Budidaya Vanili (Emas Hijau) Dengan Mudah Dan Menguntungkan

Petanimillenial.com - Cara Budidaya Vanili Dengan Mudah Dan Menguntungkan. Pada masa kejayaanya buah vanili harganya sangat melambung tinggi, bahkan harga vanili per 1 kg nya saat itu bisa mencapai 300-400 ribu. Namun tahun-tahun belakangan harga vanili turun drastis hinga mencapai level 50-100 ribu per kg nya.

TEKNIS BUDIDAYA DURIAN DENGAN PRODUK ORGANIK NASA

Saat ini, permintaan dan harga durian tergolong tinggi, karena memberikan keuntungan menggiurkan bagi siapa saja yang membudidayakan. Sehingga bertanam durian merupakan sebuah prospek usaha agribisnis yang bagus. Cara bertanam durian yang baik merupakan pintu gerbang untuk menuju sukses. PT. Natural Nusantara membantu alternatif solusi bagaimana teknis budidaya durian secara intensif, sehingga terjadi peningkatan hasil secara K- 3, yaitu Kuantitas, Kualitas dan Kelestarian lingkungan.

12 Tipe Tumbuhan Hias Gantung Ini Dapat Mempercantik Suasana Rumah

Bahagia berkebun serta memandang mekarnya bunga di halaman? Hobi menanam bunga memanglah identik dengan keelokan, atmosfer fresh serta bau semerbak yang membuat perasaan bahagia riang. Tetapi bila keadaan rumah ataupun taman tidak membolehkan, tumbuhan hias gantung dapat jadi pemecahan peningkat semangat serta keelokan di rumah.

Proses Penggolahan Gula Aren

Proses Penggolahan Gula Aren. Gula aren adalah gula yang dihasilkan dari penyadapan pohon aren atau nira. Gula aren sering juga disebut gula jawa. Seperti pernah saya tulis di artikel saya yang terdahulu, pohon aren adalah pohon yang sangat serbaguna, karena dari semua yang ada dipohon aren dapat dimanfaatkan.

Menjadi Milyarder Hanya Menjadi Petani Umbi-umbian

Budidaya porang belakangan ini semakin diminati para petani. Permintaan pasar akan umbi dari tanaman berkhasiat ini membuat banyak orang berlomba-lomba mempelajari cara budidaya porang.

Showing posts with label Lain-lain. Show all posts
Showing posts with label Lain-lain. Show all posts

Sunday, May 30, 2021

Mengenal Pohon Pucung, Keluwek Dan Manfaatnya

Pucung atau sering disebut juga Kepayang, kluwek, keluwek, keluak, adalah tumbuhan suku dari Achariaceae,(dulu dimasukkan dalam Flacourtiaceae.wikipedia). Di berbagai daerah sering terjadi perbedaan nama. Orang Sunda menyebutnya picung atau pucung (begitu pula sebagian orang Jawa Tengah) dan di Toraja disebut pamarasan.


Pohon pucung, kepayang atau kluwek mempunyai batang lurus yang tingginya bisa mencapai 60 meter dengan diameter batang mencapai 120 cm. Percabangannya tidak terlalu rapat. Daun nya berbentuk jantung, dengan lebar 15 cm. dan panjang 20 cm. berwarna hijau gelap dan mengkilap di bagian atas, sementara bagian bawahnya agak keputihan dan sedikit berbulu.

Phon-Puncung

Tanaman ini tumbuh di hutan hujan tropika basah dan merupakan tanaman asli yang tumbuh mulai dari Asia Tenggara hingga Pasifik Barat, termasuk di Indonesia. Pucung atau Kepayang bisa mampu tumbuh di daerah dataran rendah hingga ketinggian 1.500 m dpl.

Manfaat Dan Kegunaanya.

1. Pohon
Karena pohon pucung bisa tumbuh besar pohon ini kayunya juga cukup baik dan kuat bila digunakan sebagai bahan pertukangan.

2. Akar 
Pohon pucung ini memiliki perakaran yang sangat kuat sehingga cocok digunakan sebagai pohon pelindung dan penghijuan di daerah aliran sungai. Selain itu karena pohon ini bisa tumbuh besar dan lama, akar-akar dari pohon pucung juga bisa menyimpan kandungan air yang sangat baik.

3. Buah
Buah pucung memiliki manfaat yang bermacam-macam, namun bila masih mentah buah pucung sangat beracun karena mengandung asam sianida (sifatnya beracun, mudah menguap pada suhu 26 derajat Celcius, bila terhirup binatang ternak dapat mengakibatkan kematian, aman untuk pengawetan ikan).

Mengenal Pohon Pucung, Keluwek Dan Manfaatnya

a. Biji keluwek dipakai sebagai bumbu dapur masakan Indonesia yang memberi warna hitam pada rawon, daging bumbu kluwek, brongkos, serta sup konro. Namun untuk menjadikan buah pucung menjadi kluwek yang bisa aman untuk dicampur masakan perlu fermentasi terlebih dahulu.

Silahkan baca :  Proses Pembuatan Biji Pucung Menjadi Keluwek.

b. Selain untuk masakan pucung bisa dugunakan sebagai pengawet ikan: untuk 50 kg tangkapan ikan, digunakan 1 kg biji pucung yang telah dicacah dan dicampur garam sebanyak 1 kg, campuran dilumurkan pada hasil tangkapan, dan disimpan dalam ember plastik tertutup. Asam sianida biji kluwak akan mengawetkan ikan selama 6 hari, setiap hari dibuka selama 5 menit untuk menguapkan sianidanya.

Buah pucung, klwek biasanya oleh para petani dibiarkan jatuh sendiri dari pohonnya setelah buah itu masak, karena apabila buah dipetik tidak akan menghasilkan buah yang telah masak dan kualitasnya kurang bagus. Apabila buah telah jatuh dari pohonnya barulah para petani akan mengumpulkannya.

Setelah buah terkumpul barulah buah dibersihkan lalu direbus. Apabila buah tidak akan dijadikan keluwek, biasanya para petani akan langsung menjualnya kepada pedagang. Namun apabila buah pucung akan dijadikan keluwek perlu dilakukan proses fermentasi terlebih dahulu.

Demikian mengenai pohon pucung atau sering juga disebut keluwek maupun yang lainnya, semoga bisa menambah wawasan kita tentang tumbuhan-tumbuhan yang ada di Indonesia tercinta ini, Semoga bermanfaat.

Monday, March 8, 2021

Cepokak atau terong pipit Pohon Terong Yang Awet Berbuah

Cepokak ataupun terong pipit merupakan terong yang berukukuran sangat kecil dibanding dengan terong terong yang lain. Wujud dari terong ini bundar kecil serta bercorak hijau. terong tipe ini umumnya berkembang secara liar di dekat aliran sungai ataupun ditengalan.

Walaupun ukurannya mini, terong ini memiliki sebagian manfaat. Terong ini bisa menyehatkan mata, memiliki sedikit zat besi, vit A, C serta B1. Tidak hanya itu di dalam terong pipit pula tercantum 2% protein, 0. 1% lemak, 7, 9 karbohidrat serta banyak memiliki fosfor.
 
Cepokak

Terong tipe ini biasanya sangat kokoh serta bisa bertahan lama di bermacam masa baik kemarau ataupun penghujan. Para pelakon pembibitan kerap berexperimen dengan menggunakan batang dasar dari terong ini buat dijadikan bahan bibit sambung.

Sebab ciri dari terong cepoka ataupun terong ini yang dapat berkembang kokoh serta tahan lama, hingga apabila disambung dengan terong sayur yang besar hingga hasilnya tumbuhan terong hendak kokoh serta dapat berbuah agak lama apabila dibanding dengan terong biasa pada biasanya.

Nah berikut ini hendak aku sampaikan tehnik menyambung terong Cepoka/ Terong mini dengan terong sayur. Buat lebih detailnya tentang metode pembibitan sambung Silahkan baca postingan Tehnik Pembuatan Bibit Okulasi serta Sambungan.

Bahan-bahan
  1. Bahan serta perlengkapan yang butuh dipersiapkan
  2. Tumbuhan/ batang dasar yang hendak disambung.
  3. Entres/ batang atas yang hendak disambungkan
  4. Pisau/ Silet
  5. Tali rafia
  6. Plastik
Metode Menyambung
  1. Potong batang dari terong cepoka/ terong mini( seleksi batang yang tegak lurus serta masih agak muda)
  2. Belah Kurang Lebih 3 cm
  3. Runcingkan entres/ batang atas menyamai pisau tatah. Gunting daun sampai tinggal 1/ 4 nya.
  4. Masukkan entres yang telah diruncingkan ke batang dasar yang telah dibelah tadi.
  5. Ikat dengan tali rafia pada sambungan, lilitan tali usahan dari dasar keatas.
  6. Tutup sambungan dengan plastik serta ikat.
  7. Tunggu 2- 3 minggu apabila sambungan tidak layu. berarti sambungan sukses serta plastik penutup telah boleh dibuka.
Cepokha

Supaya perawatan dapat optimal, hendaknya tanam di polybag yang besar serta dapat ditaruh di samping rumah sekalian selaku hiasan. Apabila ingin ditanam di polybag serta ingin disambung upayakan Chepoka ditanam semenjak kecil serta dikala tumbuhan telah agak besar barulah dicoba penyambungan..

Demikian tentang tumbuhan terong chepoka serta metode menyambungnya, mudah- mudahan saja dapat berguna, mohon maaf apabila banyak salah kata dalam penyampaian.

Thursday, March 4, 2021

Budidaya Pisang Peluang Menjanjikan

Budidaya Pisang Peluang Menjanjikan. Pisang adalah salah satu buah yang menjadi favorit bagi masyarakat Indonesia. Buah pisang bisa dijadikan berbagai jenis makanan olahan yang enak dikonsumsi. Tidaklah salah kalau jenis pertanian budidaya pisang juga sangat menjanjikan untuk meningkatkan pendapatan dan taraf hidup para petani.

Namun pada umumnya para petani masih jarang yang mau menekuni budidaya ini secara serius dengan menanam jumlah pisang dalam jumlah yang banyak. Kebanyakan pohon pisang hanya ditanam sebagai pelengkap, misalnya dipingir sawah atau disekitar pekarangan.

Pohon-Pisang-Ambon

Harga buah pisang saat ini bisa dikatakan cukup bagus, apalagi dibulan-bulan tertentu, satu tandan pisang ambon yang bagus bisa mencapai harga 150 ribu. Melihat hal tersebut sebenarnya bertani pisang sangat menjanjikan bila dikelola dengan baik.

Kenapa saya katakan bertani pisang sangat menjanjikan?

Bisa anda kalkulasi sendiri apabila satu tandan buah pisang bisa laku katakanlah 50 ribu, bila Anda mempunyai 4 tandan pisang itu artinya hasil yang akan didapatkan berarti 200 ribu. Pasti Anda yang sedang membaca artikel ini akan menjawah "ah itu kan panennya tidaktidak bisa sering". Jawaban itu memang betul kalau Anda hanya memiliki beberapa rumpun pohon pisang saja.

Namun, bila anda memiliki lahan seluas 1 hektar dan kesemuanya ditanami pohon pisang, bisa Anda bayangkan berapa tandan buah pisang yang bisa Anda panen setiap harinya.

Berikut ini beberapa tips agar budidaya pisang bisa panen sesering mungkin  :

1. Sediakan lahan yang cukup luas untuk budidaya pisang.
2. Tanamlah pohon pisang secara teratur dengan jarak yang sesuai.
3. Rawat dengan baik agar pohon pisang tumbuh subur dan terhindar dari penyakit.
4. Pilihlah jenis pisang yang memiliki nilai jual tinggi.

Sering kali orang menilai kalau sesuatu yang bernilai sedikit itu kurang bagus untuk dikembangkan, namun sebenarnya walaupun nilainya sedikit tapi kalau jumlahnya banyak tentu hal itu hasil yang akan didapat juga banyak, dan itu adalah rumusnya orang berdagang.

Demikian pula dengan budidaya pisang ini, walau terkadang harga pisang kurang begitu mahal setiap tandannya, namun jika jumlahnya banyak tentu akan banyak juga hasil yang akan didapat dari berbudidaya pisang ini.

Demikian sekelumit tentang budidaya pisang yang ternyata juga menjanjikan bila memang dikelola dengan baik. Bagimana, Anda berniat untuk bertani pisang?, Selamat berkarnya semoga Anda menjadi orang yang sukses dari berbudidaya pisang. Sekian, semoga bermanfaat.

Sirih Cina Atau ketumpang air,Tumbuhan Ini Sering Dianggap Gulma, Ternyata Banyak Manfaatnya

 

Daun Sirih Cina/Ketumpang Air

  • Sirih cina, atau sirih bumi, atau ketumpang air dan sebutan nama-nama lokal lain biasa dibuang atau dicabut begitu saja, tanpa dimanfaatkan. Ternyata, tanaman ini kaya manfaat, superfood. Ia tanaman obat-obatan juga bisa jadi sayur alias menu makanan.
  •  Tumbuhan ini seringkali dianggap gulma karena kerap tumbuh di sela-sela tanaman budidaya. Ia biasa tumbuh liar di pot, pinggir sungai, pekarangan atau halaman sekitar rumah, terutama di tempat udara lembab ketika musim hujan.
  •  Septiana Kurniasari, Dosen Program Studi D3 Farmasi, Universitas Islam Madura mengatakan, sirih cina mengandung beberapa senyawa, antara lain, minyak essensial, flavonoid, saponin, tanin, triterpenoid.
  •  Tumbuhan ini secara tradisional bermabffat dalam mengobati beberapa penyakit, seperti abses, bisul, jerawat, radang kulit, penyakit ginjal dan sakit perut. Manfaat lain juga sebagai obat sakit kepala, dan demam.   
  •  

 

 

Ada yang menyebut tumbuhan ini sirih cina atau ketumpang air. Ada juga bilang sirih bumi. Masih banyak nama-nama lokal dari tumbuhan dengan nama latin Peperomia pellucida ini.

Tumbuhan ini seringkali dianggap gulma karena kerap tumbuh di sela-sela tanaman budidaya. Ia biasa tumbuh liar di pot, pinggir sungai, pekarangan atau halaman sekitar rumah, terutama di tempat udara lembab ketika musim hujan.

Ketika mengecek lapak-lapak penjualan online, sirih cina mulai diperjualbelikan dengan harga bervariasi, dan lumayan tinggi, per kilogram ada sampai lebih Rp75.000. Satu batang bibit ada seharga Rp500, Rp1.000, dan beberapa batang ada yang Rp3.000 atau lebih.

Sabhana Azmy, sarjana Agronomi dan Hortikultura, Institut Pertanian Bogor mengatakan, sirih cina merupakan tumbuhan herbal dari Amerika Serikat tetapi tumbuh liar dan mudah didapat di Indonesia. Ia biasa muncul di pekarangan, atau tempat lembab

“Tetapi juga banyak ditemui di sawah dan tepi parit.”


 

Daunnya berbentuk seperti daun sirih tetapi lebih kecil dan lebih tebal serta berair dengan tekstur lunak. Juga mempunyai perakaran dangkal dan batang sekulen (berair) berwarna cerah. “Tinggi tumbuhan sekitar 15 cm-45 cm,” katanya, kepada Mongabay, baru-baru ini.

Heyne (1987) dalam buku berjudul “Tumbuhan Berguna Indonesia” menjelaskan, tumbuhan ini setinggi 10–20 cm dengan batang tegak, lunak dan berwarna hijau muda. Daun tunggal dengan kedudukan spiral, bentuk lonjong, panjang 1-4 cm, lebar 1,5–2 cm, ujung runcing, pangkal bertoreh, tepi rata, pertulangan melengkung, permukaan licin, lunak, dan berwarna hijau.

Bunga berbentuk bulir, terletak di ujung batang atau di axila daun, panjang bulir 2–3 cm, tangkai lunak, berwarna putih kekuningan. Akar serabut, putih dan perakaran tidak dalam.

Ketumpang air merupakan tumbuhan tidak terlalu berair alias sedikit kering. Bahkan, tumbuhan ini biasa ditemukan menempel pada tembok atau gulma di pot-pot bunga.

 

Manfaat sirih cina?

Ganiyat Oloyede, Patricia Onocha, dan Bamidele B Olaniran Universitas Ibadan, dalam buku ‘Skrining fitokimia, toksisitas, antimikroba dan antioksidan ekstrak daun sirih cina dari Nigeria’ menyebutkan, tumbuhan ini secara tradisional bermanfaat dalam mengobati beberapa penyakit, seperti abses, bisul, jerawat, radang kulit, penyakit ginjal dan sakit perut. Manfaat lain juga sebagai obat sakit kepala, dan demam.


 

Hasil penelitian Susie O Sio menyatakan, tumbuhan ini sebagai alternatif pengobatan asam urat.

Menurut Mappa, T., H.J., E. and K.N., 2013, dalam hasil penelitian berjudul “Formulasi Gel Ekstrak Daun Sasaladahan (Peperomia pellucid L.) dan Uji Efektivitasnya terhadap Luka Bakar pada Kelinci pada Jurnal Ilmiah Farmasi, memberikan penjelasan sirih cina ini sebagai obat penyembuhan luka.

Lalu, peneliti dari Institut Teknologi California Eric J Fielding Sebastien Leprince, dan Anthony Sladen dari Pusat Penelitian Ilmiah Nasional Prancis dalam penelitiannya menjelaskan, potensi tumbuhan suruhan sebagai senyawa antikanker, antimikroba dan antioksidan.

Septiana Kurniasari, Dosen Program Studi D3 Farmasi, Universitas Islam Madura mengatakan, sirih cina mengandung beberapa senyawa, antara lain, minyak essensial, flavonoid, saponin, tanin, triterpenoid.

“Dari kandungan itu, sirih cina memiliki potensi untuk menghambat pertumbuhan bakteri, sebagai antiseptik dan antimikroba,” katanya kepada Mongabay, baru-baru ini.

Dalam pengobatan tradisional, katanya, sirih cina bermanfaat dalam mengobati beberapa macam penyakit, seperti bisul, jerawat, radang kulit, penyakit ginjal dan sakit perut.

“Bisa juga untuk obat sakit kepala, demam, asam urat, menyembuhkan luka, antikanker dan antihipertensi,”katanya Nia, sapaan akrabnya.

 

Nissa Wargadipura, pendiri Pesantren Ekologi Ath Thaariq, Garut, mengenal tumbiuhan ini sebagai sirih bumi. Sirih cina atau sirih bumi ini termasuk wildfood atau pangan liar. “Sirih bumi ini masuk superfood. Meskipun, mungkin di kalangan petani dianggap gulma. Kenapa? Bisa jadi rantai pengetahuan lokal tentang ini sudah hampir terputus. Maka ini tugas kita untuk menginformasikan lewat media apapun, katanya.

Sirih bumi ini, sebenarnya termasuk tanaman obat, seperti buat menurunkan darah tinggi, mendinginkan dingin perut kalau panas. “Kalau panas dalam, obatnya ini. Cara mengkonsumsinya, bisa dimakan langsung atau buat minuman macam teh. Kalau untuk pangan ia satu bahan untuk pecel.”

Nissa dan keluarga biasa jadikan sirih bumi sebagai obat maupun makanan. “Kami biasa untuk bakwan. Bahan bakwan harus dicampur dengan makanan yang lain.”

Tanaman ini, katanya, bisa dikonsumsi semua dari akar, batang daun dan buah. “Jadi bahan pecel sangat enak.”

Wednesday, March 3, 2021

Mengenal Tanaman Porang, Tanaman yang Bikin Banyak Petani Kaya Mendadak

Petanimillenial.com.Tanaman porang tengah jadi perbincangan. Dahulu, tanaman jenis umbi-umbian ini hampir tak dilirik untuk dibudidaya. Bahkan di beberapa daerah, porang sering dianggap sebagai makanan ular. Umbi dari porang banyak dicari di pasaran luar negeri, seperti Jepang dan Korea. Tepung umbinya dipakai sebagai bahan baku kosmetik dan obat. Di Madiun, semenjak dibudidayakan petani dari tahun 1970-an, porang menjadi komoditas tanaman perkebunan yang menjanjikan bagi petani setempat. Harga porang iris kering yang terus melonjak dari tahun ke tahun menjadikan banyak petani yang banting setir menanam porang. Dikutip dari harian Kompas, 7 Mei 2013, hampir semua hasil umbi porang di Madiun diekspor sebagai bahan baku ramen atau mi tradisional Jepang, serta untuk bahan konyaku dan kosmetik. Namun, petani di Madiun menjual dalam bentuk umbi basah sehingga harganya rendah, sekitar Rp 2.500 per kilogram (kg). Setiap 1 hektar tanaman porang menghasilkan umbi basah hingga 16 ton, atau mendatangkan penghasilan sekitar Rp 40 juta.

Umbi Porang

 

Baca juga:

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Mengenal Porang, Tanaman yang Bikin Banyak Petani Jadi Miliarder", Klik untuk baca: https://money.kompas.com/read/2020/02/05/130900126/mengenal-porang-tanaman-yang-bikin-banyak-petani-jadi-miliarder?page=all.
Penulis : Muhammad Idris
Editor : Sakina Rakhma Diah Setiawan

Download aplikasi Kompas.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat:
Android: https://bit.ly/3g85pkA
iOS: https://apple.co/3hXWJ0L

Baca Juga: Menjadi Milyarder Hanya Menjadi Petani Umbi-umbian

Pendapatan yang diterima petani lebih besar bila bisa memberikan nilai tambah pada umbi porang. Caranya dengan mengolah jadi chips (irisan tipis) atau tepung. Chips porang dihargai hingga Rp 27.000 per kg dan tepung porang dihargai hingga Rp 600.000 per kg. Petani porang di Madiun pun menerima bantuan tiga alat pengolah porang jadi chips dari pemerintah pusat. Beberapa petani bahkan kaya-raya berkat tanaman ini. Paidi contohnya, petani porang asal Madiun yang sebelumnya berprofesi sebagai pemulung ini menjadi miliarder berkat porang. Kesuksesannya tak dibawa sendiri, dia juga mengajak petani-petani di kampung halamannya menanam porang. Awal mula perkenalannya dengan porang saat dia bertemu temannya di Desa Klangon, Kecamatan Seradan, Kabupaten Madiun. Di daerah itu, banyak petani membudidayakan porang. Dari informasi di internet, porang banyak dicari perusahaan-perusahaan besar dunia. "Setelah saya cek, ternyata porang menjadi bahan makanan dan kosmetik yang dibutuhkan perusahaan besar di dunia," ungkap PAIDI PORANG . Melihat peluang yang besar, dirinya pun berinisiatif menanam porang di kampung halamannya. Porang rupanya tumbuh subur di lahan perbukitan di desanya meski ditanam di bawah pohon jati. 

Pohon Porang

 

Baca Juga: Budidaya Vanili (Emas Hijau) Dengan Mudah Dan Menguntungkan

Dalam satu hektar, Paidi bisa memanen umbi porang hingga 70 ton. Selain itu, di Jawa Timur, mulai banyak bermunculan pabrik pengolahan porang untuk diekspor. Ditanya omzet yang ia dapatkan dari pengembangan porang di Desa Kepel, Paidi mengatakan sudah mencapai miliaran rupiah. "Sudah di atas satu miliar," kata Paidi.

Tanaman porang tengah jadi perbincangan. Dahulu, tanaman jenis umbi-umbian ini hampir tak dilirik untuk dibudidaya. Bahkan di beberapa daerah, porang sering dianggap sebagai makanan ular. Umbi dari porang banyak dicari di pasaran luar negeri, seperti Jepang dan Korea. Tepung umbinya dipakai sebagai bahan baku kosmetik dan obat. Di Madiun, semenjak dibudidayakan petani dari tahun 1970-an, porang menjadi komoditas tanaman perkebunan yang menjanjikan bagi petani setempat. Harga porang iris kering yang terus melonjak dari tahun ke tahun menjadikan banyak petani yang banting setir menanam porang. Dikutip dari harian Kompas, 7 Mei 2013, hampir semua hasil umbi porang di Madiun diekspor sebagai bahan baku ramen atau mi tradisional Jepang, serta untuk bahan konyaku dan kosmetik. Namun, petani di Madiun menjual dalam bentuk umbi basah sehingga harganya rendah, sekitar Rp 2.500 per kilogram (kg). Setiap 1 hektar tanaman porang menghasilkan umbi basah hingga 16 ton, atau mendatangkan penghasilan sekitar Rp 40 juta.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Mengenal Porang, Tanaman yang Bikin Banyak Petani Jadi Miliarder", Klik untuk baca: https://money.kompas.com/read/2020/02/05/130900126/mengenal-porang-tanaman-yang-bikin-banyak-petani-jadi-miliarder?page=all.
Penulis : Muhammad Idris
Editor : Sakina Rakhma Diah Setiawan

Download aplikasi Kompas.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat:
Android: https://bit.ly/3g85pkA
iOS: https://apple.co/3hXWJ0L
Tanaman porang tengah jadi perbincangan. Dahulu, tanaman jenis umbi-umbian ini hampir tak dilirik untuk dibudidaya. Bahkan di beberapa daerah, porang sering dianggap sebagai makanan ular. Umbi dari porang banyak dicari di pasaran luar negeri, seperti Jepang dan Korea. Tepung umbinya dipakai sebagai bahan baku kosmetik dan obat. Di Madiun, semenjak dibudidayakan petani dari tahun 1970-an, porang menjadi komoditas tanaman perkebunan yang menjanjikan bagi petani setempat. Harga porang iris kering yang terus melonjak dari tahun ke tahun menjadikan banyak petani yang banting setir menanam porang. Dikutip dari harian Kompas, 7 Mei 2013, hampir semua hasil umbi porang di Madiun diekspor sebagai bahan baku ramen atau mi tradisional Jepang, serta untuk bahan konyaku dan kosmetik. Namun, petani di Madiun menjual dalam bentuk umbi basah sehingga harganya rendah, sekitar Rp 2.500 per kilogram (kg). Setiap 1 hektar tanaman porang menghasilkan umbi basah hingga 16 ton, atau mendatangkan penghasilan sekitar Rp 40 juta.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Mengenal Porang, Tanaman yang Bikin Banyak Petani Jadi Miliarder", Klik untuk baca: https://money.kompas.com/read/2020/02/05/130900126/mengenal-porang-tanaman-yang-bikin-banyak-petani-jadi-miliarder?page=all.
Penulis : Muhammad Idris
Editor : Sakina Rakhma Diah Setiawan

Download aplikasi Kompas.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat:
Android: https://bit.ly/3g85pkA
iOS: https://apple.co/3hXWJ0L

Monday, February 22, 2021

Cara Membuat Pupuk Organik Cair dari Kotoran Kambing Dengan Langkah Mudah

Cara Membuat Pupuk Organik Cair dari Kotoran Kambing – Pupuk organik cair adalah pupuk bersifat cair yang terbuat dari bahan-bahan organik dengan melalui proses pengomposan. Dalam proses pengomposan, pupuk organik cair terbagi menjadi dua tipe.


 

Pertama adalah pupuk yang dibuat dengan cara melarutkan pupuk organik cair yang sudah jadi ke dalam air. Jenis pupuk yang dilarutkan dapat berupa pupuk hijau, pupuk kompos, pupuk kandang, atau campuran. Pupuk cair tipe ini memiliki suspensi larutan yang kurang stabil dan mudah mengendap. Pupuk ini tidak dapat disimpan dalam jangka waktu lama.

Kedua adalah pupuk yang dibuat dengan cara memfermentasikan bahan-bahan organik dalam kondisi anaerob dengan bantuan organisme hidup. Bahan bakunya berasal dari material organik yang belum terkompos. Pupuk tipe ini memiliki larutan yang lebih stabil, karena unsur hara yang terkandung di dalam larutannya benar-benar bersifat cair.


 

 

Dalam bercocok tanam, pupuk organik cari tidak dapat dijadikan pupuk utama. Lebih baik menggunakan pupuk organik padat sebagai pupuk utama. Pupuk organik padat mengandung hara untuk persediaan jangka panjang dan akan tersimpan dalam media tanam dengan waktu yang lebih lama. Nutrisi yang terkandung dalam pupuk oragnik cair lebih rentan terbawa erosi, namun di sisi lain lebih mudah diserap oleh tanaman.

Pupuk organik cari lebih efektif dan efisien jika diterapkan pada bunga, daun, dan batang dibanding pada media tanam, terkecuali pada metode hidroponik. Pupuk organik cair berfungsi sebagai perangsang pertumbuhan tanaman.

Untuk membuat pupuk organik cair, kita bisa memanfaatkan limbah di lingkungan sekitar sebagai bahan utama. Limbah yang dapat digunakan seperti limbah ternak cair, kotoran padat, limbah rumah tangga, dan limbah vegetatif tanaman (daun-daunan)

Kali ini kami akan mengulas cara mudah membuat pupuk organik cair menggunakan kotoran kambing.

Cara Membuat Pupuk Organik Cair dari Kotoran Kambing Dengan Langkah Mudah

Persiapan Bahan

Sebelum masuk proses pembuatan, kalanya kita harus mempersiapkan bahan yang dipakai terlebih dahulu. Bahan yang akan disiapkan adalah bahan dasar atau bahan utama, yaitu kotoran kambing. Setelah bahan disiapkan, selanjutnya mempersiapkan bahan tambahan, yaitu gula merah atau gula pasir, bioaktivator, karung bekas, air bersih, air kencing kelinci, dedaunan dan tong plastik.

Proses Pembuatan

Setelah menyiapkan semua bahan, baik bahan dasar maupun bahan tambahan, maka selanjutnya masuk proses eksekusi pembuatan pupuk organik cair dari bahan dasar kotoran kambing. Mulailah proses pembuatan dengan mencampurkan beberapa bahan terlebih dahulu yang sudah disiapkan.

Pertama, campurkan kotoran kambing dengan gula merah atau gula pasir secukupnya. Kemudian campurkan dedaunan yang sudah dicincang dan masukkan bahan sudah tercampur ke dalam tong plastik yang kedap udara. Selanjutnya, campur dengan air bersih dan aduk hingga rata. Takaran air yang digunakan adalah setengah dari bahan organik yang digunakan.

Mencampurkan Bahan Tambahan

Bahan dasar sudah diaduk dan tercampur dengan rata, selanjutnya adalah mencampurkan beberapa bahan tambahan, seperti gula, air kencing kelinci dan bioaktivator. Bahan tambahan ini akan lebih mudah tercampur merata, karena bahan dasar telah diaduk dan tercampur dengan baik bersama air bersih.

Pertama, gula dan bioaktivator dimasukkan ke dalam 5 liter air bersih. Kemudian campurkan bahan tambahan dengan bahan dasar yang sudah tercampur di dalam tong plastik. Persentase takaran bahan yang digunakan sebaiknya 70% bahan cair dan 30% bahan padat.

Penyimpanan Pupuk Organik Cair

Proses penyimpanan dilakukan dengan menutup adonan bahan dalam tong plastik dengan baik. Dipastikan menggunakan tong plastik yang kedap udara dan bisa ditutup dengan rapat. Sebaiknya, sebelum menutup perlu dilakukan melubangi tutup tong dan dimasukkan sebuah selang.

Selang tersebut dihubungkan dengan botol yang sudah berisi air, langkah ini guna membuat suhu dalam tong tetap stabil tanpa ada bantuan oksigen dari luar.

Pembukaan Tutup Tong Plastik

Jika sebelumnya adalah menyimpan adonan dalam tong plastik dan ditutup dengan baik, maka sekarang masuk pada langkah membuka tutup tong plastik. Pada umumnya, penutup bisa dibuka sampai adonan di dalam tong plastik sudah tercium bau seperti tape. Biasanya berlangsung selama 10 hingga 20 hari baru bisa dibuka.

Karena pembuatan pupuk organik cair ini melalui proses fermentasi, kualitas adonan menjadi fokus utamanya.

Proses terakhir adalah penyaringan adonan, dilakukan dengan cara menyaring atau memisahkan cairan adonan dan ampasnya. Setelah disaring, maka ambil lah bagian yang cairnya saja. Kemudian masukkan ke dalam jerigen atau botol.

Cara penggunaannya cukup dengan disiramkan ke tanaman atau bisa juga dengan menyemprotkannya.

Semoga artikel ini bermanfaat bagi para pembaca. Dengan membaca artikel ini, Anda akan menemukan solusi dalam pembuatan pupuk organik cair yang dapat dilakukan sendiri. Tanpa mengeluarkan banyak biaya untuk membuatnya, karena bahan dapat memanfaatkan media di lingkungan sekitar.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Search This Blog