Budidaya Vanili (Emas Hijau) Dengan Mudah Dan Menguntungkan

Petanimillenial.com - Cara Budidaya Vanili Dengan Mudah Dan Menguntungkan. Pada masa kejayaanya buah vanili harganya sangat melambung tinggi, bahkan harga vanili per 1 kg nya saat itu bisa mencapai 300-400 ribu. Namun tahun-tahun belakangan harga vanili turun drastis hinga mencapai level 50-100 ribu per kg nya.

TEKNIS BUDIDAYA DURIAN DENGAN PRODUK ORGANIK NASA

Saat ini, permintaan dan harga durian tergolong tinggi, karena memberikan keuntungan menggiurkan bagi siapa saja yang membudidayakan. Sehingga bertanam durian merupakan sebuah prospek usaha agribisnis yang bagus. Cara bertanam durian yang baik merupakan pintu gerbang untuk menuju sukses. PT. Natural Nusantara membantu alternatif solusi bagaimana teknis budidaya durian secara intensif, sehingga terjadi peningkatan hasil secara K- 3, yaitu Kuantitas, Kualitas dan Kelestarian lingkungan.

12 Tipe Tumbuhan Hias Gantung Ini Dapat Mempercantik Suasana Rumah

Bahagia berkebun serta memandang mekarnya bunga di halaman? Hobi menanam bunga memanglah identik dengan keelokan, atmosfer fresh serta bau semerbak yang membuat perasaan bahagia riang. Tetapi bila keadaan rumah ataupun taman tidak membolehkan, tumbuhan hias gantung dapat jadi pemecahan peningkat semangat serta keelokan di rumah.

Proses Penggolahan Gula Aren

Proses Penggolahan Gula Aren. Gula aren adalah gula yang dihasilkan dari penyadapan pohon aren atau nira. Gula aren sering juga disebut gula jawa. Seperti pernah saya tulis di artikel saya yang terdahulu, pohon aren adalah pohon yang sangat serbaguna, karena dari semua yang ada dipohon aren dapat dimanfaatkan.

Menjadi Milyarder Hanya Menjadi Petani Umbi-umbian

Budidaya porang belakangan ini semakin diminati para petani. Permintaan pasar akan umbi dari tanaman berkhasiat ini membuat banyak orang berlomba-lomba mempelajari cara budidaya porang.

Saturday, March 27, 2021

Proses Penggolahan Gula Aren

Proses Penggolahan Gula Aren. Gula aren adalah gula yang dihasilkan dari penyadapan pohon aren atau nira. Gula aren sering juga disebut gula jawa. Seperti pernah saya tulis di artikel saya yang terdahulu, pohon aren adalah pohon yang sangat serbaguna, karena dari semua yang ada dipohon aren dapat dimanfaatkan.

Untuk menghasilkan gula aren yang siap dikonsumsi, tentunya melalui beberapa proses tahapan yang harus dilakukan dan salah satunya yaitu penyadapan nira. Namun yang akan saya bahas disini adalah proses pengolahan nira menjadi gula aren.





Proses Pengolahan Gula Aren

1. Setelah nira diambil setiap pagi dan sore hari, para petani nira lalu untuk menghasilkan gula aren, nira lalu dipanaskan dalam tungku selama kurang lebih 5-6 jam.

Gula-Aren

2. Setelah kira-kira 5-6 jam dan nira suda mulai mengental barulah gula aren siap untuk dicetak kedalam cetakan.

Gula-Aren

3. Cetakan yang umum dipakai oleh para petani umumnya terbuat dari tempurung kelapa, namun ada juga yang menggunakan bambu dan dakon.

Gula-Aren

4. Setelah gula aren dalam cetakan mengering, barulah gula bisa diambil, dalam penyimpanan gula aren, biasaya para petani membalutnya dengan daun jati atau dengan daun pisang yang sudah mengering (kelaras bahasa jawa). Hal itu dilakukan agar kondisi gula tetap kering dan baik sebelum dijual.

Pada saat ini harga gula aren dari petani dalam kisaran harga 15 sampai dengan 17 ribu. Para petani biasanya menjual gula aren pada pedagang pengepul maupun dijual ke pasar tradisional.

Demikian proses pengolahan gula aren yang bisa saya sampaikan, semoga memberi wawasan dan pengetahuan Anda, terutama bagi Anda yang belum tahu tentang gula aren. Semoga bisa bermanfaat bagi kita semua. Salam manis seperti gula aren.

Friday, March 26, 2021

Budidaya Vanili (Emas Hijau) Dengan Mudah Dan Menguntungkan

Petanimillenial.com - Cara Budidaya Vanili Dengan Mudah Dan Menguntungkan. Pada masa kejayaanya buah vanili harganya sangat melambung tinggi, bahkan harga vanili per 1 kg nya saat itu bisa mencapai 300-400 ribu. Namun tahun-tahun belakangan harga vanili turun drastis hinga mencapai level 50-100 ribu per kg nya.

Dengan turunnya harga vanili yang drastis, hal itu menyebabkan para petani, sekarang ini kurang berminat untuk membudidayakannya lagi. Hal ini tentunya sangat memprihatinkan, karena bisa-bisa tanaman vanili akan serta produksi vanili akan semakin berkurang.

Kalau dilihat dari propeknya sebenarnya budidaya vanili itu sangat menguntungkan, apalagi jika suatu saat harga vanili kembali naik lagi seperti dulu. Memang budidaya vanili itu memerlukan perlakuan yang sedikit ekstra karena untuk menghasilkan buah vanili kita harus melakukan penyerbukan dengan cara mengawinkan bunga vanili.

BUAH VANILI



Cara Pembibitan Vanili

Untuk mendapatkan bibit vanili bisa dilakukan dengan cara memencarkan pohon vanili yang sudah ada, karena sangat jarang ada penjual bibit vanili di pasaran, kalaupun tentu kita harus mendatangi para petani budidaya vanili.

Adapun untuk memperbanyak bibit vanili, bisa dilakukan dengan dua cara yaitu  :

1. Cara pembibitan vanili yang pertama adalah dengan memencarkan langsung pohon vanili yang ada dan langsung ditanam di lahan. Caranya, potong pohon panili dengan panjang 3-4 ruas, kemudian langsung ditanam dilahan pada saat musim penghujan tiba.

Adapun cara yang pertama ini, kadang kurang efektif, karena tingkat pertumbuhannya bisa kurang maksimal.

2. Cara pembibitan vanili yang kedua, adalah dengan cara menanamnya terlebih dahulu didalam polybag. Adapun caranya  :
  • Siapkan polybag yang telah diisi dengan tanah yang telah dicampur dengan pupuk kandang.
  • Ambil pohon vanili kemudian potong-potong 3-4 ruas.
  • Tanam potongan pohon vanili pada polybag.
  • Setelah pohon vanili ditanam di polybag, kemudian tutup dengan plastik (Dicungkup).
  • Buka cungkup setelah kurang lebih 2 minggu.
  • Setelah dua minggu, vanili pasti sudah tumbuh, tunas muda disetiap ruasnya.
  • Rawat bibit vanili dalam polybag dengan baik, dengan cara disiram air secukupnya setiap hari.
  • Jika tunas muda telah memanjang, baru bibit vanili siap untuk ditanam dilahan, tentunya penanaman vanili yang bagus adalah saat musim penghujan mulai tiba.
Cara yang kedua ini bisa dibilang cukup efektif dalam pertumbuhannya dibandingkan dengan cara yang pertama, karena pohon vanili yang ditanam di polybag terlebih dahulu tentu telah memiliki akar yang cukup kuat ketika nantinya dipindah kelahan, selain itu bibit vanili dalam polybag telah tumbuh tunasnya.
BUNGA VANILI
                                                      

Cara Penanaman Vanili

Pohon vanili biasa ditanam dengan cara menempatkan pada pohon yang nantinya akan dijadikan merambat pohon vanili. Untuk memudahkan nantinya dalam proses mengawinkan bunganya, sebaiknya pohon vanili ditanam pada pohon induk yang tidak terlalu tinggi.

Bila Anda ingin membudidayakan vanili dengan serius, sebaiknya Anda telah mempersiapkan lahan yang sudah ditanami pohon yang akan dijadikan rambatan. Sedangkan untuk pohon rambatannya Anda bisa memanfaatkan pohon Gamal atau yang sering disebut dengan "Resede".

Pohon Resede adalah pohon yang sering diambil daunnya untuk makanan ternak kambing. Pohon resede ini sangat cocok bila digunakan untuk rambatan pohon vanili karena teksturnya yang tidak terlalu tinggi.

Demikian Cara Budidaya Vanili yang bisa Ceritatani sampaikan, walau harga buah vanili saat ini sedikit menurun, tidak ada salahnya kalau pohon vanili ini tetap dibudidayakan, siapa tau suatu saat harga vanili akan naik kembali, dan bahkan bisa melampaui harga emas, karena dulu vanili sepat disebut-sebut sebagai Emas Hijau. Semoga bermanfaat dan Salam Tani.


Thursday, March 18, 2021

Beberapa Penyebab Tanaman Porang busuk dan Cara Pencegahannya

PetaniMillenial.com - Porang masih menjadi tren pertanian saat ini, bukan hanya karena soal harga dan adanya pasar tapi juga jadi solusi pertanian didaerah dataran tinggi. Terlebih pergantian musim yang tidak menentu, porang menjadi tanaman yang kuat dimusim kering.

Ada kendala yang kini mulai jadi keresahan petani porang yaitu porang busuk, porang dimakan ulat, batang porang menguning, tanaman porang membusuk, daun porang kering mengapa itu terjadi dan bagaimana menanganinya?

Berikut penyebab dari beberapa masalah porang diatas, yaitu:


 

1. Terlalu lembab
Porang asalnya adalah tanaman liar yang mampu beradaptasi dengan baik dilingkungan dengan kelembaban kurang hingga kering. Terlalu banyak air malah akan berefek buruk pada tanaman porang, itulah sebabnya tanaman porang lebih agus ditanam didataran tinggi.

Cara penanganan:
Jika menanam porang di lingkungan dengan sumber air dan kelembaban tinggi, maka buatkan pundukan yang tinggi untuk tanaman porang yang memungkinkan batang porang jika dilalui air tidak tergenang.

Jika menanam dipolybag, maka usahakan jangan terlalu sering diberi air cukup tanah terlihat basah maksimal 1 kali sehari saja.

2. Jarak tanam sempit
Jarak tanam terlalu sempit tidak bagus untuk tanaman berdaun lebar, hal itu dapat menutupi sinar matahari masuk ke tanah akibatnya batang berjamur dan busuk, sinar matahari penting untuk mengontrol kelembaban.

Cara penanganan:
Tanam porang dengan jarak tertentu dimana matahari dapat menyinari tanah batang porang. Berdasarkan berbagai sumber jarak tanam yang pas yautu 1m x 30 cm. 1 meter jarak samping dan 30 cm berbaris jika menggunakab pundukan dilahan terbuka. Tidak terkecuali pada porang polybag.

Untuk yang sudah terlanjur, menurut kami daripada nanti berefel buruk lebih baik di pindahkan dan buatkan jarak tanam baru.

3. Katak yang ditanam masih muda
Penyebab benih tidak tumbuh bertunas dan busuk salah satunya adalah katak benih yang ditanam masih muda.

Cara Penanganan:
Pastikan katak yang ditanam sudah layak tanam, menurut petani porang berpengalaman katak tanam layak porang yaitu yang jatuh langsung dari pohonnya untuk memastikan dapat ditanam dengan baik.

4. Umbi yang ditanam belum habis masa istirahat atau dormannya.
Menanam porang mudah perawatannyapun mudah, namun menanam porang harus mengikuti sedikita aturan agar dapat tumbuh dengan baik. Porang memiliki masa istirahat setelah dipanen, artinya tidak dapat langsung ditanam, porang yang belum siap tanam dan dipaksakan bisa jadi sebab porang membusuk tidak tumbuh.

Cara Penanganan:
Ikuti aturan penanaman, tanam porang dibulan 9 dan paling lambat bulan 10. Pastikan be ih porang yang akan ditanam sudah melewati beberpa bulan masa panen.

5. Umbi tanaman yang masih seger/blum masa panen.

Nah bagi anda para pemula jika ingin membeli benih porang, jangan membeli atau menanam benih porang hasil caplok dari porang yang batangnya masih hidup segar atau belum masa panen. Gunakan benih porang dari hasil panen yang benar dan baik. Seperti poin 4 porang memiliki masa istirahat apalagi jika langsung di ambil dari batang segar.

6. Penyimpanan umbi
Tidak kalah penting penyimpanan umbi hasil panen, jangan disekap ditempat dimana sirkulasi udara tertutup, pastikan umbi disimpan ditempat sirkulasi udara baik atau sedikit mendapat penyinaran matahari, umbi tidak ditumpuk padat.

Cara penanganan:
Pastikan tempat penyimpanan tidak lembab, jika anda membeli umbi dengan pengiriman jarak jauh gunakan kardus atau bahan dimana tidak terlalu kedap udara yang membuat umbi atau benih disekap.

7. Umbi keinjak sehingga umbi penyok rusak bagian dalamnya.

Hati-hati jangan sampai benih keinjak penyok yang membuat bagian dalamnya koyak, ini akan berakhir menjadi busuk atau tidak tumbuh ketika ditanam.

8. Selain cara-cara penangan diatas,
Jika menemukan umbi porang dimakan ulat atau rusak, segera dipisahkan, dijemur dan dipotong bagian yang rusak agar tidak menulari yang lain.

Kesimpulannya:
Penyebab tanaman porang busuk yaitu:

  • Terlalu lembab
  • Jarak tanam sempit
  • Katak yang ditanam masih muda
  • Umbi yang ditanam belum habis masa istirahat atau dormannya
  • Umbi tanaman yang masih seger/blum masa panen.
  • Penyimpanan umbi tidak baik
  • Umbi keinjak sehingga umbi penyok rusak bagian dalamnya

Bisa tambahkan tips dan pengalaman anda dibawah, terimakasih.

 

TEKNIS BUDIDAYA DURIAN DENGAN PRODUK ORGANIK NASA

 

Saat ini, permintaan dan harga durian tergolong tinggi, karena memberikan keuntungan menggiurkan bagi siapa saja yang membudidayakan. Sehingga bertanam durian merupakan sebuah prospek usaha agribisnis yang bagus. Cara bertanam durian yang baik merupakan pintu gerbang untuk menuju sukses. PT. Natural Nusantara membantu alternatif solusi bagaimana teknis budidaya durian secara intensif, sehingga terjadi peningkatan hasil secara K- 3, yaitu Kuantitas, Kualitas dan Kelestarian lingkungan.


SYARAT PERTUMBUHAN
Tanaman durian tumbuh optimal pada ketinggian 50-600 m dpl,intensitas cahaya 40-50 %, dengan suhu 22-30 0C, curah hujan ideal 1.500 – 2.500 mm per-tahun. Tanah yang cocok, lempung berpasir subur dan banyak kandungan bahan organik, dan pH 6 – 7.

PEMBIBITAN
Pilih bibit tanaman yang subur, segar, sehat, daun banyak, batang kokoh, bebas hama & penyakit, percabangan 2-4 arah dan ada tunas baru
 



PERSIAPAN LAHAN
 
Pembukaan lahan sebaiknya pada musim kemarau. Bersihkan alang-alang dan gulma lain serta tanaman keras yang mengganggu masuknya sinar matahari. Lahan miring sebaiknya dibuat terasering. Buat saluran-saluran pembuangan air. Berikut ini hal-hal yang berkaitan dengan persiapan lahan :

Jarak Tanam Jarak tanam yang umum 8 x 12 m atau 10 x 10 m
Tanaman pelindung diperlukan jika budidaya dilakukan dalam Skala luas di tempat terbuka,tanaman yang bisa digunakan antara lain lamtoro, turi, gamal, sengon atau pepaya. Tanaman pelindung ditanam setelah penyiapan lahan.
Lubang Tanam ukuran 50 cm2. Pisahkan tanah bagian atas dengan bagian bawah dan biarkan selama + 2 minggu. Tanah bagian atas dicampur dengan pupuk kandang matang 20 kg + 5 gr Natural GLIO + 10 kg Dolomit sampai rata sebagai media tanam, kemudian masukkan campuran tersebut ke dalam lubang tanam dan biarkan 1 minggu sebelum bibit ditanam.

PENANAMAN
Penanaman yang ideal pada awal musim hujan. Gali lubang tanam yang berisi campuran media tanam sesuai ukuran bibit. Ambil bibit dan buka plastik pembungkus tanah secara hati-hati. Tanam bibit sebatas leher akar tanpa mengikutkan batangnya. Siram air secukupnya setelah selesai tanam. Akan lebih baik ditambah pupuk organik SUPERNASA dosis 1 botol untuk ± 200 tanaman . 1 botol

SUPERNASA diencerkan dalam 2 liter (2000 ml) air dijadikan larutan induk. Kemudian setiap 1 liter air diberi 10 ml larutan induk lalu siramkan setiap pohon atau siramkan SUPERNASA 1 sendok makan per 10 liter air per pohon.

PENGAIRAN
Pengairan dilakukan sejak awal pertumbuhan sampai tanaman berproduksi. Pada waktu berbunga, penyiraman dikurangi. Penyiraman paling baik pagi hari.

PEMANGKASAN
Pangkas terhadap tunas-tunas air, cabang atau ranting yang sudah mati dan terserang hama penyakit, serta ranting-ranting yang tidak terkena sinar matahari. Ketika tanaman mencapai ketinggian tertentu 4-5 m, pucuk tanaman dipangkas. Durian dengan teknologi organik NASA

PEMUPUKAN
Dosis dan jenis pupuk tergantung pada jenis dan kesuburan tanah atau sesuai rekomendasi setempat, misal sebagai berikut : Umur (Hari) Pukan (kg/ph) NPK (kg/ph) Frekuensi per-tahun 1-3 30-50 0.5-1.0 3-4 4-6 75-150 1.5-2.5 2-3 15-10 200-300 3.0-5.0 1-2 Pemupukan sejak awal pertumbuhan sampai tahun ke-3 dengan pupuk NPK yang kadar N tinggi. Waktu pemupukan pupuk kandang sekali setahun pada akhir musim hujan atau awal musim kemarau. Sedangkan pupuk Makro sesuai dengan umur tanaman. Caranya dengan menaburkan memutar sesuai dengan lebar pendeknya tajuk tanaman. Siramkan pupuk organik SUPERNASA (0-3 thn) dan POWER NUTRITION (diatas 3 thn) dengan cara sesuai di atas . Semprotkan 3-4 tutup POC NASA + 1 tutup HORMONIK per tangki tiap 1-2 bulan selama masih bisa dijangkau alat semprot. Pertumbuhan Durian yang telah menggunakan Produk Organik NASA Pohon Durian yang telah menggunakan Produk NASA, pertumbuhan buah duriannya sangat lebat.

PEMBUAHAN DI LUAR MUSIM
Caranya mengatur pembungaan di setiap pohon durian per blok, yaitu jika menginginkan panen durian bulan Agustus – November, maka sekitar bulan Maret tanaman pada blok diberi pupuk 1,5-2 kg NPK + 1 sendok makan POWER NUTRITION per 10 liter air per pohon dan akan lebih bagus ditambah penyemprotan 3-4 tutup POC NASA + 1 tutup HORMONIK per tangki setiap 7-10 hari sekali sebanyak 3-4 kali. Selain itu kira-kira 3 bulan sebelumnya tanah areal penanaman harus dikeringkan. Jika waktu pengeringan turun hujan, tanah di sekeliling tanaman dalam radius 5-7 meter diberi mulsa dan dibuatkan saluran pembuangan air. Setelah bunga mekar dan menjadi buah atau 2 bulan setelah bunga mekar, tanaman diberi pupuk NPK dosis 0,5 – 1 kg per tanaman. Setelah terbentuk buah, usahakan tanaman tidak mengeluarkan tunas daun karena dapat menyebabkan terjadinya perebutan unsur hara antara buah dan daun, sehingga perlu disiram POWER NUTRITION lagi (1 botol untuk 30-50 pohon).

PENYERBUKAN
Tidak semua bunga bisa menjadi buah karena bunga durian mekar pada sore sampai malam hari sehingga tidak banyak serangga penyerbuk. Selain itu juga tidak semua bunga durian muncul secara bersamaan, padahal penyerbukan berhasil jika serbuk sari dan kepala putik harus matang secara bersamaan. Oleh karena itu perlu dilakukan penyerbukan buatan, caranya sapukan kuas halus pada bunga mekar pada malam hari. Untuk memaksimalkan kualitas dan kuantitas, sebaiknya dalam satu areal penanaman tidak hanya satu jenis varietas tertentu, tetapi dicampur dengan varietas yang lain.

PERAWATAN BUAH
Penyeleksian buah setelah berdiameter 5 cm. Sisakan dua buah terbaik, jarak ideal buah satu dengan yang lain sekitar 30 cm. Tanaman durian yang baru pertama kali berbuah sebaiknya dipelihara satu atau dua butir buah. Untuk mencegah kerontokan buah setelah buah berumur 10 hari sejak terbentuk, lebih bagus jika diberikan pupuk makro NPK (0,5-1 kg/pohon) ditambah POWER NUTRION (1 botol untuk 30-50 pohon).


PENGENDALIAN HAMA PENYAKIT
 
1. Penggerek Batang (Batocera sp. , Xyleutes sp.) Menyerang dengan cara membuat lubang pada batang, dahan, atau ranting. Gejala serangan tanaman layu, daun kering dan rontok akhirnya mati. Pengendalian; sanitas kebun, potong dan musnahkan batang, dahan, atau ranting yang parah terserang, tutup bekas lubang gerekan dengan kapas yang sudah diberi PESTONA + POC NASA atau disemprotkan.
2. Penggerek Buah (Tirathaha sp., Dacus dorsalis ) Gejala buah menjadi busuk berulat dan akhirnya rontok. Semprotkan sejak awal dengan PESTONA atau PENTANA + AERO 810 sejak buah berumur 1 minggu, Gunakan perangkap Natural METILAT.
3. Kutu Putih ( Pseudococus sp.) Hama ini menyerang dengan mengisap cairan dan bisa sebagai pembawa penyakit embun jelaga dan penyebaran dibantu semut. Gejala serangan daun keriting dan merana, sehingga bunga dan buah bisa rontok. Semprotkan PESTONA atau PENTANA + AERO 810 secara bergantian.
4. Ulat Daun (Papilia sp., Setora sp., Lymatria sp.) Ketiga ulat menyerang dengan cara memakan daun sehingga berlubang dan rusak. Semprotkan PESTONA atau PENTANA + AERO 810 secara bergantian.
5. Penyakit Kanker Batang (Phytophthora palmivora) Gejala serangan adanya luka yang mengeluarkan lendir warna merah pada kulit batang bagian bawah dekat tanah. Setelah batang busuk, pucuk-pucuk tanaman akan mengering, daun layu dan rontok, dan akhirnya mati. Pengendalian dengan sanitasi kebun, memperlebar jarak tanam, menekan gulma, pemangkasan, sejak awal sebelum tanam sebarkan Natural GLIO atau oleskan pada batang yang luka kemudian tutup dengan parafin, kerok batang terserang sampai warna coklat tidak kelihatan kemudian semprot PESTONA + POC NASA.
6. Penyakit Busuk Akar (Jamur Fusarium sp.) Jika dibelah, pada bagian korteks akan tampak warna coklat dan pada bagian yang berkayu akan tampak warna merah muda dengan bercak coklat. Tanaman yang terserang dimusnahkan dan dibakar serta bekas lubang tanam ditaburi kapur + Natural GLIO, perbaiki sistem drainase serta sejak awal pakai Natural GLIO sebagai pencegahan.
7. Penyakit Bercak Daun (Jamur Colletotrichum sp.) Gejala adanya bercak-bercak besar kering pada daun tanaman yang akhirnya berlubang. Potong daun terserang, semprotkan Natural GLIO + POC NASA sebagai pencegahan gunakan fungisida berbahan aktif tembaga.
8. Penyakit Jamur Upas (pink disease) Gejala munculnya cairan kuning pada bagian batang terserang dan diselimuti dengan benang-benang jamur berwarna mengkilat berbentuk seperti laba-laba sehingga menyebabkan kematian pada batang. Potong bagian terserang, kurangi kelembaban, Oleskan Natural GLIO + POC NASA pada bagian terserang atau fungisida berbahan aktif tembaga
9. Penyakit Akar Putih (JamurRigodoporus lignosus) Daun kuning kemudian coklat sebelum akhirnya mengerut dan gugur. Buang semua tanaman inang dari areal kebun, gunakan Natural GLIO sebagai pencegahan.
10. Penyakit Busuk Buah ( Jamur Phytophthora sp.) Gejala adanya bercak-bercak basah berwarna coklat kehitaman pada kulit buah, kemudian busuk dan pada bagian terserang terbentuk miselium dan sporangia berwarna putih. Gunakan Natural GLIO sebelum tanam sebagai tindakan pencegahan, sanitasi kebun. Catatan : Jika pengendalian hama dan penyakit dengan pestisida alami belum mengatasi, sebagai alternative terakhir bisa digunakan pestisida kimia yang dianjurkan. Agar penyemprotan lebih merata dan tidak mudah hilang oleh air hujan tambahkan Perekat Perata Pembasah AERO 810 dosis 0,5 tutup botol per tangki. Buah Durian sebesar Helm Full face.

PEMANENAN
Waktu panen berbeda tergantung jenis varietas. Jenis monthong sekitar 125 – 135 hari setelah bunga mekar, jenis chanee sekitar 110 – 116 hari setelah bunga mekar. Buah durian mengalami tingkat kematangan sempurna 4 bulan setelah bunga mekar. Waktu petik berdasar tanda-tanda fisik, misal ujung duri coklat tua, garis-garis di antara duri lebih jelas, tangkai buah lunak dan mudah dibengkokkan, ruas-ruas tangkai buah membesar, baunya harum, terdengar bunyi kasar dan bergema jika buah dipukul. Cara penen dengan memetik atau memotong buah di pohon dengan pisau atau galah berpisau. Bagian yang dipotong adalah tangkai buah dekat pangkal batang dan usahakan buah durian tidak sampai terjatuh karena mengurangi kualitas buah.
info dan pemesanan pupuk

Wednesday, March 17, 2021

Memberikan Daun Singkong Agar Kambing Tidak Keracunan

Daun singkong, selain bisa dikonsumsi manusia juga sangat bagus bila diberikan pada ternak kabing, karena kandugan proteinnya sangat banyak. Namun banyak peternak kabing yang takut untuk memberikan jenis hijauan ini karena takut kabingnya keracunan.

Daun-singkong

Pada beberapa kasus kabing keracunan daun singkong, hal itu disebabkan karena salah didalam cara memberikannya. Berikut ini beberapa tips cara mengambil dab memberikan daun singkong untuk ternak kambing supaya aman dan tidak keracunan  :

1. Agar daun singkong aman untuk kambing, berikan daun singkong setelah kondisi kering atau sudah layu, adapun cara pengeringganya bisa dengan dijemur ataupun layu dengan sendirinya. Cara ini bisa dilakukan bagi Anda yang belum terbiasa memberikan daun singkong sebagai pakan ternak kabing.

2. Jangan pernah ambil daun singkong yang habis dipupuk, kadar pupuk (urea) yang terdapat pada daun singkong, bisa membuat kabing keracunan.

3. Ciri – ciri singkong yang habis di pupuk adalah daunnya berwarna hijau segar dan biasanya lebih lebar – lebar. Selain itu tepat setelah dua hari sampai seminggu setelah singkong dipupuk akan ada jejak pupuk di bagian bawah dekat dengan batang singkong.

4. Beikan daun singkong pada jam 15-16.

Itulah cara memberikan daun singkong pad ternak kambing agar tidak keracunan. Demikian postingan singkat kali ini semoga ada manfaatnya. Salam Tani.

Tuesday, March 16, 2021

Hutan Adalah Sumber Kehidupan

Mendengar kata "hutan" dalam benak setiap orang pasti akan muncul beragam bayangan. Pepohonan besar penghasil kayu. alam nan indah sekaligus mengerikan, Tebing dan jurang dengan sungai sungai yang besar, Banyak binatang buas berkeliaran, semisal ular, harimau dan sebagainya.

Namun sosok hutan bukanlah sekedar "bayang-bayang" itu, melainkan suatu ciptaan dan karunia Tuhan YME yang nilainya tiada terkira bagi kehidupan di muka bumi ini. Hutan adalah tulang punggung alam semesta, ekosistem yang rumit, tempat unsur-unsur yang tak terbilang banyaknya, sama-sama hidup dan saling mempengaruhi.

Hutan

Hutan memainkan peranan penting dalam keseimbangan biologis alam. Unsur-unsur itu meliputi pohon, perdu, semak-semak, dan tumbuhan lainnya, binatang, jasad renik, tanah dengan semua bahan organik dan anorganik, air dan iklim mikronya.

Berikut ini beberapa alasan mengapa hutan sangat berharga bagi kehidupan  :

  1. Menghasilkan oksigen sekitar 5 ton O2/ha/tahun. Untuk kepentingan hutan itu sendiri dikonsumsi 2,5 ton. Sisanya yang 2,5 ton bebas dikonsumsi oleh manusia, kurang lebih untuk kebutuhan 10 orang.
  2. Menyerap zat-zat yang berbahaya, seperti karbon dioksida, belerang dioksida dan zat-zat beracun lainnya. Seratus meter persegi hutan dapat menyerap 400 kg CO2/tahun dan mengubahnya menjadi oksigen.
  3. Dengan segala macam tumbuhan yang ada didalamnya, hutan membantu mengurangi tingkat kebisingan, dan melindungi kualitas kehidupan manusia.
  4. Mengubah suhu pada musim panas, hutan mengurangi temperatur yang tinggi. Sementara pada musim dingin hutan membantu meningkatkan suhu rendah. Hutan dapat menyimpan sinar matahari, dan menggurangi sinar yang menerobos ke tanah.
  5. Mengurangi bencana akibat angin kencang.
  6. Meningkatkan curah hujan, mengubah kelembaban udara dari halimun (kabut) menjadi hujan.
  7. Melindunggi tanah dari erosi, sehingga mengurangi bahaya banjir di daerah dataran.
  8. Memperkaya kandungan air tanah dan sumber mata air.
  9. Meningkatkan kualitas air. Air dari hutan sangat bersih, tanpa kandungan garam omonium, nitrat dan bakteri, dengan unsur-unsur kandungan mineral lebih bermanfaat dan tingkat pH yang baik.
  10. Mengurangi penguapan tanah, Meningkatkan kelembaban yang menyebabkan banyak tumbuh dan hidup beragam tanaman dan binatang. Meningkatkan kualitas tanah tanpa menghilangkan unsur-unsur di dalamnya. Unsur-unsur organik (daun, cabang, dan sebagainya) yang berguguran ke tanah dan akan meningkatkan mutu tanah.
  11. Memeberi perlindungan bagi segenap flora dan fauna. Hutan menciptakan kondisi yang baik bagi kelangsungan hidup beragam jenis binatang dan tanaman, sehingga memelihara keaneka ragaman hayati.
  12. Menciptakan lingkungan yang menyenangkan. Tajuk daun yang rimbun bisa mengurangi sinar matahari langsung, menyerap sinar inframerah. Dengan demikian sinar matahari di hutan kaya kan sinar hijau yang menyejukkan.
  13. Memproduksi biomas yang benar, seperti kayu, rumput dan dedaunan. Hutan juga bisa digunakan untuk tempat bersantai menikmati indahnya alam dalam suasana yang sepi bebas polusi dan kaya akan udara segar serta keindahan.
Hutan memberikan kesempatan kerja yang luas, sehingga mengurangi pengangguran. Tidak bisa dipungkiri kalau hutan membantu meningkatkan kualitas hidup manusia.Hilangnya areal hutan merupakan masalah yang harus menjadi perhatian. Ancaman terhadap hutan terutama disebabkan kebakaran. Periode musim panas dengan curah hujan rendah merupakan saat rawan kebakaran sekaligus ancaman bagi hutan dan segala bntuk kehidupan didalamnya.

Kerusakan akibat kebakaran hutan, ditambah dengan penjarahan hutan secara besar-besaran jelas akan mendatangkan malapetaka, ekonomi, dan lingkungan serta kualitas hidup umat manusia khususnya di Indonesia. Untuk menanggulanginya marilah kita jaga hutan kita bersama-sama.

Sunday, March 14, 2021

Cara Budidaya Porang Dan Jenis Porang Yang Punya Nilai Ekonomi Tinggi

Pohon Porang

Porang merupakan tumbuhan tipe umbi yang bernilai ekonomi besar. Tumbuhan ini terkenal sebab cerita petaninya yang jadi miliarder sehabis sukses bisnis ekspor porang.


Kesuksesan si petani pasti tidak terlepas dari belajar metode tanam porang yang benar sekalian ketahui tipe porang yang laku di pasaran.

Bisa jadi sebagian warga Indonesia masih asing dengan tumbuhan satu ini. Di sebagian wilayah di Jawa, tumbuhan porang diketahui pula dengan nama iles- iles, suatu tumbuhan berjenis umbi dari spesies Amorphophallus Muelleri Blume.

Tumbuhan yang masih dikira liar ini memiliki banyak glukomannan, suatu zat gula lingkungan serta serat larut dari ekstrak pangkal tumbuhan.

Ekstrak ini setelah itu terbuat jadi tepung mannan yang bisa digunakan buat kebutuhan industri pangan semacam pembuatan konnyaku ataupun shirataki.

Tepung mannan pula banyak digunakan oleh industri farmasi, kertas, tekstil, karet, cat, kosmetik, plastik, pemurnian mineral, serta penjernihan air.

Tubuh Karantina Pertanian mengatakan tumbuhan porang bernilai strategis sebab memiliki kesempatan yang lumayan besar buat ekspor.

Tercatat, ekspor porang pada 2018 tercatat sebanyak 254 ton, dengan nilai ekspor Rp11, 31 miliyar ke Jepang, Cina, Vietnam, Australia, serta yang lain.

Dengan kemampuan ekonomi sebesar itu, sayangnya sepanjang ini porang belum banyak dibudidayakan walaupun berkembang produktif di Pulau Jawa. Buat itu, kesempatan membudidayakan porang pasti dapat dimanfaatkan buat menaikkan pundi- pundi rupiah Kamu.

Metode Tanam Porang yang Benar

A. Ketentuan Budidaya Tumbuhan Porang

Saat sebelum menanam terdapat 3 perihal yang wajib jadi atensi semacam berikut.

Tanah: Kriteria tanah buat menanam porang haruslah gembur, tidak sangat basah dengan kandungan pH tanah berkisar 6 sampai 7. Struktur tanah ialah pencampuran dengan tanah liat berpasir dan terbebas dari gulma.

Hawa: Hawa yang sesuai buat menanam porang merupakan dataran besar dengan ketinggian 100 sampai 600 mdpl, dengan kebutuhan sinar matahari yang lumayan.

Area: Tumbuhan porang memerlukan tumbuhan lain buat berkembang ialah inang ataupun tempat tumbuhan porang bernaung. Tipe tumbuhan yang baik menaungi tumbuhan porang merupakan pisang, jahe, pinang, mahoni, jati, serta sonokeling.

B. Tahapan Menanam Porang

Sehabis mengenali ketentuan budidaya porang, berikut tahapan menanam porang:

1. Bilas lahan

Keberadaan gulma di lahan hendak mengusik perkembangan tumbuhan porang. Kamu dapat menimbun rumput yang tercabut sampai membusuk di dalam tanah buat dimanfaatkan selaku pupuk natural.

2. Waktu Penanaman

Terdapat 2 masa waktu yang pas menanam porang. Bila memakai biji, masa hujan mulai Oktober sampai Desember merupakan waktu terbaik buat menanam porang.

Buat menanamnya, kamu wajib terlebih dulu melaksanakan pembibitan dengan menanam biji dalam polybag.

Bila pembibitan tidak hanya biji, hingga masa kemarau merupakan waktu terbaik buat metode menanam porang dari katak. Kamu tidak membutuhkan polybag bila menanam memakai umbi ataupun katak.

3. Jarak Tanam

Ada perbandingan jarak tanam pada tipe bibit porang. Jarak tanam ini hendak mempengaruhi pada waktu panen.

Bila menanam memakai tipe bibit katak hingga jarak tanam yang sempurna berkisar 35 sampai 80 centimeter, sebaliknya buat tipe umbi berkisar 35 sampai 90 centimeter.

Tetapi jarak tanam ini dapat diperlebar cocok kemauan apabila tipe umbi yang ditanam berdimensi lumayan besar.

Akumulasi ataupun perlebaran jarak hendak terus menjadi mempermudah proses panen dan membuat tumbuhan porang berbuah lebih banyak.

4. Metode menanam porang

Saat sebelum menanam, siapkan lahan bertanam porang terlebih dulu. Berikut langkah- langkah mempersiapkan lahan tanam buat porang:

Siapkan ajir ataupun batang bambu buat menegakkan tanaman

Buat jarak antar ajir 1 m x 1 m spesial buat bibit umbi serta katak

Setelahnya buat lubang tanam dengan dimensi 20 centimeter x 20 centimeter x 20 centimeter. Tetapi Kamu bisa menyesuaikannya dengan dimensi bibit yang dipakai

Masukkan bibit porong ke dalam lubang tanam dengan letak bakal tunas menghadap atas

Tutup lubang tanam dengan tanah setebal 3 cm

Selaku catatan, apabila memakai biji tipe katak hingga mata tunas jangan dibalik supaya tumbuhan bisa berkembang dengan baik.

Bila memakai biji, masukkan pangkal ke dalam lubang secara hati- hati supaya pangkal tumbuhan tidak rusak serta yakinkan menutup lubang dengan rata.

Bila memakai bibit umbi, Kamu tidak butuh sangat memedulikan peletakan bakal tunas menghadap atas ataupun dasar.

Pemberian pupuk dasar dicoba saat sebelum umbi ditanam dengan memakai pupuk bokashi yang dicampur dengan top soil sebanyak separuh kilo per lubang. Sebaliknya buat bibit katak, pupuk bokashi dicampur pada tanah dekat ajir.

C. Metode Pengembangbiakan Porang

Budidaya tumbuhan porang bisa dicoba secara vegetatif serta generatif. Paling tidak terdapat 3 metode buat mengembangbiakkan tumbuhan porang.

1. Pengembangbiakan Bintil ataupun Katak

Bibit katak tidaklah katak hewan, melainkan bintil porang yang timbul pada pangkal serta tangkai daun bercorak cokelat kehitaman.

Porang katak umumnya timbul dikala masa panen, katak setelah itu ditaruh hingga masa penghujan datang, kemudian tanam katak pada tanah yang sudah disiapkan.

2. Pengembangbiakan Biji ataupun Buah

Dalam kurun waktu 4 tahun porang hendak berbunga, setelah itu hendak berganti jadi buah ataupun biji. Satu tongkol buah sanggup menciptakan 250 butir yang bisa digunakan selaku bibit tetapi wajib disemai terlebih dulu.

3. Pengembangbiakan dengan Umbi

Buat porang yang berdimensi kecil dapat diperoleh dari hasil pengurangan tumbuhan porang yang telah rapat. Hasil pengurangan tumbuhan porang ini dapat dimanfaatkan kembali selaku bibit.

Sebaliknya buat umbi porang yang berdimensi besar, Kamu bisa membelahnya terlebih dulu jadi sebagian bagian. Setelahnya bagian itu dapat ditanam pada lahan yang sudah disiapkan.

D. Pemupukan Tumbuhan Porang

Pupuk yang bagus buat tumbuhan porang merupakan memakai pupuk organik.

Pupuk organik terfermentasi umumnya digunakan pada sesi dini pemupukan, sebaliknya pupuk anorganik semacam NPK diberikan pada dikala tumbuhan porang berkembang besar.

Waktu sempurna buat memupuk tumbuhan porang merupakan sehabis lahan disiangi, sehingga nutrisi bisa terserap sempurna. Proses penyiangan ialah aktivitas pencabutan gulma yang terletak pada sela tumbuhan sekalian menggemburkan tanah.

Tipe Porang yang Laku di Pasaran

Porang tidak memiliki tipe tertentu, tetapi terdapat 4 tumbuhan yang menyamai persis porang sampai susah dibedakan.

Untuk pendatang baru yang membudidayakan porang, mungkin besar hendak terkecoh dari wujud daun, batang, serta yang lain. 4 tumbuhan seragam porang di antara lain, ialah:

Suweg( Amorphophallus campanulatus forma hortensis)

Walur( Amorphophallus campanulatus forma sylvestris)

Iles- iles puti( Amoraphophallus variabilis)

Blodor

Berikut identitas yang membedakan tumbuhan porang dengan 4 tumbuhan yang lain yang kerap rancu disamakan:

Porang:

Pohon Porang


Daun lebar dengan ujung daun lancip serta bercorak hijau muda

Kulit batang porang lebih halus serta bercorak belang hijau putih

Umbi pada porang tidak mempunyai bintil serta berserat halus bercorak kuning

Ada katak( bibit porang) di tiap pertemuan cabang

Suweng:

Pohon Suweg



Daun lebih kecil dengan ujung daun lancip bercorak hijau muda mengilap

Kulit pada batang terasa lebih agresif serta bercorak belang hijau putih

Umbi mempunyai bintil dengan serat halus bercorak putih

Tidak terdapat katak di tiap pertemuan cabang

Walur:

Daun kecil dengan ujung daun lancip bercorak hijau muda mengilap

Kulit batang agresif serta bercorak cenderung ungu hijau dengan garis- garis putih

Ada banyak bintil pada umbi serta terasa agresif, tetapi serat terasa halus bercorak putih

Tidak terdapat katak di tiap pertemuan cabang

Iles- iles putih:

Daun kecil dengan ujung runcing bercorak hijau tua

Kulit batang halus dengan warna keunguan

Ada bintil pada permukaan umbi, serat umbi terasa halus

Tidak terdapat katak di tiap pertemuan cabang

Perbandingan sangat mencolok merupakan, tumbuhan porang mempunyai bubil ataupun katak pada tiap pertemuan cabang daun. Tanpa terdapatnya bubil ataupun bibit porang, tumbuhan porang susah dibedakan.

Belajar metode menanam porang serta tipe porang yang laku dipasaran dapat jadi referensi kamu mengawali bisnis porang. Pasti trial and error hendak terjalin dalam proses menanam, tetapi dengan terus menggali data serta berupaya, usaha kamu tentu berbuah hasil. Selamat berupaya.

Friday, March 12, 2021

11 Racikan Alami Penambah Nafsu Makan Hewan Ternak

11 Racikan Alami Penambah Nafsu Makan Hewan Ternak- Ramuan natural, dikala ini banyak dicari serta banyak digunakan buat menyembuhkan bermacam berbagai penyakit ataupun digunakan buat menaikkan nafsu makan baik buat manusia ataupun hewan ternak piaraan.

Memiliki hewan ternak yang mempunyai nafsu makan yang besar, pasti sangat mengasyikkan, sebab ternak hendak kilat besar serta gendut, perihal itu pasti hendak sangat mengguntungkan dari sisi nilai jual. Apabila Kamu mempunyai ternak yang kurang memiliki nafsu makan, Kamu dapat berupaya sebagian formula racikan natural berikut ini buat mengatasinya.


11-Ramuan-Alami-Penambah-Nafsu-Makan-Ternak

11 Formula ramuuan natural peningkat nafsu makan berikut ini bahan- bahannya sangat gampang didapat di dekat kita, terlebih untuk Kamu yang hidup di wilayah pedesaan. Berikut ini ramaun- ramuan dan bahan- bahannya:

1. Racikan Pertama
  • Bahan: Temu ireng/hitam, temulawak, kunyit, lempuyang, 10- 15 buah pace ataupun mengkudu.
  • Metode Membuat: Seluruh bahan ditumbuk halus kemudian diberikan bersama ransum kambing seminggu sekali.

2. Racikan Kedua
  • Bahan  :  2 sisir pisang, santan, gula jawa, garam dapur.
  • Metode Membuat  : Seluruh bahan dimasak hingga jadi bubur setelah itu diberikan ke ternak kambing seperlunya.


3. Racikan Ketiga
  • Bahan  :  Telur ayam kampung,1 botol kecap.
  • Metode Pemakaian  :  Berikan telur dan kecap 1 kali sehari pada ternak kambing.

4. Racikan Keempat
  • Bahan  :  Lima belas lembar daun talas/keladi, Lima belas sendok (makan) garam.
  • Metode Membuat :Seluruh bahan dimasak/ dipanaskan hingga mendidih. Sehabis dingin setelah itu bagikan pada ternak kambing satu hari sekali.

5. Racikan Kelima
  • Bahan  :  Temu ireng/temu hitam, asam jawa 1 genggam serta garam seperlunya.
  • Metode Membuat :  Haluskan semua bahan campuran bahan lalu berikan sekali sehari secukupnya.

6. Racikan Keenam
  • Bahan  :  Buat kombinasi gula jawa, asam jawa( Tamarindus indica) serta sebagian butir telur ayam.
  • Cara Membuat  :  Berikan setiap hari secara ritin sampai ternak pulih nafsu makannya.

7. Racikan Ketujuh
  • Bahan  :  Daun pepaya (Carica papaya Linn) 
  • Metode Membuat  : Daun pepaya ditumbuk kemudian diperas, ambil airnya setelah itu campur dengan sebagian butir telur ayam kampung, setelah itu bagikan pada ternak seperlunya.

8. Racikan Kedelapan
  • Bahan  :  Gist (biang roti) atau ferment 10 gr, bawang putih 50 gr.
  • Metode Membuat :  Giling Gis bersama bawang putih 50 gram. Metode pemberianya dicampurkan pada rumput ataupun air, diberikan 2 kali seminggu.

9. Racikan Kesembilan
  • Bahan  :  Lempuyang( Zingiber aromatica) serta Temulawak( Curcuma xanthoriza)
  • Cara Membuat  :  Seluruh bahan ditumbuk setelah itu+ kecap+ sedikit air, dimasak, diberikan 2 kali Dalam 1 Minggu


10. Racikan Kesepuluh
  • Bahan dan cara membuatnya  :  Untuk pedet (lepas sapih) dibuat campuran 3 btr telur itik, daging kelapa muda 1 btr, 1 gelas air kelapa muda dan 3 sendok gula pasir. Diberikan seminggu sekali.
11. Racikan Kesebelas
  • Bahan  :  Seonggok daun jarak (Jatropha curcas Linn) 
  • Metode Membuat :  Semua bahan direndam dalam air garam disimpan dalam wadah dari tanah liat disimpan beberapa bulan. Minumkan larutan tersebut 1 sendok sekali tiap hari pada sapi. Air boleh ditambah kedalam wadah bila diperlukan.

Itulah 11 Ramuan Alami Penambah Nafsu makan Ternak yang bosa Anda buat sendiri dengan memanfaatkan bahan-bahan alami yang ada disekitar kita. Semoga bermanfaat.

Monday, March 8, 2021

Cepokak atau terong pipit Pohon Terong Yang Awet Berbuah

Cepokak ataupun terong pipit merupakan terong yang berukukuran sangat kecil dibanding dengan terong terong yang lain. Wujud dari terong ini bundar kecil serta bercorak hijau. terong tipe ini umumnya berkembang secara liar di dekat aliran sungai ataupun ditengalan.

Walaupun ukurannya mini, terong ini memiliki sebagian manfaat. Terong ini bisa menyehatkan mata, memiliki sedikit zat besi, vit A, C serta B1. Tidak hanya itu di dalam terong pipit pula tercantum 2% protein, 0. 1% lemak, 7, 9 karbohidrat serta banyak memiliki fosfor.
 
Cepokak

Terong tipe ini biasanya sangat kokoh serta bisa bertahan lama di bermacam masa baik kemarau ataupun penghujan. Para pelakon pembibitan kerap berexperimen dengan menggunakan batang dasar dari terong ini buat dijadikan bahan bibit sambung.

Sebab ciri dari terong cepoka ataupun terong ini yang dapat berkembang kokoh serta tahan lama, hingga apabila disambung dengan terong sayur yang besar hingga hasilnya tumbuhan terong hendak kokoh serta dapat berbuah agak lama apabila dibanding dengan terong biasa pada biasanya.

Nah berikut ini hendak aku sampaikan tehnik menyambung terong Cepoka/ Terong mini dengan terong sayur. Buat lebih detailnya tentang metode pembibitan sambung Silahkan baca postingan Tehnik Pembuatan Bibit Okulasi serta Sambungan.

Bahan-bahan
  1. Bahan serta perlengkapan yang butuh dipersiapkan
  2. Tumbuhan/ batang dasar yang hendak disambung.
  3. Entres/ batang atas yang hendak disambungkan
  4. Pisau/ Silet
  5. Tali rafia
  6. Plastik
Metode Menyambung
  1. Potong batang dari terong cepoka/ terong mini( seleksi batang yang tegak lurus serta masih agak muda)
  2. Belah Kurang Lebih 3 cm
  3. Runcingkan entres/ batang atas menyamai pisau tatah. Gunting daun sampai tinggal 1/ 4 nya.
  4. Masukkan entres yang telah diruncingkan ke batang dasar yang telah dibelah tadi.
  5. Ikat dengan tali rafia pada sambungan, lilitan tali usahan dari dasar keatas.
  6. Tutup sambungan dengan plastik serta ikat.
  7. Tunggu 2- 3 minggu apabila sambungan tidak layu. berarti sambungan sukses serta plastik penutup telah boleh dibuka.
Cepokha

Supaya perawatan dapat optimal, hendaknya tanam di polybag yang besar serta dapat ditaruh di samping rumah sekalian selaku hiasan. Apabila ingin ditanam di polybag serta ingin disambung upayakan Chepoka ditanam semenjak kecil serta dikala tumbuhan telah agak besar barulah dicoba penyambungan..

Demikian tentang tumbuhan terong chepoka serta metode menyambungnya, mudah- mudahan saja dapat berguna, mohon maaf apabila banyak salah kata dalam penyampaian.

Sunday, March 7, 2021

12 Tipe Tumbuhan Hias Gantung Ini Dapat Mempercantik Suasana Rumah

12 Berbagai Tumbuhan Hias Gantung buat Rumah dan halaman rumahmu

 Bahagia berkebun serta memandang mekarnya bunga di halaman? Hobi menanam bunga memanglah identik dengan keelokan, atmosfer fresh serta bau semerbak yang membuat perasaan bahagia riang. Tetapi bila keadaan rumah ataupun taman tidak membolehkan, tumbuhan hias gantung dapat jadi pemecahan peningkat semangat serta keelokan di rumah.


Sejauh kalian ketahui tipe tumbuhan hias gantung yang sesuai digunakan, rumah pula dapat memiliki nuansa riang yang buat siapapun betah. Ingin ketahui tipe tumbuhan hias gantung yang sesuai buat kediamanmu? Ayo, cari ketahui bareng Di Bawah Ini.

1. Bunga Anggrek

Bunga Anggrek
 

Anggrek bisa jadi merupakan salah satu tipe bunga hias yang sangat digemari di segala dunia. Energi tariknya yang istimewa serta elok menjadikan tipe tumbuhan hias gantung ini tampak sempurna dalam bermacam atmosfer. Ada ratusan tipe bunga anggrek.
Tipe tumbuhan hias gantung ini mempunyai masa mekar yang melebihi masa mekar rata- rata bunga yang lain, sampai 6 minggu per masa mekarnya. Bunga Anggrek pula sesuai buat ditanami di dalam rumah, selaku hiasan halaman dalam rumah tanpa memerlukan banyak perawatan.
Bibitnya sendiri pula lumayan gampang didapatkan di Indonesia. Lumayan tanam Anggrek di temperatur ruang wajar, rawat seadanya serta Kania jamin, hati siapapun hendak bahagia memandang mekarnya Anggrek menawan di dalam rumah.
 

2.  Bunga Begonia

Bunga Begonia 
 

Bisa jadi banyak yang belum ketahui jika tipe tumbuhan hias gantung Begonia ialah famili dekat dengan buah melon, timun serta labu. Ada sampai 1. 500 tipe Begonia yang berasal dari Amerika, Afrika serta Asia Tenggara. Tipe tumbuhan hias gantung Begonia pula sesuai buat ditanam di hawa tropis ataupun sub- tropis, tercantum Indonesia loh.
Begonia selaku opsi tumbuhan gantung sangat digemari selaku bunga hias di beranda maupun rumah sebab wujud daunnya yang padat serta ornamental.
Rupa dedaunan tipe tumbuhan hias gantung Begonia umumnya asimetris serta mempunyai alterasi warna yang menarik. Tipe tumbuhan hias gantung ini pula telah sering dijadikan selaku hadiah. 

3. Bunga Lipstik Merah (Aeschynanthus radicans)

Bunga Lipstik Merah

 

Cocok namanya, bunga Lipstik Merah memanglah menyamai lipstik warna merah. Permukan kelopak bunga ini ditumbuhi bulu- bulu halus yang lembut dengan waktu mekar sampai 2- 3 minggu. Wujudnya yang jatuh ke dasar pot serta menjuntai turun terus menjadi menaikkan popularitasnya selaku tipe tumbuhan hias gantung terkenal di Indonesia. Baik buat temperatur panas ataupun dingin, tumbuhan hias gantung ini dapat mekar dengan lumayan baik sejauh dicoba perawatan yang baik. 


 4. Bunga Petunia

Bunga Petunia

 

Walau bentuk bunganya Agak kecil, jangan ragukan keindahan jenis tanaman hias gantung  Ini. Dengan bentuk daun menyerupai hati atau oval, mahkota bunga petunia bisa tampil dalam kelopak tunggal atau ganda dengan bentuk hampir menyerupai terompet yang cantik.


Tersedia dalam beberapa varian warna, Petunia pada umumnya memiliki warna populer seperti warna putih, kuning, merah, ungu atau kombinasi. Jika kalian mahir mengembangbiakkan  jenis tanaman hias gantung ini, bukan tidak mungkin seluruh pilihan warna bisa tampil dalam satu pot yang sama. Menarik bukan?

5. Million Bells

Million Bells

 

Ingin punya  jenis tanaman hias gantung yang selalu mekar tahunan dalam jumlah Cukup banyak? Pilih saja Million Bells!

Seperti namanya, jenis bunga Million Bells tumbuh dalam jumlah yang Cukup banyak dan padat, dengan jarak hanya sekitar 1 inchi antara satu bunga dengan yang lainnya. Daunnya berwarna hijau menyala dengan bentuk oval yang Unik, sedangkan kelopak bunganya tampil kontras dengan warna-warna utama seperti kuning dan merah.

Jenis tanaman hias gantung ini juga kerap mengundang burung kecil hingga kupu- kupu. Pasang dalam ketinggian tertentu supaya bisa dicapai oleh sinar matahari dan gunakan bibit yang berkualitas supaya hasil memuaskan bisa kamu dapatkan Dari bunga ini

6. Tradescantia

Tradescantia

Tanaman hias gantung ini berasal dari Amerika Tengah, Kolombia, dan Meksiko ini memiliki ciri-ciri daun yang unik, yaitu bercorak belang-belang dengan kombinasi warna hijau, ungu, dan putih. Keunikan inilah yang membuat Tradescantia dijadikan sebagai tanaman hias gantung di rumah.

Kamu bisa menanamnya di dalam ruanagn ataupun di luar rumah karena tanaman hias gantung ini dapat tumbuh dalam bermacam-macam keadaan lingkungan. Akan tetapi, pastikan kamu selalu merawat dan memberikan air secara rutin, ya agar tanaman hias gantung Tradescantia dapat tetap bertahan hidup dan menghiasi rumahmu Agar rumah kelihatan indah dan asri


7. Heartleaf Philodendron

Heartleaf Philodendron

Disebut dengan nama Heartleaf Philodendron karena tanaman hias  ini memiliki daun yang membentuk seperti hati dengan warna hijau. Tanaman hias  Heartleaf Philodendron dapat tumbuh dalam keadaan Minim cahaya. Oleh karena itu, tanaman hias gantung ini sangat cocok digantung di dalam ruangan untuk mempercantik rumahmu.

8. Japanese Wisteria

Japanese Wisteria
 

Bunga Japanese Wisteria tampil dengan warna putih, pink, ungu dan biru dalam susunan yang padat. Mekar di musim semi dan panas, ada wewangian mirip anggur yang hadir dari  jenis tanaman hias gantung ini. Karena sifatnya yang merambat naik, seringkali jenis tanaman hias gantung ini ditanam dan dipasang dalam keranjang atau digantung.

 

9. Lobelia White Fountain

Lobelia White Fountain

 

Putih, jernih, padat dan begitu indah mempesona—tidak heran jika Lobelia White Fountain sering dijadikan tanaman hias gantung yang mengisi keranjang atau pot-pot gantung di rumah. Dengan bentuk air terjun yang indah, bunga Lobelia White Fountain bisa tumbuh dengan cukup cepat dan bisa dibudidayakan melalui perpindahan media tanah atau pot. Jenis tanaman hias gantung klasik ini juga dibanderol dengan harga yang cukup murah!

10. Bunga Geranium

 

Bunga Geranium

 

Jenis tanaman hias gantung Geranium dikenal dengan sebutan Crane’s Bill. Geranium Dapat ditemukan di hampir seluruh dunia, tetapi berasal dari Afrika Selatan yang artinya cocok untuk ditanam sebagai  jenis tanaman hias gantung di negara tropis seperti Indonesia.

Jenis tanaman hias gantung ini populer sebagai pilihan bunga hias di Halaman rumah atau kebun rumah. Karakteristiknya yang menarik, yaitu bunga yang tampil dalam berbagai warna seperti merah, putih, merah muda, biru atau pun ungu, menjadikannya  jenis tanaman hias gantung yang menarik perhatian. Selain itu, Geranium juga bisa tumbuh mencapai 1,2 meter. Tak hanya sebagai tanaman hias, geranium juga dikenal sebagai tanaman anti nyamuk!

 

11. Zygocactus atau Schlumbergera truncata


Zygocactus atau Schlumbergera truncata


Berasal dari keluarga kaktus,  jenis tanaman hias gantung Zygocactus membutuhkan cuaca yang cukup terik untuk bisa tumbuh dengan baik. Walaupun membutuhkan perawatan yang telaten, jenis tanaman hias gantung zygocactus bisa tumbuh lama dan awet karena sifatnya yang tahan panas.

Dari segi penampilan,  jenis tanaman hias gantung Zygocactus tampil berbeda dari jenis kaktus yang biasanya tumbuh ditempat tandus, kering dan gersang. Bunganya bisa bermekaran dalam varian warna yang indah, mulai dari putih, merah, pink hingga kombinasi. Bentuknya yang tunduk ke bawah saat mekar juga menjadikannya semakin menarik jika digantung disekitaran halaman rumah.


12. Portulaca (Portulacaceae)

Portulaca (Portulacaceae)

 

Disebut juga sebagai Moss Rose, Portulaca adalah jenis bunga yang membutuhkan sinar matahari dan tanah yang berpasir. Tapi tidak perlu khawatir,  jenis tanaman hias gantung Portulaca umumnya tidak membutuhkan banyak perawatan walaupun tidak rutin disiram air. Jenis tanaman hias gantung ini sangat cocok untuk kalian yang sibuk atau pemula dalam memilih tanaman hias.

Pertumbuhan  jenis tanaman hias gantung juga biasanya cepat dengan banyak pilihan warna baik kelopak tunggal maupun ganda. Karena sifatnya yang begitu bersahabat, dijamin kamu bakalan ceria dan senang kalau melihat pertumbuhannya yang mudah!


Dari 12 jenis tanaman hias gantung di atas, mana saja yang mau kamu tanam dan gantung di rumah? Apa pun pilihanmu, jangan lupa hidupkan juga suasana rumahmu dengan rapi.

Friday, March 5, 2021

Perbedaan Gula Aren/Gula Merah Dan Gula Jawa/Gula Kelapa

Petanimillenial.com - Perbedaan Gula Aren/Gula Merah Dan Gula Jawa/Gula Kelapa. Bagi orang yang belum begitu faham akan gula tradisional, kebanyakan pasti mengira kalau gula aren dan gula jawa itu sejenis atau sama saja. Namun pada kenyataanya gula aren dan gula jawa itu beda, karena dihasilkan dari pohon yang berbeda pula.

Gula aren adalah gula yang dihasilkan dari penyadapan pohon aren atau nira, Sedangkan gula jawa adalah gula yang dihasilkan dari penyadapan pohon kelapa. Adapun dari segi fisik dan rasa, ada beberapa perbedaan yang sangat kentara dari kedua jenis gula ini.

Ciri Ciri Gula Aren
  • Gula aren dibuat dari hasil penyadapan nira pohon aren.
  • Gula aren lebih gelap dibandingkan gula kelapa. Warnanya agk cokelat kehitaman
  • Gula aren memiliki aroma gula yang sangat khas keharumannya.
  • Pada umumnya, gula aren dicetak agak besar, dengan menggunakan tempurung kelapa.
Perbedaan Gula Aren Dan Gula Jawa
Gula Aren/Gula Merah

Karena memiliki aroma yang khas, gula aren sering digunakan untuk berbagai macam bahan makanan dan juga minuman khas daerah, seperti campuran kopi dan juga bandrek dan yang lainnya.

Baca Juga :  Proses Pengolahan Gula Aren

Ciri Ciri Gula Jawa/Kelapa
  • Gula jawa terbuat dari nira yang diambil dari pohon kelapa.
  • Warna gula jawa atau gula kelapa terlihat lebih terang, cokelat agak kuning keputihan.
  • Adapun aroma tidak begitu mencolok seperti gula aren.
  • Rasa gula jawa juga tidak terlalu manis seperti gula aren.
  • Hasil cetakan gula jawa lebih kecil, biasanya dicetak dengan menggunakan dakon maupun potongan bambu (Namun tidak semua tempat sama)
Perbedaan Gula Aren Dan Gula Jawa
Gula Jawa/Gula Kelapa
Dari perbedaan tersebut, tentunya kedua jenis gula yang dihasilkan dari fermentasi nira itu mempunyai ciri khas sendiri-sendiri. Pilihan orang pun berbeda-beda dalam mengkonsumsi gula ini, ada yang lebih suka gula aren, namun ada juga yang lebih memilih gula jawa.

Dalam memilih jenis gula tradisional sebaiknya Anda juga harus berhati-hati, karena saat ini banyak gula yang sudah dicampur dengan bahan-bahan kimia serta gula yang dihasilkan dari daur ulang yang sudah ditambah dengan bahan gula pasir.

Itulah Perbedaan Gula Aren Dan Gula Jawa, semoga artikel ini bermanfaat bagi semua. Mengenai gula hasil daur ulang akan saya ulas pada artikel selanjuntnya, Salam Petani Millenial

Thursday, March 4, 2021

Berikut Ciri-Ciri Pohon Pisang Terkena Penyakit Dan Penyebabnya

Petanimillenial.com - Berikut Ciri-Ciri Pohon Pisang Terkena Penyakit Dan Penyebabnya. Penyakit pohon pisang umumnya disebabkan oleh bakteri jamur, penyakit ini serin disebut layu pusarium. Jenis penyakit lain yang sering menyerang pohon pisang adalah buahnya yang keras dan tidak bisa dikonsumsi. Penyakit ini sering disebut bangkak.

Keluhan yang paling banyak terjadi di kalangan petani budidaya pisang adalah, pohon pisang layu setelah ditanam, buah menjadi keras dan tidak bisa dikonsumsi. Adapun penyebab terjadinya penyakit pada pohon pisang bisa terjadi karena beberapa hal.

Ciri-Ciri Pohon Pisang Terkena Penyakit Dan Penyebabnya

Berikut ini beberapa penyebab penyebab terjadinya penyakit pada pohon pisang serta ciri-cirinya :

1. Penyebab Penyakit Pohon Pisang
  • Bibit yang ditanam telah terjangkit penyakit.
  • Drainase disekitar tanaman pisang kurang lancar.
  • Tertular karena alat misalnya, cangkul ataupun sabit.
  • Tertular karena serangga.
2. Ciri-ciri Pohon Pisang Terkena penyakit.

A. Ciri-ciri yang disebabkan jamur atau layu pusarium.
  • Daun yang paling tua pelepahnya patah.
  • Batang pisang pecah-pecah.
  • Bonggol/akar hitam.
B. Ciri-ciri yang disebabkan bakteri.
  • Daun utama/yang paling muda layu.
  • Pelepah ada cairan merah atau biasa disebut darah pisang.
  • Apabila salah satu pohon pisang sudah terserang penyakit, maka pohon yang lainpun dapat tertular juga. 

Adapun untuk mencegah tejadi penyakit pada pohon pisang dan cara penanggulangannya adalah dengan cara perawatan yang teliti, baik itu dari saat menentukan bibit pada awal tanam, serta cara perawatannya. Untuk lebih jelasnya bagaimana cara mencegah terjadinya penyakit pada pohon pisang, silahkan Anda Baca Cara Mencegah Penyakit Pohon Pisang Dan Cara Penanggulangannya.

Demikian mengenai ciri-ciri pohon pisang yang terserang penyakit dan penyebabnya. Semoga apa yang kami sampaikan bermanfaat. Salam Tani.

Budidaya Pisang Peluang Menjanjikan

Budidaya Pisang Peluang Menjanjikan. Pisang adalah salah satu buah yang menjadi favorit bagi masyarakat Indonesia. Buah pisang bisa dijadikan berbagai jenis makanan olahan yang enak dikonsumsi. Tidaklah salah kalau jenis pertanian budidaya pisang juga sangat menjanjikan untuk meningkatkan pendapatan dan taraf hidup para petani.

Namun pada umumnya para petani masih jarang yang mau menekuni budidaya ini secara serius dengan menanam jumlah pisang dalam jumlah yang banyak. Kebanyakan pohon pisang hanya ditanam sebagai pelengkap, misalnya dipingir sawah atau disekitar pekarangan.

Pohon-Pisang-Ambon

Harga buah pisang saat ini bisa dikatakan cukup bagus, apalagi dibulan-bulan tertentu, satu tandan pisang ambon yang bagus bisa mencapai harga 150 ribu. Melihat hal tersebut sebenarnya bertani pisang sangat menjanjikan bila dikelola dengan baik.

Kenapa saya katakan bertani pisang sangat menjanjikan?

Bisa anda kalkulasi sendiri apabila satu tandan buah pisang bisa laku katakanlah 50 ribu, bila Anda mempunyai 4 tandan pisang itu artinya hasil yang akan didapatkan berarti 200 ribu. Pasti Anda yang sedang membaca artikel ini akan menjawah "ah itu kan panennya tidaktidak bisa sering". Jawaban itu memang betul kalau Anda hanya memiliki beberapa rumpun pohon pisang saja.

Namun, bila anda memiliki lahan seluas 1 hektar dan kesemuanya ditanami pohon pisang, bisa Anda bayangkan berapa tandan buah pisang yang bisa Anda panen setiap harinya.

Berikut ini beberapa tips agar budidaya pisang bisa panen sesering mungkin  :

1. Sediakan lahan yang cukup luas untuk budidaya pisang.
2. Tanamlah pohon pisang secara teratur dengan jarak yang sesuai.
3. Rawat dengan baik agar pohon pisang tumbuh subur dan terhindar dari penyakit.
4. Pilihlah jenis pisang yang memiliki nilai jual tinggi.

Sering kali orang menilai kalau sesuatu yang bernilai sedikit itu kurang bagus untuk dikembangkan, namun sebenarnya walaupun nilainya sedikit tapi kalau jumlahnya banyak tentu hal itu hasil yang akan didapat juga banyak, dan itu adalah rumusnya orang berdagang.

Demikian pula dengan budidaya pisang ini, walau terkadang harga pisang kurang begitu mahal setiap tandannya, namun jika jumlahnya banyak tentu akan banyak juga hasil yang akan didapat dari berbudidaya pisang ini.

Demikian sekelumit tentang budidaya pisang yang ternyata juga menjanjikan bila memang dikelola dengan baik. Bagimana, Anda berniat untuk bertani pisang?, Selamat berkarnya semoga Anda menjadi orang yang sukses dari berbudidaya pisang. Sekian, semoga bermanfaat.

Sirih Cina Atau ketumpang air,Tumbuhan Ini Sering Dianggap Gulma, Ternyata Banyak Manfaatnya

 

Daun Sirih Cina/Ketumpang Air

  • Sirih cina, atau sirih bumi, atau ketumpang air dan sebutan nama-nama lokal lain biasa dibuang atau dicabut begitu saja, tanpa dimanfaatkan. Ternyata, tanaman ini kaya manfaat, superfood. Ia tanaman obat-obatan juga bisa jadi sayur alias menu makanan.
  •  Tumbuhan ini seringkali dianggap gulma karena kerap tumbuh di sela-sela tanaman budidaya. Ia biasa tumbuh liar di pot, pinggir sungai, pekarangan atau halaman sekitar rumah, terutama di tempat udara lembab ketika musim hujan.
  •  Septiana Kurniasari, Dosen Program Studi D3 Farmasi, Universitas Islam Madura mengatakan, sirih cina mengandung beberapa senyawa, antara lain, minyak essensial, flavonoid, saponin, tanin, triterpenoid.
  •  Tumbuhan ini secara tradisional bermabffat dalam mengobati beberapa penyakit, seperti abses, bisul, jerawat, radang kulit, penyakit ginjal dan sakit perut. Manfaat lain juga sebagai obat sakit kepala, dan demam.   
  •  

 

 

Ada yang menyebut tumbuhan ini sirih cina atau ketumpang air. Ada juga bilang sirih bumi. Masih banyak nama-nama lokal dari tumbuhan dengan nama latin Peperomia pellucida ini.

Tumbuhan ini seringkali dianggap gulma karena kerap tumbuh di sela-sela tanaman budidaya. Ia biasa tumbuh liar di pot, pinggir sungai, pekarangan atau halaman sekitar rumah, terutama di tempat udara lembab ketika musim hujan.

Ketika mengecek lapak-lapak penjualan online, sirih cina mulai diperjualbelikan dengan harga bervariasi, dan lumayan tinggi, per kilogram ada sampai lebih Rp75.000. Satu batang bibit ada seharga Rp500, Rp1.000, dan beberapa batang ada yang Rp3.000 atau lebih.

Sabhana Azmy, sarjana Agronomi dan Hortikultura, Institut Pertanian Bogor mengatakan, sirih cina merupakan tumbuhan herbal dari Amerika Serikat tetapi tumbuh liar dan mudah didapat di Indonesia. Ia biasa muncul di pekarangan, atau tempat lembab

“Tetapi juga banyak ditemui di sawah dan tepi parit.”


 

Daunnya berbentuk seperti daun sirih tetapi lebih kecil dan lebih tebal serta berair dengan tekstur lunak. Juga mempunyai perakaran dangkal dan batang sekulen (berair) berwarna cerah. “Tinggi tumbuhan sekitar 15 cm-45 cm,” katanya, kepada Mongabay, baru-baru ini.

Heyne (1987) dalam buku berjudul “Tumbuhan Berguna Indonesia” menjelaskan, tumbuhan ini setinggi 10–20 cm dengan batang tegak, lunak dan berwarna hijau muda. Daun tunggal dengan kedudukan spiral, bentuk lonjong, panjang 1-4 cm, lebar 1,5–2 cm, ujung runcing, pangkal bertoreh, tepi rata, pertulangan melengkung, permukaan licin, lunak, dan berwarna hijau.

Bunga berbentuk bulir, terletak di ujung batang atau di axila daun, panjang bulir 2–3 cm, tangkai lunak, berwarna putih kekuningan. Akar serabut, putih dan perakaran tidak dalam.

Ketumpang air merupakan tumbuhan tidak terlalu berair alias sedikit kering. Bahkan, tumbuhan ini biasa ditemukan menempel pada tembok atau gulma di pot-pot bunga.

 

Manfaat sirih cina?

Ganiyat Oloyede, Patricia Onocha, dan Bamidele B Olaniran Universitas Ibadan, dalam buku ‘Skrining fitokimia, toksisitas, antimikroba dan antioksidan ekstrak daun sirih cina dari Nigeria’ menyebutkan, tumbuhan ini secara tradisional bermanfaat dalam mengobati beberapa penyakit, seperti abses, bisul, jerawat, radang kulit, penyakit ginjal dan sakit perut. Manfaat lain juga sebagai obat sakit kepala, dan demam.


 

Hasil penelitian Susie O Sio menyatakan, tumbuhan ini sebagai alternatif pengobatan asam urat.

Menurut Mappa, T., H.J., E. and K.N., 2013, dalam hasil penelitian berjudul “Formulasi Gel Ekstrak Daun Sasaladahan (Peperomia pellucid L.) dan Uji Efektivitasnya terhadap Luka Bakar pada Kelinci pada Jurnal Ilmiah Farmasi, memberikan penjelasan sirih cina ini sebagai obat penyembuhan luka.

Lalu, peneliti dari Institut Teknologi California Eric J Fielding Sebastien Leprince, dan Anthony Sladen dari Pusat Penelitian Ilmiah Nasional Prancis dalam penelitiannya menjelaskan, potensi tumbuhan suruhan sebagai senyawa antikanker, antimikroba dan antioksidan.

Septiana Kurniasari, Dosen Program Studi D3 Farmasi, Universitas Islam Madura mengatakan, sirih cina mengandung beberapa senyawa, antara lain, minyak essensial, flavonoid, saponin, tanin, triterpenoid.

“Dari kandungan itu, sirih cina memiliki potensi untuk menghambat pertumbuhan bakteri, sebagai antiseptik dan antimikroba,” katanya kepada Mongabay, baru-baru ini.

Dalam pengobatan tradisional, katanya, sirih cina bermanfaat dalam mengobati beberapa macam penyakit, seperti bisul, jerawat, radang kulit, penyakit ginjal dan sakit perut.

“Bisa juga untuk obat sakit kepala, demam, asam urat, menyembuhkan luka, antikanker dan antihipertensi,”katanya Nia, sapaan akrabnya.

 

Nissa Wargadipura, pendiri Pesantren Ekologi Ath Thaariq, Garut, mengenal tumbiuhan ini sebagai sirih bumi. Sirih cina atau sirih bumi ini termasuk wildfood atau pangan liar. “Sirih bumi ini masuk superfood. Meskipun, mungkin di kalangan petani dianggap gulma. Kenapa? Bisa jadi rantai pengetahuan lokal tentang ini sudah hampir terputus. Maka ini tugas kita untuk menginformasikan lewat media apapun, katanya.

Sirih bumi ini, sebenarnya termasuk tanaman obat, seperti buat menurunkan darah tinggi, mendinginkan dingin perut kalau panas. “Kalau panas dalam, obatnya ini. Cara mengkonsumsinya, bisa dimakan langsung atau buat minuman macam teh. Kalau untuk pangan ia satu bahan untuk pecel.”

Nissa dan keluarga biasa jadikan sirih bumi sebagai obat maupun makanan. “Kami biasa untuk bakwan. Bahan bakwan harus dicampur dengan makanan yang lain.”

Tanaman ini, katanya, bisa dikonsumsi semua dari akar, batang daun dan buah. “Jadi bahan pecel sangat enak.”

Wednesday, March 3, 2021

Mengenal Tanaman Porang, Tanaman yang Bikin Banyak Petani Kaya Mendadak

Petanimillenial.com.Tanaman porang tengah jadi perbincangan. Dahulu, tanaman jenis umbi-umbian ini hampir tak dilirik untuk dibudidaya. Bahkan di beberapa daerah, porang sering dianggap sebagai makanan ular. Umbi dari porang banyak dicari di pasaran luar negeri, seperti Jepang dan Korea. Tepung umbinya dipakai sebagai bahan baku kosmetik dan obat. Di Madiun, semenjak dibudidayakan petani dari tahun 1970-an, porang menjadi komoditas tanaman perkebunan yang menjanjikan bagi petani setempat. Harga porang iris kering yang terus melonjak dari tahun ke tahun menjadikan banyak petani yang banting setir menanam porang. Dikutip dari harian Kompas, 7 Mei 2013, hampir semua hasil umbi porang di Madiun diekspor sebagai bahan baku ramen atau mi tradisional Jepang, serta untuk bahan konyaku dan kosmetik. Namun, petani di Madiun menjual dalam bentuk umbi basah sehingga harganya rendah, sekitar Rp 2.500 per kilogram (kg). Setiap 1 hektar tanaman porang menghasilkan umbi basah hingga 16 ton, atau mendatangkan penghasilan sekitar Rp 40 juta.

Umbi Porang

 

Baca juga:

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Mengenal Porang, Tanaman yang Bikin Banyak Petani Jadi Miliarder", Klik untuk baca: https://money.kompas.com/read/2020/02/05/130900126/mengenal-porang-tanaman-yang-bikin-banyak-petani-jadi-miliarder?page=all.
Penulis : Muhammad Idris
Editor : Sakina Rakhma Diah Setiawan

Download aplikasi Kompas.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat:
Android: https://bit.ly/3g85pkA
iOS: https://apple.co/3hXWJ0L

Baca Juga: Menjadi Milyarder Hanya Menjadi Petani Umbi-umbian

Pendapatan yang diterima petani lebih besar bila bisa memberikan nilai tambah pada umbi porang. Caranya dengan mengolah jadi chips (irisan tipis) atau tepung. Chips porang dihargai hingga Rp 27.000 per kg dan tepung porang dihargai hingga Rp 600.000 per kg. Petani porang di Madiun pun menerima bantuan tiga alat pengolah porang jadi chips dari pemerintah pusat. Beberapa petani bahkan kaya-raya berkat tanaman ini. Paidi contohnya, petani porang asal Madiun yang sebelumnya berprofesi sebagai pemulung ini menjadi miliarder berkat porang. Kesuksesannya tak dibawa sendiri, dia juga mengajak petani-petani di kampung halamannya menanam porang. Awal mula perkenalannya dengan porang saat dia bertemu temannya di Desa Klangon, Kecamatan Seradan, Kabupaten Madiun. Di daerah itu, banyak petani membudidayakan porang. Dari informasi di internet, porang banyak dicari perusahaan-perusahaan besar dunia. "Setelah saya cek, ternyata porang menjadi bahan makanan dan kosmetik yang dibutuhkan perusahaan besar di dunia," ungkap PAIDI PORANG . Melihat peluang yang besar, dirinya pun berinisiatif menanam porang di kampung halamannya. Porang rupanya tumbuh subur di lahan perbukitan di desanya meski ditanam di bawah pohon jati. 

Pohon Porang

 

Baca Juga: Budidaya Vanili (Emas Hijau) Dengan Mudah Dan Menguntungkan

Dalam satu hektar, Paidi bisa memanen umbi porang hingga 70 ton. Selain itu, di Jawa Timur, mulai banyak bermunculan pabrik pengolahan porang untuk diekspor. Ditanya omzet yang ia dapatkan dari pengembangan porang di Desa Kepel, Paidi mengatakan sudah mencapai miliaran rupiah. "Sudah di atas satu miliar," kata Paidi.

Tanaman porang tengah jadi perbincangan. Dahulu, tanaman jenis umbi-umbian ini hampir tak dilirik untuk dibudidaya. Bahkan di beberapa daerah, porang sering dianggap sebagai makanan ular. Umbi dari porang banyak dicari di pasaran luar negeri, seperti Jepang dan Korea. Tepung umbinya dipakai sebagai bahan baku kosmetik dan obat. Di Madiun, semenjak dibudidayakan petani dari tahun 1970-an, porang menjadi komoditas tanaman perkebunan yang menjanjikan bagi petani setempat. Harga porang iris kering yang terus melonjak dari tahun ke tahun menjadikan banyak petani yang banting setir menanam porang. Dikutip dari harian Kompas, 7 Mei 2013, hampir semua hasil umbi porang di Madiun diekspor sebagai bahan baku ramen atau mi tradisional Jepang, serta untuk bahan konyaku dan kosmetik. Namun, petani di Madiun menjual dalam bentuk umbi basah sehingga harganya rendah, sekitar Rp 2.500 per kilogram (kg). Setiap 1 hektar tanaman porang menghasilkan umbi basah hingga 16 ton, atau mendatangkan penghasilan sekitar Rp 40 juta.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Mengenal Porang, Tanaman yang Bikin Banyak Petani Jadi Miliarder", Klik untuk baca: https://money.kompas.com/read/2020/02/05/130900126/mengenal-porang-tanaman-yang-bikin-banyak-petani-jadi-miliarder?page=all.
Penulis : Muhammad Idris
Editor : Sakina Rakhma Diah Setiawan

Download aplikasi Kompas.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat:
Android: https://bit.ly/3g85pkA
iOS: https://apple.co/3hXWJ0L
Tanaman porang tengah jadi perbincangan. Dahulu, tanaman jenis umbi-umbian ini hampir tak dilirik untuk dibudidaya. Bahkan di beberapa daerah, porang sering dianggap sebagai makanan ular. Umbi dari porang banyak dicari di pasaran luar negeri, seperti Jepang dan Korea. Tepung umbinya dipakai sebagai bahan baku kosmetik dan obat. Di Madiun, semenjak dibudidayakan petani dari tahun 1970-an, porang menjadi komoditas tanaman perkebunan yang menjanjikan bagi petani setempat. Harga porang iris kering yang terus melonjak dari tahun ke tahun menjadikan banyak petani yang banting setir menanam porang. Dikutip dari harian Kompas, 7 Mei 2013, hampir semua hasil umbi porang di Madiun diekspor sebagai bahan baku ramen atau mi tradisional Jepang, serta untuk bahan konyaku dan kosmetik. Namun, petani di Madiun menjual dalam bentuk umbi basah sehingga harganya rendah, sekitar Rp 2.500 per kilogram (kg). Setiap 1 hektar tanaman porang menghasilkan umbi basah hingga 16 ton, atau mendatangkan penghasilan sekitar Rp 40 juta.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Mengenal Porang, Tanaman yang Bikin Banyak Petani Jadi Miliarder", Klik untuk baca: https://money.kompas.com/read/2020/02/05/130900126/mengenal-porang-tanaman-yang-bikin-banyak-petani-jadi-miliarder?page=all.
Penulis : Muhammad Idris
Editor : Sakina Rakhma Diah Setiawan

Download aplikasi Kompas.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat:
Android: https://bit.ly/3g85pkA
iOS: https://apple.co/3hXWJ0L

Search This Blog