Friday, May 7, 2021

Daun Murbei Penggemuk Kambing

“Pakani godong murbei, ngko wedusmu lak cepet lemu & klimis wulune“. Artinya adalah kambingmu kasih makan daun murbei, nanti kambingmu cepat gemuk dan bulunya mengkilat.

Kalimat tersebut seolah menggambarkan bahwa secara tidak langsung peternak di pedesaan telah melakukan riset pakan ternak. Mereka tahu bahwa daun murbei bagus untuk pakan ternak.

Saya yakin pengetahuan mereka tidak hanya sebatas itu. Peternak di pedesaan dengan pengalaman mereka, mereka mengetahui pakan-pakan apa saja yang baik dan tidak baik untuk kambing.

Ilmu mereka lebih spesifik dan locally. Mereka lebih memahami potensi sumber daya lokal yang bisa dimanfaatkan.

Coba deh, tanya peternak kambing yang ada di sekitar Anda. Kemudian tanyakan pakan apa yang baik untuk  ternak. Bisa ternak sapi, kambing atau domba. Dan dengarkan baik – baik jawaban mereka.

Kandungan nutrisi
Protein-untuk-pembentukan-jaringan-otot

Ternyata kandungan nutrisi daun murbei sangat tinggi. Sehingga hal ini menyebabkan ia bagus untuk dijadikan sebagai pakan ternak.




Kandungan protein kasar (PK) adalah 19,6 %. Bahkan dari beberapa sumber ada yang menyebutkan kalau nilai PK ini berkisar antara 15 – 35,9 %.[2]

Tentunya nilai tersebut dipengaruhi dari berbagai faktor. Kualitas dari daun dipengaruhi juga oleh proses penanaman, pemupukan, jarak tanam, dan usia pemanennya.

Tidak hanya itu, nilai kecernaan dari daun murbei juga sangat tinggi. Nilainya sebesar 81%. Nilai ini sangat tinggi.

Secara keseluruhan nilai kandungan nutrisi dari daun murbei adalah sebagai berikut [1]:

Nutrisi Bahan kering (BK)
Protein Kasar 18,43
Serat Kasar 10,52
Lemak Kasar 2,89
Kadar Air 85,47
Kadar Abu 10,92
BETN 57,24
Dengan kandungan nutrisi yang sangat bagus tersebut, daun murbei dapat dikembangkan pemanfaatannya. Misalnya adalah dalam ternak unggas dan ruminansia.

Penggunaan tepung daun murbei dalam ransum ayam petelur dapat memberikan kualitas telur yang lebih baik. Kualitas putih telur dari ayam dengan ransum tepung daun murbei menunjukkan kualitas yang lebih baik. [1]

Sedangkan pemanfaatan daun murbei untuk ternak domba juga menunjukkan hasil yang sangat positif. Hal ini ditunjukkan pada penelitian yang juga menjadi salah satu rujukan postingan ini.

Domba yang diberi ransum dengan daun murbei mengalami kenaikan berat badah harian 85% lebih besar.[2] Hal ini nanti akan dibahas lebih lanjut di paragraf – paragraf selanjutnya.

Cara pemberian daun murbei untuk ternak kambing/domba
Daun murbei dapat diberikan langsung ke ternak. Artinya diberikan dalam kondisi segar.

Hal tersebut tidak jadi masalah karena daun murbei memiliki palatabilitas yang cukup tinggi. Daun ini memang cukup disukai oleh ternak.

Apabila stoknya melimpah, maka daun murbei ini dapat di awetkan terlebih dahulu. Untuk penggunaan jangka panjang langkah pengawetan ini cukup efektif untuk dilakukan.

Caranya sangat sederhana.

Daun murbei hanya perlu dikeringkan. Menurut litbang pertanian, pengeringan daun murbei ini tidak menggunakan sinar matahari. Cukup diangin-anginkan selama 2 – 3 hari.[3]

Kemudian daun murbei yang kering ditepung dengan cara digiling atau dengan cara yang lainnya. Selanjutnya disimpan.

Cara yang sederhana, namun perlu diperhatikan bahwa kadar air yang baik adalah tidak lebih dari 12%. Hal ini untuk mencegah munculnya jamur selama penyimpanan.

Pemberian dari tepung daun murbei ini dapat dicampurkan dengan bahan pakan yang lain. Jika jumlahnya terbatas, untuk pengiritan jumlah pemberian tepung daun murbei diberikan sebanyak 0,5 – 1 % dari berat badan.[3]

Penelitian daun murbei untuk ternak
daun murbei dan buah murbei

Daun murbei dapat meningkatkan pertambahan bobot harian domba[2]



Pada bagian penelitian ini domba diberi ransum yang terdiri dari pakan dasar dan konsentrat atau pakan suplement.

Pakan dasar yang digunakan diantaranya adalah amoniasi jerami padi dan rumput raja. Sebenarnya ada satu lagi pakan dasar yang digunakan yaitu jerami gandum. Karena jerami gandum sulit ditemukan di Indonesia, maka tidak akan saya tuliskan dalam artikel ini.

1. Domba muda diberi pakan dasar berupa rumput raja. Konsentrat atau suplementnya adalah daun murbei. Variasi daun murbei yang diberikan berturut – turut adalah 0%, 0,5 %, 1%, dan 1,5% dari bobot badan domba. Pertambahan bobot harian domba tersebut berturut – turut adalah sebesar 60, 75, 85 dan 101 gram/ekor/hari.

2. Domba muda diberi pakan dasar berupa amoniasi jerami padi. Konsentratnya berupa biji lobak dan daun murbei yang bervariasi. Perbandingannya berturut-turut adalah 100:0, 75:25, 50:50, 75:25 dan 0:100. Pertambahan bobot harian domba muda tersebut berturut – turut adalah 58, 47,40, 46,55 gram/ekor/hari.

Murbei dapat meningkatkan produksi susu kambing perah [2]
Selain untuk meningkatkan pertambahan bobot harian domba, daun murbei juga dapat meningkatkan produksi susu pada kambing perah.

Sebagaimana jurnal penelitiannya, semakin banyak jumlah daun yang diberikan ke kambing perah, semakin tinggi produksi susunya.

Kambing perah diberi pakan rumput raja. Konsentrat atau pakan suplemennya adalah daun murbei dengan jumlah masing – masing adalah dengan variasi pemberian daun murbei 1, 1,8, 2,6 dan 3,4. Produksi susu berturut – turut adalah sebanyak 1.84, 2.1, 2.21 dan 2.29 kg/ekor/hari.

0 komentar:

Post a Comment

Search This Blog