Budidaya Vanili (Emas Hijau) Dengan Mudah Dan Menguntungkan

Petanimillenial.com - Cara Budidaya Vanili Dengan Mudah Dan Menguntungkan. Pada masa kejayaanya buah vanili harganya sangat melambung tinggi, bahkan harga vanili per 1 kg nya saat itu bisa mencapai 300-400 ribu. Namun tahun-tahun belakangan harga vanili turun drastis hinga mencapai level 50-100 ribu per kg nya.

TEKNIS BUDIDAYA DURIAN DENGAN PRODUK ORGANIK NASA

Saat ini, permintaan dan harga durian tergolong tinggi, karena memberikan keuntungan menggiurkan bagi siapa saja yang membudidayakan. Sehingga bertanam durian merupakan sebuah prospek usaha agribisnis yang bagus. Cara bertanam durian yang baik merupakan pintu gerbang untuk menuju sukses. PT. Natural Nusantara membantu alternatif solusi bagaimana teknis budidaya durian secara intensif, sehingga terjadi peningkatan hasil secara K- 3, yaitu Kuantitas, Kualitas dan Kelestarian lingkungan.

12 Tipe Tumbuhan Hias Gantung Ini Dapat Mempercantik Suasana Rumah

Bahagia berkebun serta memandang mekarnya bunga di halaman? Hobi menanam bunga memanglah identik dengan keelokan, atmosfer fresh serta bau semerbak yang membuat perasaan bahagia riang. Tetapi bila keadaan rumah ataupun taman tidak membolehkan, tumbuhan hias gantung dapat jadi pemecahan peningkat semangat serta keelokan di rumah.

Proses Penggolahan Gula Aren

Proses Penggolahan Gula Aren. Gula aren adalah gula yang dihasilkan dari penyadapan pohon aren atau nira. Gula aren sering juga disebut gula jawa. Seperti pernah saya tulis di artikel saya yang terdahulu, pohon aren adalah pohon yang sangat serbaguna, karena dari semua yang ada dipohon aren dapat dimanfaatkan.

Menjadi Milyarder Hanya Menjadi Petani Umbi-umbian

Budidaya porang belakangan ini semakin diminati para petani. Permintaan pasar akan umbi dari tanaman berkhasiat ini membuat banyak orang berlomba-lomba mempelajari cara budidaya porang.

Showing posts with label Alat Pertanian. Show all posts
Showing posts with label Alat Pertanian. Show all posts

Wednesday, June 2, 2021

Ramuan Alami Untuk Mengendalikan Hama Pada Berbagai Tanaman

Wlaupun hama penyerang tanaman perlu ditanggulangi, namun mulai sekarang juga perlu diperhatikan dampak bagi ekosistemnya, untuk itu bahan-bahan alami sangat dianjurkan didalam memberatas hama tanaman. Sebenarnya banyak sekali bahan-bahan alami yang bisa dibuat ramuan pengendali hama ini di sekitar kita, cuma terkadang para pelaku pertanian belum mengetahuinya.

Na, berikut ini Ceritatani akan berbagi 10 ramuan alami untuk mengendalikan hama tanaman. Kesepuluh ramuan berikut ini, bahan-bahannya bis ada dapatkan dengan mudah dan murah, silahkan dibaca dengan seksama, apabila memang bermanfaat silahkan untuk dibagikan pada teman-teman Anda yang membutuhkan.

Bahan-bahan-ramuan-alami

10 Ramuan Alami Untuk Mengendalikan Hama Tanaman

1. Ramuan Alami Untuk Mengendalikan Hama Secara umum

Bahan  :
  • 8 kg Daun Mimba
  • 6 kg Serai
  • 6 kg Lengkuas
  • 20 gr Deterjen
  • 20 lt Air
Cara membuat :
  • Daun mimba, lengkuas dan serai ditumbuk/dihaluskan.
  • Seluruh bahan diaduk merata dalam 20 lt air dan tambahkan deterjen 20 gr, kemudian direndam sehari (24 jam).
  • Larutan disaring dan diencerkan dengan 60 lt air.
Aplikasi Pemakaian :  Semprotkan pada tanaman yang akan dilindungi.

2. Ramuan Alami Untuk Mengendalikan Wereng Coklat

Bahan  :
  • 1 Genggam Daun Sirsak.
  • 1 Genggam Rimpang Jerangau.
  • 20 Siung Bawang Putih.
  • 20 gr Deterjen.
  • 20 lt Air.
Cara membuat  :
  • Daun sirsak,, rimpang jerangau dan bawang putih ditumbuk/dihaluskan.
  • Seluruh bahan dicampur deterjen, kemudian direndan selama 2 hari (48 Jam).
  • Larutan disaring dan setiap 1 liter larutan diencerkan dengan 10-15 liter air.
Aplikasi Penggunaan  :  Semprotkan pada tanaman bawah yang terserang hama wereng coklat.

3. Ramuan Alami Untuk Mengendalikan Hama Trips Pada Cabai

Bahan  :
  • 50-100 Lembar
  • 5 lt Air.
  • 15 gr Deterjen.
Cara Membuat  :
  • Daun sirsak ditumbuk/dihaluskan.
  • Tambahkan 5 liter air dan diendapkan semalam.
  • Larutan disaring dan di incerkan dengan 10-15 liter air.
Aplikasi pemakaian  :  Semprotkan pada seluruh bagian tanaman, khususnya yang terserang hama trips.

4. Ramuan Alami Untuk Mengendalikan Hama Belalang dan Ulat

Bahan  :
  • 50 lembar daun sirsak.
  • 1 genggam daun tembakau.
  • 20 lt Air.
  • 20 gr Deterjen.
Cara Membuat  :
  • Daun sirsak dan daun tembakau ditumbuk/dihaluskan.
  • Tambahkan 20 liter air dan endapkan selama 2 hari 2 malam.
  • Larutan disaring dan diencerkan dengan 50-60 liter air.
Aplikasi Pemakaian  :  Semprotkan pada seluruh bagian tanaman.

5. Ramuan Alami Untuk Mengendalikan Hama Wereng Coklat, Pengerek Batang dan Nematoda

Bahan  :
  • 50 gr Biji Mimba.
  • 1 lt air.
  • 10 cc A*k**ol 90%
Cara membuat  :
  • Daun mimba ditumbuk sampai halus dan diaduk dengan 10 cc A*k**l.
  • Encerkan dengan 1 liter air.
  • Endapkan selama semalam, kemudian larutan disaring.
Aplikasi Pemakaian  : Semprotkan pada tanaman yang terserang atau langsung pada hama.

6. Ramuan Alami Untuk Mengendalikan Hama-Hama Pada Tanaman Bawang Merah

Ramuan 1

Bahan :
  • 1 kg Daun mimba.
  • 2 buah Umbi gadung racun.
  • 20 lt Air.
  • 1 sendok deterjen.
Cara membuat  :
  • Daun mimba dan umbi gadung ditumbuk sampai halus.
  • Tambahkan 20 liter air dengan deterjen.
  • Endapkan selama satu malam, kemudian larutan disaring.
Aplikasi pemakaian  :  Semprotkan pada seluruh bagian tanaman.

Ramuan 2

Bahan  :
  • 200 kg Limbah daun tembakau.
Cara membuat  : 
  • Limbah daun tembakau dihaluskan.
Aplikasi Pemakaian  : Tumbukan daun tembakau tersebut ditaburkan bersama dengan pemupukan sebanyak 8 karung (200 kg) per hektar.

7. Ramuan Alami Untuk Mengendalikan Hama Kubis, Hama Ulat Daun Ungu dan Hama Ulat Kipat Pada Jambu Mete

Bahan  :
  • 25 gr Serbuk daun piretrum.
  • 10 lt Air.
  • 10 gr Deterjen.
Cara membuat  : 
  • Daun piretrum dihaluskan sampai menjadi serbuk
  • Tambahkan 10 liter air dan 10 gram deterjen kemudian diaduk sampai certampur.
  • Endapkan selama satu malam, kemudian saring larutan ramuan.
Aplikasi pemakaian  :  Semprotkan pada seluruh bagian tanaman sepagi mungkin atau pada sore hari.

8. Ramuan Alami Untuk Mengendalikan Hama Gudang

Bahan  :
  • Bunga piretrum atau abu sekam atau abu serai.
  • Daun mimba.
Cara membuat  : 
  • Bunga piretrum dan daun mimba ditumbuh sampai halus..
  • Untuk penyemprotan, gunkan 2,5-5 tepung bung piretrum dan 5-10 gram daun mimba dalam 1 liter air yang diendapkan semalam kemudian disaring.
Aplikasi pemakaian  : Tepung yang sudah jadi sebanyak 1 gram dicampur dengan 1 kg benih. Ramuan ini akan melindunggi dari serangan hama gudang selama 6 bulan.

9. Ramuan Alami Untuk Mengendalikan Hama Lalat Buah

Bahan  :
  • 10 gr Daun melaleuca (Pandan wangi).
  • 100 cc Air.
  • 0,1 gr Deterjen.
Cara Membuat  :
  • Daun pandan wangi ditumbuk sampai halus kemudian campurkan deterjen dan air.
  • Larutan diaduk dan diendapkan semalam, kemudian disaring.
Aplikasi Pemakaian  : Larutan disaring sebanyak 60 cc kemudian masukkan kedalam perangkap yang dibuat dari botol air mineral. Gantungkan perangkap pada pohon.

10. Ramuan Untuk Mengendalikan Hama Moluska

Bahan  :
  • 5-10 gr Akar tuba.
  • 10-20 gr Daun sembung.
  • 1 lt air.
  • 1 gr Deterjen.
Cara Membuat  :
  • Akar tuba dan daun sembung dihaluskan.
  • Kemudian campurkan bersama 1 liter air dan deterjen, aduk sampai rata.
  • Endapkan ramuan selama semalam kemudian disaring.
 Aplikasi Pemakaian  : Semprotkan atau siramkan pada lahan / sawah yang terserang keong mas.

Bahan-bahan untuk membuat 10 Ramuan Alami Untuk Mengendalikan Hama Tanaman diatas sangat mudah untuk didapatkan. Mengguranggi penggunaan obat kimia dalam penanggulangan hama tanaman perlu dilakukan agar lingkungan selalu terjaka kelestarian dan ekosistemnya. Selamat mencoba. Salam Tani.

Monday, May 10, 2021

Bayam Hidroponik

Cara Menanam Bayam Hidroponik Supaya Pertumbuhan Maksimal
OLEH JOYNIM FARM · DIPUBLIKASIKAN JULI 1, 2017 · DI UPDATE JULI 28, 2017

FacebookTwitterGoogle+WhatsAppShare0
Bagaimana cara menanam bayam hidroponik supaya pertumbuhan maksimal? Artikel ini saya tulis berdasarkan penelitian yang akan saya lakukan. Sampai saat artikel ini dipublikasikan penelitian sudah berjalan dan nantinya akan di update apabila ada perkembangannya.

Sebelum melangkah lebih jauh tentang bagaimana riset ini saya lakukan, maka ada baiknya saya sampaikan motivasi saya kenapa saya melakukan ini.

Alasan kenapa harus menanam bayam hidroponik



Saya sendiri sangat menyukai sayur bayam. Saya tidak tahu pastinya kenapa, hanya suka saja. Apalagi kalau ditambah lauk ikan pindang goreng dan sambal terasi. Rasanya mantap sekali.

Kedua, bayam mempunyai nilai kandungan gizi yang cukup tinggi. Bayam terkenal dengan kandungan mineral zat besinya (Fe) yang cukup tinggi. Akan tetapi ternyata tidak hanya itu saja.

Selain zat besi, kandungan mineral dalam daun bayam antara lain adalah kalsium (Ca) dan mangan (Mn). Tidak hanya itu bayam juga sayur yang bagus sebagai sumber vitamin seperti vitamin A dan vitamin C. [1]

Kandungan gizi yang tidak kalah penting dari bayam adalah kandungan asam folatnya. Bahkan kandungan asam folat yang terdapat pada bayam ternyata lebih tinggi dari gandum.[1]

Asam folat memiliki manfaat yang luar biasa. Diantara manfaat asam folat adalah sebagai berikut:

Proses pembentukan sel-sel tubuh.
Mencegah anemia dan
Menghindari bayi lahir cacat.[2]
Bayam merah
bayam merah hidroponik



Bayam merah adalah salah satu topik penting dalam artikel ini. Kenapa, karena dalam proses penelitian bayam hidroponik ini, saya menggunakan bayam merah.

Tentu, ada alasan mendasar kenapa saya memilih bayam merah ini. Pertama, katanya bayam merah memiliki kandungan gizi yang lebi bagus daripada bayam hijau. Kita cari referensinya nanti. Kedua, ketika saya beli bayam merah di supermarket, harganya lumayan mahal.

Dari beberapa sumber yang cukup bisa dipercaya berikut adalah perbandingan antara bayam merah dan bayam hijau.

Dalam 100 gram bayam, baik itu bayam merah dan bayam hijau, kandungan gizinya adalah sebagai berikut:[3]

Bayam hijau Bayam Merah
Energi 16 Kkal 41,2 Kkal
Protein 0,9 gr 2,2 gr
Lemak 0,4 gr 0,8 gr
Karbohidrat 2,9 gr 6,3 gr
Kalsium 166 mg 520 mg
Serat 0,7 gr 2,2 gr
Zat besi 3,5 mg 7 mg
Vitamin C 41 mg 62 mg


Menurut sumber yang lain, bayam merah vs bayam hijau adalah sebagai berikut:[4]

Bayam Merah Bayam Hijau
Energi (Kkal) 51 36
Protein (gram) 4,6 3,5
Lemak (gram) 0,5 0,5
Karbohidrat (gram) 10 6,5
Kalsium (mg) 368 267
Fosfor (mg) 111 67
Besi (mg) 2,2 3,9
Vitamin A (SI) 5800 6090
Vitamin B (mg) 0,08 0,08
Vitamin C (mg) 80 80
Air (gram) 82 87
Cara menanam Bayam merah dengan cara hidroponik



Menanam bayam merah dengan cara hidroponik memerlukan persiapan beberapa bahan-bahan yang diperlukan. Bahan tersebut antara lain bibit, pupuk atau nutrisi hidroponik dan media serta tempat media.

Bibit bayam dapat diperoleh dengan membelinya di toko-toko pertanian. Harganya relatif terjangkau. Pengalaman saya kemarin dapat bibitnya dengan harga 20 ribu rupiah.

bibit dan harga bayam merah



Nutrisi hidroponik yang saya gunakan adalah AB-mix. Cara mendapatkan dan cara mempersiapkan nutrisi hidroponik ini sudah saya tulis di artikel sebelumnya. Silahkan di buka saja kalau ingin membacanya, cara mempersiapkan nutrisi hidroponik ab mix.

Media yang saya gunakan adalah rock wool, netpot dan botol air mineral bekas. Botol mineral bekas saya modifikasi sedemikian rupa supaya dapat menghemat penggunaan larutan nutrisi. Mengingat ini untuk penelitian sederhana saya.

media hidroponik bayam merah

Langkah-langkah penyemaian bibit bayam merah sangat mudah. Kalau semua bahan yang diperlukan sudah tersedia, tidak sampai 15 menit, langkah penyemaian sudah selesai.

Potong rockwool sesuai ukuran diameter bawah netpot.  Ukuran yang saya gunakan 3 cm x 3 cm. Rockwool saya beri 9 lubang untuk masuknya bibit bayam.

Masukkan bibit bayam ke lubang-lubang pada rockwool. Per lubang saya beri 1 biji bibit bayam. Setela selesai basahi rockwool dengan air kemudian simpan dalam tempat gelap.

penyemaian bibit bayam merah

Biasanya 2 – 3 hari bibit sudah mulai berkecambah. Kalau sudah muncul daun baru saya pindakan ke media hidroponik.

Prosedur penelitan bayam merah yang saya lakukan
Alasan kenapa saya melakukan penelitian ini adalah saya merasa performa pertumbuhan bayam merah yang saya tanam kurang maksimal. Oleh karena itu saya akan berusaha mencari penyebab kenapa hal itu bisa terjadi.

Gambar pertama pada artikel ini adalah bayam merah hidroponik yang saya tanam. Usianya baru sekitar 2 mingguan sejak bibit di semai. Sistem yang saya pakai adalah kultur air statis.

Untuk mendapatkan performa yang lebih baik, berikut adalah rencana yang akan saya lakukan.

Botol air mineral yang saya pakai berjumlah 6 botol. Masing-masing botol saya beri nomor 1 – 6.
Botol No 1 , penggantian larutan nutrisi saya lakukan setiap 3 hari sekali.
Botol no 2, penggantian larutan nutrisi saya lakukan setiap 6 hari sekali.
Botol no 3, penggantian larutan nutrisi saya lakukan setiap 9 hari sekali.
Botol No 4, Konsentrasi larutan nutrisi dua kali lebih pekat dan penggantian setiap 3 hari sekali.
Botol No 5, Konsentrasi larutan nutrisi dua kali lebih pekat dan penggantian setiap 6 hari sekali.
Botol No 6, Konsentrasi larutan nutrisi dua kali lebih pekat dan penggantian setiap 7 hari sekali.
Memulai penelitian
Setelah 2 – 3 hari penyemaian bibit bayam sudah mulai berkecambah. Akan tetapi saya mulai menggunakannya setelah usia 5 hari. Fotonya adalah seperti di bawah ini.

bayam merah hidroponik setelah 4 hari di semai

Seperti biasa dari 9 titik benih di tiap netpotnya, perkecambahan benih tidak seragam. Ada yang sudah cukup tinggi dan ada yang baru pecah benih. Klik pada gambar untuk ukuran yang lebih besar.

Selanjutnya adalah mempersiapkan larutan nutrisi yang akan digunakan pada penelitian. Larutan nutrisi yang pertama sudah pernah saya tulis di artikel cara mempersiapkan nutrisi hidroponik. Silahkan di baca kalau belum pernah membacanya.

Untuk larutan yang kedua, jumlah larutan stoknya di dua kalikan. Akan tetapi jumlah air pada larutan nutrisinya sama dengan yang pertama. Jadi, yang kedua lebih pekat dari yang pertama.

larutan nutrisi hidroponik ab mix dengan konsentrasi yang berbeda

Dapat dilihat seperti pada gambar, M adalah larutan yang pertama dan 2M adalah larutan yang kedua. Yang kedua menunjukkan warna yang lebih pekat dari pada yang pertama.

Selanjutnya adalah mengisi tanaman bernomor 1,2 dan 3 dengan larutan pertama. Tanaman dengan nomor botol 4,5 dan 6 dengan larutan kedua.



Sekarang tinggal menunggu perkembangannya. Terima kasih sudah mengikuti.

Hasil adalah proses



Saya agak sedikit kecewa dengan hasil percobaan ini. Kenapa, karena apa yang saya fikirkan ternyata tidak sesuai dengan apa yang saya harapkan.

Ternyata hidroponik itu tidak sesederhana dan semudah yang dibayangkan. Meskipun sepertinya mudah. Tinggal menyemai benih, menunggunya sampai tumbuh dan menaruhnya dalam netpot dengan diberi larutan nutrisi.

Harapannya tanaman langsung tumbuh dengan subur dan menyenangkan. Tapi sisi baiknya saya jadi mengerti terhadap apa yang semestinya harus dan tidak harus dilakukan.

Semua tanaman dalam ke 6 pot tersebut mati.

Kegagalan ini saya bagikan supaya tidak saya ulangi lagi dan tidak dilakukan oleh orang lain yang masih pemula dalam memulai hidroponik.

Pertama adalah pH larutan. Awalnya saya mengabaikan pH larutan nutrisi hidroponik ini. Saya kira semua akan baik saja dan pH tidak berpengaruh terhadap pertumbuhan tanaman.

Apabila pH larutan nilainya terlalu rendah atau tinggi maka akar tanaman tidak mampu untuk melakukan fungsinya dengan baik. Ia tidak akan mampu menyerap nutrisi dari larutan. Akibatnya pertumbuhan tidak maksimal bahkan mati.

Setelah saya belajar lagi, akhirnya saya peroleh informasi bahwa pH yang baik adalah antara 6 – 7. Namun ada juga yang mengatakan kalau pH bisa diberikan pada kisaran antara 5,5 – 6,5. Tapi saya menggunakan pH antara 6 – 7 dan hasilnya cukup baik terhadap tanaman hidroponik saya.

bayam merah hidroponik joynim farm

Kedua adalah akar membutuhkan oksigen. Ketika kita membuat sistem hidroponik pastikan ada celah untuk udara bersirkulasi. Itu bisa dibuat dengan memberi beberapa lupang pada wadah hidroponiknya.

Cara yang paling baik adalah dengan sistem hidroponik NFT. Dengan sistem ini suplai oksigen untuk akar akan berlimpah dan kekhawatiran akar akan kekurangan oksigen dapat di atasi

Sunday, March 7, 2021

12 Tipe Tumbuhan Hias Gantung Ini Dapat Mempercantik Suasana Rumah

12 Berbagai Tumbuhan Hias Gantung buat Rumah dan halaman rumahmu

 Bahagia berkebun serta memandang mekarnya bunga di halaman? Hobi menanam bunga memanglah identik dengan keelokan, atmosfer fresh serta bau semerbak yang membuat perasaan bahagia riang. Tetapi bila keadaan rumah ataupun taman tidak membolehkan, tumbuhan hias gantung dapat jadi pemecahan peningkat semangat serta keelokan di rumah.


Sejauh kalian ketahui tipe tumbuhan hias gantung yang sesuai digunakan, rumah pula dapat memiliki nuansa riang yang buat siapapun betah. Ingin ketahui tipe tumbuhan hias gantung yang sesuai buat kediamanmu? Ayo, cari ketahui bareng Di Bawah Ini.

1. Bunga Anggrek

Bunga Anggrek
 

Anggrek bisa jadi merupakan salah satu tipe bunga hias yang sangat digemari di segala dunia. Energi tariknya yang istimewa serta elok menjadikan tipe tumbuhan hias gantung ini tampak sempurna dalam bermacam atmosfer. Ada ratusan tipe bunga anggrek.
Tipe tumbuhan hias gantung ini mempunyai masa mekar yang melebihi masa mekar rata- rata bunga yang lain, sampai 6 minggu per masa mekarnya. Bunga Anggrek pula sesuai buat ditanami di dalam rumah, selaku hiasan halaman dalam rumah tanpa memerlukan banyak perawatan.
Bibitnya sendiri pula lumayan gampang didapatkan di Indonesia. Lumayan tanam Anggrek di temperatur ruang wajar, rawat seadanya serta Kania jamin, hati siapapun hendak bahagia memandang mekarnya Anggrek menawan di dalam rumah.
 

2.  Bunga Begonia

Bunga Begonia 
 

Bisa jadi banyak yang belum ketahui jika tipe tumbuhan hias gantung Begonia ialah famili dekat dengan buah melon, timun serta labu. Ada sampai 1. 500 tipe Begonia yang berasal dari Amerika, Afrika serta Asia Tenggara. Tipe tumbuhan hias gantung Begonia pula sesuai buat ditanam di hawa tropis ataupun sub- tropis, tercantum Indonesia loh.
Begonia selaku opsi tumbuhan gantung sangat digemari selaku bunga hias di beranda maupun rumah sebab wujud daunnya yang padat serta ornamental.
Rupa dedaunan tipe tumbuhan hias gantung Begonia umumnya asimetris serta mempunyai alterasi warna yang menarik. Tipe tumbuhan hias gantung ini pula telah sering dijadikan selaku hadiah. 

3. Bunga Lipstik Merah (Aeschynanthus radicans)

Bunga Lipstik Merah

 

Cocok namanya, bunga Lipstik Merah memanglah menyamai lipstik warna merah. Permukan kelopak bunga ini ditumbuhi bulu- bulu halus yang lembut dengan waktu mekar sampai 2- 3 minggu. Wujudnya yang jatuh ke dasar pot serta menjuntai turun terus menjadi menaikkan popularitasnya selaku tipe tumbuhan hias gantung terkenal di Indonesia. Baik buat temperatur panas ataupun dingin, tumbuhan hias gantung ini dapat mekar dengan lumayan baik sejauh dicoba perawatan yang baik. 


 4. Bunga Petunia

Bunga Petunia

 

Walau bentuk bunganya Agak kecil, jangan ragukan keindahan jenis tanaman hias gantung  Ini. Dengan bentuk daun menyerupai hati atau oval, mahkota bunga petunia bisa tampil dalam kelopak tunggal atau ganda dengan bentuk hampir menyerupai terompet yang cantik.


Tersedia dalam beberapa varian warna, Petunia pada umumnya memiliki warna populer seperti warna putih, kuning, merah, ungu atau kombinasi. Jika kalian mahir mengembangbiakkan  jenis tanaman hias gantung ini, bukan tidak mungkin seluruh pilihan warna bisa tampil dalam satu pot yang sama. Menarik bukan?

5. Million Bells

Million Bells

 

Ingin punya  jenis tanaman hias gantung yang selalu mekar tahunan dalam jumlah Cukup banyak? Pilih saja Million Bells!

Seperti namanya, jenis bunga Million Bells tumbuh dalam jumlah yang Cukup banyak dan padat, dengan jarak hanya sekitar 1 inchi antara satu bunga dengan yang lainnya. Daunnya berwarna hijau menyala dengan bentuk oval yang Unik, sedangkan kelopak bunganya tampil kontras dengan warna-warna utama seperti kuning dan merah.

Jenis tanaman hias gantung ini juga kerap mengundang burung kecil hingga kupu- kupu. Pasang dalam ketinggian tertentu supaya bisa dicapai oleh sinar matahari dan gunakan bibit yang berkualitas supaya hasil memuaskan bisa kamu dapatkan Dari bunga ini

6. Tradescantia

Tradescantia

Tanaman hias gantung ini berasal dari Amerika Tengah, Kolombia, dan Meksiko ini memiliki ciri-ciri daun yang unik, yaitu bercorak belang-belang dengan kombinasi warna hijau, ungu, dan putih. Keunikan inilah yang membuat Tradescantia dijadikan sebagai tanaman hias gantung di rumah.

Kamu bisa menanamnya di dalam ruanagn ataupun di luar rumah karena tanaman hias gantung ini dapat tumbuh dalam bermacam-macam keadaan lingkungan. Akan tetapi, pastikan kamu selalu merawat dan memberikan air secara rutin, ya agar tanaman hias gantung Tradescantia dapat tetap bertahan hidup dan menghiasi rumahmu Agar rumah kelihatan indah dan asri


7. Heartleaf Philodendron

Heartleaf Philodendron

Disebut dengan nama Heartleaf Philodendron karena tanaman hias  ini memiliki daun yang membentuk seperti hati dengan warna hijau. Tanaman hias  Heartleaf Philodendron dapat tumbuh dalam keadaan Minim cahaya. Oleh karena itu, tanaman hias gantung ini sangat cocok digantung di dalam ruangan untuk mempercantik rumahmu.

8. Japanese Wisteria

Japanese Wisteria
 

Bunga Japanese Wisteria tampil dengan warna putih, pink, ungu dan biru dalam susunan yang padat. Mekar di musim semi dan panas, ada wewangian mirip anggur yang hadir dari  jenis tanaman hias gantung ini. Karena sifatnya yang merambat naik, seringkali jenis tanaman hias gantung ini ditanam dan dipasang dalam keranjang atau digantung.

 

9. Lobelia White Fountain

Lobelia White Fountain

 

Putih, jernih, padat dan begitu indah mempesona—tidak heran jika Lobelia White Fountain sering dijadikan tanaman hias gantung yang mengisi keranjang atau pot-pot gantung di rumah. Dengan bentuk air terjun yang indah, bunga Lobelia White Fountain bisa tumbuh dengan cukup cepat dan bisa dibudidayakan melalui perpindahan media tanah atau pot. Jenis tanaman hias gantung klasik ini juga dibanderol dengan harga yang cukup murah!

10. Bunga Geranium

 

Bunga Geranium

 

Jenis tanaman hias gantung Geranium dikenal dengan sebutan Crane’s Bill. Geranium Dapat ditemukan di hampir seluruh dunia, tetapi berasal dari Afrika Selatan yang artinya cocok untuk ditanam sebagai  jenis tanaman hias gantung di negara tropis seperti Indonesia.

Jenis tanaman hias gantung ini populer sebagai pilihan bunga hias di Halaman rumah atau kebun rumah. Karakteristiknya yang menarik, yaitu bunga yang tampil dalam berbagai warna seperti merah, putih, merah muda, biru atau pun ungu, menjadikannya  jenis tanaman hias gantung yang menarik perhatian. Selain itu, Geranium juga bisa tumbuh mencapai 1,2 meter. Tak hanya sebagai tanaman hias, geranium juga dikenal sebagai tanaman anti nyamuk!

 

11. Zygocactus atau Schlumbergera truncata


Zygocactus atau Schlumbergera truncata


Berasal dari keluarga kaktus,  jenis tanaman hias gantung Zygocactus membutuhkan cuaca yang cukup terik untuk bisa tumbuh dengan baik. Walaupun membutuhkan perawatan yang telaten, jenis tanaman hias gantung zygocactus bisa tumbuh lama dan awet karena sifatnya yang tahan panas.

Dari segi penampilan,  jenis tanaman hias gantung Zygocactus tampil berbeda dari jenis kaktus yang biasanya tumbuh ditempat tandus, kering dan gersang. Bunganya bisa bermekaran dalam varian warna yang indah, mulai dari putih, merah, pink hingga kombinasi. Bentuknya yang tunduk ke bawah saat mekar juga menjadikannya semakin menarik jika digantung disekitaran halaman rumah.


12. Portulaca (Portulacaceae)

Portulaca (Portulacaceae)

 

Disebut juga sebagai Moss Rose, Portulaca adalah jenis bunga yang membutuhkan sinar matahari dan tanah yang berpasir. Tapi tidak perlu khawatir,  jenis tanaman hias gantung Portulaca umumnya tidak membutuhkan banyak perawatan walaupun tidak rutin disiram air. Jenis tanaman hias gantung ini sangat cocok untuk kalian yang sibuk atau pemula dalam memilih tanaman hias.

Pertumbuhan  jenis tanaman hias gantung juga biasanya cepat dengan banyak pilihan warna baik kelopak tunggal maupun ganda. Karena sifatnya yang begitu bersahabat, dijamin kamu bakalan ceria dan senang kalau melihat pertumbuhannya yang mudah!


Dari 12 jenis tanaman hias gantung di atas, mana saja yang mau kamu tanam dan gantung di rumah? Apa pun pilihanmu, jangan lupa hidupkan juga suasana rumahmu dengan rapi.

Thursday, March 4, 2021

Berikut Ciri-Ciri Pohon Pisang Terkena Penyakit Dan Penyebabnya

Petanimillenial.com - Berikut Ciri-Ciri Pohon Pisang Terkena Penyakit Dan Penyebabnya. Penyakit pohon pisang umumnya disebabkan oleh bakteri jamur, penyakit ini serin disebut layu pusarium. Jenis penyakit lain yang sering menyerang pohon pisang adalah buahnya yang keras dan tidak bisa dikonsumsi. Penyakit ini sering disebut bangkak.

Keluhan yang paling banyak terjadi di kalangan petani budidaya pisang adalah, pohon pisang layu setelah ditanam, buah menjadi keras dan tidak bisa dikonsumsi. Adapun penyebab terjadinya penyakit pada pohon pisang bisa terjadi karena beberapa hal.

Ciri-Ciri Pohon Pisang Terkena Penyakit Dan Penyebabnya

Berikut ini beberapa penyebab penyebab terjadinya penyakit pada pohon pisang serta ciri-cirinya :

1. Penyebab Penyakit Pohon Pisang
  • Bibit yang ditanam telah terjangkit penyakit.
  • Drainase disekitar tanaman pisang kurang lancar.
  • Tertular karena alat misalnya, cangkul ataupun sabit.
  • Tertular karena serangga.
2. Ciri-ciri Pohon Pisang Terkena penyakit.

A. Ciri-ciri yang disebabkan jamur atau layu pusarium.
  • Daun yang paling tua pelepahnya patah.
  • Batang pisang pecah-pecah.
  • Bonggol/akar hitam.
B. Ciri-ciri yang disebabkan bakteri.
  • Daun utama/yang paling muda layu.
  • Pelepah ada cairan merah atau biasa disebut darah pisang.
  • Apabila salah satu pohon pisang sudah terserang penyakit, maka pohon yang lainpun dapat tertular juga. 

Adapun untuk mencegah tejadi penyakit pada pohon pisang dan cara penanggulangannya adalah dengan cara perawatan yang teliti, baik itu dari saat menentukan bibit pada awal tanam, serta cara perawatannya. Untuk lebih jelasnya bagaimana cara mencegah terjadinya penyakit pada pohon pisang, silahkan Anda Baca Cara Mencegah Penyakit Pohon Pisang Dan Cara Penanggulangannya.

Demikian mengenai ciri-ciri pohon pisang yang terserang penyakit dan penyebabnya. Semoga apa yang kami sampaikan bermanfaat. Salam Tani.

Search This Blog