akan dijadikan merambat pohon vanili. Untuk memudahkan nantinya dalam proses mengawinkan bunganya, sebaiknya pohon vanili ditanam pada pohon induk yang tidak terlalu tinggi.

    Bila Anda ingin membudidayakan vanili dengan serius, sebaiknya Anda telah mempersiapkan lahan yang sudah ditanami pohon yang akan dijadikan rambatan. Sedangkan untuk pohon rambatannya Anda bisa memanfaatkan pohon Gamal atau yang sering disebut dengan "Resede".

    Pohon Resede adalah pohon yang sering diambil daunnya untuk makanan ternak kambing. Pohon resede ini sangat cocok bila digunakan untuk rambatan pohon vanili karena teksturnya yang tidak terlalu tinggi.

    Demikian Cara Budidaya Vanili yang bisa Ceritatani sampaikan, walau harga buah vanili saat ini sedikit menurun, tidak ada salahnya kalau pohon vanili ini tetap dibudidayakan, siapa tau suatu saat harga vanili akan naik kembali, dan bahkan bisa melampaui harga emas, karena dulu vanili sepat disebut-sebut sebagai Emas Hijau. Semoga bermanfaat dan Salam Tani.


    Thursday, March 18, 2021

    Beberapa Penyebab Tanaman Porang busuk dan Cara Pencegahannya

    PetaniMillenial.com - Porang masih menjadi tren pertanian saat ini, bukan hanya karena soal harga dan adanya pasar tapi juga jadi solusi pertanian didaerah dataran tinggi. Terlebih pergantian musim yang tidak menentu, porang menjadi tanaman yang kuat dimusim kering.

    Ada kendala yang kini mulai jadi keresahan petani porang yaitu porang busuk, porang dimakan ulat, batang porang menguning, tanaman porang membusuk, daun porang kering mengapa itu terjadi dan bagaimana menanganinya?

    Berikut penyebab dari beberapa masalah porang diatas, yaitu:


     

    1. Terlalu lembab
    Porang asalnya adalah tanaman liar yang mampu beradaptasi dengan baik dilingkungan dengan kelembaban kurang hingga kering. Terlalu banyak air malah akan berefek buruk pada tanaman porang, itulah sebabnya tanaman porang lebih agus ditanam didataran tinggi.

    Cara penanganan:
    Jika menanam porang di lingkungan dengan sumber air dan kelembaban tinggi, maka buatkan pundukan yang tinggi untuk tanaman porang yang memungkinkan batang porang jika dilalui air tidak tergenang.

    Jika menanam dipolybag, maka usahakan jangan terlalu sering diberi air cukup tanah terlihat basah maksimal 1 kali sehari saja.

    2. Jarak tanam sempit
    Jarak tanam terlalu sempit tidak bagus untuk tanaman berdaun lebar, hal itu dapat menutupi sinar matahari masuk ke tanah akibatnya batang berjamur dan busuk, sinar matahari penting untuk mengontrol kelembaban.

    Cara penanganan:
    Tanam porang dengan jarak tertentu dimana matahari dapat menyinari tanah batang porang. Berdasarkan berbagai sumber jarak tanam yang pas yautu 1m x 30 cm. 1 meter jarak samping dan 30 cm berbaris jika menggunakab pundukan dilahan terbuka. Tidak terkecuali pada porang polybag.

    Untuk yang sudah terlanjur, menurut kami daripada nanti berefel buruk lebih baik di pindahkan dan buatkan jarak tanam baru.

    3. Katak yang ditanam masih muda
    Penyebab benih tidak tumbuh bertunas dan busuk salah satunya adalah katak benih yang ditanam masih muda.

    Cara Penanganan:
    Pastikan katak yang ditanam sudah layak tanam, menurut petani porang berpengalaman katak tanam layak porang yaitu yang jatuh langsung dari pohonnya untuk memastikan dapat ditanam dengan baik.

    4. Umbi yang ditanam belum habis masa istirahat atau dormannya.
    Menanam porang mudah perawatannyapun mudah, namun menanam porang harus mengikuti sedikita aturan agar dapat tumbuh dengan baik. Porang memiliki masa istirahat setelah dipanen, artinya tidak dapat langsung ditanam, porang yang belum siap tanam dan dipaksakan bisa jadi sebab porang membusuk tidak tumbuh.

    Cara Penanganan:
    Ikuti aturan penanaman, tanam porang dibulan 9 dan paling lambat bulan 10. Pastikan be ih porang yang akan ditanam sudah melewati beberpa bulan masa panen.

    5. Umbi tanaman yang masih seger/blum masa panen.

    Nah bagi anda para pemula jika ingin membeli benih porang, jangan membeli atau menanam benih porang hasil caplok dari porang yang batangnya masih hidup segar atau belum masa panen. Gunakan benih porang dari hasil panen yang benar dan baik. Seperti poin 4 porang memiliki masa istirahat apalagi jika langsung di ambil dari batang segar.

    6. Penyimpanan umbi
    Tidak kalah penting penyimpanan umbi hasil panen, jangan disekap ditempat dimana sirkulasi udara tertutup, pastikan umbi disimpan ditempat sirkulasi udara baik atau sedikit mendapat penyinaran matahari, umbi tidak ditumpuk padat.

    Cara penanganan:
    Pastikan tempat penyimpanan tidak lembab, jika anda membeli umbi dengan pengiriman jarak jauh gunakan kardus atau bahan dimana tidak terlalu kedap udara yang membuat umbi atau benih disekap.

    7. Umbi keinjak sehingga umbi penyok rusak bagian dalamnya.

    Hati-hati jangan sampai benih keinjak penyok yang membuat bagian dalamnya koyak, ini akan berakhir menjadi busuk atau tidak tumbuh ketika ditanam.

    8. Selain cara-cara penangan diatas,
    Jika menemukan umbi porang dimakan ulat atau rusak, segera dipisahkan, dijemur dan dipotong bagian yang rusak agar tidak menulari yang lain.

    Kesimpulannya:
    Penyebab tanaman porang busuk yaitu:

    • Terlalu lembab
    • Jarak tanam sempit
    • Katak yang ditanam masih muda
    • Umbi yang ditanam belum habis masa istirahat atau dormannya
    • Umbi tanaman yang masih seger/blum masa panen.
    • Penyimpanan umbi tidak baik
    • Umbi keinjak sehingga umbi penyok rusak bagian dalamnya

    Bisa tambahkan tips dan pengalaman anda dibawah, terimakasih.

     

    Search This Blog