Friday, May 28, 2021

Ternak Bebek

Semua orang setiap hari pasti makan. Setiap kali makan pasti butuh yang namanya lauk.

Bagi penggemar daging unggas, selain ayam bebek pasti bebek menjadi pilihan favorit selanjutnya. Atas dasar tingginya tingkat konsumsi ini, saya yakin usaha berternak bebek memiliki peluang yang sangat tinggi untuk berhasil.


Terlebih lagi permintaan dan konsumsi daging bebek dari tahun ke tahun semakin meningkat. Bukan saya membesar-besarkan. Akan tetapi menurut data memang seperti itu adanya.

Menurut data dari website dinas peternakan Jawa Timur, produksi daging itik dari tahun 2012 sampai tahun 2016 mengalami peningkatan yang sangat tinggi. Tahun 2012 produksi daging itik sebanyak 2,8 Ton semakin naik sampai tahun 2016 menjadi 7,3 ton.[1]


Sedangkan menurut website dinas pertanian RI hampir sebagian besar produksi daging itik di tiap provinsi di Indonesia mengalami kenaikan. Memang ada beberapa daerah yang produksinya menurun, akan tetapi produksi nasional tetap meningkat.

Usaha Berternak bebek adalah  saling terkait.
Berternak bebek, baik itu usaha penggemukan itik, penetasan DOD dan itik petelur semua memiliki ceruk pasar sendiri-sendiri. Seperti penggemukan itik. Pelaku usaha membutuhkan DOD. DOD diperoleh dari pelaku usaha peternak DOD.

DOD itu sendiri asalnya dari telur itik itu sendiri. Bedanya, dalam proses produksi telurnya apakah telurnya di fertilisasi atau tidak. Ini disesuaikan dengan tujuan usaha budidayanya.

Pada artikel ini rencanya akan membahas satu per satu dari ketiga usaha tersebut. Mulai dari penetasan DOD, itik petelur dan penggemukan itik. Satu per satu nanti akan coba saya uraikan.

Usaha Penetasan Telur Itik (DOD)
Tidak ada yang mudah dalam setiap melakukan usaha. Yang ada kita harus mempersiapkan sebaik mungkin untuk meminimalkan segala kegagalan yang kemungkinan terjadi.

Untuk itu, sebelum memulai usaha penetasan DOD persiapkan dulu segala keperluan yang akan kita gunakan. Diantaranya adalah, pemasaran, lokasi, kandang, pakan, bibit dan alat penetasan telur.



Pemasaran
Terkadang dan memang kebanyakan usaha peternakan bebek ini dilakukan secara lokal. Oleh karena itu pemasaran produk hasilnya juga terjual secara lokal. Untuk itu, peternak sedikit banyak harus tahu kemana nantinya hasil dari usahanya untuk di jual.

Jika hal ini terlalu sulit untuk dilakukan, maka penjualan hasil produk peternakan bisa melalui pengepul setempat. Saya yakin di tiap kabupaten sangat banyak yang bersedia menerima hasil ternak dari unggas bebek ini.

Bergabung dengan grup social media seperti facebook juga sangat membantu dalam hal pemasaran. Anda bisa mencari di facebook grup tentang peternakan bebek atau itik. Dengan bergabung di grup seperti itu kita bisa bertanya-tanya sampai menawarkan hasil ternak kita.

Data dari hasil ternak bebek ini juga sulit untuk ditemukan. Berbeda dengan produk peternakan lain seperti sapi, kambing dan ayam.

Memang kalau dibandingkan dengan ayam, produksi bebek masih kalah jauh. Data dari website badan pusat statistik menunjukkan bahwa produksi daging ayam pada tahun 2016 di provinsi Jawa timur, tengah dan barat berturut-turut 208 218 ton, 163 252 ton dan 529 932 ton.[2]

Coba bandingkan dengan produksi daging itik pada tahun yang sama dari website dinas pertanian. Produksi daging itik di provinsi jawa timur, tengah dan barat berturut-turut adalah 990 ton, 855 ton dan 995 ton.[3] Websitenya bisa dilihat di referensi no 3. Nanti tinggal download data produksi yang diinginkan.

Angka-angka di atas memberitahukan pada kita bahwa produksi daging bebek sangat masih rendah. Bayangkan produksi daging bebek bahkan tidak ada 1% nya dari daging ayam. Apakah ini karena jumlah peternak bebek yang masih kurang atau masyarakat yang tidak meminati daging bebek?

Perusahaan peternakan asing seperti CP, Japfa dan yang lainnya juga  memproduksi pakan untuk bebek. Akan tetapi perkembangan peternakan bebek di masyarakat tidak sepesat peternakan ayam, baik itu broiler maupun ayam petelur.

Lokasi
Lokasi kalau bisa terletak jauh dari pemukiman penduduk. Hal ini untuk meminimalisir gangguan dan keluhan dari lingkungan. Kalau sampai keluhan ini muncul maka akan mengganggu fokus kita dalam menjalankan usaha.

Bau dari ternak bebek ini bisa diatasi. Kalau ada kesempatan nanti akan saya carikan informasinya, syukur-syukur kalau ada penelitiannya.

Jika tidak keberatan, untuk meningkatkan pengetahuan mengenai usaha bebek bisa membeli buku tentang usaha ternak bebek. Sepertinya sekarang ini banyak dijual buku-buku seperti itu. Anda bisa menemukannya di mana saja terserah Anda, mau di toko buku atau online juga boleh.

Pakan
Pakan untuk indukan dan pejantan itik petelur masuk dalam kategori pakan layer untuk itik. Kebutuhan gizinya adalah sebagai berikut:[4]

Gizi Jumlah
Protein kasar (%) 17-19
Energi ( kkal EM/kg) 2.7
Metionin (%) 0,37
Lisin (%) 1,05
Ca (%) 2,90-3,25
P tersedia (%) 0,6


Saya carikan referensi pakan dari cv. kuda hitam perkasa pakannya terdiri dari konsentrat cp 144 dan bekatul halus. Perbandingannya 1 konsentrat : 2 bekatul. Per ekor diberikan sebanyak 140 gram.

Mari kita hitung harganya. Jika per karung 50 kg konsentrat harganya 400 ribu maka per kg nya harganya 8000. Harga bekatul yang halus per kg nya 3000.

Misalnya kita mau buat pakan 3 kg, maka dibutuhkan 1 kg konsentrat dan 2 kilogram bekatul. Biaya 3 kg pakan adalah 14000. Sehingga per kg ransum pakan menjadi sekitar 4700.

Pakan diberikan sebanyak 3 kali sehari dan jumlahnya 160 gram/ekor. Selain pakan complete feed berikan juga pakan hijauan dan grit. Fungsinya sebagai sumber vitamin dan mineral terutama kalsium dan fosfor.

Untuk meningkatkan daya tahan tubuh, bisa diberikan tambahan jamu pada itiknya. Jamunya adalah Kencur, Kunyit, temulawak, daun pepaya, asam jawa dan tetas tebu. Semua bahan diparut kemudian dicampur air untuk diberikan di air minumnya.

Penetasan dan pemeliharaan DOD

PIlih telur tetas yang fertil, berasal dari indukan yang berumur lebih dari enam bulan dan telah berproduksi stabil, kondisi telur harus baik, serta umur telur seragam.

Periksa semua komponen mesin tetas dan pastikan masih berfungsi dengan baik. ebelum digunakan, berishkan mesin  tetas menggunakan lap basah.

tata telur tetas yang terpilih di atas rak, lalu masukkan ke dalam mesin tetas.

Lakukan pengontrolan setiap hari untuk memastikan semua komponen mesin tetas tetap berfungsi dengan baik.

Mulai hari ke 2 hingga telur menetas, lalukan pembalikan telur agar seluruh permukaan telur memperoleh panas yang merata.

berternak bebek - penetasan telur

Lakukan peneropongan pada hari ke 7 dan ke 14 , untuk mengetahui kondisi telur tersebut embrionya berkembang atau tidak.

Pada hari ke 26 atau hari ke 27, mesin tetas tetap dalam kondisi tertutup.

Pada hari ke 28, telur ituk mulai menetas. Biarkan DOD tetap di dalam mesin tetas hingga bulunya mengering.

Penetasan dianggap selesai setelah hari ke 29. Jika masih ada telur yang belum menetas, berarti telur tersebut gagal.

Untuk memisahkan DOD jandtan dan DOD betina, lakukan seksing karena harganya berbeda. Harga DOD betina biasanya lebih mahala daripada harga DOD jantan. Seksing dilakukan dengan memeriksa bagian kloaka. Jika ada tonjolan di bagian kloaka berarti DOD jantan. Sebaliknya, jika hanya beruba lubang berarti DOD betika.

Jika pada hari pertama, DOD tidak langsung terjual, DOD bisa dipelihara hingga berumur 5 hari dengan jumlah pemberian pakan sekitar 23 gram per ekor per hari.

Analisa Usaha

 

Untuk mengawali, maka biaya investasi yang diperlukan antara lain:

Jenis Jumlah Harga Biaya
Kandang dan perlengkapan 1 7.000.000 7.000.000
Itik betina siap telur 500 ekor 70.000 35.000.000
Itik Jantan 50 70.000 3.500.000
Mesin tetas 6 unit 1.800.000 10.800.000
Total Biaya Investasi 56.300.000
Mesin tetas saya carikan harga yang paling murah dengan kapasitas yang besar. Kapasitasnya 1500 butir ini produknya Bumi Ternak Mas Betha.

Produktivitas telur diasumsikan sebanyak 70%. Jadi kalau dari 500 ekor, maka telor yang diperoleh sebanyak 350 butir/hari.

Seandainya telur tetas yang lolos seleksi sebanyak 90%, maka jumlah telur yang dapat ditetaskan dari 350 butir telur adalah sebanyak 315 butir/hari. Sehingga akan ada telur yang dijadikan konsumsi sebanyak 35 butir tiap hari.

Dari 315 butir tersebut, kalau daya tetas telur hanya 70%, maka prediksi DOD yang akan di dapat adalah sebanyak 220 ekor/hari. Katakanlah separo jantan dan separo betina.

Biaya Operasional
Jenis Jumlah Harga Biaya
Pakan itik dewasa 140 gr x 550 ekor x 30 hari 2310 kg 4700 10.857.000
Pakan DOD 0,025 kg/hari/ekor/ x 5 hari x 6248 785,5 kg 7000 5.498.500
Obat & Vitamin 1 paket 300000 300000
Listrik dan Air 20000 200000
Biaya operasional per bulan 16.855.500


Pendapatan



Pendapatan untuk penetasan telur sulit untuk di analisa tiap bulan. Karena itik akan bertelur setiap hari dan sesegera mungkin telur di sortir dan dimasukkan ke mesin penetasan.

Setelah sekitar satu bulan, maka tiap hari atau setiap 2 atau 3 hari sekali akan ada DOD yang menetas. Dan prosesnya berlangsung seperti itu seterusnya.

Katakanlah setiap hari kita selalu disiplin, maka perincian prediksi pendapatan tiap hari adalah sebagai berikut:

Jenis Jumlah Harga Biaya
Penjualan DOD betina/hari 110 ekor 4500 495000/hari
Penjualan DOD jantan/hari 110 4000 440000/hari
Penjualan Telur konsumsi/hari 35 butir 1750 61250/hari
Prediksi pendapatan tiap hari 996.250
Prediksi pendapatan tiap bulan 29.887.500
Sehingga kemungkinan pendapatan yang dapat diperoleh tiap bulannya adalah 34.837.500 – 16.855.500 =

Rp. 13. 032.000

Ini hanyalah prediksi. Masih ada faktor – faktor lain yang bisa mempengaruhi naik turunnya pendapatan bulanan.

Gaji karyawan belum di hitung, kalau menggunakan karyawan.

Sulitnya penjualan DOD karena fluktuasi permintaan.

Biaya penyusutan, listrik dan biaya marketing belum diperhitungkan. Analisa ini seandainya kita sendiri ahli dalam pemasaran.

Dengan penghasilan segitu, bisa diperkirakan sendiri kapan balik modalnya. Masih ada penjualan afkir yang belum dihitung juga.

Harga pakan dan harga jual DOD mungkin berbeda-beda tiap daerah.

0 komentar:

Post a Comment

Search This Blog